Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Transformasi pendidikan berbasis STEAM dalam pengembangan profesionalisme guru-guru di Wonogiri Nursanti, Yuli Bangun; Sujadi, Imam; Kurniawati, Ira
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Februari
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v8i1.2595

Abstract

Dalam mencapai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sesuai dengan harapan pemerintah, maka terus dilakukan upaya peningkatan mutu dari sumber daya manusia itu sendiri dalam berbagai bidang, salah satunya bidang pendidikan. Tim pengabdian Universitas Sebelas Maret bekerjasama dengan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Wonogiri melakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk memberikan dorongan dan dukungan kepada PGRI Kabupaten Wonogiri sebagai mitra dengan cara mengeksplorasi berbagai strategi, teknik, dan sumber daya yang dapat membantu guru memperkuat kapasitas mereka. Sebanyak kurang lebih 50 pengurus PGRI Kabupaten Wonogiri mengikuti pelatihan mengenai konsep STEAM serta bagaimana implementasi pendekatan STEAM di kelas, dengan harapan akhir dapat meningkatkan profesional mereka sebagai pendidik sekaligus meningkatkan mutu pembelajaran bagi peserta didik. Melalui kolaborasi antara pendidik, peneliti, dan praktisi pendidikan, diharapkan pengabdian ini memperkuat basis pembelajaran STEAM di sekolah-sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan serta pemahaman konsep STEAM, tujuan penggunaan STEAM, serta bagaimana mengimplementasikannya terutama dalam pembelajaran di sekolah.
Pelatihan Pemanfaatan Fakta Matematika pada Pembuatan Batik di Sekolah Dasar Untuk Mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka Nursanti, Yuli Bangun; Sujadi, Imam; Wulandari, Arum Nur; Andriatna, Riki; Kurniawati, Ira
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12654

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menerapkan adanya pembelajaran diferensiasi, yaitu pembelajaran yang memberikan keleluasaan pada siswa untuk meningkatkan potensi diri sesuai dengan kesiapan belajar maupun bakat minatnya. Para guru dituntut mau dan mampu mengenali potensi atau kemampuan setiap siswa. Selain itu Kurikulum Merdeka juga bertujuan untuk mewujudkan insan yang memiliki karakter Profil Pelajar Pancasila. Penguatan Profil Pelajar Pancasila difokuskan dalam rangka penguatan karakter yang tumbuh dan bisa dibangun serta diintegrasikan dengan mata pelajaran. Matematika merupakan pelajaran yang dianggap sulit bagi kebanyakan siswa sehingga banyak yang tidak tertarik untuk mempelajari. Tim Pengabdian Research Group Dikdasmen Prodi Pendidikan Matematika FKIP UNS melaksanakan pengabdian untuk memanfaatkan fakta matematika pada pembuatan batik di sekolah dasar Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Tujuan dari pemanfaatan ini agar guru dapat merancang pembelajaran matematika yang tidak hanya fokus pada konsep matematika namun juga memuat nilai etnomatika dengan memperkenalkan budaya lokal salah satunya Batik Wonogiren dari Wonogiri kepada siswa SD sehingga pembelajaran menjadi bermakna dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan skema PKM-UNS ini berupa pendampingan kepada guru kelas dan siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Jatisrono, dengan pilot project di SD Negeri Pelem Jatisrono. Pendampingan ini melibatkan 35 guru kelas. Kegiatan pelatihan meliputi sosialisasi implementasi kurikulum merdeka secara mandiri, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran berupa Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Pembelajaran, mengimplementasikan rancangan perangkat pembelajaran di sekolah pilot project, serta Gelar Karya dan FGD dalam rangka desiminasi hasil pendampingan kepada seluruh guru Sekolah Dasar di Kecamatan Jatisrono.
Tinjauan Self-Efficacy Siswa pada Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Asfanudin, Imam Nurrochman; Kurniawati, Ira; Riki Andriatna
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 8 No 1 (2024): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v8i1.10433

