Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH KOMODITI PADI MENJADI KOMODITI JAGUNG DI DUSUN UMA BUNTAR DESA PELAT KECAMATAN UNTER IWES Novianti Novianti; Nila Wijayanti; Siti Nurwahidah
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i1.1117

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi alih komoditi padi menjadi komoditi jagung di Dusun Uma Buntar Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret - April 2022 di Dusun Uma Buntar Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang merupakan anggota kelompok tani yang diambil dengan menggunakan teknik secara quota sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara atau kuisioner dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa faktor - faktor yang mempengaruhi petani melakukan alih komoditi di Dusun Uma Buntar berdasarkan aspek ekonomi yaitu hasil produksi dengan indeks skor 84,75% sangat berpengaruh, faktor hama dan penyakit dengan indeks skor 78,25% berpengaruh, faktor harga dengan indeks skor 86,00% sangat berpengaruh, faktor infrastruktur dengan indeks skor 76,00% berpengaruh dan aspek sosial yaitu faktor budaya dengan indeks skor 67,50% berpengaruh, dan faktor kebutuhan sekunder dengan indeks skor 88,25% sangat berpengaruh. Faktor yang paling mempengaruhi terjadinya alih komoditi berdasarkan aspek ekonomi adalah faktor hasil produksi, faktor harga sedangkan berdasarkan aspek sosial adalah faktor budaya yang dimana petani melakukan gotong royong (Basiru) dan faktor kebutuhan sekunder. Pengaruh alih komoditi berdasarkan aspek sebagai berikut : (1) aspek ekonomi indeks skor 81,25% kategori sangat berpengaruh, (2) Aspek sosial indeks skor 75,38% kategori berpengaruh.
BAURAN PEMASARAN USAHA KRUPUK ATUM SALENG BEME DI DUSUN SAMPAR LAYANG DESA PEMANTO KECAMATAN EMPANG Yeni Citra; Siti Nurwahidah; Alia Wartiningsih
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i1.1123

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bauran pemasaran usaha krupuk atum Saleng Beme di Dusun Sampar Layang Desa Pemanto Kecamatan Empang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2022 Di Dusun Sampar Layang Desa Pemanto Kecamatan Empang. Penelitian ini di lakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan sampel sebanyak 30 responden yang membeli krupuk atum di Saleng Beme yang diambil dengan menggunakan teknik accidental sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara atau kuesioner, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian diketahui bauran pemasaran dilakukan usaha krupuk atum Saleng Beme pada produk yaitu memasarkan produk krupuk atum dengan jenis kemasan standing pouch dan plastik poliprolen. Penetapan harga disesuaikan dengan pasaran dan juga ditawarkan sesuai dengan ukuran kemasan. Tempat atau lokasi sangat mudah dijangkau oleh konsumen. Promosi menggunakan media online dan ofline yang berupa promosi dari mulut ke mulut dan pemasangan spanduk untuk menarik perhatian konsumen. Tanggapan konsumen terhadap bauran pemasaran berdasarkan masing-masing aspek sebagai berikut: (1) aspek produk kategori baik, (2) aspek harga kategori baik, (3) aspek tempat kategori baik, (4) aspek promosi kategori baik dan dapat dikatakan bahwa bauran pemasaran yang diterapkan oleh usaha krupuk atum Saleng Beme sudah berjalan dengan baik.
BAURAN PEMASARAN USAHA TEMPE DI DESA LUNYUK ODE KECAMATAN LUNYUK Dandi Saputra; Nila Wijayanti; Siti Nurwahidah
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i2.1279

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bauran pemasaran usaha tempe di Desa Lunyuk Ode Kecamatan Lunyuk. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2022 di Desa Lunyuk Ode Kecamatan Lunyuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jumlah 30 sampel yang terdiri dari 1 pemilik dan 29 konsumen yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling atau secara sengaja. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian diketahui produk yang ada di UD. Barokah menjadi tiga macam ukuran kemasan dan harga diantaranya ukuran kecil seharga Rp.2.000/pcs, ukuran sedang dengan harga Rp.3.000/pcs, dan ukuran besar dengan harga Rp.5000/pcs. Tempat atau lokasi UD. Barokah cukup strategis dan promosi yang dilakukan menggunakan promosi secara langsung. Tanggapan konsumen terhadap bauran pemasaran berdasarkan masing-masing aspek sebagai berikut : (1) aspek produk kategori sangat baik, (2) aspek harga kategori baik, (3) aspek tempat sangat baik, dan (4) aspek promosi 04 kategori baik, maka dapat dikatakan bahwa bauran pemasaran yang diterapkan oleh UD. Barokah sudah berjalan dengan baik.
PERSEPSI PETANI TERHADAP PENERAPAN KARTU TANI DI DESA LABUHAN BADAS Yudi Teguh Kristianto; Siti Nurwahidah; Alia Wartiningsih
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v3i2.1280

