Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PERENCANAAN STRUKTUR KOMPOSIT PADA GEDUNG LABORATORIUM TERPADU FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS JEMBER M. Yusuf Hamzah; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 9, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2430.976 KB)

Abstract

Pendirian laboratorium terpadu untuk mendukung sarana dan prasarana pelaksanaan proses belajar mengajar perkuliahan mahasiswa dan mahasiswi di Universitas Jember khususnya pada prodi Teknik terkait dalam hal pelaksanaan praktikum dan penelitian yang representative dan memenuhi persyaratan nasional. Gedung laboratorium terpadu fakultas teknik Universitas Jember terletak di Jalan Kalimantan No.37 Kampus Tegal Boto Jember Jawa Timur. Perencanaan ini bertujuan bisa menghasilkan struktur yang stabil dan bisa dipergunakan secara aman, nyaman dan ekonomis. Peraturan perencanaan struktur baja yang digunakan SNI 03-1729-2002, dan SNI 1729-2015 dengan metode LRFD dan dengan bantuan aplikasi SAP 2000 untuk analisis. Hasil dari perencanaan ini didapatkan tebal pelat lantai dan atap 120 mm digunakan tulangan pokok Æ10-125 dan tulangan bagi Æ10-300. Perencanaan profil balok untuk balok anak dipakai profil WF350.175.7.11, kemudian untuk perencanaan balok induk dipakai profil WF600.300.14.23. Kolom komposit menggunakan mutu baja 50 profil WF400.400.45.70 dengan penampang kolom 700 mm x 700 mm. Jenis baut digunakan 3,5 mm dengan mutu A325, serta sambungan balok-kolom digunakan tebal pelat 30 mm. Sedangkan pondasi tiang pancang digunakan diameter 500 mm dengan jumlah 4 tiang pancang dengan kedalaman 7 meter.Kata kunci : LRFD,  Analisa Statik Ekuivalen, Struktur Komposit, SAP 2000. ABSTRACTIONThe establishment of an integrated laboratory to support the facilities and infrastructure for the implementation of the teaching and learning process of student and female lectures at the University of Jember, especially in the related Engineering study program in terms of implementing representative practicum and research and meeting national requirements. The engineering faculty of Jember University integrated laboratory building is located on Jalan Kalimantan No.37, Tegal Boto Campus, Jember, East Java. This plan aims to produce a stable structure that can be used safely, comfortably and economically. The steel structure planning regulations used SNI 03-1729-2002, and SNI 1729-2015 with the LRFD method and with the help of the SAP 2000 application for analysis. The results of this plan are that the thickness of the floor and roof slabs is 120 mm, using basic reinforcementÆ10-125 and dividing reinforcementÆ10-300. The design of the beam profile for the beam used the WF350.175.7.11 profile, then for the main beam design the WF600.300.14.23 profile was used. Composite column using 50 steel grade profile WF400.400.45.70 with column cross section 700 mm x 700 mm. The type of bolt is 3.5 mm with A325 quality, and the beam-column connection is used with a plate thickness of 30 mm. While the pile foundation used a diameter of 500 mm with a total of 4 piles with a depth of 7 meters.Keywords : LRFD, Equivalent Static Analysis, Composite Structures, SAP 2000.
Studi Perencanaan Jembatan Overpass Dengan Struktur Beton Pratekan Desa Klumutan Saradan Madiun Karimatun Nur Laily; Bambang Suprapto; Anang Bakhtiar
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.83 KB)

