Dewi Kusrini
Departemen Kimia, Fakultas Sains Dan Matematika, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, 50275

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Senyawa Sitotoksik dalam Ekstrak Kloroform Daun Tempuyung (Sonchus arvensis L.) Menggunakan GC-MS Ayu Ni’mah Azifa; Dewi Kusrini; Enny Fachriyah
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 17, No 1 (2014): Volume 17 Issue 1 Year 2014
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.588 KB) | DOI: 10.14710/jksa.17.1.23-26

Abstract

Identifikasi senyawa sitotoksik dari ekstrak kloroform daun tempuyung (Sonchus arvensis L.) menggunakan GC-MS telah dilakukan. Identifikasi ini dilakukan menggunakan metode GC-MS dan uji aktivitas menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Dari uji aktivitas, diperoleh bahwa fraksi B hasil kolom ekstrak kloroform merupakan fraksi yang sangat sitotoksik dengan harga LC50 = 7,862 ppm. Pada identifikasi fraksi B, diperoleh 29 senyawa dan ada 5 senyawa yang teridentifikasi dengan kelimpahan tertinggi yaitu dibutil ftalat dengan waktu retensi 22,265 menit dan luas area 7,71%, asam palmitat dengan waktu retensi 22,626 menit dan luas area 8,49%, 8,11,14-asam eikosatrieonat dengan waktu retensi 24,4 menit dan luas area 6,95, dioktil adipat dengan waktu retensi 26,517 menit dan luas area 7,90%, serta dioktil ftalat dengan waktu retensi 28,983 menit dan luas area 10,61%.
Isolasi, Identifikasi dan Uji Sitotoksik Senyawa Steroid dari Daun Binahong (Anredera Cordifilia (Ten.) Stennis) Yuliana Manik; Enny Fachriyah; Dewi Kusrini
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 16, No 1 (2013): Volume 16 Issue 1 Year 2013
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.057 KB) | DOI: 10.14710/jksa.16.1.23-26

Abstract

Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steenis) adalah tanaman obat potensial yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit dan berguna sebagai antibakteri, antioksidan dan antiseptik. Steroid diketahui bermanfaat sebagai antibakteri. Pada penelitian ini telah dilakukan isolasi, identifikasi dan uji sitotoksik terhadap ekstrak n-heksana. Analisis isolat yang berupa kristal putih dengan titik leleh sebesar 154,9-155,3oC dilakukan menggunakan spektrofotometer FT-IR dan LC-MS. Hasil analisis FT-IR menunjukkan isolat memiliki gugus –OH, -C-O, C=C, –CH3 dan –CH2. Sedangkan hasil LC-MS menunjukkan bahwa isolat memiliki berat molekul 351 g/mol. Berat molekul ini diduga dimiliki oleh senyawa stigmasterol (steroid alkohol) yang telah mengalami pemutusan ikatan pada rantai cabang. Hasil uji sitotoksik dengan metode BSLT menunjukkan bahwa hanya fraksi A bersifat toksik dengan harga LC50 sebesar 9,931 ppm sedangkan ekstrak n-heksana, fraksi B, C, dan D tidak bersifat toksik dengan harga LC50 berturut-turut 463,877 ppm, 1664,039 ppm, 1341,507 ppm dan 172,213 ppm.
Isolasi, Identifikasi Senyawa Steroid dari Daun Getih-Getihan (Rivina humilis L.) dan Uji Aktivitas sebagai Antibakteri Wihda Wihdatul Hidayah; Dewi Kusrini; Enny Fachriyah
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 19, No 1 (2016): Volume 19 Issue 1 Year 2016
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.897 KB) | DOI: 10.14710/jksa.19.1.32-37

