Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS INVERTER SATU FASA PADA KONFIGURASI MASTER-SLAVE Noviarianto Noviarianto; F. Danang Wijaya; Eka Firmansyah
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.544 KB)

Abstract

Inverter merupakan peralatan untuk mengkonversi sumber energi listrik DC menjadi AC. Sumber energi listrik dc diperoleh dari energi matahari dengan menggunakan panel surya. Pemilihan kapasitas daya inverter harus disesuaikan dengan sumber energi yang dihasilkan sehingga didapatkan daya dengan kapasitas yang optimal. Modul inverter dengan kemampuan kapasitas daya listrik yang relatif kecil merupakan salah satu alternatif. Walaupun kapasitasnya kecil modul inverter mempunyai sifat modular sehingga memungkinkan untuk dikembangkan. Beban listrik dengan kapasitas yang melebihi daya dari modul inverter dapat dilayani dengan cara memasang beberapa modul inverter secara paralel. Teknik master slave merupakan salah satu cara yang  dapat diterapkan pada proses paralel. Dengan menjadikan salah satu modul inverter sebagai master dan modul inverter yang lain terhubung sebagai slave. Simulasi dengan sofware menunjukkan bahwa teknik ini dapat membagi arus 60 – 50%, kemampuan mengikuti perubahan beban yang cukup seragam dan steady state yang cepat tercapai dalam waktu 10 ms. Kata kunci: inverter,  master-slave, paralel inverter, THD
IMPLEMENTASI SINUSOIDAL PULSE WIDTH MODULATION PADA INVERTER SATU FASE BERBASIS LOOKUP TABLE MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER 16-BIT Turahyo Turahyo; Noviarianto Noviarianto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inverter merupakan salah satu elemen terpenting dalam pemanfaatan energi terbarukan. Dengan menggunakan teknik pensaklaran tertentu, inverter dapat mengkonversi tegangan dc menjadi tegangan ac. Unipolar sinusoidal pulse width modulation (SPWM) merupakan metode pembangkit gelombang sinusoida yang digunakan dalam paper ini. Data  pola-pola amplitudo gelombang sinusoida dalam satu siklus dihasilkan menggunakan software DsPicWorks sedangkan 5kHz merupakan frekuensi pensaklaran pada saklar daya. Hasil penelitian menunjukan metode unipolar SPWM mudah diimplementasikan dalam mikrokontroller 16-bit, selain itu bentuk tegangan keluaran inverter berupa gelombang sinusoida dengan tegangan 0-274 volt pada beban 0-340W dengan total harmonic distortion (THD) tegangan sebesar 4,41%.
ANALISA PERBANDINGAN ALIRAN PADA HULL KAPAL DENGAN BULBOUS BOW DAN TANPA BULBOUS Khaeroman Khaeroman; Suyono Suyono; Noviarianto Noviarianto
INOVTEK POLBENG Vol 10, No 1 (2020): INOVTEK VOL. 10 N0 1
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.924 KB) | DOI: 10.35314/ip.v10i1.1246

