Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENGGUNAKAN ALGORITMA C4.5. UNTUK PENJURUSAN SMA Yeni Kustiyahningsih; Eza Rahmanita
Jurnal Simantec Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v5i2.1629

Abstract

ABSTRAKAlgoritma C4.5 merupakan pengembangan dari algoritma ID3, kelebihan algoritma C4.5 dapat menangani atribut kontinyu dan diskrit, kemudian dapat menangani training data dengan missing  value, serta menggunakan gain ratio untuk memperbaiki information gain. Selama ini untuk  menentukan penjurusan  sekolah SMA masih dilakukan dengan cara manual. Semakin tahun terjadi peningkatan jumlah siswa dan syarat untuk penjurusan juga semakin komplek, sehingga diperlukan sistem aplikasi penjurusan untuk membantu pihak sekolah dalam mempercepat dan efisiensi penjurusan sekolah. Apabila penjurusan sesuai dengan kemampuan dan minat  siswa, maka mereka dapat belajar dengan nyaman dan lulusan yang dihasilkan juga mendapat nilai yang maksimal, sehingga rata-rata nilai meningkat. Tujuan penelitian ini adalah membuat klasifikasi penjurusan siswa menggunakan algoritma C4.5 (metode decision tree) untuk mempermudah dan mempercepat penentuan penyeleksian pemilihan  jurusan sehingga proses yang dihasilkan dari seleksi ini lebih akurat dan objektif. Adapun Kriteria penjurusan adalah nilai Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Nilai Psikotest (IQ), Saran Psikotest, Angket/Minat Siswa, Saran Bimbingan Konseling. Hasil dari klasifikasi algoritma akan di analisa untuk menentukan recall, pressicion,   accuracy terbesar dan  Nilai error rate terkecil yang dicapai. Dari skenario uji coba yang dilakukan nilai akurasi yang dihasilkan setelah dilakukan pruning lebih baik dari pada tanpa pruning.Kata Kunci : Algoritma C4.5, Penentuan Jurusan, decission tree, akurasi, kriteria ABSTRACTThe C4.5 algorithm is the development of ID3 algorithm that the excess of C4.5 can handle continuous and discrete attributes and training data with the missing value, and uses the gain ratio to improve information gain. During this time, to determine the high school majors is still done manually. For more years the increasing number of students and the requirements for majors are increasingly complex, it is necessary to have an application system of majors to help school in accelerating the efficiency of the school majors. If the majors are in accordance with the student’s abilities and interests, the result will be that the students can learn comfortably and can get maximum score, and thus the average value increases. The purpose of this research is to make a classification placement of students using the C4.5 algorithm (decision tree method)  to facilitate and accelerate the determination of the screening department election so that the resulting process of this selection is more accurate and more objective. The majors’ criteria for consideration are the score of Mathematics, Physics, Biology, Chemistry, Psychological Value (IQ), Psychological advice, Questionnaire / Students’ Interests, and Counseling. The results of the algorithm classification will be analyzed to determine any recall, precision, greatest accuracy and value of the smallest error rate achieved. From the performed test-scenario, the accuracy values produced after pruning is better than without pruning.Keywords: Algorithm C 4.5, Determination Department, decision tree, accuracy, criteria
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN TERAPI OBAT MENGUNAKAN METODE ADAPTIVE SIMPLE MULTI ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (ASMART) Yeni Kustiyahningsih; Mula'ab Mula'ab; Rizal Dwi Saputra
Jurnal Simantec Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v7i2.6662

Abstract

Pengobatan sendiri (Swamedikasi) lebih banyak di pilih masyarakat sebagai langkah awal untuk mengurangi gejala penyakit ringan. Saat ini kebanyakan dari masyarakat memilih obat-obatan dengan melihat dari media masa, iklan, saran tetangga, atau dari sumber lainnya dan di konsultasikan kepada apoteker. Masalah muncul ketika ada beberapa orang yang membeli obat di apotik dan ingin konsultasi kepada apoteker, sehingga terjadi suatu antrian. Hal itu yang sering membuat masyarakat langsung membeli obat tanpa konsultasi kepada apoteker dan tanpa mengetahui kriteria obat terlebih dahulu. