Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Development of Student Worksheet Based on Guided Inquiry Using Articulate Storyline in Fungi Subject Matter for Tenth Grade at SMAN 2 Plus Panyabungan Fitri Afifah Nst; Endang Sulistyarini Gultom
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v11i2.38919

Abstract

This study aims to determine the feasibility of worksheets based on guided inquiry using Articulate storyline on fungi material. This study uses the ADDIE development model which consists of five steps, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results showed that teachers and students needed worksheet so that the worksheet  was designed based on guided inquiry. The validation of material experts, learning experts, and design experts are in the very good category with an average score of 96.87%, 96.87%, and 88.46%. The biology teacher's assessment obtained an average of 98.4% which was included in the very good category, and the student response to the worksheet obtained an average of 96.07% which was included in the good category. The product developed is effective in achieving learning indicators on fungi subject matter in terms of the N-gain test with a medium category of 0.65%. So, it can be concluded that worksheet is suitable for use in the learning process.
Uji Kelayakan Buku Saku Digital Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada Materi Dampak Penerapan Bioteknologi Kelas IX SMPN 37 Medan Dewi Peronika Hutasoit; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3242

Abstract

Pembelajaran IPA SMP masih didominasi oleh buku teks cetak dan belum memfasilitasi keterampilan abad ke-21 secara optimal, terutama dalam mengaitkan konsep sains dengan isu-isu nyata di masyarakat. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan buku saku digital berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada materi dampak penerapan bioteknologi untuk peserta didik kelas IX SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dibatasi hingga tahap development, yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan produk, dan validasi oleh ahli. Validasi dilakukan pada bulan Mei 2025 di Kota Medan, Sumatera Utara. Instrumen validasi mencakup aspek materi, media, dan pembelajaran, dengan skala penilaian Likert. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku saku digital tergolong sangat layak digunakan, dengan skor rata-rata 85,16% dari ahli materi, 92,00% dari ahli media, dan 100% dari ahli pembelajaran. Aspek yang dinilai meliputi kesesuaian dengan kurikulum, kelengkapan isi, pendekatan SSI, tampilan visual, dan kebermaknaan pedagogis. Buku saku ini memenuhi karakteristik bahan ajar digital yang baik, seperti mudah diakses, menarik secara visual, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa integrasi SSI efektif dalam mengaitkan konsep sains dengan isu kontekstual serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, etika, dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, buku saku digital ini layak digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPA SMP.
Uji Kelayakan Buku Saku Digital Berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada Materi Dampak Penerapan Bioteknologi Kelas IX SMPN 37 Medan Dewi Peronika Hutasoit; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.3242

Abstract

Pembelajaran IPA SMP masih didominasi oleh buku teks cetak dan belum memfasilitasi keterampilan abad ke-21 secara optimal, terutama dalam mengaitkan konsep sains dengan isu-isu nyata di masyarakat. Kondisi ini menyebabkan rendahnya partisipasi aktif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan buku saku digital berbasis Socio-Scientific Issues (SSI) pada materi dampak penerapan bioteknologi untuk peserta didik kelas IX SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dibatasi hingga tahap development, yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan produk, dan validasi oleh ahli. Validasi dilakukan pada bulan Mei 2025 di Kota Medan, Sumatera Utara. Instrumen validasi mencakup aspek materi, media, dan pembelajaran, dengan skala penilaian Likert. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku saku digital tergolong sangat layak digunakan, dengan skor rata-rata 85,16% dari ahli materi, 92,00% dari ahli media, dan 100% dari ahli pembelajaran. Aspek yang dinilai meliputi kesesuaian dengan kurikulum, kelengkapan isi, pendekatan SSI, tampilan visual, dan kebermaknaan pedagogis. Buku saku ini memenuhi karakteristik bahan ajar digital yang baik, seperti mudah diakses, menarik secara visual, dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Temuan menunjukkan bahwa integrasi SSI efektif dalam mengaitkan konsep sains dengan isu kontekstual serta mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis, etika, dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, buku saku digital ini layak digunakan sebagai media pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPA SMP.
Pemanfaatan Ekstrak Etanol Daun Bawang Batak (Allium chinense G. Don) Sebagai Antibakteri Sari, Vio Joana; Adinda Rizky Pratiwi; Amelia Sasmita Br Sianturi; Fanny Hafifa; Najwa Sarip; Endang Sulistyarini Gultom; Nurbaity Situmorang
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 23 No. 3 (2025): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan (In Progress)
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2025.23.3.587-597

Abstract

Abstract: This study aimed to evaluate the antibacterial activity of the ethanol extract of Batak onion leaves (Allium chinense G. Don) against soil bacteria using the disk diffusion method. The treatments included ethanol extract of Batak onion leaves, chloramphenicol as a positive control, and dimethyl sulfoxide (DMSO) as a negative control. The results showed that the ethanol extract exhibited antibacterial activity with an average inhibition zone of 3.16 mm, categorized as weak antibacterial activity. In contrast, the positive control (chloramphenicol) produced an inhibition zone of 28.07 mm, indicating very strong antibacterial activity, while the negative control (DMSO) showed no inhibition zone. These results confirm that the observed antibacterial effect originated from the active compounds in the extract or antibiotic rather than the solvent. The antibacterial potential of A. chinense G. Don is attributed to the presence of secondary metabolites such as flavonoids, saponins, and terpenoids, which can damage bacterial cell walls or inhibit protein synthesis. Therefore, although the inhibitory effect is relatively weak, Batak onion leaves have promising potential as a natural antibacterial source with further optimization of extract concentration and purification methods. Keywords: Allium chinense G. Don, Antibacterial Activity, Ethanol Extract, DMSO, Chloramphenicol, Disk Diffusion Method Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun bawang Batak (Allium chinense G. Don) terhadap bakteri tanah dengan menggunakan metode uji kertas cakram (disk diffusion). Perlakuan yang digunakan meliputi ekstrak etanol daun bawang Batak, antibiotik kloramfenikol sebagai kontrol positif, dan dimetil sulfoksida (DMSO) sebagai kontrol negatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bawang Batak memiliki daya hambat terhadap bakteri tanah dengan rata-rata zona hambat sebesar 3,16 mm, tergolong dalam kategori aktivitas antibakteri lemah. Sebaliknya, kontrol positif (kloramfenikol) menghasilkan zona hambat sebesar 28,07 mm dengan aktivitas antibakteri sangat kuat, sedangkan kontrol negatif (DMSO) tidak menimbulkan zona hambat sama sekali. Hasil tersebut menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri yang dihasilkan murni berasal dari zat aktif ekstrak maupun antibiotik. Aktivitas antibakteri pada ekstrak daun bawang Batak diduga berasal dari kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, dan terpenoid yang bekerja dengan cara merusak dinding sel bakteri atau menghambat sintesis protein. Dengan demikian, meskipun daya hambatnya masih lemah, daun bawang Batak berpotensi dikembangkan sebagai sumber antibakteri alami melalui optimasi konsentrasi dan metode ekstraksi yang lebih efektif. Kata Kunci: Allium chinense G. Don, Aktivitas Antibakteri, Ekstrak Etanol, DMSO, kloramfenikol, Kertas Cakram
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Moringa oleifera L. terhadap Pertumbuhan Escherichia coli Endang Sulistyarini Gultom; Nurbaity Situmorang; Adinda Laura Munthe; Agustina Matontang; Alyvia Salsabila; Deka Wira Pratama Barus; Lydia Siburian; Widyanti Saragi
Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 7 No. 1 (2025): Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran (December) - In Progress
Publisher : Direktorat Penerbitan dan Publikasi Ilmiah, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/kesdok.V7i1.8012

