Claim Missing Document
Check
Articles

Instalasi Listrik Tenaga Surya Untuk Penerangan Di Pondok Pesantren Mahad Arrahman Nurmahaludin, Nurmahaludin; Cahyono, Gunawan Rudi
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3848.127 KB) | DOI: 10.31961/impact.v2i1.797

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Pondok Pesantren Mahad Arrahman, Loktabat Utara, Banjarbaru. Pondok Pesantren Mahad Arrahman merupakan lembaga yang menyelenggarakan kegiatan pendidikan yang berada di bawah yayasan Cahaya Arrahman. Berdasarkan hasil survey lapangan, pondok pesantren tersebut belum mempunyai cadangan listrik yang dapat digunakan sewaktu-waktu terjadi pemadaman. Kegiatan pengabdian ini meliputi perencanaan sistem panel surya, pemasangan panel surya, serta sosialisasi pengoperasian sistem listrik tenaga surya yang terpasang. Luaran dalam kegiatan ini adalah tersedianya listrik tenaga surya beserta instalasinya untuk penerangan. Manfaat dari kegiatan ini adalah dengan tersedianya cadangan listrik, kegiatan pembelajaran atau kegiatan lainnya di lingkungan pondok tidak terganggu akibat pemadaman listrik khususnya pada malam hari.
Pengaruh Variasi Kecepatan Udara Terhadap Laju Perpindahan Panas Pada Pendinginan Panel Surya Munthaha, Muhammad; Cahyono, Gunawan Rudi; Ansyah, Pathur Razi
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.941

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi, energi matahari mampu diubah menjadi energi listrik menggunakan panel surya (photovoltaic). Namun banyak permasalahan muncul sehingga mengurangi performanya, salah satunya adalah temperatur panel yang meningkat mengakibatkan efisiensinya turun, sehingga panel surya perlu dijaga temperaturnya. Beberapa metode dilakukan untuk menjaga temperatur panel salah satunya yaitu didinginkan dengan hembusan udara. Pada prosesnya terjadi perpindahan panas secara konveksi baik natural maupun paksa. Oleh karena itu perlu diketahui besar energi yang dipindahkan agar metode pendinginan dengan hembusan udara menjadi efektif. Pada penelitian ini dilakukan analisis seberapa besar pengaruh kecepatan udara terhadap laju perpindahan panas konveksi paksa dengan variasi kecepatan udara mulai dari 2 m/s - 5 m/s dengan interval kenaikan 1 m/s. Dari hasil pengujian didapat pada kecepatan udara 2 m/s temperatur berkisar 33,75 ℃ – 40,5 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 7,44 watt – 36,16 watt. Pada kecepatan udara 3 m/s temperatur berkisar 33,62 ℃ – 39,44 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 9,56 watt – 43,69 watt. Pada kecepatan udara 4 m/s temperatur berkisar 33,54 ℃ – 38,25 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 11,41 watt – 46,29 watt. Pada kecepatan udara 5 m/s temperatur berkisar 33,43 ℃ – 37,6 ℃ dengan nilai laju perpindahan panas berkisar 12,66 watt – 49,58 watt.
Studi Pengaruh Pendinginan Terhadap Udara Performa Panel Surya Dengan Beban Lampu Led Ansyah, Pathur Razi; Cahyono, Gunawan Rudi; Muntaha, Muhammad; Riadi, Joni
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 2 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i2.965

Abstract

Pemanfaatan panel surya sebagai pembagkit listrik sudah sangat populer beberapa tahun belakangan. Potensi surya yang mereta diberbagai daerah di Indonesia sehingga pemerintah Indonesia mencanangkan pembangkit listrik pada tahun 2050 didominasi oleh PLT Surya, PLT Biomasa, dan PLT Air. Pengembangan PLTS tidak terlepas dari komponen panel surya. Permasalahan panel surya yang sering muncul adalah ketika temperatur panel meningkat maka effisiensi panel surya menurun sehingga diperlukan media pendingin. Pada penelitian ini, eksperimen terhadap pengaruh pendingin udara terhadap temperatur permukaan panel dengan memanfaatkan kotak pendingin dan rangkaian panel surya disatukan dengan beban lampu LED 12 V. Hasil ekperimen menunjukkan bahwa pendingin media udara dengan kecepatan 5 m/s dapat menurunkan temperatur panel sebesar 21%, meningkatkan daya keluaran dan efisiensi listrik masing-masing sebesar 7-10% dan 0.3%. Semakin tinggi kecepatan udara pendinginan panel, maka temperatur permukaan panel semakin turun. Semakin tinggi temperature permukaan panel maka semakin renda daya keluaran dan efisiesi listrik panel surya.
IMPLEMENTASI PENDINGIN AIR PADA SEL SURYA SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN EFISIENSI SUMBER ENERGI LISTRIK DI PONDOK PESANTREN MAHAD ARRAHMAN Syarief, Akhmad; Cahyono, Gunawan Rudi; Ansyah, Pathur Razi; Ma'ruf, Ma'ruf
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v3i2.1149

