Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementasi Standar Penilaian dalam Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Ndaru Mukti Oktaviani; Isnaini Wulandari
Musamus Journal of Primary Education Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v4i1.3892

Abstract

Implementation of the curriculum 2013 in elementary schools still faces challenges for teachers. The results of discussions with elementary school teachers in the Kuningan area, West Java, revealed that teachers still have difficulty assessing learning outcomes, but it is not yet known exactly what the actual conditions are. It must be solved to ensure the improvement of the quality of education. The objectives of this study are (1) to describe the problems faced by teachers for the assessment standards in the implementation of the Curriculum 2013 in elementary schools, (2) to explain the factors that cause the problems of the assessment standards in the implementation of the Curriculum 2013 in elementary schools. The research method used in this research is descriptive qualitative. The research design used descriptive case study steps. The research subjects were teachers and elementary school students at SDN 1 Manis Lor, Jalaksana Sub-District, SDN 1 Purwawinangun, Kuningan Sub-District and SDN Dukuhdalem, Japara Sub-District, Kuningan District. Data collection techniques were used by using observation, interviews, and documentation studies. The data analysis used refers to the analysis of qualitative research data. The results of the study show that what causes teachers to have difficulty implementing the assessment standards in the curriculum 2013 are the many aspects that must be assessed and the assessment system that seems complicated. The factors that cause teacher difficulties in carrying out assessments from the curriculum 2013 are the lack of understanding and limited time in making assessment instruments that are by the conditions.
Penyuluhan pengembangan inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan abad 21 di sekolah Satu Atap Cimulya Isnaini Wulandari; Ndaru Mukti Oktaviani
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i1.21938

Abstract

Pendidikan abad 21 pada dasarnya bersifat konstruksional dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Sehingga guru harus dapat melakukan inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan abad 21. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah Satu Atap Cimulya diketahui bahwa guru masih membutuhkan pengetahuan bagaimana pengambangan inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan Abad 21. Tujuan dari pengabdian ini adalah: 1.) Memberikan pemahaman terhadap guru mengenai pendidikan abad ke 21 2.) Memberikan pengetahuan pada guru mengenai proses inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan abad 21. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah menggunakan metode service learning sebagai salah satu pendekatan dalam pengajaran yang menggabungkan tujuan akademik dalam upaya menumbuhkan kesadaran dalam memecahkan persoalan secara langsung. Hasil kegiatan penyuluhan bagi guru untuk mengembangkan inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan abad 21 Di Sekolah Satu Atap Cimulya diperoleh hasil 1) terbentuknya pengetahuan dan informasi baru bagi guru mengenai pendidikan abad ke 21; 2) terciptanya suatu pola peningkatan kualitas pembelajaran melalui pengembangan inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan abad 21. Selain itu berdasarkan g-form yang diterima diketahui bahwa 80 % guru bersedia untuk melakukan pengembangan inovasi media pembelajaran yang sesuai dengan pendidikan abad 21
Pelatihan Penerapan Muatan Pembelajaran IPAS Sesuai dengan Kurikulum Merdeka di SD Negeri Maleber Acesta, Arrofa; Wulandari, Isnaini; Oktaviani, Ndaru Mukti
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 4 (2024): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/jpm.v3i4.428

Abstract

Quality education is a right for every citizen. One of the efforts made by the government to improve the quality of education is through curriculum development. The Merdeka Curriculum is the latest curriculum implemented in Indonesia. Based on interviews with the Principal of SD Negeri Maleber, it was found that most teachers have already received socialization regarding the implementation of the Merdeka Curriculum. Teachers have also started to learn independently about the process of its implementation. However, teachers are still experiencing difficulties in implementing the IPAS (Integrated Science) subject content as stipulated in the Merdeka Curriculum. This condition certainly needs to be addressed in order to improve teacher professionalism.Based on the problems faced by teachers at SD Negeri Maleber, teachers need knowledge and improved skills in implementing IPAS subject content as stipulated in the Merdeka Curriculum. This forms the basis for conducting the "Training on Implementing IPAS Subject Content According to the Merdeka Curriculum at SD Negeri Maleber."The objectives of this service are:To provide teachers with knowledge about the IPAS subject content in the Merdeka Curriculum.To provide skills training for teachers on how to implement the IPAS subject content in the Merdeka Curriculum.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Living Value Education (Lve) Terhadap Nilai Pendidikan Karakter Siswa Kelas 5 Sd Negeri 4 Purwawinangun Rozak, Jaja Abdul; Acesta, Arrofa; Oktaviani, Ndaru Mukti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 23 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the implementation of a learning process that has not been effective in implementing the cultivation of character education in everyday life. This is proven by the fact that the character education that is instilled in schools is not implemented by students. This shows that the cultivation of character education has not achieved the target. So this research aims to determine the influence of the Living Values ​​Education (LVE) model on character education values ​​in class V of SD Negeri 4 Purwawinangun. The type of method used in research is pre-experimental. The research design used in this research is one group pre-test post-test. The data analysis technique in this research is using the t test and gain calculation. Based on the results of research and data analysis that has been carried out, the Living Values ​​Education (LVE) model influences the 18 character education values, namely Religious, Honest, Tolerant, Disciplined, Hard Working, Creative, Independent, Democracy, Curiosity, Enthusiasm Nationality, Love for the Motherland, Appreciate Achievement, Communicative, Love Peace, Love Reading, Care for the Environment, Social Care, Responsible
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah untuk Meningkatkan Kemampuan Guru SD dalam Pengembangan Pembelajaran Acesta, Arrofa; Oktaviani, Ndaru Mukti; Wulandari, Isnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.1931

