Claim Missing Document
Check
Articles

Aplikasi Tabungan Siswa Smp Negeri 3 Gadingrejo Berbasis Web Bambang Suprapto; Henry Simanjutak; Ardi Mahmudi
Jurnal Informatika Software dan Network (JISN) Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Informatika Software dan Network (JISN)
Publisher : Jurnal Informatika Software dan Network (JISN) diterbitkan oleh Lembaga Penelitian AMIK Dian Cipta Cendikia Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1958.319 KB)

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Gadingrejo atau dikenal juga dengan nama SPENTAGA, adalah salah satu SMP Negeri di Kabupaten Pringsewu Sistem tabungan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Gadingrejo pada saat ini masih dilakukan secara manual sehingga menimbulkan permasalah – permasalahan, antara lain proses pencatatan data siswa,penggunaan buku besar masih di gunakan kurang efesien. Penelitian pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Gadingrejo ini dilakukan menggunakan Metode Extreme Programming. Tahapan pertama yaitu Identifikasi masalah di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Gadingrejo sebagai tempat penelitian. Tahapan kedua dilakukan analisis kebutuhan untuk mengetahui teknologi yang cocok untuk diterapkan, perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan, sera pengguna yang akan menggunakan sistem ini. Tahapan keempat yaitu implementasi atau pengembangan sistem. Tahap terakhir yaitu tahap pengujian. Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan sebagai berikut untuk menginput data tabungan siswa yang berbasis web secara sistematis dan terstruktur, sehingga dapat digunakan Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Gadingrejo untuk mengurangi permasalahan – permasalahan yang terjadi dalam sistem yang berjalan saat ini. Pengelolahan data tabungan siswa dapat dilakukan secara cepat mempermudah inputan data siswa.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN SISTEMDISTRIBUSI AIR BERSIHDAN AIRLIMBAH DIGEDUNG NEO HOTEL MALANG Kiki Ayu Adelia; Bambang Suprapto; Anita Rahmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Neo merupakan salah Hotel yang berada pada kota Malang. Perencanaan distribusi air bersih pada hotel ini bertujuan untuk mengetahui jumlah kebutuhan air sehingga dapat diketahui kapasitas tampungan, jaringan pipa, diameter pipa dengan kehilangan energinya, besarnya tekanan serta kapasitas dan daya pompa yangdigunakan. Sedangkan perencanaan system pembuangan air limbah akan diketahui jumlah debit air limbah, kapasitas bak ekualisasi (sum pit), jaringan pipa, diameter pipa serta kapasitas pompa air limbah. Sistem distribusi air bersih yang digunakan adalah sistem tangki atap dan dari hasil perhitungan didapatkan total kebutuhan air bersih adalah 103,92m3 /hari, kapasitas tangka bawah yang didistribusikan ke tangka atap yaitu berkapasitas 12m3 . Sedangkan pipa yang digunakan adalah pipa PVC dengan diameter 15 mm sampai 65 mm. Untuk sistem pipa air kotor dan air buangan dipisahkan. Air kotor ditampung oleh Bio Septic Tank. Air kotor dan air buangan dialirkanmenuju pipa shaft yang berdiameter antara 65 mm( 2 ½ inchi)sampai 100 mm (4 inchi). Air kotor dan air buangan daripipa shaft kemudian melewati pipa utama yang berdiameter 100 mm( 4 inch) samapai 200 ( 8 inch).Kata Kunci : Sistem Distribusi Air Bersih dan Sistem Pembuangan Air Limbah
STUDI PERENCANAAN SISTEM JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH PADA PERUMAHAN THE OZ-AUSTRALIAN CITY OF MALANG Warda Khumairo Milena; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Malang termasuk daerah yang padat penduduk dan tiap tahunnya semakin meningkat, maka dari itu perlu dilakukan pengembangan kebutuhan air bersih. Studi perencanaan di Perumahan ini bertujuan untuk merencanakan Sistem Jaringan Pipa Distribusi Air Bersih di Perumahan The Oz – Australian City Of Malang yang berada di Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Perencanaan Kebutuhan Air Bersih ini menggunakan estimasi