Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Guru Honorer Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Peserta Didik Di Smp Negeri 42 Satu Atap Pampangan Kecamatan Marusu Kabupaten Maros Salwia Salwia; Jusnawati Jusnawati; Nurlela Nurlela
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 7, No 2 (2025): Peqguruang, Volume 7 Nomor 2 November 2025
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v7i2.6778

Abstract

Pendidikan merupakan proses untuk mengembangkan sikap, perilaku, dan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berkualitas dan bertanggung jawab sesuai dengan fungsi pendidikan nasional. Guru honorer memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas belajar peserta didik, terutama di SMP Negeri 42 Satu Atap Pampangan yang mayoritas tenaga pendidiknya berstatus guru honorer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan peran guru honorer dalam upaya meningkatkan kualitas belajar peserta didik di sekolah tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru honorer menjalankan berbagai peran seperti motivator, informator, organisator, pengarah, fasilitator, mediator, dan evaluator yang berdampak positif pada kualitas belajar peserta didik. Guru honorer terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang variatif dan menarik sehingga mampu meningkatkan keterampilan, aktivitas, dan hasil belajar peserta didik. Partisipasi guru honorer yang kompeten dan kreatif berkontribusi signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan di SMP Negeri 42 Satu Atap Pampangan. Dengan demikian, keberadaan guru honorer sangat diperlukan dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan yang optimal.
Dinamika Sosial Budaya : Studi Sosiologis Hiburan Malam di Kabupaten Bulukumba Nurlela Nurlela; Syamsu A. Kamaruddin; Arlin Adam
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.5058

Abstract

Hiburan malam merupakan sebuah budaya yang berasal dari negara- negara barat yang banyak diadopsi oleh masyarakat Indonesia. Saat ini, hiburan malam telah menuai banyak persepsi pro dan kontra di kalangan masyarakat, hal ini tentu semakin memperkaya dinamika sosial yang ada dalam stuktur masyarakat. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk memastikan keabsahan data, dimana data yang didapatkan dalam penelitian ini dianalisis menggunakan teori-teori terkait dengan objek penelitian yaitu dinamika sosial budaya : studi sosiologis hiburan malam di Pantai Bira Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi dinamika sosial budaya yang sangat kompleks dalam masyarakat pesisir Pantai Bira Kabupaten Bulukumba. Hiburan malam di pesisir Pantai Bira banyak berdampak pada pergeseran nilai yang ada pada masyarakat lokal. Selain itu, hiburan malam di pesisir Pantai Bira juga banyak menyebabkan perubahan perilaku sosial diantaranya gaya hidup masyarakat yang berubah menuju ke arah hedonisme dan perubahan rasa empati dalam masyarakat.
Pengaruh Aktivitas Menelusuri dan Mengunggah Konten Budaya di Instagram terhadap Pelestarian Nilai Budaya Bugis di Desa Arasoe Rahma Fuji Rahayu; Nurlela Nurlela; Dimas Ario Sumilih
Pepatudzu : Media Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol 22, No 1 (2026): Volume 22, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/fkip.v22i1.6901

Abstract

This study aims to examine the activity of browsing and uploading cultural content on Instagram towards the preservation of Bugis cultural values. This study uses a quantitative method with a causal associative design. The research sample consisted of 92 respondents who were active Instagram users in Arasoe Village, Bone Regency, selected through a purposive sampling technique. Data collection was conducted using a Likert scale, while data analysis used descriptive statistics and multiple linear regression with the help of SPSS. The results of this study indicate that the activity of browsing cultural content on Instagram has a partial effect. However, simultaneously, Instagram use still contributes to the preservation of local cultural values. This finding indicates that consumption of cultural content is more effective in strengthening awareness and internalization of Bugis cultural values than content production. Scientifically, this study contributes by distinguishing the role of consumption activities and content production in the preservation of digital culture and strengthens the application of Pierre Bourdieu's theory in the context of social media. Practically, the results of this study recommend the use of Instagram as a medium for cultural education by improving the quality of cultural content that is easily accessible to the younger generation.
Solidaritas Sosial Masyarakat Petani Tambak di Desa Lakawali Pantai Kabupaten Luwu Timur Nurlela Nurlela
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 No.2 Agustus 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v4i2.85572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk solidaritas yang terbentuk pada masyarakat petani tambak Desa Lakawali Pantai Kabupaten Luwu Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk memastikan keabsahan data, digunakan triangulasi sumber sebagai prosedur pengecekan. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, pemodelan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk solidaritas yang terbentuk dalam masyarakat petani tambak di Desa Lakawali Pantai adalah solidaritas mekanik, yang didasarkan pada kesamaan dalam aktivitas dan tanggung jawab. Para petani tambak memiliki pekerjaan dan tujuan yang serupa, yaitu mengelola tambak ikan, udang, dan rumput laut, serta meningkatkan hasil tambak secara bersamasama. Solidaritas ini tercermin dalam kerja sama mereka dalam membangun infrastruktur pengairan dan melaksanakan panen, tanpa adanya perbedaan peran sosial yang signifikan. Ikatan sosial di antara mereka dibangun atas dasar kesetaraan dan rasa tanggung jawab bersama untuk mendukung keberhasilan usaha individu secara kolektif.
SOSIALISASI NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME PADA PEMUDA DI TANJUNG DAPURA KOTA MAKASSAR Emanuel Omedetho Jermias; Abdul Rahman; Nurlela Nurlela; Jumadi Jumadi
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1597

Abstract

Sebagai konsekuensi dari negara yang multikultur, maka pada tahun 2022 pemerintah telah menetapkan sebagai tahun toleransi. Penetapna tersebut tentu telah melalui kajian dan berbagai macam pertimbangan. Selain untuk memperkuat ikatan dan rajutan kebangsaan, juga menjaga harmoni sosial kemasyarakatan pada tahun 2023 sebagai tahun politik, satu tahun menjelang pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten. Kita tidak menginginkan adanya segregasi di antara warga negara yang didasarkan atas perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan. Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut, maka dosen sebagai warga negara memiliki tugas untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar mereka memahami nilai-nilai multikutural. Tindak lanjut dari keiginan tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2023 di rumah salah satu peserta kegiatan. Kegiatan pengabdian ini menjadikan pemuda di Jalan Tanjug Dapura yang tergabung dalam Gerakan Pemuda GPIB Bukit Zaitun sebagai mitra. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan materi yang terkait dengan multikulturalisme, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan diskusi. Para pemuda sebagai mitra menyambut antusias kegiatan ini, sehingga dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah dipersiapkan.
PENGARUSUTAMAAN MODAL SOSIAL DALAM PEMBANGUNAN PERDESAAN Abdul Rahman; Nurlela Nurlela; Rifal Rifal
Madani: Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 12 No. 1 (2020): MADANI : Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/madani.v12i1.1897

Abstract

This article discusses the importance of social capital in rural development. Social capital is deemed necessary in rural development activities because historical data shows that development carried out by the government of the Republic of Indonesia, especially during the New Order administration tended to neglect community participation, even though it was the community who would utilize the development results. Entering the era of reform, the direction of rural development underwent a paradigm shift, in which the community is no longer placed as an object, but has been positioned as the subject of development, which is more popularly known as development with the botton up approach. The paradigm is then elaborated on empirical reality by placing Tompobulu Village community as a locus of research. The results showed that the development activities in this village could run in accordance with expectations because they got the support of the community who synergized with the government, and placed social capital as the basic capital in implementing development.