Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perencanaan Jaringan Distribusi Air Bersih Pedesaan dengan Software Epanet 2.0 Barid, Burhan; Septiani, Serlina Nurnagini
Bulletin of Civil Engineering Vol 3, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Civil Engineering Department, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/bce.v3i2.18942

Abstract

Abstrak Pemenuhan air bersih meliputi sumber air, sistem pengolahannya dan distribusinya. Sistem distribusi air bersih yang belum terencana dengan tepat akan membuat air bersih tidak sampai kepada masyarakat. Hal inilah yang menjadi hambatan dalam pengelolaan air bersih, khususnya yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem distribusi air bersih yang ada di Desa Mantren, Magetan. Perencanaan jaringan dilakukan dengan menggunakan software Epanet 2.0. Sumber air direncanakan menggunakan sumur bor dengan debit rencana 1,95 liter/detik. Tipe pengaliran menggunakan gravitasi dari tampungan air dengan ketinggian tertentu. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketinggian tampungan air yang disarankan adalah 11 meter dari permukaan tanah. Jumlah kebutuhan pipa sebanyak 55 buah. Dengan desain jaringan air yang telah dibuat, diperoleh tekanan air dalam pipa dan kecepatan aliran telah memenuhi persyaratan yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2007. Tekanan air dalam pipa berkisar 5-80 meter dan kecepatan aliran berkisar 0,3-4,5 m/detik. Hasil penelitian ini diharapkan mampu menjadi bahan rekomendasi teknis dalam perencanaan sistem distribusi air oleh warga setempat. Kata-kata kunci:  Epanet 2.0, sistem distribusi, tekanan air, dan kecepatan aliran. Abstract Fulfillment of clean water includes water sources, processing systems and distribution. A clean water distribution system which is not properly planned may lead to problems in accessibility. This is a very common problems in water distribution system, especially for that is managed and owned by the community. Therefore, this research aims to analyze the clean water distribution system in Mantren Village, Magetan. Network planning is carried out using Epanet 2.0 software. The water source is planned to use a drilled well with a planned discharge of 1.95 liters/second. The water is pumped to the reservoir tank and distributed to the people by gravity force. The analysis results show that the recommended height of the reservoir tank is 11 meters from the ground surface. The number of required pipes is 55 pieces. The water pressure in the pipes and flow velocity have met the requirements issued by the Ministry of Public Works in 2007. The water pressure is in the range of 5-80 meters, while the flow velocity is in the range of 0.3-4, 5 m/sec. The results of this research is expected to provide technical recommendations in planning water distribution systems by local residents. Keywords:  Epanet 2.0, distribution system, water pressure, and flow velocity 
Peningkatan Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan Pada Dusun Klangkapan 2 Margoluwih Sayegan Sleman Lesmana, Surya; Barid, Burhan; Ikhsan, Jazaul; Risdiyanto, Risdiyanto
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v2i3.4041

Abstract

Sampah telah menjadi problematika bagi kita semua serta lingkungan yang kita tempati. Sampah setiap hari diproduksi dari hasil berbagai aktivitas manusia. Produksi sampah yang semakin alam meningkat jumlahnya seiring dengan bertambahanya populasi penduduk dan isdustri, tidak sebanding dengan kapasitas tempat pembuangan sampah akhir. Hal ini mengakibatkan permasalahan dalam pengelolaan sampah.yang ada Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai metode pengelolaan sampah serta metode pengolahannya untuk sampah dalam skala rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah sosialisasi pilah pilih sampah serta pelatihan mengolah sampah organic yang berasal dri rumah tangga. Program pengabdian ini sangat membantu masyarakat dengan hasil : masyarakat mampu mengetahui berbagai jenis sampah yang ada, masyarakat memiliki kesadaran yang meningkat dalam hal pengelolaan sampah, masyarakat dapat mengetahui metode pengelolaan dan pengolahan sampah yang tepat, dan masyarakat memiliki kesadaran untuk membentuk kekompok shodaqoh sampah sebagai wujud nyata dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang baik untuk menjaga lingkungan tetap sehat
PENDAMPINGAN PEMAHAMAN KADAR CaCO3, F DAN TSS AIR BERSIH PADA SPAMDes NGUDI TIRTO KULON PROGO Barid, Burhan; Novianti; Lesmana, Surya Budi; Hairani, Ani; Harsanto, Puji; Widodo, Wahyu; Hanacendekia, Syifa
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.5979