Abstract

Penyebab utama permasalahan distribusi pupuk disebabkan oleh sistem yang diterapkan saat ini belum berjalan optimal. Permasalahan yang umum terjadi berupa kelangkaan pupuk bersubsidi, keterlambatan distribusi pupuk, ketidaktepatan sasaran, dan harga yang di atas ketentuan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah mencanangkan Program Kartu Tani.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu persepsi petani tarhadap penerapan kartu tani di Desa Labuhan Badas. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Maret 2021 di Desa Labuhan Badas Kecamatan Labuhan Badas. Penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif jumlah sampel sebanyak 41 responden yang memiliki kartu tani yang diambil dengan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 15%. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara atau kuesioner, dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa persepsi petani secara umum terhadap pemanfaatan kartu tani tergolong dalam kategori tidak baik dengan jumlah skor 95.34. Hal ini berbanding terbalik dengan setiap indikator yang dinilai dengan kategori cukup baik. Pemanfaatan kartu tani dalam kemudahan mendapatkan pupuk bersubsidi memiliki nilai rata-rata skor sebesar 32.67 dan tergolong dalam kategori cukup baik. Kemudahan penjualan hasil panen oleh off taker secara umum memiliki rata-rata skor sebesar 31.30 dan tergolong dalam kategori cukup baik. Demikian pula, Kemudahan akses pembiayaan KUR memiliki rata-rata skor sebesar 31.37 dan tergolong dalam kategori cukup baik.
ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI BENIH PADI BERSERTIFIKAT PADA BBI PERTANIAN UPB UTAN KABUPATEN SUMBAWA Yadi Hartono; Siti Nurwahidah; Lukman Hakim; Syahdi Mastar; Annas Annas
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1681

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, proses dan pengawasan produksi benih padi bersertifikat pada BBI Pertanian UPB Utan. Tujuan penelitian dijawab dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sebagai salah satu fungsi manajemen telah dijalankan oleh BBI Pertanian UPB Utan dalam kegiatan produksi benih sertifikat. Hal ini ditandai dengan tersedianya dokumen perencanaan produksi yang dinamai Rencana kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). RKAB memuat hal-hal diantaranya: target produksi dan luas lahan tanam, jadwal semai dan tanam; jadwal pemeriksaan tanam; (c). jumlah/target produksi dan mekanisme penyaluran benih ke pasar/petani, dan lain-lain. BBI Pertanian UPB Utan juga telah menjalankan manajemen produksi yang mencakup penetapan rancangan sistem produksi serta pengoperasian dan pengendalian sistem produksi. Hal ini dilihat dari mekanisme pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi. Dalam hal produksi benih BBI Pertanian UPB Utan selalu mengacu pada SOP produksi benih bersertifikat dimulai dari: pengadaan benih sumber, penyiapan lahan lahan/areal penangkarang hingga pengemasan dan pemasangan label. Terakhir, BBI Pertanian Utan juga telah menjalankan ke 4 fungsi pengawasan, yaitu fungsi Routing, fungsi Loading dan Scheduling dan fungsi Dispatching dan fungsi Follow-up. Hal ini tercermin dari mekanisme pengawasan yang melibatkan pihak luar yakni BPSB dan pengawasan dilakukan secara sistematis mulai dari fase sebelum tanam sampai pelabelan benih. Pengawasan juga dilakukan pengaturan muatan pekerjaan baik pada pengawasan lapangan maupun pengawasan laboratorium.
PERAN PENYULUH PERTANIAN DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK TANI DI DESA LESENG KECAMATAN MOYO HULU KABUPATEN SUMBAWA Siti Nurwahidah; Yadi Hartono; Alia Wartiningsih; Nila Wijayanti; Ratna Gumanti
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v4i2.1684

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Responden dalam penelitian ini berasal dari ketua, sekretaris, dan tiga orang anggota dari kelompok tani. Kelompok tani yang menjadi sampel penelitian yaitu 10 kelompok tani dengan 5 kelompok tani merupakan kelas lanjut dan 5 kelompok tani kelas pemula. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, skala likert, dan uji korelasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat peran Penyuluh Pertanian Lapangan dalam upaya pengembangan Kelompok Tani di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa tergolong tinggi dengan nilai 75,136%. Persentase peran penyuluh sebagai Fasilitator 74,88%, Inovator 74,40%, Motivator 74,24%, Dinamisator 75,36%, dan Edukator 74,08%. Hal ini menunjukkan bahwa Penyuluh Pertanian di Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu berperan dengan baik dan menghasilkan persentase dengan kategori Tinggi. Hasil uji korelasi Peran Penyuluh (X) dalam Pengembangan Kelompok Tani (Y) menghasilkan hubungan yang cukup, kuat, dan signifikan.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN VARIETAS JAGUNG HIBRIDA DI DESA POTO KECAMATAN MOYO HILIR Siti Nurwahidah; Syahdi Mastar; Muhammad Aries Zukhri Angkasa; Alia Wartiningsih; Fifi Tri Tarini
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1854