Abstract

Overpass8merupakan8jembatan8di atas8jalan8atau8jembatan8penyeberangan Jembatan merupakan8bagian8dari8sistem8transportasi8nasional8yang8punya8perana penting8terutama untuk mendukung8bidang8ekonomi,8sosial8dan budaya (sesuai UU no 38 tahun 2004).  Adanya pengembangan sarana transportasi darat diwujudkan pemerintah dengan dibangunnya jalan Tol  Ngawi Kertosono. Pemerintah8memprogramkan pembangunan8overpass8diatas8tol8sebagai8perlintasan8kendaraan8bermotordengan8dua8jalur8dan8satu8lajur,.Hasil8perencanaan8besarnya8pembebanan8dan8dimensi8plat8lantai8kend araan8dari perhitungan8Beban8primer8didapat 8Berat plat lantai kendaraan: 1739,2 kg/m, Beban sendiri gelagar :3100,5 kg/m, beban hidup : 3090,276 kg/m dan beban garis ”P” : 12348 kg. Sedangkan untuk beban sekunder didapat Beban angin : 1582,56 kg/m dan akibat Gaya rem: 9000 kg. Perencanaan dimensi plat lantai kendaraan diperoleh Tebal plat beton : 20 cm, Tulangan pokok : D16 - 150 mm, dan Tulangan bagi: D12 - 250mm. Hasil perhitungan dimensi gelagar tipe plat tinggi 345 cm, lebar flens atas 70 cm dan bawah 60 cm, tebal flens 13,5 cm terdiri dari 3 lapis plat, tebal badan 4,5 cm. Pondasi yang digunakan adalah tiang pancang dengan diameter 40 cm, kedalaman 28 meter, sebanyak 8 buah  dan menggunakan besi tulangan diameter 18 mm.Kata0Kunci:0Perencanaan,8Overpass,8Jembatan8Beton8Pratekan,8Tol8Ngawi-Kertosono
STUDI PERENCANAAN TUBUH BENDUNGAN GONGSENG DI KECAMATAN TEMAYANG KABUPATEN BOJONEGORO PROVINSI JAWA TIMUR Syahril Arifudin; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 8, No 8 (2020): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.99 KB)

Abstract

Given the river in Bojonegoro Regency has the difference in average water discharge in the dry season and in the rainy season is relatively large, the construction of the Gongseng Dam prioritized to meet the demands of the society more tangible and urgent, namely to develop agriculture and increase the supply of irrigation water, as well as the provision of raw water to the region of Bojonegoro regency. From the study obtained dimensions of dam body design based on the Q1000th and controlled by the QPMF among others the height of 3m, peak elevation + 94.00 m, the peak width of the dam 8 m, slope upstream 1:2.60 m and a downstream slope 1:2.50 m. Further stability analysis is reviewed under normal and earthquake, the stability of the upstream slope on the reservoir empty 1.5 3.21 normal state of , the stability of the upstream slope on an empty reservoir of SF earthquake = 1.48 > 1.2 (safe), the stability of the upstream slope on NWL Reservoir of normal state of SF = 2.40 > 1.5 (safe), upper slope stability of NWL reservoir of SF earthquake = 1.63 > 1.2 (safe), upstream slope stability on FWL reservoir of normal state of SF = 2.31 > 1.5 (safe), upstream slope stability in FWL reservoir of SF earthquake = 1.27 > 1.2 (safe), the stability of downstream slope on the reservoir is empty normal state of SF = 1.62 > 1.5 (safe).Keywords: Dreging Dam Stone, dam dimensions, dam stability
Studi Perencanaan Pengembangan Landasan Pacu (Runway) Pada Bandar Udara Sultan Muhammad Salahudin Bima Fadilah Fadilah; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 10, No 2 (2021): JURNAL REKAYASA SIPIL
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.908 KB)

Abstract

Runway atau landasan pacu merupakan area yang digunakan pesawat terbang untuk melakukan lepas landas dan pendaratan. Permasalahannya terjadi jumlah pergerakan pesawat yang terus meningkat setiap tahunnya sehingga diperlukan adanya pengembangan landasan pacu runway agar dapat memenuhi akan jumlah pergerakan pesawat yang terus meningkat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jumlah pergerakan penumpang yang terjadi selama 10 sampai 20 tahun yang akan datang. Dalam penelitian ini menghitung tebal lapisan perkerasan runway, menghitung pembebanan pesawat, menghitung debit rancangan, dan menghitung dimensi saluran drainase. Perencanaan perkerasan runway menggunakan metode FAA dan perencanaan drainasenya menggunakan metode RAPS. Hasil dari perhitungan ini diprediksi pergerakan pesawat untuk jangka 10 tahun yang akan datang jumlah pergerakan pesawat sebesar 9,077,643 pergerakan pertahunnya. Untuk perhitungan pembebanan pesawat didapatkan roda pendaratan sebesar 9,587 kg dengan pesawat rencana tipe B737-500. Dalam perhitungan perkerasan didapatkan hasil slab beton 34 cm dengan diameter tulangan manjang D16 jarak 760 dan diameter tulangan melintang besi Ø30 jarak 380 mm. dan Untuk perhitungan debit rancangan dan dimensi saluran drainasenya didapatkan debit rancangan 3,217  m2/detik, sedangan dimensi saluran didapat h= 1,402 m, b=   m dan w = 0,467  m.Kata Kunci : Runway, Metode FAA, Metode RAPS.
Studi Perencanaan Struktur Komposit Pada Gedung FISIP Universitas Islam Malang Zakiya Zakiya; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.546 KB)