Abstract

Pondok Pesantren Mahad Arrahman telah memanfaatkan energi terbarukan berupa sel surya untuk mengurangi pemakaian energi listrik, dan juga berfungsi sebagai energi cadangan ketika terjadinya pemadaman listrik. Namun, kendala lain muncul pada pemanfaatan energi sel surya ini, yaitu daya yang terpasang masih tidak mampu mencukupi kebutuhan pondok pesantren akan listrik. Penurunan performa ketika proses charging di siang hari yang terasa lebih lambat, dibandingkan waktu menjelang siang. Salah satu penyebabnya adalah ketika temperatur meningkat terjadi penurunan performa sel surya. Untuk itu diperlukan tambahan energi listrik berupa panel surya beserta instalasinya dengan teknologi berpendingin air. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi perancangan alat teknologi sel surya berpendingin air yang diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan di Pondok Pesantren Mahad Arrahman. Luaran kegiatan ini adalah berupa pemahaman dan transfer keterampilan teknologi sel surya berpendingin air dan Alat yang terdiri dari Sel Surya, Pompa air DC, Pipa Instalasi jalur air, Saklar, Kontroler, Inventer, dan Baterai. Manfaat dari kegiatan ini adalah terjadinya penambahan daya listrik menggunakan energy tenaga surya dan diharapkan terjadinya penurunan temperature setelah dipasang teknologi pendingin air sehingga terjadi peningkatan performa sel surya.
PEMANFAATAN ENERGI SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK ALTERNATIF PADA MUSHOLA NURUL HIKMAH KELURAHAN LOKTABAT UTARA-BANJARBARU UNTUK MENCAPAI GREEN-ENERGY MOSQUE Cahyono, Gunawan Rudi; Subagyo, Rachmat; Ansyah, Pathur Razi; Ramadhan, M. Nizar; Jauhari, Muhammad Firdaus
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v4i1.1232

Abstract

Indonesia mempunyai potensi energi matahari yang cukup besar, karena terletak didaerah tropis. Energi surya adalah energi yang sangat bersahabat karena tidak bersifat polutif, tidak dapat habis dan gratis. Mushola Nurul Hikmah sebagai salah satu pusat peribadatan yang berada di daerah Kelurahan Loktabat Utara Banjarbaru Utara mempunyai motto pengembangan mushola bernuansa hijau baik dari segi tata letak, tata kelola lingkungan, maupun sumber energi yang digunakan. Dari segi tata kelola dan tata letak lingkungan, pihak pengurus Mushola telah menempatkan taman hijau dan perkebunan hidroponik. Dari segi sumber energi listrik, mereka masih menggunakan sumber utama dari PLN dan genset. Kelemahan genset terkait masalah polusi dan suara yang mengganggu kekhusyuan peribadatan. Pihak pengurus mushola beberapa kali mendapatkan keluhan dari Jamaah terkait dengan suara kebisingan tersebut sehingga sangat diperlukan solusi yang lebih efisien baik dari segi daya maupun polusi yang ditimbulkan. Salah satu teknologi energi yang bisa dimanfaatkan dengan minim polusi udara dan suara adalah teknologi panel surya yang bisa mengkonversi langsung intensitas cahaya matahari menjadi sumber energi listrik alternatif. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perancangan panel surya adalah: besarnya beban total yang akan digunakan, jumlah Modul yang diperlukan, jenis atau karakteristik Modul yang akan dipilih, posisi lintang lokasi dimana system SHS akan dipasang dan besarnya kapasitas AKI yang diperlukan. Apabila akan dilakukan instalsi secara bertahap sesuai perencanaan anggaran, maka kapasitas daya AKI dan Panel surya seterusnya idealnya harus sama dengan yang sebelumnya sudah terpasang, agar tidak terjadi overcharge dan overload. Dengan mengikuti langkah-langkah perencanaan yang telah diuraikan diatas, maka kesesuaian antara kebutuhan, harga, dan kualitas akan dicapai. Kata kunci: energi surya, beban total, Modul, posisi lintang, kapasitas AKI
Studi Kinerja Picohydro Turbine Low Power Pada Saluran Irigasi Budidaya Ikan Desa Bincau Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar Cahyono, Gunawan Rudi; Saputra, M. Reynaldi Perdana; Ansyah, Pathur Razi; Amrullah, Apip; Riadi, Joni
POROS TEKNIK Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v13i2.1256