Abstract

Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan (SPAMDes) Ngudi Tirto, yang berlokasi di Dusun Kebonromo, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, DIY. SPAMDes Ngudi Tirto ini didirikan sejak 11 November 2011 dan sudah melayani 115 kepala keluarga. Pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengetahui kualitas air bersih khususnya CaCO3, F dan TSS.. Sampel yang yang diambil terdapat pada 8 titik sampel pada jaringan transmisi dan distribusi. Hasil dari analisis kualitas air yang diperoleh diperbandingkan dengan baku mutu kualitas air bersih. Standar baku mutu kualitas air bersih yang digunakan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/IV/2010. Berdasarkan hasil kualitas air yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kadar CaCO3 dengan nilai terbesar yaitu 272,64 mg/L dan kadar terendah yaitu 208,96 mg/L, kadar F dengan nilai terbesar yaitu 0,1497 mg/L dan kadar terendah yaitu 0,0707 mg/L, kadar TSS nilai terbesar yaitu 7,4 dan kadar terendah yaitu 4,6 mg/L. Kualitas air pada semua jaringan sudah memenuhi standar baku mutu yang telah dipersyaratkan, yaitu untuk nilai CaCO3 100%, F 100%, dan TSS 100% sepanjang jaringan. Kualitas air bersih pada jaringan SPAMDes ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lokasi sumber air, cuaca, waktu pengambilan sampel, kondisi pipa, umur air di dalam pipa, dan aktivitas disekitar sumber air. Pendampingan pemahaman aspek kualitas air bersih diberikan kepada pengelola Organisasi Kelola Air Mandiri (OKAM) SPAMDes untuk menjadi perhatian utama. OKAM Ngudi Tirto dapat memahami aspek kualitas air merupakan hal yang utama karena mempengaruhi kesehatan masyarakat penggunanya.
ANALISIS PARAMETER HIDROGRAF SATUAN SINTETIK METODE SNYDER DAN NAKAYUSU Barid, Burhan; Harsanto, Puji; Olga, Aldi Yuhono; Wisnulingga, Bayu Krisna
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3396

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia karena air yang masuk di sungai telah melebihi kapasitas daya tampung sungai. Saat melakukan perencanaan bangunan air perlu dilakukan perkiraan hidrograf banjir pada suatu sungai. Pengalihragaman data hujan ataupun data tinggi muka air merupakan hal yang lazim untuk mendapatkan debit banjir rancangan. Hidrograf Satuan Sintetik merupakan salah satu metode untuk menganalisis debit banjir rancangan. Pada penelitian ini menguji parameter yang sesuai pada Hidrograf Satuan Sintetik Metode Snyder dan Nakayasu untuk dibandingkan dengan data dari AWLR Gemawang pada SubDAS Code Hulu. Tujuan dari perbandingan ini untuk mengetahui metode yang cocok untuk digunakan pada AWLR Gemawang di SubDAS Code hulu. Jika nilai indek kesesuaian (R2) meperoleh nilai sebesar satu atau mendekati satu dan sudut regresi linear pada grafik memperoleh nilai sebesar 45˚ atau mendekati maka dapat dikatakan HSS Metode Snyder maupun Nakayasu berbubungan dengan data dari AWLR Gemawang. Sudut regresi linear sama dengan satu dikarenakan sumbu x dan sumbu y memiliki nilai yg sama. Dalam penelitian ini Metode Snyder maupun Nakayasu meperoleh sudut sebesar 31˚
Pendampingan Perhitungan Tarif Air Bersih SPAMdes Ngudi Tirto Kulon Progo: Assistance in Calculation of Clean Water Rates for SPAMdes Ngudi Tirto Kulon Progo Barid, Burhan; Rizani, Aisyah Azzahra; Ikhsan, Jazaul; Lesmana, Surya Budi; Hairani, Ani; Widodo, Wahyu; Robial, Siti Muawanah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 6 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i6.8865