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi penggunaan varietas benih jagung hibrida di Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir. Pemelihan Lokasi dilakukan secara sengaja (Purposive sampling) yaitu dengan pertimbangan bahwa Desa Poto merupakan salah satu Desa yang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan memiliki luas lahan pertanian yang cukup besar yaitu seluas 770 Ha. Responden dalam penelitian ini adalah Masyarakat Desa Poto yang merupakan petani jagung hibrida, jumlah responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 40 orang responden. Metode analisis Regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu Y = -1,586 + 0,018X1 + -0,762X2 + 0,000X3 + 0,031X4. Berdasarkan uji simultan diperoleh nilai F hitung sebesar 39,286. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa nilai F hitung > F tabel sebesar 39,286 > 2,641, sehingga dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti variabel harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan” secara bersama-sama berpengaruh terhadap  penggunaan varietas benih. Hasil analisis koefisien determinasi (R2) menggunakan SPSS 16, diperoleh nilai R (koefisien determinasi) sebesar 0,797  yang artinya 79,7% penggunaan varietas benih (Y) dipengaruhi oleh harga benih, luas lahan, pengalaman dan pendapatan, sedangkan sisanya 20,3% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian. Hasil perhitungan secara parsial variabel harga benih  (X1) berpengaruh secara signifikan terhadap penggunaan varietas benih hibrida (Y), sedangkan variabel luas lahan, pengalaman usahatani dan pendapatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap varietas benih (Y)
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PRODUK MINUMAN UMKM YANG MEMILIKI SERTIFIKAT HALAL DI KABUPATEN SUMBAWA Siti Nurwahidah; Alia Wartiningsih; Yadi Hartono; Lukman Hakim; Artya Nanda
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i1.1855

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan produk minuman umkm yang memiliki sertifikat halal di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas. Penentuan lokasi dilakukan secara purposive (sengaja) di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas dengan pertimbangan bahwa di dua Kecamatan tersebut banyak UMKM minuman yang memiliki sertifikat halal. Responden dalam penelitian ini adalah umkm minuman di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas dengan jumlah sampel sebanyak 40 umkm minuman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Analisis data dengan menggunakan tehnik analisis regresi linier berganda. Hasil perhitungan regresi yaitu nilai koefisien determinasi (R square) sebesar 0.962 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel bebas (jam kerja, volume penjualan, modal, dan promosi & delivery) terhadap variabel terikat (pendapatan) adalah sebesar 96,2% sedangkan sisanya 3,8%. Hasil pengujian secara parsial yang menunjukkan signifikan atau berpengaruh terhadap pedapatan UMKM minuman yaitu variabel jam kerja,  variabel volume penjualan , dan variabel modal Sedangkan yang tidak signifikan yaitu variabel variabel Promosi & Delivery. Berdasarkan hasil pengujian koefisien regresi pada Uji-F (serentak) variabel (jam kerja, volume penjualan, modal, dan promosi & delivery),  secara simultan atau bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM minuman di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas
ANALISIS EFEKTIFITAS PENYALURAN PUPUPK BERSUBSIDI (STUDI KASUS DI DESA NGERU KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA) Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Siti Nurwahidah; Galang Prakosa
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v5i2.1991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektifitas Penyaluran Pupuk bersubsidi (Studi Kasus di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2024. Penelitian ini menganalisis efektifitas menggunakan 6 indikator yaitu Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Jenis, Tepat Waktu, Tepat Harga dan Tepat Mutu yang kemudian dianalisis dengan metode Skala Likert, analisis efektifitas dan Regresi Linier Berganda . Dengan jumlah responden sebanyak 40 petani. Hasil penelitian diperoleh bahwa responden menyatakan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Cukup efektif dan dilihat dari masing-masing indikator yaitu tepat jenis (Efektif) , tepat harga (Cukup Efektif), tepat tempat (Cukup Efektif), tepat mutu (Cukup Efektif), tepat waktu (Cukup Efektif), dan tepat jumlah (Tidak Efektif).
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT DI KECAMATAN MOYO HILIR KABUPATEN SUMBAWA Ririn Wahyu Agustin; Siti Nurwahidah; Lukman Hakim; Yadi Hartono; Nila Wijayanti
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i2.2508

Abstract

Tobacco farming plays an important role in increasing farmers' income; however, an assessment of its economic feasibility is necessary to ensure the sustainability of its management. This study aimed to analyze the revenue and financial feasibility of tobacco farming in Moyo Hilir District, Sumbawa Regency. The research was conducted in June 2025 using a purposive sampling method involving 60 respondents, with the sample size determined using the Slovin formula. Primary data were collected through direct interviews with farmers. The analysis included the calculation of fixed costs, variable costs, total production costs, total revenue, and the Revenue-Cost (R/C) ratio. The results showed that the average annual fixed cost was IDR 1,462,505, the average annual variable cost was IDR 1,105,650, and the average annual total cost was IDR 2,568,155. Meanwhile, the average annual revenue reached IDR 26,958,333. The R/C ratio was 14.37, indicating that tobacco farming in Moyo Hilir District is economically feasible and highly profitable. These findings suggest that tobacco farming has strong potential to improve farmers' welfare. However, its long-term sustainability should be supported by improved production efficiency and appropriate agricultural policies.