Pertumbuhan Penduduk 10 Tahun mendatang. Pengolahan data di penelitian ini memakai aplikasi Epanet 2.2 dengan memasukkan hasil perhitungan diameter pipa, kecepatan pada jam puncak, data pipa primer, pipa sekunder dan pipa tersier yang langsung disambungkan ke rumah penduduk. Hasil dari Output Software Epanet 2.2 menunjukkan Kebutuhan Air pada Jam Puncak sebesar 9,12 liter/deti, sehingga memenuhi Debit Air yang tersedia sebesar 15 liter/detik. Dimensi yang dihasilkan adalah Diameter Pipa Primer 225 mm atau 9”, Diameter Pipa Sekunder 160 mm atau 6”, dan Diameter Pipa Tersier 40 mm atau 1 1/4 “. Dengan Kedalaman Pipa Primer 0,9 m, Pipa Sekunder 0,8 m; dan Pipa Tersier 0,7m.Kata Kunci : Distribusi Air Bersih, Perumahan The Oz Australian City Of Malang, Software Epanet 2.2
OPTIMASI PEMBERIAN AIR DAERAH IRIGASI DELTA BRANTAS SALURAN SEKUNDER KREMBUNG KABUPATEN SIDOARJO Dita Wahyu Anggraini; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Daerah Irigasi Delta Brantas Saluran Sekunder Krembung merupakan daerah irigasi yang terletak di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur dengan luas baku sawah 649 Ha. Dari pengamatan sebelumnya, awal tanam DI. Delta Brantas Saluran Sekunder Krembung dimulai dari awal November dengan jenis pola tanam padi, palawija dan tebu. Tidak seluruh area tersebut dapat ditanami secara maksimal. Pengaturan pola tanam yang kurang maksimal menjadi faktor utama yang menyebabkan seluruh lahan pertanian di DI. Delta Brantas Saluran Sekunder Krembung tidak dapat ditanami secara merata. Oleh karena itu salah satu upaya yang dapat dilakukan saat ini adalah optimasi pemberian air daerah irigasi dengan mengoptimalkan debit irigasi dengan mencoba tiga alternatif pola tanam dan keuntungan yang di dapat dari hasil optimasi ketersediaan debit, serta pengaturan tinggi pintu air sesuai dengan debit yang tersedia. Untuk analisa ini menggunakan program linear dengan program bantu Solver dari Microsoft Excel.Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan pola tanam yang terbaik dan pengaturan tinggi pintu air yang tepat sesuai dengan besarnya debit yang tersedia. Sehingga pembagian debit air irigasi yang tersedia di Daerah Irigasi dapat dilakukan secara optimal. Dari hasil penelitian di Daerah Irigasi Krembung dengan cara mencoba – coba dengan 3 alternatif pola tanam di dapat bahwa di Daerah Irigasi Krembung, Pola Tata Tanam alternatif I padi/tebu – padi/palawija/tebu – palawija dengan keuntungan Rp. 110.019.604.000,- dengan luas tanam maksimal adalah 649 Ha. Serta tinggi bukaan pintu pada jaringan irigasi sesuai pola tanam alternatif I musim tanam I pada saluran Bkg. 3.ka. dengan tinggi bukaan 0,216m, musim tanam II dengan tinggi bukaan 0,318m, musim tanam III dengan tinggi bukaan 0,286 m. Dengan demikian, sebaiknya setiap daerah irigasi selayaknya dilakukan optimasi yaitu dapat mengoptimalkan debit air yang tersedia dengan alternatif pola tanam terbaik serta memperhatikan tinggi bukaan pintu yang sesuai dengan debit yang tersedia. Kata Kunci : DI Krembung, Optimasi, Pola Tata Tanam, Solver ABSTRACT  Delta Brantas Irrigation Area Krembung Secondary Channel is an irrigation area located in Sidoarjo Regency, East Java with an area of 649 Ha of rice fields. From previous observations, the initial planting of DI. Delta Brantas Krembung Secondary Channel starts from early November with rice, secondary crops and sugar cane. However, not the entire area can be planted to its full potential. The arrangement of cropping patterns that are less than optimal is the main factor that causes all agricultural land in DI. Delta Brantas Krembung Secondary Channel cannot be planted evenly. Therefore, one of the efforts that can be done at this time is optimizing the provision of irrigation water by optimizing irrigation discharge by trying three alternative cropping patterns and the benefits obtained from the results of optimizing the availability of discharge, and setting the floodgate height according to the available discharge. For this analysis using a linear program with the Solver program from Microsoft Excel. The purpose of this study was to obtain the best cropping pattern and setting the right floodgate height according to the amount of available discharge. So that the distribution of irrigation water discharge available in the Irrigation Area can be carried out optimally. From the results of the research in the Krembung Irrigation Area by experimenting with 3 alternative cropping patterns, it was found that in the Krembung Irrigation Area, the alternative Cropping Pattern I was rice/sugarcane – rice/palawija/sugarcane – palawija with a profit of Rp. 110,019,604,000,-. As well as the height of the door opening on the irrigation network according to the alternative cropping pattern I for the first planting season on the Bkg channel. 3.ka. with an opening height of 0.216 m, planting season II with an opening height of 0.318 m, planting season III with an opening height of 0.286 m. Thus, every irrigation area should be optimized, that is, it can optimize the available water flow with the best alternative cropping pattern and pay attention to the height of the door opening in accordance with the available discharge.Keywords: DI Krembung, Optimazion, Planting Patterns, Solver
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR KOMPOSIT PADA RUMAH SAKIT HERMINA TANGKUBAN PRAHU MALANG Dicky Prastianto; Warsito Warsito; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

                                                     ABSTRAK Gedung Rumah Sakit Hermina Tangkuban Prahu Malang  dibangun  rawat inap dengan  panjang bangunan 30 m, lebar bangunan 16 m, tinggi bangunan 29 m yang memiliki total 7 lantai menggunakan struktur beton bertulang. Penulis merencanakan struktur baja yang merupakan struktur  yang terdiri dari dua atau lebih material. Hasil dari studi perencanaan ini adalah tebal plat 12,5 mm untuk plat lantai 1 s/d 6 dengan tulangan tumpuan dan lapangan Ø 10 – 150, sedangakn pelat atap digunakan ketebalan 100 mm dengan tulangan tumpuan dan tulangan Ø 10 – 150. Balok anak menggunakan dimensi  WF 350.175.7.11, 300.200.8.12,  300.150.6,5.9,  300.200.8.12,  balok anak plat atap menggunakan dimensi  WF 350.175.7.11, 300.200.8.12, 300.150.6,5.9; balok induk dimensi WF 500.300.11.15  Kolom komposit menggunakan dimensi WF 600.300.12.23 dengan besar kolom 70 cm × 70 cm. Menggunakan tulangan longitudinal 4 Ø 16 dan Ø10 – 200  tulangan sengkang; Pondasi tiang pancang  ukuran poer pondasi 2,4 m × 2,4 m, berdiameter Ø40 cm berjumlah 4 tiang dalam 1 pondasi. Jarak antar tiang 120 cm dan kedalam tiang 20 m. Tulangan pokok 13 D 22 mm dan tulangan spiral D13-22 mm.Kata Kunci : Struktur komposit, LRFD, ETABS 2020,Rumah sakit Hermina Tangkuban Prahu Malang ABSTRACT Hermina Tangkuban Prahu Hospital Malang was built as an inpatient facility  building length of 30 m, building width  16 m, and  building height  29 m which has a total of 7 floors using a reinforced concrete structure. The author plans a composite structure which is a structure consisting of two or more materials. The results of this planning study are 12.5 mm thick slab for floor slabs 1 to 6 with pedestal and field reinforcement 10 - 150, while the roof slab is used with a thickness of 100 mm with pedestal reinforcement and reinforcement 10 - 150. Child beams use dimensions WF 350.175.7.11, 300.2000.8.12, 300.150.6.5.9, 300.2000.8.12, roof plate beams using dimensions WF 350.175.7.11, 300.2000.8.12, 300.150.6.5.9; main beam dimensions WF 500.300.11.15 Composite columns using dimensions WF 600.300.12.23 with a column size of 70 cm × 70 cm. Using 4 16 and 10 – 200 longitudinal reinforcement; The pile foundation has a poer size  2.4 m × 2.4 m,  diameter 40 cm, totaling 4 piles in 1 foundation. The distance between the poles is 120 cm and the inside of the pole is 20 m. 13 D 22 mm staple reinforcement and D13-22 mm spiral reinforcement.Keywords: Composite structure,LRFD,ETABS 2020, Hermina Tangkuban Prahu Hospital Malang