Abstract

This study aims to see the effect of Missouri Mathematics Project learning model on students' mathematical communication ability in terms of students' mathematical self-efficacy. This research is a quasi-experimental. The population in this study were all grade X students in one of the public high schools in Surakarta city in 2023. The sample in this study was taken by cluster random sampling consisting of two classes, namely the experimental class that received the Missouri Mathematics Project learning model and the control class that received the Problem-Based Learning model. Data collection techniques through questionnaires to obtain data on student self-efficacy and student mathematical communication ability tests to obtain data on students' mathematical communication ability. Data analysis technique used two-way ANOVA with unequal cells. The results showed that the mathematical communication ability of students who were given the Missouri Mathematics Project learning model were better than students who were given the Problem-Based Learning model, both in general and in terms of student self-efficacy, both high, medium, and low. In the aspect of self-efficacy, both in general and in each learning model, high self-efficacy has the same good mathematical communication ability as moderate self-efficacy, high self-efficacy students have better mathematical communication ability than students with low self-efficacy, and moderate self-efficacy students have better mathematical communication ability.
Pengembangan E-Modul Matematika Interaktif dengan Canva dan Flipping Book: Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Materi Geometri Ekasari, Shelvina Mei; Chrisnawati, Henny Ekana; Kurniawati, Ira
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 9 No 1 (2025): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v9i1.184

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat e-modul interaktif yang membantu siswa meningkatkan aktivitas belajarnya. Banyak penelitian yang menyatakan adanya korelasi positif antara aktivitas belajar dan hasil belajarnya. Lalu, bagaimana mengaktifkan siswa? Tentunya dengan memfasilitasi kegiatan belajar siswa, salahsatunya menyediakan sumber belajar. E-modul interaktif adalah suatu media pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informatika untuk menampilkan teks, gambar, grafik, audio, animasi, dan video dalam proses pembelajaran, yang termuat dalam satu modul yang meliputi materi, metode, batasan dan sistem penilaian. Analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif valid (dengan nilai rerata sebesar 0,9167 dari penilaian ahli materi dan rerata sebesar 0,8556 dari ahli media, yang berarti masuk dalam kategori sangat tinggi dan tinggi), pada penilaian kepraktisan e-modul oleh guru, rerata prosentase penilaian guru adalah 95,25% , sedangkan kepraktisan dari peserta didik, diperoleh rata-rata prosentase 98,25% yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Untuk efektivitas, berdasar uji t , menunjukkan bahwa siswa dalam kelas eksperimen aktif dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal tersebut, artinya e-modul interaktif ini berfungsi sebagai alternatif media pembelajaran bermanfaat untuk meningkatkan aktivitas siswa, terutama berkaitan dengan materi sifat-sifat bangun geometri yang ada di kelas VIII SMP.
Pendampingan Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Deep Learning: Mendorong Adaptabilitas Guru untuk Mengembangkan Mathematical Thinking Siswa Sujadi, Imam; Wulandari, Arum Nur; Kurniawati, Ira; Nursanti, Yuli Bangun; Andriatna, Riki
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21831

Abstract

Pendidikan di Indonesia bersifat dinamis dan memerlukan peningkatan kualitas secara berkesinambungan. Peningkatan kualitas tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan potensi siswa, sehingga menciptakan individu yang cerdas, mandiri, dan kompetitif. Ini menjadi tantangan bagi guru untuk dapat adaptif terhadap perubahan serta melakukan inovasi untuk mencapai tujuan tersebut. Kecendurungan siswa yang masih mengandalkan hafalan juga menyebabkan pemahamannya kurang mendalam dan kemampuannya dalam memecahkan masalah rendah. Oleh karena itu diperlukan upaya pengembangan mathematical thinking sebagai guiding force dalam pemecahan masalah. Deep learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep dan penguasaan kompetensi secara mendalam, dalam cakupan materi yang lebih sempit sehingga dapat mendukung pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Dengan tiga prinsip tersebut deep learning dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mengembangkan mathematical thinking siswa. Namun demikian belum banyak guru yang memiliki bekal pengetahuan serta keterampilan untuk menerapkannya, khususnya pada pembelajaran matematika. Oleh karena itu, Research Group Dikdasmen UNS bekerjasama dengan MGMP Matematika SMP Kota Surakarta melaksanakan pendampingan dengan tujuan untuk meningkatkan adaptabilitas guru untuk mengembangkan mathematical thinking  siswa dengan penerapan pendekatan deep learning. Pendampingan dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu brainstorming terkait pendekatan deep learning dan implementasinya pada pembelajaran matematika, penyusunan desain pembelajaran, diskusi mengenai implementasi desain pembelajaran, dan refleksi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa guru sudah mampu mendesain dan mengimplementasikan pendekatan deep learning dengan cukup baik. Guru menyatakan bahwa pendekatan deep learning meningkatkan ketertarikan belajar serta pemahaman siswa. Namun demikian guru masih menemui hambatan antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kecepatan belajar siswa, serta referensi untuk modul ajar yang terbatas.
Hypothetical Learning Trajectory for Negative Integer in Differentiated Instruction: A Prospective Analysis in Didactical Design Research Andriatna, Riki; Sujadi, Imam; Kurniawati, Ira; Wulandari, Arum Nur; Nursanti, Yuli Bangun; Kanya Barndt
Hipotenusa: Journal of Mathematical Society Vol. 8 No. 1 (2026): Hipotenusa : Journal of Mathematical Society
Publisher : Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/hipotenusa.v8i1.2195