Abstract

Perencanaan pembangunan gedung FISIP Universitas Brawijaya Malang dibangun sebagai tempat perkantoran dengan panjang bangunan 40 m, lebar bangunan 25 m, dan tinggi bangunan 28,4 m, dan memiliki 8 lantai.. Struktur gedung tersebut menggunakan struktur beton bertulang. Pada prinsipnya struktur beton bertulang jika berbentang panjang maka akan berpengaruh pada dimensi yang besar sehingga akan menghasilkan struktur yang berat dan mengurangi sisi artistik dari bangunan tersebut. Pada tugas akhir ini penulis merencanakan struktur komposit yaitu struktur yang terdiri dari dua atau lebih material yang berbeda secara fisik dan sifatnya (material baja dan beton) yang bekerja sama memikul beban sehingga nantinya dapat diperoleh hasil yang efesien tanpa mengabaikan faktor keselamatan dan fungsi bangunan tersebut. Standar perencanaan yang digunakan yaitu SNI 1727:2013, SNI 2847:2013, SNI 03-1726-2002 dan SNI 03-1729-2002. Balok yang digunakan adalah WF 350.250.9.14 dengan M-maks = 21948,28 kgm; kolom komposit menggunakan WF 400.400.15.15 dibungkus kolom beton 50 cm x 50 cm dengan Pumaks = 94534,005 kg dan Mmaks = 86099,229 kgm, tulangan yang digunakan yaitu 4 Ø 14 sebagai tulangan longitudinal dan Ø10-250 sebagai tulangan sengkang. Kata kunci:  Sruktur Komposit,  Baja-Beton, Gedung FISIB  UB  Malang
Studi Perencanaan Jembatan Sulawesi Dengan Struktur Beton Pratekan Di Kota Banjarmasin Muhammad Yusni Anshari; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.435 KB)

Abstract

Jembatan Sulawesi Kota Banjarmasin yang mengalami banjir sampai mengakibatkan jembatan tersebut roboh pada tahun 2013 lalu, sekarang jembatan tersebut dibangun kembali. Mengingat arti pentingnya sarana transportasi bagi masyarakat sekitar maka perlu adanya peningkatan sarana penghubung darat yang salah satunya berupa jembatan baru yang layak digunakan sebagai pendukung transportasi. Ditinjau dari faktor-faktor jembatan baru direncanakan dibangun dengan bentang 40 m dan lebar 9 m  serta meninggikan abutmen menjadi 6,5 m untuk menghindari hantaman air sungai. Studi perencanaan ini membahas beberapa perhitungan yang diantaranya plat lantai kendaraan, trotoar dan sandaran, gelagar beton prategang, jumlah tendon, kontrol lendutan, balok ujung, abutmen, serta perencanaan pondasi.Dari hasil perhitungan perencanaan gelagar beton pratekan dapat disimpulkan dimensi gelagar direncanakan dengan tinggi gelagar 2 m, lebar flens atas 0,7m, lebar flens bawah 0,6 m, tebal flens 0,2 m, tebal flens atas 0,2 m dan bawah 0,25 m. Tendon direncanakan dengan jenis tendon VSL type 31 dengan untaian kawat baja 24 strand. Jumlah yang direncanakan sesuai perhitungan menggunakan 6 buah tendon dengan maksimal gaya F = 1.836.000 kg, untuk ukuran abutmen direncanakan dengan tinggi 7,85 m panjang abutmen sesuai dengan lebar jembatan yaitu 9 m, lebar abutmen sebesar 3 m, pondasi yang dipakai adalah pondasi kaison karena penggunaan pondasi ini sesuai dengan keadaan tanah dilapangan dengan kedalaman 5 m, diameter luar 350 cm, diameter dalam 250 cm, serta jumlah pondasi sebanyak 2 buah. Kata Kunci : Jembatan, Abutmen, Kaison, Banjarmasin
Studi Evaluasi Saluran Drainase Di Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan Hasma Permatasari Putri; Bambang Suprapto; Azizah Rachmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.454 KB)