Abstract

Salah satu sumber energi baru terbarukan yang memiliki potensi untuk dikembangkan yaitu pemanfaatan energi air sebagai pembangkit listrik. Implementasi dari Pembangkit Tenaga Listrik Pikohidro sangat cocok dengan wilayah alam yang berada di Kalimantan Selatan yang banyak memiliki aliran air, seperti sungai, irigasi, air terjun, bendungan dan lainnya. Sebuah pengembangan tentang Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro diperlukan untuk implementasi di wilayah terpencil Kalimantan Selatan yang energinya dapat menerangi irigasi pada malam hari ataupun kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro Archimedes Screw dengan menggunakan debit andalan irigasi Instalasi Buididaya Ikan Desa Bincau. Hasil pengujian dengan debit 47,88 ltr/dtk, dengan Level Rendaman (I) 0,7 serta Kemiringan 11° menghasilkan Putaran diangka 301 rpm dengan Torsi (ז ) sebesar 2,82 Nm.
IDENTIFIKASI CITRA BILANGAN DESIMAL 0 - 9 BERBASIS LEARNING VECTOR QUANTIZATION SECARA REAL TIME Gunawan Rudi Cahyono
POROS TEKNIK Vol. 4 No. 1 (2012)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan pola angka menggunakan komputer secara realtime dituntut untuk terus di-lakukan perbaikan akurasinya guna memaksimalkan penggunaannya pada berbagai ma-cam aplikasi. Karenanya diperlukan penelitian yang menunjukkan kemampuan suatu me-tode dalam mengenali citra angka dengan menggunakan device, serta alternative peng-gunaan simplepreprocessing dengan tetap memperhatikan biaya komputasi, dan target akurasi identifikasi yang maksimal. Penelitian ini dilakukan secara real time dengan se-buah WebCam yang digunakan untuk mengambil data citra pelatihan maupun pengujian. Sedangkan tujuannya untuk melakukan pengenalan angka terhadap data yang diambil dari device webcam dan data uji yang digunakan akan diuji dengan metode LVQ untuk diketahui tingkat akurasi pengenalan angka tersebutData citra angka yang digunakan diambil menggunakan webcam 2 Megapixel. Webcam tersebut diatur nilai resolusinya sehingga mempunyai ukuran resolusi 120 x 160 MP. Setiap data dari citra akan melalui tahapan proses konversi ruang warna citra menjadi grayscale, melakukan threshold sehingga data citra berada pada ruang warna hitam putih. Dan Learning Vector Quantizationdigunakan untuk melakukan identifikasi angka. Proses identifikasi untuk mengenali citra angka angka yang tidak pernah dilatih sebe-lumnya dalam sistem. Dalam penelitian ini terdapat 150 data training, 50 data pengujian dengan 20 variasi setiap angka dan diuji secara real time menggunakan webcam. Hasil penelitian me-nunjukkan tingkat akurasi identifikasi dengan benar menggunakan tahapan pada pe-nelitian ini terhadap citra data angka adalah 70%.
Rancang Bangun Alat Perangkap Hama Tanaman Padi Menggunakan Arduino Mega 2560 Gunawan Rudi Cahyono; Nurmahaludin Nurmahaludin
POROS TEKNIK Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v7i2.364

