Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGELOLAAN ORGANISASI, STRATEGI PEMASARAN DAN PENGELOLAN KEUANGAN KELOMPOK TANI SA ATE DESA NUMBA KECAMATAN WEWARIA KABUPATEN ENDE Peni, Natalia; Priska, Melania; Sayang, Sabulon; Ras, Mikael; Endong, Jefrianus; Ratu, Raimundus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3533-3538

Abstract

Desa Numba merupakan salah satu desa di wilayah kecamatan Wewaria Kabupaten Ende. Jarak Desa Numba dari ibu kota kecamatan adalah 110 KM. Desa ini memiliki potensi desa yakni kemiri, kakao dan temulawak. Desa Numba memiliki kelompok tani yang bernama Sa Ate. Kelompok Sa Ate didirikan dengan melihat kondisi  dan kebiasaan hidup masyarakat  setempat dimana 95% bermata pencaharian petani. Berdasarkan kondisi hidup masyarakat tersebut, maka kelompok tani setempat berinisiatif membentuk kelompok yang bernama Sa Ate pada tahun 1997 dengan “semboyan saling membantu satu dengan yang lain”. Dalam perkembangan, anggota kelompok tani merasa penting untuk mendukung program pemerintah  dalam mengembangkan  tanaman pangan dan perkebunaan. Hasil dari kegiatan ini pengabdian kepada masyarakat ini adalah  meningkatkan  pendapat petani melalui  memperbaiki manajemen kelompok, peningkatan komitemen anggota kelompok dalam mengembangkan usaha minyak kemiri, dengan jumlah produksi minyak kemiri meningkat, memperbaiki dan pengembangan pemasaran, membangun jejaring pemasaran produksi, dan memperbaiki pengelolaan keuangan  dengan memperkuat modal kelompok tani Sa Ate.
PENGUATAN KAPASITAS LITERASI MEMBACA LANTANG PENGELOLA TAMAN BACA MASYARAKAT ANAK CINTA LINGKUNGAN (ACIL) ENDE Peni, Natalia; Priska, Melania; Meha, Novita; Endong, Jefrianus
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i3.996-1003

Abstract

Taman baca masyarakat (TBM) adalah sebuah wadah yang dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat sebagai sarana peningkatan kualitas dan budaya belajar yang mampu menjadi alternatif bagi masyarakat kurang mampu di daerah terpencil yang sulit terjangkau. Salah satu TBM di Kabupaten Ende adalah TBM Anak Cinta Lingkungan (ACIL) yang didirikan pada tanggal 28 Oktober 2013 oleh komunitas independen dari pendidik pelestari alam. TBM ini lahir dengan latar belakang minimnya perhatian masyarakat akan kebutuhan literasi anak, remaja, dan ibu. Anak usia sekolah lebih cenderung bermain, menonton TV, dan melakukan aktivitas yang kurang menambah pengetahuan dan keterampilan. Aktivitas membaca dan menulis jarang terlihat di rumah- rumah atau di luar jam sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelola dalam membaca lantang untuk meningkatkan minat baca anak dengan solusi yang ditawarkan adalah dengan melakukan Forum Group Discusion (FGD) pada aspek teknik untuk tokoh masyarakat, dan workshop membaca lantang pada aspek manajemen untuk pengelola taman baca. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah pengelola TBM ACIL Ende mampu mengelola TBM dan menerapkan aktivitas membaca lantang pada anak-anak binaan.
PENERAPAN GAME BASED LEARNING TERHADAP PENINGKATAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK Priska , Melania; Peni, Natalia; Ekaputra, Paulus Rudirudolof
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 9 No. 2 (2025): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v9i2.6272

Abstract

Penerapan game based learning (GBL) dalam proses pembelajaran memberikan dampak positif terhadap peningkatkan literasi sains peserta didik. Literasi sains merupakan kompetensi penting yang mencakup kemampuan memahami konsep sains, berpikir kritis, serta mengaitkan sains dengan kehidupan sehari-hari. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan GBL dalam meningkatkan literasi sains peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian one group pretest posttest. Sampel yang digunakan berjumlah 30 orang peserta didik SMPN 2 Wolowaru. Penerapan GBL menggunakan media berupa botol dan kartu pada materi zat aditif dan adiktif. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan menggunakan teknik tes. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, diperoleh rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 83,97 untuk pemahaman konsep (PK) dan 83,80 untuk keterampilan berpikir kritis (KBK). Hasil ini juga didukung oleh nilai signifikansi uji paired sample test sebesar 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan game based learning terhadap peningkatan literasi sains peserta didik dalam aspek PK dan KBK.
The Effectiveness of the RADEC Model on Students' Critical Thinking Skills : Efektivitas Model RADEC terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Yahya, Zaitun; Priska, Melania; Lidi, Maria Waldetrudis
BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 3 (2025): BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi - December 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbe.v10i3.9441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan berpikir kritis siswa MAN Ende. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI F yang terdiri dari 11 kelas, dengan jumlah siswa sebanyak 343 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI F1 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Data yang diperoleh dari penelitian berupa peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model RADEC berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MAN Ende. Hal ini dapat dilihat dari hasil pretest dan posttest siswa. Hasil belajar kognitif setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan sebesar 92,4 dan hasil observasi setelah diberikan perlakuan berada pada kategori sangat baik. Uji hipotesis hasil belajar siswa menunjukkan nilai signifikan ≤ 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan H0 ditolak dan H1 diterima atau terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa sesudah diterapkannya model pembelajaran RADEC.
PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KEMIRI BAGI KELOMPOK TANI SA ATE DESA NUMBA KECAMATAN WEWARIA KABUPATEN ENDE Natalia Peni; Melania Priska; Sabulon Sayang; Mikael Ras; Margaretha Maria Oktaviani Tas; Theresia Gelu Korohama
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3510-3517

