Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Nilai Kultural Jawa Sebagai Representasi Lokalitas Pada Interior Hotel Grand Tjokro Bandung Achnaf, Zaky Bachtiar; Kusnaedi, Iyus; Primayudha, Novrizal
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 10, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v10i1.6976

Abstract

Rancangan interior hotel bertema lokal merupakan salah satu peluang yang bisa dieksplorasi desainer dalam merancang hotel di Indonesia. Apakah yang dapat dieksplorasi dalam mengkaji desain dan lokalitas? Apakah motif hias lokal merupakan salah satu trend yang dipakai hotel guna menghasilkan citra dan identitas hotel? Dua pertanyaan ini merupakan permasalahan utama yang ingin dieksplorasi dalam jurnal ini. Salah satu hotel yang sangat konsisten dengan tema kelokalannya adalah hotel Grand tjokro di Bandung, dirancang dengan konsep interior modern dan implementasi motif hias budaya Jawa. Konsep ini selain menjadi representasi brand hotel juga merupakan sebuah upaya pelestarian kekayaan budaya jawa. Namun, penerapan konsep lokal ini diharapkan bukan hanya sebuah trend musiman saja, karena sangat disayangkan apabila tanda budaya ini hanya sekedar tempelan dekoratif yang tidak mendasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah pengayaan dalam melakukan pemilihan dan penerapan motif hias pada rancangan interior. Hal ini akan dipaparkan dalam pembahasan tanda yang dapat menghasilkan sebuah argumentasi yang komprehensif yang dapat dieksplorasi satu dan lainnya. Dengan demikian, implementasi motif hias ini akan menghasilkan sebuah makna tanda yang dapat ditelusuri dengan menggunakan metode observasi tanda dan analisa tanda Peircean. Melalui diskusi ini, akan dilakukan upaya pengeksplorasian tanda dengan memetakan bahasan ruang yang terdiri dari objek tanda berupa nama ruang, implementasi penerapan, jenis motif, makna motif, dan interpretasi visual. Kesimpulan yang diperoleh ini dapat digunakan sebagai variasi dalam membaca dan menganalisa pesan desainer terhadap ide rancangannya
Pemanfaatan Teknologi Bangunan untuk Mendukung Pengolahan Kopi di Coffee Shelter Ekowisata Kopi Manglayang Bandung Fahri, Muhammad; Kusnaedi, Iyus
Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Design As Strategy Case Studies - Part 1
Publisher : School of Design Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/jsdis.v5i2.7923

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini dapat berimplikasi pada proses perancangan pembangunan. Pemanfaatan teknologi dalam pembangunan merupakan strategi inovatif dalam proses perancangan bangunan untuk mendukung pengolahan kopi di coffee shelter ekowisata kopi Manglayang, Bandung. Dalam menganalisis pemanfaatan teknologi bengunan untuk mendukung pengolahan kopi yaitu menggunakan metode analitis yang meliputi skema perancangan, pemahaman desain, perumusan konsep desain, dan pemetaan pola desain. Tujuan pemanfaatan teknologi dalam perancangan coffee shelter berorientasi pada fungsionalisme dalam arsitektur sebagai kerangka konseptual untuk meningkatkan efisiensi, keberlanjutan, dan pemanfaatan bangunan secara maksimal. Perancangan yang akan diterapkan memiliki konsep industrial barnhouse yang di dalamnya terdapat tempat fermentasi kopi, tempat penjemuran kopi, tempat proses kopi, dan gudang tempat penyimpanan kopi. Dalam desain ini, pemanfaatan teknologi bangunan digunakan untuk mendukung proses pengolahan kopi di Coffee Shelter dengan konsep industrial barnhouse, agar lebih efisien dengan memanfaatkan teknologi bangunan untuk mempermudah pengelolahan kopi terhadap di coffee shelter.
Tinjauan Proksemik Pada Area Lorong Lift Lobby Hotel Mercure Bandung City Centre Sucianti Cahya Ramdhani; Iyus Kusnaedi
Rachana Interior Vol. 2 No. 02 (2025): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v2i02.54

Abstract

Penelitian ini meneliti fenomena proksemik di lorong lift lobi Hotel Mercure Bandung City Centre serta peran desain interior dalam mengatasi kendala interaksi ruang dan pengunjung. Permasalahan muncul akibat tata ruang yang belum mampu mengatur jarak, arah pandang, dan alur pergerakan secara efektif pada area antrian. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi elemen interior yang dapat mengatasi kendala proksemik melalui pendekatan kualitatif deskriptif, observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur tentang teori proksemik serta desain interior publik. Hasil penelitian menunjukkan elemen seperti pola lantai, plafon, dan signage berperan penting dalam mengarahkan sirkulasi, menjaga jarak sosial, serta meningkatkan kenyamanan dan keteraturan antrian. Kesimpulannya, penerapan desain interior yang tepat dapat mengoptimalkan proksemik, sehingga menciptakan pengalaman ruang yang tertib dan nyaman bagi pengguna. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis elemen interior sebagai pengatur perilaku proksemik di area publik hotel. Temuan ini berkontribusi terhadap pengembangan prinsip desain interior publik sebagai dasar bagi perancangan interior yang adaptif terhadap perubahan perilaku spasial pengguna.
Tinjauan Unsur Ragam Hias Budaya Dayak Pada Desain Interior Lobby Swiss-Belhotel Danum Jasmine Nurcahyadi Bachtiar; Iyus Kusnaedi
Rachana Interior Vol. 2 No. 02 (2025): October
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/rachanainterior.v2i02.55

Abstract

Lobi hotel memiliki peran penting dalam membentuk kesan pertama bagi tamu. Banyak hotel berbintang menerapkan unsur budaya sebagai daya tarik utama dalam desain interiornya. Dengan desain modern, hotel dapat merepresentasikan identitas budaya daerah tempatnya berdiri. Penelitian ini berfokus pada desain interior lobi Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya yang mengimplementasikan ragam hias budaya Dayak. Ragam hias budaya tersebut mencerminkan hubungan erat antara manusia dan alam, yang menjadi filosofi penting dalam budaya Dayak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, dokumentasi lapangan, dan studi literatur dari sumber daring dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ragam hias Dayak dalam desain interior lobi seperti ornamen motif pakis, bunga terong, dan burung tingang pada lobi hotel mampu menciptakan identitas visual yang kuat dan tetap relevan dengan tren desain modern. Penelitian ini berkonstribusi pada pengembangan keilmuan desain interior berbasis kearifan lokal, serta memberikan manfaat praktis bagi industri perhotelan dan upaya pelestarian budaya Dayak melalui penerapan desain yang autentik dan berkarakter.