Abstract

Abstract—Escherichia coli. is a Gram-negative bacterium that commonly lives as normal flora in the digestive tract however, certain strains can cause serious diseases such as diarrhea and urinary tract infections. The high rate of antibiotic resistance has encouraged the search for alternative treatments based on natural ingredients. Moringa (Moringa oleifera L.) leaves are known to contain bioactive compounds such as flavonoids, tannins, saponins, and alkaloids, which have potential antibacterial properties. This study aimed to determine the effectiveness of ethanol extract of Moringa leaves against the growth of E. coli using the disc diffusion method on Eosin Methylene Blue Agar(EMBA) medium. The treatments consisted of three extract concentrations—55%, 75%, and 95%—along with a positive control (chloramphenicol) and a negative control (96% ethanol). The results showed that the higher the extract concentration, the larger the inhibition zone diameter formed, namely 7.68 mm at 55%, 9.85 mm at 75%, and 10.86 mm at 95%. ANOVA analysis indicated a significant difference among treatments (p < 0.001). The antibacterial activity of Moringa leaf ethanol extract was categorized as moderate to strong and bacteriostatic, meaning it inhibits bacterial growth without completely killing the bacteria. Therefore, the ethanol extract of Moringa leaves has the potential to be developed as a natural antibacterial agent against Escherichia coli. Keywords: antibacterial, ethanol extract, Escherichia coli., inhibition, Moringa oleifera L., Abstrak—Escherichia coli. merupakan bakteri Gram negatif yang umumnya hidup sebagai flora normal di saluran pencernaan, namun beberapa strainnya dapat menyebabkan penyakit serius seperti diare dan infeksi saluran kemih. Tingginya angka resistensi antibiotik mendorong perlunya pencarian alternatif pengobatan berbasis bahan alami. Daun kelor (Moringa oleifera L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, saponin, dan alkaloid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun kelor terhadap pertumbuhan E. coli menggunakan metode difusi cakram pada media Eosin Methylene Blue Agar (EMBA). Perlakuan terdiri atas tiga konsentrasi ekstrak, yaitu 55%, 75%, dan 95%, serta kontrol positif (kloramfenikol) dan kontrol negatif (etanol 96%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk, yaitu 7,68 mm pada 55%, 9,85 mm pada 75%, dan 10,86 mm pada 95%. Nilai ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antarperlakuan (p < 0,001). Aktivitas antibakteri ekstrak daun kelor tergolong sedang hingga kuat dan bersifat bakteriostatik, yaitu menghambat pertumbuhan tanpa membunuh bakteri secara total. Dengan demikian, ekstrak etanol daun kelor berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri alami alternatif terhadap Escherichia coli. Kata kunci: antibakteri, ekstrak etanol, Escherichia coli., zona hambat, Moringa oleifera L.,
Pengembangan Bahan Ajar Buku Saku Digital Berbasis Socio-Scientific Issues  (SSI) Pada Materi Bioteknologi Kelas IX SMP Hutasoit, Dewi Peronika; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25813

Abstract

  Kurangnya bahan ajar yang mengintegrasikan konsep bioteknologi dengan isu-isu nyata dalam kehidupan sehari-hari menjadi salah satu faktor rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA. Pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) hadir sebagai solusi dengan mengaitkan materi pembelajaran dalam konteks sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku digital berbasis SSI pada materi Bioteknologi kelas IX SMP serta mengukur kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas awal penggunaannya. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, terbatas pada tahap analysis, design, dan development. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli materi, media, dan pembelajaran. Kepraktisan diukur melalui angket respon guru dan peserta didik, sedangkan efektivitas awal diuji melalui perbandingan hasil pretest dan posttest pada kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku digital yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan, serta menunjukkan efektivitas awal masuk ke dalam kategori sedang atau efektifi dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep bioteknologi. Dengan demikian, buku saku digital berbasis SSI ini dapat menjadi salah satu alternatif bahan ajar kontekstual yang mendukung pembelajaran IPA secara lebih bermakna dan aplikatif.