Articles
Pelatihan Software Autocad Sebagai Penunjang Mata Kuliah Menggambar Teknik
Arif Rakhman Suharso;
Wahyu Ari Putranto;
Susanto Susanto;
Marina Artiyasa
SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56910/sewagati.v1i4.1459
Mastery of AutoCAD software for engineering students is very necessary to assist in technical drawing. Training using AutoCAD software for engineering students at Nusa Putra University can help them to better understand design in both 2-dimensional and 3-dimensional drawing using AutoCAD software. The training was carried out in 3 sessions, namely a theoretical presentation session by the resource person, followed by a drawing practicum which was attended by students using computers in the Nusa Putra University engineering laboratory, the last was a question and answer session. This activity received a positive response from students and lecturers so it needs to be held every year.
Identifikasi Gangguan pada Kompresor Udara Terhadap Kelancaran Pengoperasian Kapal di MV. Maluku 8
Priyanto, Tegar;
Khaeroman, Khaeroman;
Suharso, Arif Rakhman;
Putranto, Wahyu Ari
Jurnal Maritim Polimarin Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : PPPM Polimarin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52492/jmp.v9i2.99
Air compressors are auxiliary machines on board that produce compressed air on board. Compressed air is used as starting air for the main engine when the ship is about to perform maneuvers. On the MV. Maluku 8 there has been a leak in the air reservoir safety valve, where the pressure in the bottle is lacking while the air compressor is working continuously, this will result in damage to the air compressor. This research was conducted using descriptive methods and data collection techniques and interviews that aim to describe the actual situation in fact encountered in practice. Based on the results of the research, while the writer was carrying out the practice, a safety valve leak was found in the air tube (reservoir) due to dirt in the valve. The problem solver of this problem is to provide parts to the savety valve. To maximize performance and prevent air leaks in the compressor system at MV Maluku 8, there are several recommended corrective actions to expedite the performance of the main engine, including maintenance of the air compressor according to the provisions applied and proper PMS implementation.
Rancang Bangun Prototype Portable Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Bayu dengan Sistem Hybrid
Kiswanto, Heri;
Purwanto, Purwanto;
Nurhidayati, Indah;
Putranto, Wahyu Ari;
Susanto, Susanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 2 (2024): Vol 20, No 2
Publisher : Universitas Wahid Hasyim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36499/jim.v20i2.11726
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji sebuah prototipe pembangkit listrik portabel dengan sistem hybrid yang menggabungkan energi surya dan angin, dengan tujuan meningkatkan efisiensi dan keandalan pasokan energi di lingkungan dengan variabilitas cuaca tinggi. Sistem ini dirancang untuk memanfaatkan dua sumber energi terbarukan secara simultan, guna mengatasi keterbatasan masing-masing sumber ketika digunakan secara terpisah. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi energi dari kedua sumber memberikan kinerja yang lebih stabil, dengan daya output maksimum yang lebih tinggi dibandingkan penggunaan satu sumber energi saja. Penerapan sistem hybrid ini diharapkan dapat mendukung upaya penyediaan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan di daerah terpencil maupun lokasi yang memiliki tantangan cuaca dinamis.
Pemetaan Kontur Kebisingan pada Bengkel Praktik (Workshop) Politeknik Maritim Negeri Indonesia
Kiswanto, Heri;
Putranto, Wahyu Ari;
Noviarianto, Noviarianto;
Susanto, Susanto;
Suyono, Suyono
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36499/jim.v20i1.10502
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan tingkat kebisingan di bengkel workshop Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) dan mengidentifikasi area-area yang memerlukan upaya pengendalian kebisingan. Pengukuran kebisingan dilakukan pada beberapa titik di dalam bengkel praktik menggunakan alat pengukur kebisingan (sound level meter). Data tersebut kemudian diolah dengan perangkat lunak Surfer untuk membuat peta kontur tingkat kebisingan di dalam area bengkel. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingkat kebisingan tertinggi secara signifikan terpusat di sekitar mesin gerinda pemotong logam, yang merupakan sumber utama kebisingan di lingkungan tersebut. Adapun hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat kebisingan yang diperoleh sebesar 92.53 dB untuk pengukuran pukul 09.00 WIB; 92.07 dB pada pengukuran jam 11.00 WIB; dan sebesar 92.01 dB untuk pengukuran pada jam 14.00. Dengan memahami pola kebisingan ini, rekomendasi dan langkah-langkah mitigasi diajukan, termasuk penggantian peralatan, perbaikan isolasi suara, perubahan dalam penjadwalan pekerjaan, serta edukasi dan pelatihan. Penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk mengelola dan memahami kebisingan di bengkel praktik, dengan harapan menjadikannya lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua yang berinteraksi di dalamnya.