Abstract

Kota Tarakan adalah kota kepulauan di provinsi terbaru Indonesia, provinsi Kalimantan Utara. Kota ini terdiri dari empat kecamatan, salah satunya adalah Kecamatan Tarakan Tengah. Kecamatan Tarakan Tengah merupakan kawasan padat penduduk yang mengalami banyak perubahan tata guna lahan, lahan hijau untuk resapan beralih menjadi kawasan kedap air. Akibatnya besar jumlah air yang melimpas karena hujan semakin meningkat sehingga terjadilah banjir. Pada penelitian ini dilakukan analisis dari aspek teknis yaitu dengan melakukan evaluasi sistem drainase. Hasil analisis dari aspek ini menunjukan bahwa beberapa saluran di Kecamatan Tarakan Tengah tidak mampu menampung debit banjir rancangan. Adapun perhitungan tinggi hujan rancangan pada penelitian ini menggunakan metode Log Person Type III dengan periode ulang 5 tahun yang didapatkan hasil curah hujan rancanganya adalah sebesar 139,471 mm.      Hasil analisis menunjukkan, terdapat 9 saluran dari 52 saluran yang tidak mampu menampung debit banjir rancangan, saluran itu adalah saluran 2 di Jalan P. Flores, saluran 7C di Jalan Ladang, saluran 14A di Jalan P. Sadau, saluran 16B di Jalan P. Sulawesi, saluran 19C di Jalan Imam Bonjol, saluran 21 di Jalan RE. Martadinata, saluran 25A di Jalan P. Diponegoro, saluran 26 di Jalan Sebengkok Tiram dan saluran 27 di Jalan KH. Agus Salim. Alternatif yang digunakan sebagai solusi permasalahan ini adalah dengan merencanakan ulang dimensi penampang saluran serta mempertimbangkan nilai ekonomisnya. Kata Kunci: Tarakan, debit banjir rancangan, saluran drainase
Studi Perencanaan Struktur Dengan Sistem Ganda (Dual System) Untuk Menahan Beban Lateral Pada Pembangunan Gedung Pasca Sarjana Universitas Islam Malang Muhibbuddin Kamal; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.482 KB)

Abstract

Pembangunan gedung pasca sarjana di  jalan MT. Haryono 193 – Kota Malang yang berfungsi sebagai gedung perkuliahan dengan 8 lantai struktur dan tinggi gedung 31,5 m, merupakan wilayah dengan resiko gempa kuat, sehingga diperlukan perencanaan struktur yang mampu menerima beban gempa resiko tinggi. Pada tugas akhir ini gedung pasca sarjana dirancang dengan konstruksi beton bertulang dengan sistem ganda (dual system). Perancangan komponen meliputi perancangan pelat, balok,kolom,dan shearwall yang mengacu pada peraturan SNI 1726-2012 dan SNI 2847-2013. Beban yang dianalisis berupa beban mati, hidup, dan gempa (lateral). Mutu baja tulangan ulir fy = 400 Mpa, polos fy= 240Mpa, dan mutu beton fc’= 35 Mpa. Studi perencanaan ini menghasilkan tebal pelat 12 cm dengan tulangan pokok Ø10-130 dan tulangan bagi Ø8 250.  Beban gempa yang ditinjau dengan kombinasi dua arah orthogonal 100%  gaya untuk satu arah ditambah 30% gaya untuk tegak lurus, dengan jumlah gaya geser yaitu Vx= 345922,70kg dan Vy = 267310,06 kg. Balok induk B1dimensi 40cm x 80cm dengan tulangan tumpuan atas 8D22 dan bawah 5D22 dengan sengkang 3Ø10-100, tulangan lapangan atas 4D22 dan tulangan bawah 6D22 dengan sengkang 2Ø10-150, K1 diperoleh tulangan utama 20D25 dengan tulangan sengkang pada daerah tumpuan sebesar 5Ø12-150 dan sengkang lapangan sebesar 5Ø12-200. Sedangkan tulangan horizontal dan vertical shearwall dual layer D22 – 185mm, kolom pada dinding geser 28D25 dengan sengkang 5D13-100 mm. Kata kunci : Sistem Ganda, Shearwall, Tahan Gempa
STUDI EVALUASI PERHITUNGAN PENYESUAIAN HARGA(ESKALASI) PADA PROYEK TOLL ROAD DEVELOPMENT OF SEMARANG – DEMAK PROJECT SEKSI II M Ihya Al Hikam; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.681 KB)