Abstract

Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman padi khususnya hama penggerek batang seringkali menyebabkan kerusakan mulai dari intensitas ringan sampai puso. Penggerek batang padi dapat menyerang semua stadium pertumbuhan tanaman padi. Pencegahan dan pengendalian hama penggerek batang padi khususnya pada fase ngengat (imago) sebelum bertelur akan menekan potensi kehilangan hasil sehingga produktivitas padi meningkat. Penggunaan alat perangkap hama dapat membantu untuk memonitoring keberadaan dan populasi hama disekitar lokasi yang dipasang. Upaya monitoring menjadi penting karena berdasarkan informasi populasi hama di lokasi pengamatan, dapat disusun suatu saran tindak pengendalian dan penanggulangan secara lebih dini.Dalam penelitian ini akan dibuat suatu alat perangkap hama tanaman padi yang akan mengidentifikasi jenis hama ngengat penggerek batang. Sensor warna TCS3200 digunakan untuk memperoleh nilai dasar warna pada hama yang diujikan untuk kemudian dibandingkan dengan warna dasar hama ngengat dan non ngengat. Kemudian dilakukan klasifikasi apakah termasuk dalam kelas hama ngengat dan bukan. Proses klasifikasi menggunakan rumus jarak Euclidean dengan menghitung jarak terdekat pada masing-masing kelas ngengat dan non ngengat.Dari hasil percobaan diperoleh data training warna dasar RGB untuk ngengat putih adalah R=35, G=32, dan B=26. Untuk ngengat kuning diperoleh R=37, G=43, B=44. Pada proses klasifikasi terhadap data uji antara hama ngengat dan non ngengat diperoleh tingkat kesalahan rata-rata sebesar 70%. Pada umumnya kesalahan terjadi disebabkan posisi hama pada saat terbaca sensor sehingga menyebabkan nilai RGB yang berbeda.
Logika Fuzzy Dalam Penentuan Bobot Kriteria Pada Pemilihan Varietas Pada Unggul Nurmahaludin Nurmahaludin; Gunawan Rudi Cahyono
POROS TEKNIK Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v7i2.384

Abstract

Peningkatan produktivitas padi dapat dilakukan dengan pemilihan varietas padi yang tepat. Pengalihan dari varietas lokal ke varietas unggul diperlukan karena varietas lokal memiliki umur panen lama dan potensi hasil yang rendah, walaupun rasa dan tekstur nasinya disukai oleh masyarakat setempat. Pemilihan varietas unggul kemudian menjadi permasalahan tersendiri karena terdapat banyak varietas unggul yang masing-masing mempunyai karakteristik berbeda-beda, sehingga pemilihan tersebut harus didasarkan pada sejumlah kriteria yang hendak dipenuhi.Model decision support system digunakan untuk membantu dalam pengambilan keputusan dimana outputnya adalah varietas padi yang direkomendasikan oleh sistem. Kriteria yang menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan adalah potensi hasil, rata-rata hasil, umur panen, ketahanan terhadap hama wereng coklat, serta tekstur nasi yang dihasilkan. Metode pengambilan keputusan dalam penelitian ini adalah fuzzy-weighted product.Pengujian model dilakukan untuk menghitung besar nilai preferensi tiap alternatif, dalam hal ini varietas padi unggul. Alternatif yang dipilih adalah yang memiliki nilai preferensi tertinggi dibanding alternatif lainnya. Berdasarkan hasil perhitungan dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya, diperoleh varietas unggul padi rawa dan padi sawah yang mempunyai nilai preferensi terbesar masing-masing adalah INPARA 1 dan INPARI 1 dengan nilai preferensi V=0.1598 dan V=0.03936
Rancang Bangun Sistem Monitoring Populasi Hama Tanaman Padi Berbasis Web dan Gateway Gunawan Rudi Cahyono; Nurmahaludin Nurmahaludin
POROS TEKNIK Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v8i2.388

Abstract

Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman padi khususnya hama penggerek batang seringkali menyebabkan kerusakan mulai dari intensitas ringansampai puso. Pencegahan dan pengendalian hama penggerek batang padi khususnya pada fase ngengat (imago) sebelum bertelur akan menekan potensi kehilangan hasil sehingga produktivitas padi meningkat. Penelitian yang telah dilakukan sebelumnya adalah membuat prototype alat perangkap hama tanaman padi yang akan melakukan identifikasi terhadap hama penggerek batang.Pada penelitian ini dibangun sistem monitoring dan peringatan dini serangan hama tanaman padi berdasarkan jumlah populasi hama di suatu lokasi. Sistem yang dibangun berbasis web, SMS Gateway, dan Sistem Informasi Geografis (SIG) secara terintegrasi. Data yang diamati adalah jumlah populasi hama yang termonitor dan terkirim otomatis secara wireless.Hasil pengujian menunjukkan akurasi data yang baik pada modul penerima data jumlah hama yang dikirimkan oleh modul pengirim, sesuai dengan data yang diterima oleh smsgateway dan server web. Sistem yang dibuat memberikan informasi secara lebih dini mengenai perkembangan populasi hama dalam lokasi yang dipantau sehingga dapat menyusun rencana tindakan untuk pengendalian terhadap hama tersebut.