Abstract

Analisa perbandingan aliran perlu dilakukan untuk menentukan performa terbaik dari beberapa model yang diujikan. Dalam kasus ini ada dua jenis variabel yang diujikan yaitu tipe hull kapal dengan menggunakan bulbous bow dan tanpa bulbous bow. Umumnya penggunaan bulbous bow diperuntukan untuk kapal diperairan dalam karena kemampuan nya yang dapat mereduksi gelombang. Sementara untuk diperairan dangkal masih perlu dikaji kembali. Oleh karena itu, dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menunjukan efektifitas dari penggunaan bulbos bow. Penelitian dilakukan dengan memodelkan kapal berukuran sama dengan bulbous bow dan tanpa bulbous bow. Dengan simulasi CFD (computional fluid dynamics) performa kedua model ini dapat diketahui, perbandingan nya didapat dari besaran nilai wake atau kecepatan aliran yang dihasilkan oleh kedua model beserta hambatannya. Dari kedua model didapat wake kapal dengan bulbous bow memiliki nilai yang kecil. Dari hasil penelitian ini didapatkan kedua model nilai hambatan kapal tanpa bulbous bow 0,6% lebih besar dari kapal yang menggunakan bulbous bow. Sementara untuk wake kapal tanpa bulbous bow lebih besar 1% dibandingkan kapal dengan bulbous bow.
RANCANG BANGUN GPS UNTUK MENGIDENTIFIKASI BAHAYA NAVIGASI TERDEKAT PADA KAPAL NELAYAN TRADISIONAL Noviarianto Noviarianto; P Tony Kusumartono; Amthori Anwar; Turahyo Turahyo
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 6 No. 2 (2022): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jteuniba.v6i2.141

Abstract

The Global Positioning System (GPS) is a navigation aid tool to assist in positioning. The use of gps is necessary because in the middle of the sea positioning is quite tricky to do. On traditional fishing boats the use of this equipment is still small. Consideration of the price which is relatively expensive and the knowledge of fishermen in its use is still minimal. This study aims to create a gps device using the ublox Neo-6M sensor. The microcontroller performs the calculation process and displays the parameters on the 20x4 character LCD screen. LCD displays real time DMS position, distance meter, direction to the reference point, knot speed, and date. Reference points as markers of navigational hazards such as buildings and installations in the water, ship hulls, reefs, sandbars and mines. In this study, 4 reference points with different distances and directions were determined in the area around the campus. When the GPS is in a position more than 300m, the CP and BRG markings on the screen do not show certain numbers. If the gps moves closer to one of the points at a distance of less than 300m then the CP screen shows the distance meter number. BRG shows the direction from the gps point to the nearest point. The test results in the field show that the tool can provide information in accordance with the program that has been made. The accuracy obtained from points is about 5m depending on the weather and environmental disturbances such as trees.
Indentifikasi Limbah Besi dan Pemanfaatannya Untuk Pembuatan Perahu Lambung Datar Arif Rakhman Suharso; Purwanto; Dhesi Wulansari; Noviarianto; Rifki Arya Wiguna
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra Vol 2 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Nusa Putra & Persatuan Insinyur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.851 KB) | DOI: 10.52005/abdiputra.v1i3.105

Abstract

Bidang usaha produktif yang dipilih dalam kegiatan pengabdian ini adalah bidang usaha pengolahan besi bekas untuk diidentifikasi sebagai bahan pembuatan kapal lambung datar. Selain dapat diandalkan untuk membangun kekuatan maritim Indonesia, Kapal Pelat Datar ini juga memiliki daya saing kuat dan biaya produksinya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan kapal-kapal berbahan baku kayu maupun fiber. Kegiatan yang dilakukan oleh mitra usaha salah satunya adalah pemotongan plat kapal dan di tempat usaha juga terdapat perahu dengan lambung datar sehungga mendorong kami untuk melakukan identifikasi plat kapal. Permasalahan lain yang dihadapi mitra adalah minimnya pengetahuan mengenai pengolahan besi scrap tersebut menjadi material sesuai pesanan yang diinginkan dari industry. Permasalahan lainya yang juga dihadapi adalah kurangnya pengetahuan mengenai identifikasi plat besi sehingga proses identifikasi tidak sesuai yang menyebabkan kesalahan dalam penafsiran harga.. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di tempat usaha kecil limbah besi di desa gedanganak Ungaran Timur. Pengolahan besi bekas sangat potensial karena banyak industri baja yang menggunakan bahan skrap sebagai bahan dasarnya, baik pada industri mesin maupun industri logam. Besi bekasan penggunaan skrap karena bahan ini mudah didapat, memiliki nilai komparatif yang tinggi, memiliki komposisi kimia yang masih sangat memungkinkan untuk diolah lebih lanjut, serta dapat mengurangi permasalahan yang berkaitan dengan limbah logam.
Studi On Person Over Board dalam Pendidikan dan Pelatihan Maritim di Polimarin Semarang P. Tony Kusumartono; Hero Budi Santoso; Noviarianto Noviarianto
Jurnal Maritim Polimarin Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : PPPM Polimarin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.806 KB) | DOI: 10.52492/jmp.v6i2.4