Abstract

Isolasi dan identifikasi senyawa steroid dari daun getih-getihan (Rivina humilis L.) dan uji aktivitasnya sebagai antibakteri telah dilakukan. Isolasi dilakukan dengan maserasi dari 2,708 kg serbuk kering dari daun getih-getihan menggunakan pelarut etanol, kemudian dipartisi dengan pelarut n-heksana yang menghasilkan ekstrak n-heksana sebanyak 2,4 gram. Uji fitokimia menggunakan pereaksi Liebermann-Burchard menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana positif mengandung steroid. Pemisahan ekstrak n-heksana dengan kromatografi kolom menghasilkan 5 fraksi besar (A, B, C, D, E) dan fraksi B yang positif steroid menghasilkan isolat sebanyak 0,3 mg. Isolat steroid diuji kemurnian dengan metode KLT dengan berbagai pelarut. Dari KLT dua dimensi, didapatkan satu noda dan diduga isolat telah murni. Isolat steroid dianalisis menggunakan spektroskopi GC-MS, namum belum dapat ditentukan strukturnya. Uji aktivitas antibakteri dari ekstrak n-heksana terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus menunjukkan penghambatan pertumbuhan bakteri pada konsentrasi 1000 ppm.
Isolasi, Identifikasi dan Uji Toksisitas Senyawa Steroid dalam Ekstrak Kloroform Daun Ketapang (Terminalia catappa Linn) Candra Dewa Pramana Putra; Enny Fachriyah; Dewi Kusrini
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 14, No 1 (2011): Volume 14 issue 1 Year 2011
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.598 KB) | DOI: 10.14710/jksa.14.1.4-7

Abstract

Telah dilakukan isolasi, identifikasi dan uji toksisitas steroid dari ekstrak kloroform daun ketapang (Terminalia catappa Linn.). Steroid diisolasi dengan metode sokletasi dari daun ketapang yang sudah menguning menggunakan pelarut kloroform. Pemisahan ekstrak kloroform dilakukan dengan metode KLT dan kromatografi kolom. Uji toksisitas dilakukan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Pemurnian dilakukan menggunakan metode KLT preparatif. Kemurnian diuji menggunakan KLT dengan berbagai pelarut dan KLT 2 dimensi. Analisis senyawa steroid lebih lanjut menggunakan metode GC-MS. Hasil yang diperoleh menunjukkan ekstrak kloroform mengandung senyawa golongan steroid, triterpenoid dan flavonoid. Pemisahan dengan metode kromatografi kolom menghasilkan 11 fraksi (fraksi A, B, C, D, E, F, G, H, I, J dan K). Hasil uji toksisitas menunjukkan bahwa ekstrak kloroform mempunyai potensi sebagai pestisida dengan nilai LC50 sebesar 775,90 ppm dan hasil fraksi kolom C berpotensi sebagai antibakteri dengan harga LC50 99,43 ppm. Berdasarkan hasil penapisan fitokimia, fraksi C mengandung senyawa steroid. Pemisahan steroid dari fraksi C dilakukan dengan menggunakan KLT preparatif. Data spektrogram massa dari hasil preparatif dari noda pada Rf 0,125 menunjukkan senyawa yang terkandung di dalamnya adalah norethisterone dan drostanolone propionate.
Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners Suzuki, Yoshitaka; Ooe, Masato; Li, Caihuan; Kusrini, Dewi; Yakin, Husnul
JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang Vol 9, No 1 (2024): JAPANEDU June 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (Indonesia University of Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/japanedu.v9i1.68770

Abstract

The multilingualization of Web sites with high quality is essential due to the number of foreigners residing in Japan increasing, web pages need to be translated to obtain information. In this study, we conducted a survey to clarify the current status of language descriptions, including easy Japanese, on prefectural government Web pages. The survey method was to record the language tabs of each prefectural government's Web page and to investigate the number of prefectures that had a tab for easy Japanese in their language tabs. There were 47 Prefectural Government Web Pages in Japan observed based on the availability of language options. As a result, we found that 6 Prefectural Government Web Pages had easy Japanese pages. The six web pages were Tochigi Prefecture, Tokyo Metropolitan Government, Yamanashi Prefecture, Hyogo Prefecture, Fukuoka Prefecture, Kagoshima Prefecture. It found that the notation of easy Japanese was different in each prefecture. The results suggest that the easy Japanese web pages are useful not only for children and non-native speakers of Japanese but also for people with disabilities. In the future, it is important to examine whether easy Japanese really functions as easy Japanese and makes it easier to obtain information.
Exploration of Japanese Language Learning Models In The Implementation of The Independent Curriculum In SMA/SMK Widianti, Susi; Kusrini, Dewi; Dewanty, Via Luviana; Sutedi, Dedi; Hayati, Novia
Dimasatra Vol 4, No 1 (2023): OKTOBER
Publisher : Faculty of Language and Literature Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dm.v4i1.72598