Abstract

ABSTRAK Pekerjaan konstruksi tahun jamak/multi years contract (MYC) memiliki risiko terjadinya kenaikan harga saat pelaksanaan akibat inflasi, nilai harga kontrak yang ditawarkan oleh penyedia jasa pada umumnya menggunakan perhitungan analisis harga satuan pada saat tahun penawaran, kendalanya apabila berganti tahun pelaksanaan maka harga barang dan jasa berubah dengan kecenderungan mengalami kenaikan. Keadaan ini berdampak pada biaya pekerjaan yang dikeluarkan penyedia jasa mengalami kenaikan dan merugikan pihak penyedia jasa apabila tidak dilakukan penyesuaian harga. Adanya eskalasi maka dapat menjamin perubahan harga kontrak ketika sebuah faktor diluar kendali para pihak yang berkontrak terjadi sekaligus menjamin distribusi risiko konstruksi bagi kedua belah pihak.Eskalasi dapat menjamin perubahan harga kontrak ketika faktor diluar kendali para pihak terjadi sekaligus menjamin distribusi risiko konstruksi. Eskalasi diartikan sebagai penyesuaian harga konstruksi terkait dengan perubahan harga pasar. Tujuan penelitian untuk mengetahui eskalasi biaya dan risiko pada Toll Road Development of Semarang – Demak Project Seksi II. Metode yang digunakan untuk eskalasi mengikuti Kontrakdokumen, kontrol kewajaran nilai eskalasi menggunakan future value. Hasil penelitian untuk eskalasi sebesar 2,06% dan nilai future value 9,93% yang menunjukan hasil eskalasi dalam batas kewajaran akibat perubahan nilai mata uang (time value of money) selama pelaksanaan konstruksi.. Kata kunci: Eskalasi, Future Value, Semarang-demak, TollDAFTAR PUSTAKABroto, Y. (2017a) ‘Pemodelan Eskalasi Biaya Proyek Multi Years Dengan Pendekatan Sistem Dinamik’.Broto, Y. (2017b) ‘Pemodelan Eskalasi Biaya Proyek Multi Years Dengan Pendekatan Sistem Dinamik’.Fatoni, A. et al. (2013) ‘ANALISA ESKALASI BIAYA PADA PROYEK INFRASTRUKTUR TAHUN JAMAK (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Waduk Jatigede dan Proyek Pembangunan Waduk Jatibarang)’, Jurnal Karya Teknik Sipil, 2(2), pp. 264–273.Hansen, S. (2015) Manajemen kontrak konstruksi. Gramedia Pustaka Utama.Ibrahim, B. (2003) ‘Rencana dan Estimate Real of cost’.Imany, T.S.T., Hadi, Y.M. and Zakaria, A. (2018) ‘Analisis Harga Satuan Pekerjaan Jalan dan Jembatan Menggunakan Program Lazarus (studi kasus devisi 3, 5, 6, & 7)’, Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain, 4(4).Jurandi, J. and Taufik, H. (no date) ‘Analisis Percepatan terhadap Biaya Proyek (Study Kasus: Kantor Dinas SKPD Gedung B5 Tenayan Raya)’.Riyaadl, M. and Hasyim, M.H. (no date) ‘ANALISIS ESKALASI BIAYA (PENYESUAIAN HARGA) PADA KONTRAK MULTI YEARS (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KELINJAU II KABUPATEN KUTAI TIMUR KALIMANTAN TIMUR)’, p. 4..Sudana, I. (2011) ‘Manajemen Keuangan Perusahaan: Teori & Praktik’. 
Studi Perencanaan Perkerasan Ruas Jalan Km Liang-Morella Kabupaten Maluku Tengah Syahril K Husein; Bambang Suprapto; Anang Bakhtiar
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.462 KB)