Abstract

Person Over Board (POB) is one of the emergencies that still occurs on board, a passenger or crew member falls into the sea. This situation is very dangerous if it occurs in the middle of the ocean or in cold waters because of hypothermia which can cause unconsciousness and death within minutes. This research focuses on investigating the improvement of the response of polytechnic students during emergencies, namely Person over board (POB) with the support of manouver onboard training in Bridge Simulator as well as making decisions on safe maneuvering and precise ship response manouvre in POB rescue actions. This study uses descriptive methods to assess ship manouvre training especially when person over board (POB) among Indonesian maritime polytechnic students, which are designed for students and researchers to gather information about the conditions needed in the field of nautical studies. The rescue attempts of the Anderson, Williamson and Scharnow model of rescue turn are carried out in radar and arpa simulators, student responses with the support of manual maneuvers on board and vessel motion data which include time, distance, speed and direction of the ship or angle of target bearing. The accuracy of student responses made during a POB emergency does not always comply with the instructions in the Manouvre on Board manual. Errors occur at the beginning of the maneuver which could mean a negative impact that endangers POB safety. Safe and precise ship maneuverability in the POB situation is influenced by the time factor of the incident and when the POB is known.
MENINGKATKAN KOMPETENSI NAVIGASI MAHASISWA POLITEKNIK MARITIM NEGERI INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ELECTRONIC CHART AND DISPLAY INFORMATION SYSTEM (ECDIS) SIMULATOR Hero Budi Santoso; Noviarianto Noviarianto
JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol 21, No 2 (2021): Maret
Publisher : UNIMAR AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.81 KB) | DOI: 10.33556/jstm.v21i2.279