Abstract

The purpose of this study is to provide opportunities for teachers to gain, strengthen and increase knowledge and experience about online-based Japanese language learning models, explore online-based Japanese language learning models that can be used in their classroom contexts and apply learning models Japanese in their respective classes effectively. The target of this activity is Japanese language teachers at the SMA/SMK/MA level throughout Indonesia. This activity was carried out online through three webinars which were mapped into three stages. The first stage is the distribution of questionnaires containing questions regarding experiences of exploring and using online-based learning models before being given training. This stage was not carried out via webinar but was collected via a Google form which was sent to the participants. The data was processed to obtain their background regarding their experience of using online-based Japanese language learning models in their respective schools. The second stage included two webinars that presented presentations and simulations from experts and practitioners of online-based Japanese language learning models, especially in teaching letters, vocabulary, grammar and skills including listening, reading, writing and speaking. The final stage is practice in the form of a simulation for the participants in using online-based Japanese language learning models which have been presented in two webinars. At the end of the activity, a questionnaire containing questions about experiences and impressions of using online-based learning models after training will be distributed. Through this training activity, it is hoped that Japanese language teachers in Indonesia can apply existing online-based learning models effectively so that the predetermined learning competencies can be achieved and students become competent in Japanese.
Ekstraksi Daun Salam Berbasis Natural Deep Eutectic Solvent dan Pemanfaatannya sebagai Antioksidan Rahman, Muhammad Kevin; Fachriyah, Enny; Kusrini, Dewi
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Issue 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/gjec.2022.16569

Abstract

Daun salam (Syzygium polyanthum) merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan sebagai obat. Daun salam mengandung senyawa metabolit sekunder golongan tanin, alkaloid, steroid, flavonoid, triterpenoin, saponin, monoterpen, kuinon, dan seskuiterpen. Daun salam biasa dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional karena memiliki aktivitas farmakologis antara lain : antihipertensi, antimikroba, dan antidiare. Penelitian ada beberapa tahapan yaitu skrining fitokimia pada simplisia dan ekstrak, sintesis NADES dengan metode pengadukan dan pemanasan, uji fisikokimia NADES berupa uji densitas dan viskositas terhadap suhu, ekstraksi berbantu ultrasonik dengan menggunakan pelarut etanol dan NADES, uji TPC dengan metode Folin-Ciocalteu, uji TFC dengan metode kompleks AlCl3, uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, serta penentuan besarnya korelasi TPC dan TFC dengan aktivitas antioksidan (IC50) menggunakan korelasi Pearson. Hasil ekstraksi berkisar 22-52% (v/v). Pelarut NADES ChCa memiliki nilai densitas dan parameter viskositas tertinggi sebesar 1,22 g/mL dan 1,171 mPa.s. Hasil uji TPC menunjukkan ekstrak ChOa memiliki nilai tertinggi sebesar 278,292 ± 25,5257 mg GAE/g sampel. Hasil uji TFC menunjukkan ekstrak etanol memiliki nilai tertinggi sebesar 6,579  ±  0,450 mg QE/g sampel. Ekstrak ChOa memiliki aktivitas antioksidan terkuat dengan nilai IC50 sebesar 5,657 mL/L. Terdapat korelasi yang kuat antara kandungan total fenol dengan nilai IC50.  
Potensi Antioksidan Ekstrak Etanol Residu Destilasi Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) Ramadhan, Eko Febrianto; Fachriyah, Enny; Kusrini, Dewi
Greensphere: Journal of Environmental Chemistry Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Issue 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.233 KB) | DOI: 10.14710/gjec.2022.14793

