Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Cultural Communication in Promoting Tebing Tinggi Local Wisdom through Putera Puteri Tebing Tinggi’s Instagram Fathir Syah Amir Sitompul; Nursapia Harahap
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v6i1.1747

Abstract

Social media enables local organizations to introduce cultural identity and local values to wider audiences. This study analyzes how the Instagram account of Putera Puteri Tebing Tinggi promotes the local wisdom of Tebing Tinggi City from a cultural communication perspective. A descriptive qualitative approach was used, with data collected through observation of Instagram posts, content documentation, and interviews with account managers. Data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that the account is used mainly for organizational publication, event promotion, and participant image building rather than for sustained promotion of local wisdom. Local cultural elements, such as traditional attire, appear in several posts, but are rarely supported by educational narratives explaining their meanings, values, and contexts. The account therefore has strong potential as a cultural communication medium, but requires a more focused content strategy. Recommended actions include developing a cultural content calendar, creating regular local wisdom education rubrics, and collaborating with cultural communities to strengthen the promotion of local culture.
The Effect of Digital Media Information Access on Understanding Reproductive Health Intervention Studies in Students Eva Mulyani S; Nurhayati Nurhayati; Nursapia Harahap; Rapotan Hasibuan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62437

Abstract

Limited access to accurate reproductive health information may increase adolescents' vulnerability to reproductive health problems. This study aimed to evaluate the effectiveness of digital media–based reproductive health education in improving digital information access and reproductive health knowledge among female students at Darul Iman Islamic Boarding School, Southeast Aceh. A quantitative one-group pretest–posttest study was conducted among 119 participants selected using total sampling. The mean score for digital information access score increased from 41.85 ± 7.54 (median = 41; 95% CI: 40.65–43.30) to 47.64 ± 6.79 (median = 47; 95% CI: 46.50–48.89). Similarly, the mean reproductive health knowledge increased from 6.06 ± 4.39 (median = 5; 95% CI: 5.30–6.87) to 15.97 ± 4.11 (median = 16; 95% CI: 15.23–16.72). Wilcoxon Signed-Rank Test results showed significant improvements in information access (Z = −9.303, p < 0.001, r = 0.853) and reproductive health knowledge (Z = −9.389, p < 0.001, r = 0.861). Digital media–based reproductive health education effectively improved access to reproductive health information and reproductive health knowledge among female Islamic boarding school students.
Berawal dari Asing Kenalan Kemudian Menjalin Hubungan: Pengaruh Media Sosial terhadap Keberhasilan Hubungan Melalui Interaksi Lawan Jenis Menggunakan Media Sosial Desi Wulandari; Muhammad Aidil Azhar; Nazlia Octaviani; Putri Maharani Yuniza; Syifa Diah Puspita; Nursapia Harahap
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 4 No. 2: Juni 2024
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v4i2.536

Abstract

Media sosial merupakan salah satu platform dalam berinteraksi yang mana dapat mempengaruhi seseorang berinteraksi positif ataupun negatif Penggunaan media sosial juga mampu meningkatkan komunikasi sehingga dapat terhubung dengan banyak orang Namun dalam interaksi dengan lawan jenis perkenalan yang dilakukan melalui media sosial ternyata belum cukup efektif hingga ke jenjang pernikahan Sebab banyak orang yang tanpa bertemu yakni hanya menjalin hubungan melalui media sosial gagal sampai ke jenjang pernikahan Hal itu disebabkan oleh jarak sehingga kurangnya chemistry dan munculnya perasaan ketidakpastian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari interaksi lawan jenis yang dilakukan menggunakan media sosial apakah interaksi tersebut hanya membawa seseorang pada proses perkenalan atau pernikalan Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 67 orang yang memiliki pengalaman perkenalan hingga menjalin hubungan yang berawal dari media sosial Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dengan skala likert Hasil pada penelitian ini berdasarkan 10 pertanyaan pada kuesioner adalah 68 81 Persen dengan kriteria presentase setuju Kata Kunci : Hubungan; interaksi; media sosial