Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN MEMBUAT KEMASAN PUPUK SERTA PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA DIGITAL MARKETING PADA KELOMPOK TANI DAN TERNAK SURUHEN SIMPOGOS Sabda Dian Nurani Siahaan; Saronom Silaban; Lenti Susanna Saragih
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i1.2277

Abstract

Seiring dengan peningkatan produksi ternak, mulai muncul permasalahan baru yaitu banyaknya kotoran sapi. Sadar akan kondisi lingkungan, kelompok ini mengubah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Namun industri pupuk ini masih mempunyai beberapa kendala yaitu pupuk tersebut kurang laku karena kemasan pupuk yang sangat sederhana dan mudah sobek, pemasaran pupuk yang terbatas, dan teknik pemasaran digital yang belum digunakan. Solusi dari permasalahan tersebut adalah memproduksi kemasan pupuk baru dan mengadakan pelatihan dan pendampingan pemasaran digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menjalankan usahanya, yang pada akhirnya berujung pada peningkatan kapasitas usaha. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung bisnis produksi yang ramah lingkungan (Green Business). Penyelesaian masalah ini menjadi serius karena bisnis pupuk mempunyai potensi untuk berkembang di Pakpak Bharat, yang mayoritas penduduknya bekerja di bidang pertanian. Mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Tani dan Ternak Suruhen Simpogos di desa Siempat Rube II kecamatan Pakpak Bharat. Kelompok ini mencakup petani jagung dan peternak sapi dan saat ini sedang bertransisi ke bisnis pupuk. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023, dan seluruh tahapan mulai dari  persiapan hingga pelaksanaan berjalan dengan lancar. Melalui kegiatan ini diperoleh kemasan pupuk baru serta media sosial untuk keperluan usaha berupa Instagram, Facebook, Tiktok, dan Whatsapp. Mitra juga dilatih bagaimana menggunakan media sosial untuk memasarkan produknya.
Strategi Pembelajaran Blended Learning terhadap Motivasi, Hasil, dan Mutu Belajar Mahasiswa Sabda Dian Nurani Siahaan; Dodi Pramana
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ekuitas.v8i2.28435

Abstract

The purpose of this study is to analyze the implementation of Blended Learning on the Motivation, Outcomes, and Learning Quality of students in the Department of Economics, Universitas Negeri Medan, academic year 2019/2020. The students’ Learning Outcomes studied are Entrepreneurship. The method used in this study is descriptive quantitative. The population in this study was Department of Economics students class of 2017 totaling 295 people consisting of 3 study programs : Economic Education, Business Education, and Office Administration Education. The sample used was 236 people by adopting a purposive sampling technique. The results show that the Implementation of Blended Learning are in Good category. Motivation and Student Learning Quality are also in Good category. On the Learning Outcomes variable, students generally get mastery grades in Entrepreneurship courses. The results also show the Implementation of Blended Learning strategies has a positive and significant effect on Motivation, Learning Outcomes, and Learning Quality. The better the implementation of Blended Learning, both in design and facilities, then the Motivation, Outcomes, and Learning Quality of students will also increase.
Effectiveness Analysis of Digital Teaching Materials and Assessment for Gadget Based Application by Using Artificial Intelligence Lenti Susanna Saragih; Jufri Darma; Sabda Dian Nurani Siahaan
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 11, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v11i1.13598

Abstract

This study aims to evaluate the viability and effectiveness of the use of digitalisation of teaching materials and learning assessment of marketing management courses with artificial intelligence based on gadget applications. This study used development research with DDD-E model (decide, design, develop, evaluate). These research subjects were students from the 4th semester of the Business Education Program of Universitas Negeri Medan, with 65 students. Before being put on trial, first the product was put to test to see its validity which will be judged by three experts to measure the eligibility by looking at the material, language, and media. A practicality test was performed to see the usage practicality by looking at the Source aspect, animation aspect, visual aspect, audio aspect, evaluation aspect, and accessibility aspect. Hypothesis test performed by using paired sample T-test with experimental design before-and-after to test the effectiveness of teaching materials and study assessments as to the outcome of before-and-after treatment using teaching materials on digital-based application. The research results showed that using the digitalization of teaching materials and learning assessment of the marketing management course with artificial intelligence before and after treatment results in different learning outcomes, according to the effectiveness test. From the data, it can be seen that there is a strong and significant influence of around 64.2% between before and after the use of teaching materials and digital learning assessments of the dBUSAR application on student learning outcomes. Overall, the role of Artificial Intelligence in student learning has great potential to change the educational paradigm.
Strategi Pemasaran pada Usaha Mancafe Tanjung Mulia Medan dan Dampaknya terhadap Volume Penjualan Roma Yana Sitanggang; Sabda Dian Nurani Siahaan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9348