Abstract

Clean water management in rural areas has not provided optimal results. The applied water tariffs are not enough to cover the required production and operational costs. The existing prices are still based on agreements with the community, who tend to want the lowest rates. Reasonable pricing needs to be re-evaluated so that all production and operational costs can be covered, and there is a reserve budget for development. This community service activity involves assistance in calculating clean water tariffs with the managers of the Independent Water Management Organization for the Rural Clean Water Supply System (OKAM SPAMDes) Ngudi Tirto in Kebonromo Hamlet, Giripurwo Village, Girimulyo District, Kulon Progo Regency. Assistance begins with the collection of financial data, which includes income and expenditure budgets. The determination of water tariffs based on these data refers to Permendagri Number 21 of 2020. The data used for analysis are financial reports and water usage by SPAMDES Ngudi Tirto customers in 2023. The calculation results will be presented at the next meeting through routine group meetings. The minimum reasonable basic clean water tariff price is IDR. 6,500/m³, which was previously only Rp. 5,000/m³. OKAM Ngudi Tirto now understands the calculation of the water tariff to cover operational costs and obtain profit from the SPAMDes.
Increasing Peak Flow of Snyder Synthetic Hydrograph Units in the Serenan Sub-Watershed of Bengawan Solo Watershed Barid, Burhan; Okta Afanda, Brillyana
ASTONJADRO Vol. 11 No. 3 (2022): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v11i3.7456

Abstract

Changes in land use are closely related to the increasing number of people who are increasing from time to time. This land use change has an impact on increasing the runoff coefficient because the rain that falls will not be retained or seep and flows directly into the river. This is what causes an increase in peak discharge in a watershed. The purpose of this study was to determine the magnitude of changes in peak discharge that occurred in the Serenan watershed in 2015 and 2021 due to changes in land use. The method used in analyzing the peak discharge is the Snyder unit hydrograph, the results of this method will be compared with the measured unit hydrograph to determine the correlation between the two. To make a synthetic unit hydrograph, non-physical parameters are needed in the form of Ct and Cp values. The Ct value used in 2015 was 2.30 and in 2021 it was 2.00 while the Cp value in 2015 was 0.90 and in 2021 it was 1.10. The results of the analysis using the Snyder method showed that the peak discharge was 139.61 m3/s in 2015 and 194.56 m3/s in 2021. The analysis shows that the peak discharge increased by 54.95 m3/s and has a very strong correlation with the hydrograph of the measured unit. 
Parameters Cp and Ct in Snyder Synthetic Unit Hydrograph Due to Land Use Changes in Napel Sub-watershed, Bengawan Watershed Barid, Burhan; Ichsan, Samina W.
ASTONJADRO Vol. 13 No. 1 (2024): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v13i1.14380

Abstract

The parameters Cp and Ct depend on the characteristics and slope of the watershed. Watershed characteristics include types of land use that are always dynamic over time. The slope of the watershed affects the smoothness and velocity of runoff flow. The development of an area will cause changes in land use which tend to become more impermeable, of course also affecting the smoothness and speed of runoff flow. This of course results in changes in Cp and Ct in a watershed. Changes in land use in the Napel watershed within 7 years starting from 2015 to 2021 have decreased in areas of jungle forest and other water catchment areas. This research was conducted to determine the influence of land use change on peak discharge and Cp and Ct parameters. The method used is the Snyder Synthetic Unit Hydrograph, which has been tested for suitability against the Measured Unit Hydrograph with validation results included in the very strong correlation category. The Ct value used in 2015 was 1.65 and in 2021 it was 0.78 while the Cp value used in 2015 was 1.4 and in 2021 it was 1.1. The results of the analysis using the Snyder method produced a discharge of 417.882 m3/s in 2015 and 619.52 m3/s in 2021. The resulting discharge shows a significant increase.
Sebaran Kualitas Air Bersih Sepanjang Jaringan Pipa SPAMDes Tirta Sari Ponces, Kulon Progo Barid, Burhan; Galihajiningtresna, Wilsamilia Nurizki; Nursetiawan, Nursetiawan; Hairani, Ani; Hanacendekia, Syifa
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 15 No. 1 (2025): Volume 15 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v15i1.1224