Abstract

Kemiri merupakan tanaman perkebunan yang hidup di daerah tropis dengan ketinggian tanaman. Tanaman ini dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Daging buah kemiri memiliki kadar minyak sebesar 50-60%  mengadung asam lemak jenuh yang sangat tinggi, selain itu juga terdapat kandungan asam oleat yang tinggi sehingga dapat dimanfaat untuk menghambat kerontokan rambut dan mempercepat pertumbuhan rambut. Desa Numba merupakan desa beriklim tropis sehingga cocok menjadi tempat membudidayakan tanaman kemiri. sehingga pada tahun 2008 kelompok Sa Ate, tedaftar di desa Numba sebagai gabungan kelompok tani (gapoktan) Nugu Raka Bupu dengan jumlah anggota sebanyak 13 orang. Kegiatan pelatihan pembuatan minyak kemiri  menggunakan mesin pemeras dapat dikatakan berhasil dilihat dari antusias para peserta selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya pelatihan secara langsung maka para peserta menjadi lebih mudah paham dan menguasai tahapan pembuatan minyak kemiri dengan baik.  Proses pembuatan minyak kemiri dapat berlangsung lebih cepat, Produk minyak kemiri yang dihasilkan berwarna kuning jernih sesuai dengan yang diharapkan
Ethnoscience Study of Wu’u as a Local Food Ingredient for the Ende District Community Melania Priska; Veronika Praja Sinta Mbia Wae; Maria Waldetrudis Lidi
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v13i1.18559

Abstract

Ethnoscience studies play an important role as a source of knowledge because they are based on local wisdom and involve traditions that occur in everyday life according to the contextual conditions of the local community environment so that they can be applied and absorbed by the community. Local wisdom and traditions can be in the form of local food, one of which is Wu’u. Wu’u is a local food made from corn that has existed and been passed down from generation to generation by the ancestors of the Ende Regency community as an alternative food made during times of famine and as provisions because of its long-lasting nature. However, along with the development of the era, the traditional knowledge of the community about the processing of local Wu’u food is threatened with extinction due to the lack of information passed down from previous generations due to the development of the era. This study examines the scientific concept of processing local Wu’u food with an ethnoscience approach. The method used in this study is descriptive qualitative in the form of direct observation, interviews, and documentation, as well as literature studies from journals and other reference books. The results of the study indicate that the indigenous knowledge of the Ende district community related to the process of making Wu’u consists of several stages of processing which are then transformed into scientific knowledge, so that from these stages of processing Wu’u has the opportunity as a source of learning science. The concept of scientific knowledge contained in the local Wu’u food processing process includes concepts of physics, chemistry, biology, and technology.
Ethnoscientific Study of the Making of Traditional Uwi Kaju Ndota and Alu Ndene Food in Ende Regency Veronika P. Sinta Mbia Wae; Melania Priska; Maimunah H. Daud
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 4 (2024): April
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i4.6293

Abstract

Uwikajundota and alundene are local wisdom based on traditional food whose existence has experienced a shift due to developments over time. Uwikajundota and alundene are traditional foods made from cassava. This research aims to explore scientific concepts in the processing process through an ethnoscience approach. This research is a type of qualitative descriptive research. The location of this research is in Nanganesa village, Ndona District, Ende Regency. The subject of this research is Nanganesa Village while the object is ethnoscience in making the traditional food uwukajundota and alundene. The sampling technique uses purposive sampling. Research data comes from primary data and secondary data. Primary data was obtained from interviews with residents who process uwikajundota and alundene as well as observations regarding the manufacturing process. Secondary data was obtained from literature studies related to theory and other supporting data. Data analysis was carried out through several stages, namely collection, reduction, presentation, and conclusion. The research results show that the stages of making the traditional food uwikajundota and alundene have the potential to be used as a science learning resource. As a science learning resource, the manufacture of uwikajundota and alundene can be studied in several concepts, namely food nutrition, additives, force and pressure, and thermodynamics.