Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Potensi dan Lokasi Optimal Pembangkit Listrik Tenaga Bayu Skala Kecil di Lingkungan Kampus ITPLN menggunakan Data NASA POWER dan Simulasi HOMER Muhammad Fachrizal Faqih Hilmawan; Fidelis Kisnardi Kuncoro Butarbutar; Novita Permatasyania; Muhammad Yusril Shandi; Andi Makkulau
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 11, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v11i2.5464

Abstract

Pemanfaatan energi angin sebagai sumber energi terbarukan menjadi salah satu upaya penting dalam mendukung pengurangan emisi karbon, khususnya pada perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi energi angin serta model Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di area Kampus Institut Teknologi PLN (ITPLN). Metode penelitian ini bersifat eksperimental dilakukan melalui pengukuran kecepatan angin di beberapa titik lokasi yang sudah peneliti tentukan dari data NASA POWER dan untuk ketinggian serta simulasinya menggunakan perangkat lunak HOMER. Penelitian ini menghasilkan rekomendasi lokasi dan konfigurasi PLTB yang optimal untuk diimplementasikan di lingkungan Kampus ITPLN. Hasil analisis dan simulasi menunjukan bahwa potensi energi angin tertinggi terdapat di lokasi Gedung A ITPLN, dengan kecepatan angin rata-rata sekitar 3,66 m/s sehingga menghasilkan daya keluaran rata-rata per bulan yaitu sebesar 182,63 Watt pada ketinggian 50 meter. Kondisi ini menjadikan lokasi tersebut sebagai area yang paling optimal untuk pemasangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan kampus berbasis energi terbarukan serta mendukung implementasi energi hijau di kawasan urban.Keywords - HOMER, Institute of Technology PLN, NASA POWER, Renewable Energy, Wind Power Plant.
Image-Based Spatial Shading Analysis for Power Performance Degradation in Photovoltaic Systems Andi Makkulau; Ramlah; Alex Fernandes; Syaripudin Ardiansyah
ZETROEM Vol 8 No 2 (2026): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v8i2.8306

Abstract

Partial shading is one of the dominant causes of energy performance degradation in static photovoltaic (PV) systems, especially in tropical environments where dust accumulation and vegetation growth frequently occur. Conventional shading analysis in photovoltaic energy studies is commonly conducted using geometric simulation or irradiance‑based modelling without explicitly identifying physical shading objects on the PV surface. This paper proposes a computer vision‑based approach to quantitatively detect shading objects and statistically evaluate their impact on PV energy performance. A Python–OpenCV framework was developed to calculate pixel‑based shading area on a 10 Wp static PV module. Electrical parameters including voltage, current, and output power were experimentally measured under shading levels ranging from 10% to 100%. Statistical analyses consisting of Pearson correlation, linear regression, significance testing, and one‑way Analysis of Variance (ANOVA) were applied. The results show a very strong negative correlation between shading area and both current and power output (r = −0.98, p < 0.001). Linear regression indicates that shading area explains 96.1% of current variation (R² = 0.961), while ANOVA confirms statistically significant differences in energy output across shading levels (p < 0.01). These findings demonstrate that computer vision‑based shading quantification provides a statistically robust and energy‑oriented framework for analysing performance degradation in static photovoltaic systems.
Analisis Daya Ekspor Impor kWh Meter PLTS on Grid sebagai Upaya Menjaga Stabilitas Pasokan Listrik Laboratorium Institut Teknologi PLN Nurmiati Pasra; Kartika Tresya Mauriraya; Heri Suyanto; Andi Makkulau
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.6106

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik dan isu keberlanjutan lingkungan mendorong pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), salah satunya melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sistem on-grid. Sistem ini memungkinkan integrasi antara pembangkit energi surya dengan jaringan PLN melalui penggunaan kWh meter export-import (EXIM) untuk mengatur aliran energi dua arah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja daya ekspor-impor pada sistem PLTS on-grid serta mengevaluasi kontribusinya terhadap stabilitas pasokan listrik dan efisiensi biaya energi pada Laboratorium EBT Institut Teknologi PLN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui pengumpulan dan analisis data operasional produksi energi PLTS, konsumsi beban listrik, energi ekspor-impor, serta perhitungan efisiensi penggunaan energi berdasarkan data monitoring periode Desember 2022 hingga Juni 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem PLTS berkapasitas 15 kWp mampu menghasilkan energi sebesar 6.167,558 kWh selama periode pengamatan. Analisis menunjukkan bahwa mekanisme kWh EXIM mampu mendukung pemenuhan kebutuhan energi laboratorium dengan tingkat efisiensi rata-rata sebesar 53% serta memberikan penghematan biaya listrik sekitar 13%. Penerapan sistem PLTS on-grid terbukti mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi dan mengurangi ketergantungan terhadap suplai listrik konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi sistem ekspor-impor energi melalui kWh EXIM dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung pengelolaan energi berkelanjutan di lingkungan institusi pendidikan.