Abstract

Penulisan karya ilmiah merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung pengembangan profesionalisme. Pelatihan ini bertujuan untuk menggali peran pelatihan penulisan karya ilmiah dalam meningkatkan kemampuan guru Sekolah Dasar (SD) dalam menyusun penelitian, serta dampaknya terhadap pengembangan pembelajaran di kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif analitis, yang mengumpulkan dan menganalisis literatur terkait pelatihan penulisan ilmiah bagi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah secara signifikan meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun penelitian yang berbasis pada tindakan kelas maupun teori pendidikan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan dampak positif terhadap kemampuan guru dalam mengembangkan refleksi kritis dan analisis terhadap praktik pembelajaran yang dilakukan di kelas. Dengan adanya pelatihan yang terstruktur dan didukung oleh bimbingan yang berkelanjutan, para guru akan lebih siap dalam berkontribusi pada pengembangan ilmu pendidikan melalui penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan penulisan karya ilmiah merupakan sarana efektif untuk meningkatkan kemampuan guru SD dalam menyusun penelitian yang dapat memperkaya dan memperbaiki kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
STRENGTHENING LOCAL RIVER TRANSPORTATION (KLOTOK) AS RIVER TOURIST ATTRACTION Mutiani, Mutiani; Putra, M. Adhitya Hidayat; Abbas, Ersis Warmansyah; Subiyakto, Bambang; Oktaviani, Ndaru Mukti
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 4, No 2 (2020): JHSS (Journal of Humanities and Social Studies)
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v4i2.2467

Abstract

Klotok as a river transportation mode is interesting to study. However, not much research focuses on how the role of klotok as a mode of transportation can attract tourists. Klotok becomes an icon as a river tourism icon because it presents a uniqueness for the audience. This study aims to describe how the role of klotok and its existence for the Banjar community. Interviews were conducted with three community groups, namely: klotok owners, traders, and visitors to the Siring Menara Pandang tourist destination. This is intended to provide a complete description of the function of klotok as a mode of water transportation, especially in river areas. The results of the study describe how klotok as a mode of water transportation is moored on the edge of the Martapura River, precisely Siring Menara Pandang. The choice of location is because Siring Menara Pandang is a public space that is used as well as a tourist destination. Revitalizing the river by prioritizing the river as a selling price to tourists has positioned klotok as a vital mode of transportation. Based on its development, klotok not only acts as a mode of river transportation but also as a choice of entertainment attractions for river tourism
Peningkatan Penguasaan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar Negeri Maleber Selaras Kurikulum Merdeka Wulandari, Isnaini; Oktaviani, Ndaru Mukti; Acesta, Arrofa; Khaerunnisa, Hani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 12 (2025): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i12.2044