Abstract

Persaingan yang semakin ketat pada industri kuliner yaitu kafe mendorong pelaku usaha untuk menerapkan strategi pemasaran yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pemasaran pada usaha Mancafe Tanjung Mulia Medan dan dampaknya terhadap volume penjualan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan melalui angket (pedoman wawancara), wawancara dan observasi terhadap delapan informan yang terdiri dari pemilik usaha, manager pemasaran, barista dan lima konsumen. Pemilihan informan dilakukan dengan purposive sampling dengan informan yang sudah ditentukan sebelumnya dan mengetahui terkait penelitian. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber, yaitu dokumentasi, studi pustakan meliputi jurnal, buku, artikel maupun website. Metode analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui teknik triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan konsistensi dan validitas data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi produk memiliki dampak baik terhadap volume penjualan melalui sistem produksi terintegrasi yang menghasilkan produk berkualitas, beragam dengan produk unggulan dan penerapan logo yang konsisten. Strategi harga diterapkan dengan kompetitif dan transparan sehingga seluruh informan menilai harga sesuai dengan kualitas dan manfaat yang diterima. Strategi tempat yang mudah diakses, fasilitas lengkap dengan visibilitas yang baik. Kemudian strategi promosi merupakan aspek paling lemah pada tingkat volume penjualan karena media sosial belum dikelola aktif sehingga segala bentuk kegiatan yang dilakukan tidak diketahui dan dikenal konsumen melalui online dan tidak ada program promo penjualan seperti diskon atau promo lainnya.
PENGARUH STORE ATMOSPHERE DAN PROMOSI MEDIA SOSIAL TERHADAP MINAT BERKUNJUNG DI PENATAPAN BAROKAH BERASTAGI Sindi Chindia Claudia Br Sembiring; Sabda Dian Nurani Siahaan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh variabel Store Atmosphere dan Promosi Media Sosial terhadap Minat Berkunjung pada Penatapan Barokah Berastagi. Metode yang dipakai dalam penelitian ini bersifat kuantitatif, sedangkan pengambilan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling. Populasi yang menjadi sasaran adalah individu yang belum pernah berkunjung ke Penatapan Barokah Berastagi, dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 120 orang responden.Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan SPSS versi 27 melalui teknik regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Store Atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung. Variabel Promosi Media Sosial juga terbukti memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung. Secara parsial maupun simultan, kedua variabel independen tersebut memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung di Penatapan Barokah Berastagi.Kata Kunci: Store Atmosphere, Promosi Media Sosial, Minat Berkunjung.
STRATEGI KONTEN MARKETING MELALUI MEDIA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA COFFESHOP ROXY COFFEE DI RANTAU PRAPAT KABUPATEN LABUHAN BATU Cahaya Suri Lubis; Sabda Dian Nurani Siahaan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 3 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v8i3.6165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Content Marketing melalui media digital Instagram dalam meningkatkan penjualan pada coffee shop Roxy Coffee di Rantau Prapat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi konten digital memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan melalui empat tahapan utama perencanaan, produksi kreatif, distribusi, dan pemantauan terbukti sangat efektif dalam menjangkau audiens yang lebih luas. Penggunaan fitur Reels untuk konten visual estetis dan Stories untuk interaksi personal berhasil meningkatkan jangkauan (reach) hingga 9.639 serta keterlibatan (Engagement) audiens yang signifikan. Secara konkret, strategi ini mampu mengubah interaksi digital menjadi konversi penjualan nyata, di mana volume penjualan per cup meningkat dari 2.100 menjadi 3.200, melampaui target awal sebesar 2.700 cup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsistensi konten yang relevan dan estetika visual yang kuat di media sosial merupakan kunci utama dalam memperkuat daya saing dan meningkatkan pendapatan bisnis di era digital.Kata Kunci: Content Marketing, Media Digital, Instagram, Penjualan, Coffee Shop
Utilizing Facebook as a Marketing Medium for Traditional MSMEs: A Case Study of the Sihobuk Peanut Business in Sipoholon District Sabda Dian Nurani Siahaan; Lenti Susanna Saragih; Dede Ruslan
Economic: Journal Economic and Business Vol. 4 No. 4 (2025): ECONOMIC: Journal Economic and Business
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar (LARISMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ejeb.v4i4.1223

Abstract

Technological developments are currently increasingly prevalent and have merged into various aspects of human life. One aspect that is greatly penetrated and influenced by technological advances is the business and entrepreneurship sector. Currently, the MSME sector is expected to increase not only in terms of quantity, but also in quality through reforming business implementation from conventional to digital-based. Business digitalization can be applied to various business activities, one of which is in the marketing sector. Sihobuk peanuts are a native product originating from North Tapanuli Regency. Sihobuk peanut entrepreneurs in Sipoholon District are experiencing stagnant conditions and low business revenues, allegedly due to the lack of implementation of marketing digitalization. This study aims to conduct and implement marketing digitalization through Facebook social media and measure its impact on business revenue. The study was conducted on five Sihobuk peanut MSMEs using the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) method. The results showed a 20%–30% increase in revenue after implementing Facebook social media marketing for three months. The implementation of marketing digitalization has proven effective in increasing the income of Sihobuk peanut MSMEs and is a practical solution for traditional business actors in the digital era.
Implementing Digital Marketing to Increase the Income of MSMEs in Suka Aren Dalig Raya Lenti Susanna Saragih; Aurora Elise Putriku; Sabda Dian Nurani Siahaan; Jufri Darma; Sri Wahyuni
Economic: Journal Economic and Business Vol. 4 No. 4 (2025): ECONOMIC: Journal Economic and Business
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar (LARISMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ejeb.v4i4.1254

Abstract

This research was conducted in Dalig Raya Village to improve the effectiveness of digital marketing for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Suka Aren, Dalig Raya. The research used a 4D model. The Define stage was used to identify conventional marketing constraints that limit market reach. The Design stage included designing a digital marketing strategy through social media platforms like Facebook, Instagram, TikTok, and the Shopee e-commerce platform. The Develop stage involved creating visual content, collaborating with influencers, and utilizing interactive features. The Disseminate stage included content publication, sales monitoring, and evaluating the effectiveness of each platform. The results showed an average increase in revenue before and after digital marketing implementation of 43.04% within a three-month trial period. Shopee contributed the highest sales channel due to the integration of social media accounts with the business's e-commerce account. During the development process, TikTok was found to be the highest-performing social media platform with 14,200 content views, followed by Instagram with 2,502 viewers, and Facebook with 150 viewers. Facebook was effective in building communication and education, Instagram and TikTok excelled in increasing brand awareness, while Shopee served as the primary channel for sales conversion. Multi-channel strategies have been proven to increase brand awareness, drive sales, and have an impact on increasing the income of MSMEs.