Abstract

Abstrak SPAMDes Tirta Sari Ponces, yang terletak di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, digunakan oleh masyarakat sebagai sumber air bersih dengan melayani 106 pelanggan. Namun, hingga saat ini, kualitas air belum pernah diuji. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitas air dan distribusinya pada jaringan rumah pelanggan, dengan menggunakan parameter derajat keasaman (pH), kadar besi (Fe), kandungan organik dan kadar oksigen terlarut. Uji kualitas air dilakukan di laboratorium dengan menggunakan 18 sampel yang diambil dari sembilan titik lokasi. Standar baku mutu kualitas air dalam penelitian ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 32 Tahun 2017. Hasil uji kualitas air pada 18 sampel dianalisis menggunakan perangkat lunak ArcGIS dengan metode Inverse Distance Weighting, menghasilkan rentang nilai. Hasil uji kualitas air menunjukkan pH tertinggi sebesar 7,3, kadar Fe tertinggi sebesar 0,13 mg/l, kandungan organik tertinggi sebesar 10,59 mg/l, dan kadar oksigen terlarut tertinggi sebesar 3,0 mg/l. Sebaran polutan kualitas air di jaringan rumah menunjukkan bahwa kadar pH dan Fe memenuhi standar baku mutu sebesar 100%, sementara kandungan organik memenuhi standar baku mutu sebesar 96,16%, dan kadar oksigen terlarut tidak memenuhi standar baku mutu sebesar 100%. Faktor-faktor seperti lokasi sumber air, aktivitas sekitar sumber air dan jaringan perpipaan, serta waktu penggunaan air, mempengaruhi kualitas air yang dihasilkan oleh SPAMDes. Kata kunci: Kualitas air, SPAMDes, Sebaran polutan.  Abstract SPAMDes Tirta Sari Ponces, located in Kulonprogo Regency, Special Region of Yogyakarta, is used by the community as a source of clean water by serving 106 customers. However, until now, the water quality has never been tested. This study aims to assess the water quality and its distribution in the customer's home network, using parameters of acidity level (pH), iron content (Fe), organic content and dissolved oxygen levels. Water quality testing was carried out in the laboratory using 18 samples taken from nine locations. The water quality standard in this study refers to the Regulation of the Minister of Health No. 32 of 2017. The results of water quality tests on 18 samples were analyzed using ArcGIS software with the Inverse Distance Weighting method, producing a range of values. The results of the water quality test showed the highest pH of 7.3, the highest Fe content of 0.13 mg/l, the highest organic content of 10.59 mg/l, and the highest dissolved oxygen content of 3.0 mg/l. The distribution of water quality pollutants in the home network shows that the pH and Fe levels meet the standard quality standards of 100%, while the organic content meets the standard quality standards of 96.16%, and the dissolved oxygen levels do not meet the standard quality standards of 100%. Factors such as the location of the water source, activities around the water source and pipe network, and the time of water use affect the quality of water produced by SPAMDes. Keywords: Water quality, SPAMDes, Distribution of pollutants
Pendampingan Pemahaman Kadar CaCo3, F Dan TSS Air Bersih Pada SPAMDes Ngudi Tirto Kulon Progo Barid, Burhan; Novianti; Lesmana, Surya Budi; Hairani, Ani; Harsanto, Puji; Widodo, Wahyu; Hanacendekia, Syifa
Portal ABDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal PORTAL ABDIMAS
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/portalabdimas.v2i02.5979

