Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN KLAIM BPJS DI RUMAH SAKIT Kurnia, Erlin; Utami, Imelda Lintang; Sabatina, Sindy
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan klaim BPJS dalam penyerahan berkas klaim pasien rawat inap yang mengalami keterlambatan yang jauh dari tanggal yang sudah ditetapkan sehingga dapat menimbulkan kerugian bagi rumah sakit. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui penyebab keterlambatan klaim rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan literature review terhadap 5 jurnal. Jumlah populasi penelitian 5 jurnal dengan google scholar dengan reputasi jurnal sinta 2-5. Dari penelitian didapatkan hasil bahwa penyebab keterlambatan klaim BPJS adalah dari faktor man, method, material, machine. Kurangnya SDM klaim BPJS yang membuat sebagian petugas menjalankan tugas ganda, serta tidak adanya SOP tentang kelengkapan berkas, sehingga berkas klaim menjadi tidak lengkap dan fasilitas yang kurang mendukung seperti SIM RS dan komputer sehingga penyerahan berkas mengalami keterlambatan. Pelaksanaan klaim BPJS yang terlambat menimbulkan kerugian bagi rumah sakit.
LITERATURE REVIEW : ANALISIS FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN UNTUK KESEJAHTERAAN PASIEN BPJS KESEHATAN Kurnia, Erlin; Yulianto, Wahyu; Yoshinta, Aprilia Sonya; Saputra, Oky Wahyu
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu pilar pembangunan negara Indonesia. Perlindungan sosial penting untuk menentukan kebijakan yang memadai dengan tujuan memastikan semua masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan secara efektif (ILO, 2020). Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial. Peserta BPJS harus mendapatkan rujukan terlebih dahulu jika ingin mendapatkan pelayanan di rumah sakit yang dituju. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dapat diakses pasien saat mendapatkan rujukan dari pelayanan tingkat pertama. Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) merupakan salah satu capaian kinerja yang bertujuan untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan sejak tahun 2019. BPJS Kesehatan memberlakukan sistem KBK pada FKTP seperti puskesmas, klinik pratama, dan dokter umum. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kesejahteraan pasien BPJS Kesehatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan, berdasarkan sarana prasarana, ruangan, dan pelayanan medik dengan kualitas yang terjamin. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah literature riview dengan penelitian deskriptif, yaitu sebuah pencarian literatur nasional.
LITERATURE REVIEW: EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING DI INDONESIA Kurnia, Erlin; Pradipka, Hermas; Negara, Mahligai Aulia Prawira
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 3 No 2 (2024): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi digunakan untuk menilai tingkat kinerja suatu kebijakan. Evaluasi dijalankan untuk mengetahui outcome dan dampak dari kebijakan yang telah ditetapkan selama dalam kurun waktu tertentu di mana yang dilihat adalah efektifitasnya. Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kejadian stunting bisa terjadi dimulai dari saat janin masih dalam kandungan dan baru terlihat ketika anak berusia dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang evaluasi kebijakan program pencegahan stunting di berbagai daerah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (literature review). Sebanyak 5 (lima) jurnal Nasional dan jurnal yang dipublikasi dibatasi 10 (sepuluh) tahun terakhir. Hasil penelitian ini adalah kasus stunting terjadi erat kaitannya dengan pola makan, sedangkan pola makan juga erat kaitannya dengan masalah ekonomi, maka dari itu beberapa pemerintah di daerah-daerah Indonesia menerapkan berbagai kebijakan untuk mencegah terjadinya stunting pada anak-anak. Jurnal yang dianalisis adalah 4 jurnal evaluasi kebijakan program pencegahan stunting di Solok selatan, Pasaman Barat, Papua Selatan, Manggarai Timur belum bisa mengoptimalkan program pencegahan stunting, dan 1 jurnal dari evaluasi kebijakan program pencegahan stunting Pamanukan sudah bisa mengoptimalkan program pencegahan stunting. Kesimpulan dari program kebijakan pencegahan stunting ini masih banyak daerah di Indonesia yang belum mengoptimalkan kebijakan pencegahan stunting, maka monitoring dan evaluasi tetap diperlukan.
LITERATUR REVIEW: KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI INDONESIA Jannah, Ayla Miftakhul; Kurnia, Erlin; Yulianto, Wahyu
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v4i1.884

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis yang mengancam kualitas hidup dan pencapaian SDGs di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi implementasi kebijakan pencegahan stunting, memahami kendala yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan metode literature review dengan meninjau penelitian dan laporan terkait kebijakan, program, serta tantangan dalam mengatasi stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan stunting melibatkan intervensi gizi spesifik seperti pemberian makanan tambahan, pemantauan tumbuh kembang balita, dan pemberian vitamin, serta intervensi gizi sensitif seperti perbaikan sanitasi, pendidikan orang tua, dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Namun, keberhasilan program dipengaruhi oleh dukungan regulasi, alokasi anggaran yang memadai, serta koordinasi lintas sektor. Tantangan yang dihadapi meliputi regulasi yang tidak selaras, keterbatasan tenaga kesehatan, rendahnya pengetahuan masyarakat, serta dampak pandemi COVID-19. Kesimpulannya, penanganan stunting membutuhkan pendekatan multidimensi melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif, edukasi berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat agar upaya penanggulangan stunting lebih efektif.
LITERATURE REVIEW: KEBIJAKAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI DI RUMAH SAKIT Guritna, Kartika Ayu; Kurnia, Erlin
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v4i1.885

Abstract

Pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) merupakan langkah penting untuk menurunkan angka infeksi nosokomial di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program PPI di rumah sakit di Malang, Tebet, Tondano, Tomohon, dan Surakarta. Metode yang digunakan adalah literature review berdasarkan analisis data dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas program PPI dipengaruhi oleh dukungan manajemen, ketersediaan anggaran, pelatihan tenaga kesehatan, dan kepatuhan terhadap protokol. Meskipun terkendala keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas, beberapa rumah sakit berhasil menurunkan angka infeksi nosokomial melalui peningkatan kesadaran dan pelatihan berkelanjutan. Kesimpulannya, keberhasilan program PPI membutuhkan dukungan manajemen dan sumber daya yang memadai, perlunya rumah sakit meningkatkan meningkatkan pelatihan, alokasi anggaran, dan evaluasi rutin program PPI.
ANALISIS PENANGANAN KECURANGAN ASURANSI DI INDONESIA: LITERATURE REVIEW Kurnia, Erlin; Susanto, Lenora Zefin Wahyu
Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jarsi.v4i2.968

Abstract

Program Asuransi Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan bertujuan untuk menyediakan sistem kesehatan yang adil bagi seluruh masyarakat Indonesia. Namun, program ini menghadapi tantangan besar, termasuk masalah penipuan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pencegahan penipuan dalam JKN, mengidentifikasi hambatan, dan mengevaluasi strategi yang digunakan. Meskipun Indonesia telah membentuk tim anti-penipuan, kinerjanya belum optimal karena kurangnya pengetahuan tentang pencegahan penipuan. Penipuan dalam JKN terjadi ketika pihak tertentu berusaha memperoleh keuntungan finansial dengan cara curang. Bentuk-bentuk penipuan ini dapat dilakukan oleh individu, kelompok, atau fasilitas kesehatan, dan dapat merugikan banyak pihak, termasuk masyarakat dan pemerintah. Studi ini juga menganalisis pengaruh Pengendalian Internal, Komitmen Organisasi, dan Moral Individu dalam pencegahan penipuan. Hasil menunjukkan bahwa Pengendalian Internal memiliki peran penting dalam pencegahan penipuan.