Abstract

Sereh wangi (Cymbopogon nardus) merupakan salah satu tanaman yang ramah lingkungan dan berpotensi sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder dalam ekstrak residu destilasi, menentukan total fenol dan aktivitas antioksidan (IC50). Pada proses ekstraksi didapatkan ekstrak etanol kental dari residu destilasi berwarna merah kehitaman pekat dengan rendemen sebesar 8,882%. Penapisan fitokimia pada serbuk residu dan ERD (ekstrak etanol residu destilasi) menunjukkan adanya kandungan flavonoid, tanin, kuinon, fenol dan steroid. Kandungan total fenol ERD didapatkan 46 mg ekuivalen asam galat/g ERD dan pada penentuan aktivitas antioksidan didapatkan nilai IC50 sebesar 189,905 ppm. 
Penggunaan Game Visual Novel Dalam Pembelajaran Menyimak Bahasa Jepang Tingkat Dasar: The Use of Visual Novel Games in Basic Japanese Listening Learning Marhamah, Ghina Isnaeny; Sutjiati, Neneng; Dewanty, Via Luviana; Kusrini, Dewi
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol. 11 No. 1 (2025): Japanese culture and language
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v11i1.77716

Abstract

Listening comprehension is one of the skills learned in Japanese language. Learners encounter challenges in Japanese listening comprehension, such as difficulties in understanding spoken language and in grasping narrative contexts. This study aims to investigate the effectiveness of using visual novel game as a learning media for learners in basic Japanese listening comprehension. The experimental method in this research is used to examine the utilization of visual novel game as a learning media. The use of this media obtained positive feedback from learners, as interesting illustrations help learners understand narrative contexts, while visuals and audio enhance learners’ focus and reduce weariness. There was an evident improvement in learners' listening comprehension skills, as reflected in the increase of average scores in the posttest compared to the pretest. The findings of this study are expected to provide insights for optimizing Japanese listening comprehension learning through the utilization of visual novel game media.
Isolasi dan Uji Antibakteri Senyawa Terpenoid Ekstrak N-Heksana Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia purpurata) Fajar Budi Laksono; Enny Fachriyah; Dewi Kusrini
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 17, No 2 (2014): Volume 17 Issue 2 Year 2014
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.639 KB) | DOI: 10.14710/jksa.17.2.37-42

Abstract

Tanaman lengkuas merah (Alpinia purpurata) merupakan tanaman obat yang termasuk dalam famili Zingiberacea dan banyak digunakan sebagai tanaman obat untuk penyakit tenggorokan, rematik, dan sakit kepala. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi terpenoid dari rimpang lengkuas merah dan menganalisis hasil isolasinya menggunakan spektrofotometer FTIR dan GC-MS serta menguji aktivitas antibakteri senyawa terpenoid dengan menentukan konsentrasi hambat minimum dengan metode difusi cakram. Penelitian ini dimulai dengan cara maserasi serbuk rimpang lengkuas merah dengan pelarut etanol. Ekstrak etanol kemudian dipartisi dengan pelarut n-heksana. Setelah itu, ekstrak n-heksana dianalisis mengguanak KLT dan Kromatografi kolom. Fraksi yang positif terhadap terpenoid kemudian dilakukan KLT preperatif dan uji kemurnian. Dari hasil analisis FTIR dan GC-MS dari isolat terpenoid, disimpulkan bahwa senyawa terpenoid yang diperoleh dari proses isolasi rimpang lengkuas merah adalah senyawa 3,7,11-trimetil-1,6,10-dodekatrien-3-ol atau nerolidol. Isolat terpenoid kemudian diuji aktivitas antibakteri pada konsentrasi 5%, 1%, dan 0,5% dan tidak memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Eschericia coli dan Salmonella typhi.