STUDI PERENCANAAN NORMALISASI SUNGAI KOBE DI KECAMATAN WEDA TENGAH KABUPATEN HALMAHERA TENGAH Nana Rihana Y wele; Azizah Rokhmawati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK                Sungai Kobe adalah salah satu sungai yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah tepatnya di Kecamatan Weda Tengah dengan Panjang 45 km dengan luas Daerah Aliran Sungai (DAS) 814,32 km2. Sepanjang aliran sungai Kobe tidak memiliki bangunan pengendalian banjir seperti tanggul. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengendalikan banjir adalah dengan melakukan perencanaan tanggul sungai. Tanggul merupakan salah satu cara yang sangat penting dalam usaha untuk pencegahan banjir. Di dalam perhitungan debit banjir rancangan dari data hujan 10 tahun terakhir yaitu dari tahun 2011-2020 dengan 3 stasiun diantaranya Stasiun Kobe, Stasiun Weda, dan Stasiun Nusliko. Penggunaan aplikasi HEC-RAS juga dilakukan dengan cara menganalisa curah hujan rata-rata, menghitung curah hujan rencana, menghitung kapasitas sungai, dan memasukkan data-data terkait dalam aplikasi HEC-RAS. Hasil penelitian debit banjir rancangan dengan menggunakan Metode HSS Nakayassu dengan kala ulang 25 tahun adalah sebesar 2206,2 m3/det. Berdasarkan perolehan dari debit banjir tersebut maka Sungai Kobe Kabupaten Halmahera Tengah perlu dilakukan perencanaan tanggul dengan tinggi tanggul 6,49 = 6,50 m dari permukaan tanah dan lebar tanggul yaitu 5 m. Kata kunci: HEC-RAS, Pengendalian Banjir, Tanggul. ABSTRACT  The Kobe River is one of the rivers in Central Halmahera Regency, precisely in Central Weda District, with a length of 45 km with an area of 814,32 km2 of watershed. Along the Kobe river, there are no flood control structures such as dams or embankments. One of the efforts that can be done to control flooding is by planning river embankments. Embankments are one of the most important ways to prevent flooding. In calculating the design flood discharge from rain data for the last 10 years, namely from 2011-2020 with 3 stations including Kobe Station, Weda Station, and Nusliko Station. The use of the HEC-RAS application is also carried out by analyzing the average rainfall, calculating the planned rainfall, calculating river capacity, and entering related data in the HEC-RAS application. The results of the design flood discharge research using the HSS Nakayassu method with a return period of 25 years is 2206.2 m3/sec. Based on the results of the flood discharge, the Kobe River, Central Halmahera Regency, needs to be planned for an embankment with a dike height of 6,49 = 6,50 m from the ground surface and a dike width of 5 m. Keywords: Embankment, Flood Control, HEC-RAS. 
STUDI EVALUASI SALURAN DRAINASE DI KECAMATAN GONDANGLEGI KABUPATEN MALANG Nur Atika; Bambang Suprapto; Azizah Rokhmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Gondanglegi merupakan salah satu kabupaten berada di Kabupaten Malang. Kecamatan Gondanglegi memiliki luas area sebesar 79,74 km2. Pada daerah Kecamatan Gondanglegi terdapat 7 (tujuh) saluran drainase yang tidak dapat menampung debit air akibat sering terjadi banjir dengan intensitas curah hujan yang tinggi. Saluran drainase di daerah Kecamatan Gondanglegi ini adalah bangunan tua itu sendiri dan perlu dievaluasi dan ditingkatkan. Perhitungan curah hujan rencana menggunakan data curah hujan pada tiga stasiun penakar hujan, yaitu gondanglegi, stasiun blambangan, dan stasiun karangsuko. Itulah yang ingin diketahui oleh penelitian ini curah hujan rancangan, debit banjir rancangan, debit eksisting, dan dimensi saluran rencana pada daerah saluran drainase di Kecamatan Gondanglegi. Studi ini menggunakan software Arcgis 10.3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa saluran 2A memiliki dimensi  B (lebar saluran) 0,8 m, H (tinggi saluran) 0,5 m, dan Qeks (laju aliran saluran) 2,25 m3/s. Oleh karena itu, saluran 2A dapat menerima drainase yang dialirkan. Kata kunci: Arcgis 10.3, Dimensi Saluran, Kecamatan Gondanglegi.