Abstract

Guru profesional secara berkesinambungan, “dimaksudkan untuk merangsang, memelihara, dan meningkatkan kompetensi guru dalam memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran yang berdampak pada peningkatan mutu.  Meski demikian pada kompetensi profesional, banyak guru yang dianggap masih gagap dalam menguasai materi ajar secara luas dan mendalam sehingga gagal menyajikan kegiatan pembelajaran yang bermakna dan bermanfaat bagi siswa.  Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa guru masih kesulitan dalam penguasaan kompetensi profesional kaitannya dengan kemampuan untuk mengembangkan materi pembelajaran secara kreatif guna menyampaikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa serta keterampilan dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Tujuan dari pengabdian ini adalah 1) Memberikan pengetahuan pada guru mengenai kompetensi profesional yang sesuai dengan kurikulum merdeka, 2) Memberikan pelatihan kompetensi profesional yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah menggunakan metode service learning sebagai salah satu pendekatan dalam pengajaran yang menggabungkan tujuan akademik dalam upaya menumbuhkan kesadaran dalam memecahkan persoalan secara langsung. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah 1) terbentuknya pengetahuan dan informasi baru bagi guru profesional yang selaras dengan kurikulum merdeka; 2) terciptanya suatu pola peningkatan kualitas pendidikan melalui Penguasaan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar selaras dengan kurikulum merdeka. Selain itu berdasarkan g-form yang diterima diketahui bahwa 81 % untuk melakukan pengembangan penguasaan kompetensi profesional selaras kurikulum merdeka.
MEMBANGUN KESADARAN SEJARAH SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI VISUALISASI MUSEUM SEBAGAI SEJARAH LOKAL Fitriyani, Yani; Oktaviani, Ndaru Mukti
Pedagogi Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : UNIKU PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/pedagogi.v11i2.10541

Abstract

ABSTRAKSejarah merupakan peristiwa yang terjadi di masa lalu yang dipelajari sebagai pedoman kehidupan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi secara komprehensif tentang efektifitas pemanfaatan sejarah lokal melalui visualisasi museum dalam rangka membangun kesadaran sejarah siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan historis dengan metode studi literatur jenis kualitatif deskriptif. Peneliti mengumpulkan beberapa artikel hasil penelitian serta sumber tertulis lain yang sesuai dengan tema kajian penelitian, kemudian peneliti melakukan analisis dan sintesis. Hasil penelitian diketahui bahwa pemanfaatan sejarah lokal melalui visualisasi museum dapat digunakan sebagai media dan sumber belajar dalam membangun kesadaran sejarah siswa dengan tersajinya peninggalan-peninggalan sejarah sebagai wujud budaya sehingga pemanfaatan sejarah lokal dalam pembelajaran di sekolah dasar dapat berperan sebagai pembentuk kesadaran sejarah dengan mengenalkan sejarah dalam wujud lingkungan sekitar, disimpulkan bahwa sejarah lokal dapat membangun kesadaran sejarah siswa Sekolah Dasar.Kata kunci:  kesadaran sejarah; museum; sejarah lokal; sekolah dasar
BASIC SCIENCE PROCESS SKILLS OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS DURING THE CURRICULUM MERDEKA PERIOD Isnaini Wulandari; Arrofa Acesta; Ndaru Mukti Oktaviani; Silvi Yota Fatonah
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v11i2.13200

Abstract

Science process skills reflect the learning abilities and character that students must develop within themselves to prepare themselves to face a dynamic society. However, in reality, the average science process skills for elementary schools are still low and the first step before practicing and teaching science process skills in schools, teachers must know and understand the profile of students' science process skills. On the other hand, it is not yet known to what extent the science process skills of elementary school students in implementing the independent curriculum. This study aims to determine the science process skills for elementary school students in implementing the independent curriculum. This study was conducted using a case study, a qualitative research approach. The sample in this study was 12 schools spread across Kuningan Regency. The time used to carry out this study from November 2023 – January 2024. Data collection used in this study includes various methods, including observation, interviews, and documentation. The results of this study are: 1) Each subject in the independent curriculum can facilitate the development of observation skills, 2) In the independent curriculum, grouping skills are improved according to the characteristics needed in each subject, 3) Science process skills, especially the ability to measure, develop optimally in mathematics and science subjects, although other subjects still provide room to hone measuring skills.
BULLYING PREVENTION STRATEGY THROUGH IMPLEMENTATION OF P5 PROJECT IN ELEMENTARY SCHOOL ENVIRONMENT Yeni Ratna Hidayah; Ndaru Mukti Oktaviani; Wida Wardatu Sofa; Yusri Nidaus Salam; Wanda Meliyana Putri
Wisesa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WISESA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : UPT. PKM UB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.wisesa.2025.04.1.1

Abstract

Bullying in elementary schools is a serious problem that impacts the physical, emotional, and social well-being of students. This community service activity aims to prevent bullying through the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project at SDN 4 Awirarangan with the theme Build Your Soul and Body: Together Create a Comfort Zone, Free from Bullying. The program is designed using the Merdeka flow approach which involves a series of reflective, educational, collaborative, and real action activities such as filling out reflective questionnaires, discussions with resource persons, visual campaigns through posters, and anti-bullying declarations. The results of the activity showed active participation of students in recognizing their roles as perpetrators, victims, or witnesses of bullying as well as increasing awareness and empathy for the importance of creating a safe and inclusive learning environment. This school-based approach has proven effective in building an anti-bullying culture from an early age, as well as strengthening students' commitment as agents of social change in the school environment.