Abstract

Di negara kita telah disediakan berbagai sarana transportasi,baik itu berupa transportasi darat, transportasi laut, atau pun transportasi udara. Dengan berkembangnya suatu kawasan transportasi darat jalan km liang-morella, hal ini akan mempunyai pengaruh terhadap tingkat layanan jalan km liang-morella. Kawasan jalan km liang-morella yang menghitung perkerasan jalan kita menghitung dulu LHR (lalu- lintas harian rata-rata),perhitungan ekivalen,perhitungan lintas ekivalen permulaan (LEP),perhitungan lintas ekivalen akhir(LEA),perhitungan lintas ekivalen tengah (LET),perhitungan lintas ekivalen rencana(LER), menentukanfaktor regional, menentukan daya dukung tanah(DDT) dan CBR, menentukan nilai ipo dan ipt, menentukan indeks tebal perkerasan(ITP), koefisien kekuatan relatif, batas minimum tebal perkerasan, tebal lebar lapisan perkerasan, menentukan drainase. Perencanaan drainase,saluran berbentuk persegi dengan dimensi lebar penampang saluran (b) == 0,5 cm,tinggi penampang saluran(h) = 0,8 cm tinggi jagaan (w) = 0,3 cm, yang mana dengan dimensi tersebut saluran dinyatakan aman karena nilai Q saluran lebih besar dari Q rancangan. Kata kunci  : Perencanaan jalan, Saluran drainase, Liang- Morella,Maluku Tengah
Co-Authors Aasniari Aasniari Abdur Rahman Aditya Novan Sasongko Afrizal Fikri Haikal Afrizal Martin Ahmad Sujoni Akni Widiyastuti Al Adlu Syahid Anang Bakhtiar Anita Faradilah Abubakar Anita Rahmawati Ardi Mahmudi Ari Kurniawan Azizah Rachmawati Azizah Rokhmawati Azizah Rokhmawati Azizah Rokhmawati Buchori Muslim Budiman Budiman Dendi Sephanie Deny Firmansyah Kurniawan Dewi Triyanti Dicky Prastianto Dimas Usman Nur Hakim Dita Wahyu Anggraini Dzakaul Fuady Edi Hargono Edwin Mulia Ayu Andini Eko Noerhayati Ery Dharmawan Eva Wulandari Fachrurozi Ilhamsyah Fadilah Fadilah Faizal Rahmadhanny Familia Yunika Winandini Farah Nuriyana Febri Fachrudzi Fitriya Qurota Ayun Hapsari Sulistya Kusuma Hardianti Safitri Hasma Permatasari Putri Henry Simanjuntak Henry Simanjutak Henry Simanjutak Hirijanto Hirijanto I Gusti Bagus Wiksuana Ismaya Adlinatika Ilham Rosyida Javier Achmad Bayhaqi JB Suparyatmo - Karimatun Nur Laily Kefin Putra Kiki Ayu Adelia Kintan Axnestian Pratiwi M Ihya Al Hikam m. mulyadi M. Yusuf Hamzah Mat Saleh Maulidya Agustini Mega Dwi Putri Miqdad Kevin Ni'am Mohamad Afandi Gotawa Mohamad Afiyak Muhammad Aminullah Muhammad Fazli Muhammad Rizal A’rofi Muhammad Saleh Muhammad Waladul Hakiki Muhammad Yusni Anshari Muhibbuddin Kamal Nana Rihana Y wele Nasrullah Nasrullah Naufal Yudhistira Nur Atika Nur Ulmalifaismah Oryza Adaptian Ramadhannu Tri Putra Herdianto Ricky Candra Andrian Rio Miftakul Imam Rispa Eliza Rizal A'rofi Roihan Attammimi Suryateja Rokhmawati, Azizah Sinta Sofiana Wiyanti Soraya Norma Sri Rahmawati Sulasminarti . Sulasminarti Sulasminarti Sumber Jaya Syahril Arifudin Syahril K Husein Tahkikul Fikri Al-zazuli Teguh Argo Tri Andre Winata Tri Wahyudi Sinaga Warda Khumairo Milena Warsito Warsito Warsito Warsito YENI SAFITRI Zakiya Zakiya