Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

BAURAN PEMASARAN BUAH DI TOKO BUAH EWI KECAMATAN SUMBAWA Kamasdianti Kamasdianti; Alia Wartiningsih; Lukman Hakim; Siti Nurwahidah; Yadi Hartono
JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
Publisher : Alia Wartiningsih, M.Si

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jsep.v6i2.2512

Abstract

This study aimed to analyze the marketing mix implemented by Ewi Fruit Store in Sumbawa District. The research was conducted in April 2025. The study location was selected purposively, while respondents were chosen using an accidental sampling technique. A descriptive research method was employed, involving 30 consumers who purchased fruit at Ewi Fruit Store. Data were analyzed using the Likert scale. The results showed that the store implemented the marketing mix through a variety of strategies. In terms of product, the store offered a wide range of local and imported fruits, with some products packaged using plastic wrapping, clamshell boxes, and foam nets. Pricing was determined based on market prices and adjusted according to the type, quality, size, and packaging of the fruit. The store was strategically located and easily accessible to customers. Promotional activities included the use of banners, word-of-mouth marketing, and social media. Employees provided friendly, polite, neat, and responsive customer service. The service process included product selection, weighing, payment, and packaging. Physical evidence consisted of a clean and well-organized store, supported by facilities such as weighing scales and air conditioning. Consumer responses indicated that all elements of the marketing mix were rated very good, with average scores of 22.27 for product, 22.23 for price, 23.20 for place, 21.10 for promotion, 22.17 for people, 23.17 for process, and 21.67 for physical evidence. These findings indicate that the marketing mix implemented by Ewi Fruit Store has been highly effective.
POLA KEMITRAAN DAN NON KEMITRAAN PETANI JAGUNG DI DESA LABANGKA KECAMATAN LABANGKA KABUPATEN SUMBAWA Imam Wahyudi; Ieke Wulan Ayu; Siti Nurwahidah; Nila Wijayanti
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2356

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pola kemitraan dan non kemitraan pada petani jagung di Desa Labangka Kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa. Penentuan lokasi penelitian secara purposive sampling dengan pertimbangan Kecamatan Labangka merupakan salah satu sentra produksi jagung di Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilakukan pada Bulan Maret – Bulan Juni 2025. Metode penelitian mengunakan deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel 15 petani mitra dan 15 petani non mitra. Metode penentuan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian : Pada pola kemitraan, terdapat kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pelaku agribisnis yang menyediakan input unggul seperti benih tahan kekeringan, pupuk, serta dukungan teknis berupa pendampingan dan penyuluhan. Dukungan pemerintah, khususnya dari Kementerian Pertanian, memperkuat skema ini melalui distribusi benih dan pupuk bersubsidi secara masif. Pada pola non-kemitraan, petani mengelola usaha tani secara mandiri dengan fleksibilitas dalam menentukan varietas, jadwal tanam, dan strategi pemasaran. Namun, keterbatasan modal dan akses infrastruktur menyebabkan kerentanan terhadap risiko, terutama fluktuasi harga dan kesulitan penyimpanan hasil panen, yang semakin nyata pada periode panen raya.
EVALUASI ASPEK TEKNIS LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMBAWA Wahyuningsih Wahyuningsih; Siti Nurwahidah; Ieke Wulan Ayu
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2361

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek teknis dan perkembangan lumbung pangan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa  pada bulan Maret sampai dengan bulan Juni 2025.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan mengkonversikan nilai skala likert. Lokasi penelitian dipilih secara purposive pada kelompok lumbung pangan Gapoktan Tendri Untung dan Gapoktan Menir Raboran. Pada penelitian ini penentuan informan penelitian ditentukan secara purposive sampling dengan kriteria responden merupakan  anggota aktif penerima manfaat kegiatan lumbung pangan, dengan rincian anggota kelompok lumbung pangan masyarakat Gapoktan Tendri Untung sebanyak 16 orang dan anggota kelompok lumbung pangan masyarakat Gapoktan Menir Raboran sebanyak 16 orang, sehingga total informan atau responden berjumlah 32 orang Hasil penelitian memperlihatkan bahwa aspek teknis berada pada kategori baik, yang menunjukkan keberadaan lumbung pangan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pencapaian ketahanan pangan dan berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas ekonomi petani.
EVALUASI ASPEK SOSIAL DAN ASPEK EKONOMI LUMBUNG PANGAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMBAWA Wahyuningsih Wahyuningsih; Siti Nurwahidah; Sudirman Sudirman
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2363

Abstract

Lumbung pangan merupakan lembaga pangan masyarakat yang berfungsi sebagai cadangan untuk mengantisipasi kekurangan akibat musim paceklik, gagal panen, maupun bencana, sehingga ketersediaan pangan tetap terjaga. Pada tahun 2022, Kabupaten Sumbawa menerima bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Pertanian berupa pembangunan lumbung pangan serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan ekonomi produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis aspek sosial-ekonomi, dan perkembangan modal lumbung pangan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dengan lokasi penelitian dipilih secara purposive pada kelompok lumbung pangan Gapoktan Tendri Untung dan Gapoktan Menir Raboran. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa aspek sosial, dan aspek ekonomi berada pada kategori baik, yang menunjukkan keberadaan lumbung pangan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pencapaian ketahanan pangan. Selain itu, modal usaha kelompok juga mengalami pertumbuhan, yakni sebesar 39,50% pada Gapoktan Tendri Untung dan 18,91% pada Gapoktan Menir Raboran. Temuan ini menegaskan bahwa lumbung pangan masyarakat berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas ekonomi petani.
POTENSI PENGEMBANGAN LAHAN KERING DI WILAYAH TIMUR KABUPATEN SUMBAWA Haerul Haerul; Siti Nurwahidah; Nila Wijayanti
Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Riset Agribisnis dan Manajemen
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jram.v2i1.2364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi potensi dan permasalahan mendasar dalam pengembangan lahan kering di wilayah timur Kabupaten Sumbawa. Permasalahan mendasar antara lain keterbatasan sarana irigasi, degradasi kesuburan tanah, fluktuasi curah hujan, akses pasar yang belum optimal, serta koordinasi kebijakan yang belum maksimal antar instansi terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sumber data primer dan sekunder.  Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa potensi lahan kering di kawasan timur Kabupaten Sumbawa cukup signifikan ditunjang oleh ketersediaan lahan yang luas, keragaman komoditas pertanian dan peternakan didukung peran serta masyarakat setempat dalam aktivitas agribisnis.