Evaluasi Saluran Drainase Perkotaan Pada Kecamatan Lowokwaru Kota Malang Eva Wulandari; Bambang Suprapto; Azizah Rokhmawati
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drainase yang ada di Kota Malang khususnya di Kecamatan Lowokwaru terbilang masih kurang memadai untuk menampung dan mengalirkan air yang mengakibatkan terjadinya banjir atau genangan di daerah tersebut. Untuk itu dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar curah hujan rancangan, debit banjir rancangan dan kapasitas saluran drainase yang ada di kecamatan lowokwaru, serta untuk mengevaluasi dimensi saluran drainase rencana yang sudah ada di Kecamatan Lowokwaru dengan kala ulang 5 tahun. Metode yang digunakan dalam pengolahan data yaitu menggunakan perhitungan manual sesuai dengan metode rasional untuk perencanaan drainase. Tahapan penelitian ini dimulai dari proses pengumpulan data, analisis hidrologi, perhitungan debit rancangan, perhitungan kapasitas dimensi dan evaluasi saluran drainase. Berdasarkan hasil penelitian didapat besarnya curah hujan rancangan dengan kala ulang 5 tahun adalah 122,9546 mm, besarnya debit rancangan total adalah 22,9970 m3/dt, saluran dengan kapasitas daya tampung terbesar adalah saluran 39B yaitu 5,0723 m3/dt, setelah dilakukan evaluasi terhadap 56 saluran yang ada di Kecamatan Lowokwaru didapat hasil sebanyak 14 saluran tidak mampu memenuhi kapasitas debit banjir rancangan yang ada yaitu, saluran 9, saluran 12, saluran 13, saluran 14, saluran 15, saluran 16, saluran 17A, saluran 17B, saluran 18, saluran 19, saluran 20, saluran 38, saluran 42, saluran 47. Untuk itu akan dilakukan perbaikan dengan menambah tinggi dimensi saluran penampang yang ada.Kata Kunci: Drainase, Evaluasi, Kecamatan Lowokwaru
STUDI EVALUASI PENGOPERASIAN PINTU BENDUNG GERAK UNTUK PENGENDALI BANJIR DI KABUPATEN OKU TIMUR SUMATERA SELATAN Fitriya Qurota Ayun; Eko Noerhayati; Bambang Suprapto
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 12 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah kabupaten Oku Timur Provinsi Sumatera Selatan tepatnya di daerah Sungai Komering sering terjadi becana banjir. Tingginya curah hujan dan outflow dari Bendung Perjaya dapat mengakibatkan sungai atau saluran air tidak mampu menampung debit air dan . sehingga sungai atau saluran air meluap dan menyebabkan banjir. Lamanya curah hujan dengan intensitas tinggi merupakan faktor utama yang menyebabkan risiko banjir. Salah satu upaya penanganan masalah tersebut adalah dengan mensimulasi bukaan pintu dengan Kala Ulang 50 tahun. Metode yang digunakan untuk mencari debit banjir rancangan pada Bendung Perjaya adalah Metode hidrograf nakayasu, yang berfungsi untuk menjaga tinggi muka air agar tetap pada kondisi normal, Dan mengetahui pola operasi Bendung Gerak Perjaya yang mengacu pada buku pedoman dasar pengoperasian Bendung Gerak dari Dinas PU Oku Timur, Agar pengoperasian bendung lebih efektif dan menjaga elevasi muka air, sehingga aliran air bisa terkontrol dengan baik.Hasil penelitian Debit banjir rancangan  dengan  menggunakan Kala Ulang 50 Tahun diperoleh debit sebesar Q = 161,56 m3/det. Dan simulasi bukaan pintu air saat kondisi meluap adalah sebesar 0,9 m. pengoperasian pintu akan dimulai ketika Q>9,36 m3/dt dengan Tinggi bukaan awal pintu Flap Gate minimum 0,1 m.Kata Kunci : Bendung Peraya, pengoprasian pintu, simulasi pintu.