Mendidik Berwirausaha Warga Beji Ungaran Timur Melalui Pelatihan Las Listrik
Suharso, Arif Rakhman;
Khaeroman;
Putranto, Wahyu Ari;
Susanto;
Hendartono, Ario;
Jaya, Agil Putra;
Bustama, Akhirul Andra
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30997/almujtamae.v3i3.8800
Kegiatan program pengabdian dilaksanakan di sekitar wilayah Ungaran sesuai dengan arahan dan instruksi dari pimpinan Politeknik Maritim Negeri Indonesia dikarenakan adanya pembangunan kampus baru Polimarin di wilayah Ngobo Kecamatan Ungaran Timur dengan mengembangkan potensi yang ada di sekitar wilayah desa Beji Kecamatan Ungaran Timur. Pengetahuan tentang las listrik / SMAW (Shielded Metal Arc Welding) yaitu suatu proses pengelasan busur listrik perlu dikembangkan agar dapat memberikan bekal masyarakat sekitar kampus baru yaitu keterampilan mengelas agar nantinya bisa digunakan untuk mencari pekerjaan dan dapat digunakan untuk membuka lapangan kerja di masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah memberikan materi secara teori mengenai cara pemakaian las jenis SMAW dan peralatan safety yang harus digunakan, tanya jawab dan praktik membuat dudukan pot. Hasil Produk dari kegiatan pengabdian ini adalah tempat untuk meletakkan pot atau dudukan pot. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat pengelasan ini didampingi dan dibimbimbing oleh Dosen Prodi Teknika yang mengarahkan peserta mulai dari pemasangan kawat las, setting ampere dan mempraktekan membuat dudukan pot.
Pelatihan Menggambar Teknik menggunakan Software Autocad di Rumah Belajar Bangkit Persada Nusantara
Arif Rakhman Suharso;
Wahyu Ari Putranto;
Suyono Suyono;
Deri Herdawan;
Yulius Oscar;
Ario Hendartono
Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara Vol. 3 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STIPAS Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58374/jmmn.v3i4.264
Technology and information have developed rapidly since entering the 20th century. In the world of industrial engineering, one of the technological developments that emerged was the use of software in drawing designs, by utilizing computerization. One of the popular software in the world of engineering is AutoCAD which displays 2D and 3D object representations. High school students need to be introduced to AutoCAD to spark their interest. This training was held at Rumah Belajar Bangkit Persada Nusantara, implemented online and attended by 10 students. The materials provided included 2D, 3D, and engineering drawings. The results of the activity showed that students were interested in studying AutoCAD. It is hoped that similar activities can be held for more advanced materials and carried out offline to be more interactive and optimal.
Implementasi Bunker Safety Checklist Untuk Meningkatkan Keselamatan dan Pencegahan Pecemaran Selama Bunkering
Susanto;
Khaeroman, Khaeroman;
Widar Bayu Wantoro;
Putranto, Wahyu Ari Putranto
Dinamika Bahari Vol 5 No 2 (2024): October 2024 Edition
Publisher : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46484/db.v5i2.519
Bunkering on ships is a very important job with a high risk of danger. Bunkering is moving liquid fuel oil from a bunker barge or bunker terminal. The process of transferring oil has the potential to cause pollution. Pollution can occur if an operational error occurs, such as an overflow, pipe, or bunker hose breaking. Overflow is one factor that most contribute to oil spills during the bunkering process. Oil overflow incidents by ships can result in expensive claims, with cleanup costs, penalties, and environmental damage running into millions of dollars. Studies to reduce the risk of oil pollution from bunkering operations need to continue. This study was carried out to know the implementation of the bunker safety checklist. The study was conducted using a case study method strengthened by a literature study. The study was conducted on board MT. Fatmawati with Dead Weight Tonnase (DWT) 7762 metric tons. The ship is driven by a diesel engine with a power of 2721 kW at 195 RPM. The 100% HFO capacity stored on board is 531.44 m3. The ship can also carry an HSD of 119.77 m3 at 100% capacity—security and safety considerations. The maximum fuel capacity that can be loaded is in the range of 80 - 90%. The study results obtained by implementing the bunker safety checklist in bunkering activities are highly recommended. Bunkering will be well planned, from planning, estimating the fuel loaded, and executing to reporting. Safety requirements and pollution prevention due to oil spills can be avoided with work planned and recorded in a checklist.