Abstract

ECDIS atau Electronic Chart Display and Information Systems telah disepakati sebagai peralatan baru yang diwajibkan diatas kapal-kapal niaga. ECDIS adalah pengalihan penggunaan peta kertas konvensional menjadi peta elektronik dan sistem informasi. Konsep desain pembelajaran ECDIS yang efektif dan terukur perlu dikembangkan sehingga standar kinerja sesuai IMO dapat tercapai dan meningkatkan kompetensi navigasi mahasiswa untuk  menunjang  keselamatan pelayaran dan keamanan lingkungan maritim. Pendekatan metode penelitian research and development melalui pengembangan desain pembelajaran menggunakan model desain pembelajaran ADDIE. Hasil uji validitas konstruk dan Validitas Isi dalam penelitian mendapatkan  persentase kelayakan total media pembelajaran ECDIS sebesar 86,90% dan masuk dalam kategori sangat layak. Kata kunci : Peta elektronik, Initial position, Safety parameter, Route plan, Over reliance, Standar kinerja.
Perancangan Katup Blow Off pada Sistem Turbocharger di Kapal Khaeroman Khaeroman; Noviarianto Noviarianto; Suyono Suyono
Jurnal Maritim Polimarin Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : PPPM Polimarin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the design of a Blow Off Valve (BOV) valve in a turbocharger system on a diesel engine on board, BOV is used to release the air pressure contained in the scavenge air chamber when it experiences an increase in pressure due to the reduced frequency of opening the air duct that enters cylinder chamber. The purpose of this study is to analyze the selection of blow off valve designs that are in accordance with the need to reduce surge phenomena on diesel engines of ships using turbocharge and to analyze the quality/ performance results of the blow off valve through Solidwork software. The air pressure will still put pressure to get out of the system. This will cause the pressure in the system to increase and this air pressure will flow back to the turbine and will cause damage to the turbocharge component. This phenomenon is called turbocharge surging. So, air flow is very important to ensure that no air pressure flows back into the turbocharge. The selection of valves in accordance with the design techniques of several alternative choices is very decisive. Numerical calculations and spring performance analysis of a selected valve are carried out using solidwork software.
Tinjauan Gelombang Laut dalam Hubungan dengan Penyediaan Sarana Bantu Navigasi di Distrik Navigasi Kelas II Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Noviarianto Noviarianto; Khaeroman Khaeroman
Jurnal Maritim Polimarin Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : PPPM Polimarin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelombang laut merupakan fenomena alam yang terjadi karena berbagai macam faktor baik secara alami maupun dari akibat yang lain. Terjadinya fenomena gelombang ini berpengaruh  terhadap peralatan bantu navigasi terutama yang berhubungan langsung dengan gelombang tersebut. Pengaruh gelombang laut terhadap sarana bantu navigasi pada distrik navigasi kelas II Tanjung Emas Semarang telah dilakukan penelitian. Dengan melakukan pengujian sampling dari beberapa responden yang bertanggung jawab terhadap peralatan navigasi didapatkan hasil yang dapat memberikan gambaran terhadap permasalah ini. Permasalahan ini dipetakan kedalam empat variabel yaitu pentingnya peralatan navigasi, pengaruh kondisi lingkungan atau cuaca, peran serta perusahaan dan dukungan dari pemerintah. Kesimpulan dari responden yang berhasil dirangkum bahwa keberadaan peralatan navigasi sangat penting peranannya dalam dunia pelayaran, perubahan cuaca juga faktor yang ikut mempengaruhi keberadaan peralatan navigasi. Peranan dan tanggung jawab perusahaan terhadap keberadaan peralatan navigasi sangat besar. Dukungan dari pemerintah terhadap peralatan navigasi pada distrik navigasi kelas II Tanjung Emas Semarang sangat baik.
Rancang Bangun Komunikasi Lora Multi Node pada Navigation Buoy Sebagai Stasiun Cuaca Noviarianto Noviarianto; Tony Kusumartono; Suyono Suyono; Joko Triyono
Jurnal Teknik Elektro Uniba (JTE UNIBA) Vol. 8 No. 1 (2023): JTE UNIBA (Jurnal Teknik Elektro Uniba)
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/jteuniba.v8i1.226

Abstract

Navigation buoy dipasang dilaut dan digunakan sebagai penanda batas alur pelayaran yang aman. Buoy mempunyai warna dan bentuk tertentu sesuai dengan fungsinya. Selain itu dilengkapi pula dengan lampu yang akan menyala pada malam hari, cuaca berkabut, maupun hujan. Pada penelitian ini fungsi buoy selain sebagai peralatan bantu navigasi akan dimaksimalkan dengan penambahan peralatan sensor cuaca seperti suhu, kelembaban udara, tekanan udara. Semua sensor tersebut diproses oleh mikrokontroler. Data yang dihasilkan pada proses tersebut akan dikirimkan menggunakan media komunikasi LoRa menuju master yang berada pada jarak tertentu. 2 buah node sebagai model dari 2 buah buoy, dan 1 master ditempatkan berperan menerima data dari node. Masing – masing node dilengkapi dengan sensor, mikrokontroler, dan Lora. Node akan mengirimkan data ke master atau gateway yang dilengkapi mikrokontroler dan Lora. Hasil pembacaan data pada node akan ditampilkan pada layar master. Pengujian telah dilakukan di sekitar area kampus. Jarak terjauh dari node yang dapat diterima oleh master didapat sekitar 450m dengan antena standar 3db. Pada pengujian multi node dihasilkan bahwa node1 dan node2 bekerja dengan baik secara bergantian dalam mengirimkan data ke master.