PENINGKATAN KEUNTUNGAN MELALUI OPTIMASI SISTEM PEMBERIAN AIR DAERAH IRIGASI MOLEK DENGAN PROGRAM LINIER Eko Noerhayati Noerhayati; Bambang Suprapto Suprapto; Al Adlu Syahid
Jurnal Teknika Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Teknika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/teknika.v9i1.6

Abstract

Daerah yang menjadi objek adalah daerah irigasi juru Sumber Pucung, dimana daerah juru ini merupakan juru terakhir dari daerah irigasi Molek. Luas Juru Sumber Pucung adalah 1050 ha. Juru Sumberpucung memiliki ketersediaan debit yang terbatas namun pola tata tanamdaerah irigasi ini tidak disesuaikan dengan debit yang tersedia. Oleh karena itu perlu dilakukan optimasi pola tata tanam agar hasil panen menjadi maksimal dengan debit yang tersedia. Metode yang digunakan adalah matematik program linierdimulai dengan menentukan variabel-variabel keputusan yang hendak dicari nilaioptimumnya, yang kemudian dibentuk fungsi tujuannya. Kemudiandiidentifikasikan kendala-kendala yang dihadapi dan dinyatakan secara fungsional, berupa persamaan atau pertidakpersamaan. Model pola tata tanam dilakukan 3 model selanjutnya dilakukan perhitungan atau iterasi untuk mencapai kondisi optimum. Hasil kajian menunjukan bahwa keuntungan maksimum dari optimasi adalah pada pola tata tanam alternatif III, yaitu sebesar Rp.86.483.810.550,-
Co-Authors Aasniari Aasniari Abdur Rahman Aditya Novan Sasongko Afrizal Fikri Haikal Afrizal Martin Ahmad Sujoni Akni Widiyastuti Al Adlu Syahid Anang Bakhtiar Anita Faradilah Abubakar Anita Rahmawati Ardi Mahmudi Ari Kurniawan Azizah Rachmawati Azizah Rokhmawati Azizah Rokhmawati Azizah Rokhmawati Buchori Muslim Budiman Budiman Dendi Sephanie Deny Firmansyah Kurniawan Dewi Triyanti Dicky Prastianto Dimas Usman Nur Hakim Dita Wahyu Anggraini Dzakaul Fuady Edi Hargono Edwin Mulia Ayu Andini Eko Noerhayati Ery Dharmawan Eva Wulandari Fachrurozi Ilhamsyah Fadilah Fadilah Faizal Rahmadhanny Familia Yunika Winandini Farah Nuriyana Febri Fachrudzi Fitriya Qurota Ayun Hapsari Sulistya Kusuma Hardianti Safitri Hasma Permatasari Putri Henry Simanjuntak Henry Simanjutak Henry Simanjutak Hirijanto Hirijanto I Gusti Bagus Wiksuana Ismaya Adlinatika Ilham Rosyida Javier Achmad Bayhaqi JB Suparyatmo - Karimatun Nur Laily Kefin Putra Kiki Ayu Adelia Kintan Axnestian Pratiwi M Ihya Al Hikam m. mulyadi M. Yusuf Hamzah Mat Saleh Maulidya Agustini Mega Dwi Putri Miqdad Kevin Ni'am Mohamad Afandi Gotawa Mohamad Afiyak Muhammad Aminullah Muhammad Fazli Muhammad Rizal A’rofi Muhammad Saleh Muhammad Waladul Hakiki Muhammad Yusni Anshari Muhibbuddin Kamal Nana Rihana Y wele Nasrullah Nasrullah Naufal Yudhistira Nur Atika Nur Ulmalifaismah Oryza Adaptian Ramadhannu Tri Putra Herdianto Ricky Candra Andrian Rio Miftakul Imam Rispa Eliza Rizal A'rofi Roihan Attammimi Suryateja Rokhmawati, Azizah Sinta Sofiana Wiyanti Soraya Norma Sri Rahmawati Sulasminarti . Sulasminarti Sulasminarti Sumber Jaya Syahril Arifudin Syahril K Husein Tahkikul Fikri Al-zazuli Teguh Argo Tri Andre Winata Tri Wahyudi Sinaga Warda Khumairo Milena Warsito Warsito Warsito Warsito YENI SAFITRI Zakiya Zakiya