Abstract

Integers are one of the essential materials in mathematics, but provides its own difficulties for students, especially with regard to negative integers. This study aims to develop a hypothetical learning trajectory based on the results of the learning obstcale study. Specifically, the alleged learning trajectory is a conjecture on phase D students, namely Junior High School students based on the differentiation of the readiness aspects of high, medium, and low students. This study used development research with a didactical design research approach at the prospective analysis stage, namely analyzing the didactic situation before learning. The development results obtained a hypothetical learning trajectory based on the analysis of learning obstacle and literature review. Based on this, the hypothetical learning trajectory that is compiled consists of four stages starting from the concept of negative numbers, the concept of integers, counting operations on integers, and the properties of calculating operations on integers and their application. In addition to these four stages, the alleged learning trajectory also emphasizes the meaning of the minus sign as a prerequisite concept in integers. The integration of didactical situations in the hypothetical learning trajectory emphasizes the diversity of didactical situations towards students’ abilities as a form of differentiated instruction, especially in differentiating content.
ANALYSIS OF THE COMPOSITION OF TWO PLANE ISOMETRIES: TRANSLATION, REFLECTION, AND ROTATION USING A LINEAR ALGEBRA APPROACH Pramudya, Ikrar; Saputra, Bagus Aqil; Kurniawati, Ira
Journal of Mathematics and Scientific Computing With Applications Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/jmscowa.v6i2.1410

Abstract

Geometric transformation is a branch of mathematics that focuses on the transformation (bijective function) of geometric objects in a plane or transformation in . One of the topics discussed in geometric transformation is the properties of the composition of two isometries. Generally, topics in geometric transformation are studied using an axiomatic geometry approach that requires strong geometric visualization skills. This research aims to study the composition of two isometries through an alternative approach, specifically linear algebra. The study focuses on deriving the properties of the composition of two isometries, namely translations, reflections, and rotations, while considering their algebraic forms. The research methodology employed is literature study and deductive reasoning in accordance with mathematical syllogism. The results of this research are theorems that state the properties of the composition of two isometries. Based on the findings of this study, it can be concluded that the properties of the composition of two isometries can be derived using a linear algebra approach.
Development of problem-based learning model with metacognitive strategy to improve students’ problem-solving ability Usodo, Budi; Sutopo, Sutopo; C, Henny Ekana; Kurniawati, Ira; Kuswardi, Yemi
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 1, No 1 (2017): International Journal of Science and Applied Science: Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.214 KB) | DOI: 10.20961/ijsascs.v1i1.5124

Abstract

This research was conducted to: examine the problem solving ability of students in mathematics education FKIP UNS, (2) develop problem-based learning model with metacognitive strategy, (3) examine the effectiveness of problem-based learning model with metacognitive strategy. Three methods were used in this research: descriptive quantitative, research and development (RnD), and experimental method. The development method used 4-D model which consists of four phases: define, design, develop, and dessimenete. Experimental method was conducted to examine the effectiveness of learning model developed. The population in this research is all students of mathematics education FKIP UNS, while the sample used is students who took the Basics Matematics course. The data collections were used in this research: test, validation sheet, and observation sheet. Descriptive quantitative analysis technique was used to analyze the instrument development. Quantitative descriptive analysis was used to describe the validators’ mark result for the learning instruments. Descriptive quantitative analysis was used to analyze the problem-solving ability test result that described by percentages. The efectiveness of model development was analyzed by T-test method. The results of this study showed that: (1) students’ problem solving ability of mathematics education FKIP UNS particularly in non-algoritmic problems is still not good, but in algoritmic problems is good enough, (2) in the development of  problem-based learning model with metacognitive strategy learning instruments, three instruments that qualify valid, practical, and effective there are:  Learning Plan, Students’ Activity Sheet, and  Students’ Teaching Material.