Pengaruh Quenching Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Baut Connecting Rod Bekas Untuk Alat Gesek FSW
Ari Putranto, Wahyu;
Khaeroman;
Susanto;
Herdawan, Deri;
Noviarianto
Infotekmesin Vol 16 No 1 (2025): Infotekmesin: Januari 2025
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35970/infotekmesin.v16i1.2531
One method of joining soft metals such as aluminum that is widely used is Friction Stir Welding (FSW). The friction tool is a very important part of FSW. Friction tools are usually made from hardened H13 steel. This research aims to make a friction tool from steel connecting rod bolts used in marine diesel engines. The experimental methods used include FSW tool design, heat treatment of the material at a temperature of 900oC followed by a quenching process with water and salt water cooling media, then continued with material testing (chemical composition test, hardness test, and micrographic test). The test results obtained from the chemical composition test show that the connecting rod bolts include AISI 4145 steel material. The highest hardness value obtained from the connecting rod steel in the saltwater quenching process was 52.67 HRC with a martensite phase, as seen from the micrographic test. Used steel connecting rod bolts from marine diesel engines can be used as FSW friction tool material.
KARAKTERISASI MATERIAL BAJA CONNECTING ROD BEKAS SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN ALAT GESEK FRICTION STIR WELDING (FSW)
Putranto, Wahyu Ari;
Susanto, Susanto Susanto;
Khaeroman, Khaeroman;
Herdawan, Deri;
Noviarianto, Noviarianto Noviarianto;
Kiswanto, Heri Kiswanto
Device Vol 15 No 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/device.v15i1.9039
Permasalahan umum pengelasan las busur adalah retak saat proses peleburan dan pemadatan, timbulnya porositas, serta hilangnya elemen paduan yang mudah menguap. Penyambungan material lunak dapat dilakukan menggunakan pengelasan aduk gesekan yang disebut Friction Stir Welding (FSW). Alat pengaduk gesekan (Alat FSW) merupakan komponen penting pada pengelasan FSW. Penelitian ini dilakukan beberapa tahapan dengan tujuan menghasilkan alat FSW untuk material aluminium 5083. Studi dilakukan secara eksperimen mencakup desain alat FSW, perlakuan panas dan pengujian material alat FSW dan pembuatan alat FSW. Material dasar alat FSW yang dibuat menggunakan baut connecting rod bekas dari marine diesel engine. Model alat FSW yang dibuat dengan dua jenis pin (silinder berulir dan kerucut berulir). Alat FSW yang dibuat selanjutnya diberikan perlakuan panas suhu 950oC dan diquenching dengan media pendingin air dan oli. Hasil pengujian komposisi kimia menunjukkan baut connecting rod termasuk jenis baja AISI 4145. Hasil pengujian kekerasan nilainya sebesar 52,5 HRC, dan 51,5 HRC dari quenching media air dan oli. Pengujian struktur mikro material tersebut menunjukkan fasa martensit yang sifatnya keras dari proses quenching semua media pendingin. Penelitian ini menunjukkan bahwa material baut connecting rod bisa digunakan sebagai bahan alat FSW setelah diberi perlakuan panas dan quenching dengan media air.
Critical Thinking And 21st-Century Skills: Evaluating The Effectiveness Of Problem-Based Learning Models In Multicultural Classrooms
Suyono;
Juwarlan;
Prijo Harsono;
Erwin Sutantyo;
Putranto, Wahyu Ari
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 4 No. 2 (2025): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55299/ijere.v4i2.1478
This qualitative study examines the effectiveness of Problem-Based Learning (PBL) models in developing critical thinking and 21st-century skills among middle school students in multicultural classroom environments. Through an interpretive qualitative approach employing in-depth interviews, classroom observations, and focus group discussions, this research explores how PBL methodologies foster active learning and enhance students' analytical capabilities across diverse cultural backgrounds. The study involved 24 middle school teachers and 72 students from three multicultural schools in Indonesia, implementing a purposive sampling strategy. Data analysis utilized Braun and Clarke's reflexive thematic analysis framework to identify patterns and themes related to critical thinking development and cross-cultural learning experiences. Findings reveal that PBL significantly enhances students' critical thinking abilities, promotes collaborative problem-solving skills, and facilitates meaningful cross-cultural interactions. The research demonstrates that multicultural PBL environments create authentic learning opportunities where students develop both cognitive and social competencies essential for 21st-century success. However, implementation challenges include teacher preparation requirements, resource limitations, and the need for culturally responsive instructional materials. The study concludes that well-structured PBL approaches in multicultural settings effectively prepare middle school students for complex problem-solving while fostering intercultural understanding and communication skills. These findings contribute to educational scholarship by providing evidence-based insights into the integration of active learning methodologies with multicultural education frameworks