Abstract

Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan (SPAMDes) Ngudi Tirto, yang berlokasi di Dusun Kebonromo, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, DIY. SPAMDes Ngudi Tirto ini didirikan sejak 11 November 2011 dan sudah melayani 115 kepala keluarga. Pengabdian masyarakat dilakukan untuk mengetahui kualitas air bersih khususnya CaCO3, F dan TSS.. Sampel yang yang diambil terdapat pada 8 titik sampel pada jaringan transmisi dan distribusi. Hasil dari analisis kualitas air yang diperoleh diperbandingkan dengan baku mutu kualitas air bersih. Standar baku mutu kualitas air bersih yang digunakan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/MENKES/IV/2010. Berdasarkan hasil kualitas air yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kadar CaCO3 dengan nilai terbesar yaitu 272,64 mg/L dan kadar terendah yaitu 208,96 mg/L, kadar F dengan nilai terbesar yaitu 0,1497 mg/L dan kadar terendah yaitu 0,0707 mg/L, kadar TSS nilai terbesar yaitu 7,4 dan kadar terendah yaitu 4,6 mg/L. Kualitas air pada semua jaringan sudah memenuhi standar baku mutu yang telah dipersyaratkan, yaitu untuk nilai CaCO3 100%, F 100%, dan TSS 100% sepanjang jaringan. Kualitas air bersih pada jaringan SPAMDes ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti lokasi sumber air, cuaca, waktu pengambilan sampel, kondisi pipa, umur air di dalam pipa, dan aktivitas disekitar sumber air. Pendampingan pemahaman aspek kualitas air bersih diberikan kepada pengelola Organisasi Kelola Air Mandiri (OKAM) SPAMDes untuk menjadi perhatian utama. OKAM Ngudi Tirto dapat memahami aspek kualitas air merupakan hal yang utama karena mempengaruhi kesehatan masyarakat penggunanya.
Analisis Penetapan Harga Jual Air Bersih Pada SPAMDES Tirto Sari, Kulon Progo Barid, Burhan; Rahma, Siti Aulia; Hairani, Ani
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 2 (2022): Volume 12 Nomor 2, September 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i2.774

Abstract

Abstrak Pengelolan SPAMDes Tirtosari masih memperhitungkan biaya operasional dan harga pokok produksi berdasarkan perkiraan dan kesepakatan bersama, belum mempertimbangan biaya produksi. Metode full costing untuk memperhitungkan harga pokok produksi, kemudian digunakan metode cost plus pricing dan rumus berdasarkan Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 untuk menentukan harga jual air. Dari hasil analisis, biaya operasional terbesar terjadi pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp. 64.273.209. Selain itu diperoleh nilai harga jual air per m3 yang lebih tinggi dibandingkan harga pokok produksinya. Seperti pada tahun 2022, harga pokok produksi yang dihasilkan sebesar Rp. 1.899 dan harga jual yang dihasilkan sebesar Rp. 2.713. Hasil perhitungan harga jual air per m3 yang mengacu pada metode cost plus pricing dan Permendagri Nomor 71 Tahun 2016 dengan menambahkan nilai laba pada perhitungannya juga menunjukkan nilai yang lebih besar dibanding harga pokok produksi air yang telah dihitung sebelumnya yaitu berkisar antara Rp. 3.940 - Rp. 9.158. Jika perusahaan menetapkan harga jual air sesuai hasil perhitungan, maka perusahaan sudah mampu untuk menutupi biaya operasional air serta mendapatkan laba. Kata kunci: Biaya operasional, harga pokok produksi, full costing, harga jual, cost plus pricing  Abstract Management of SPAMDes Tirtosari still takes into account operational costs and cost of production based on estimates and mutual agreement, not considering production costs. The full costing method is used to calculate the cost of production, then the cost plus pricing method and the formula based on Permendagri Number 71 of 2016 are used to determine the selling price of water. From the results of the analysis, the largest operational costs occurred in 2018 which amounted to Rp. 64,273,209. In addition, the selling price of water per m3 is obtained which is higher than the cost of production. As in 2022, the cost of production produced is Rp. 1,899 and the resulting selling price is Rp. 2,713. The results of the calculation of the selling price of water per m3 which refers to the cost plus pricing method and Permendagri Number 71 of 2016 by adding the profit value to the calculation also shows a value that is greater than the cost of water production that has been calculated previously, which ranges from Rp. 3.940 - Rp. 9,158. If the company determines the selling price of water according to the calculation results, then the company is able to cover the operational costs of water and earn a profit Keywords: Operational cost, cost of production, full costing, selling price, cost plus pricing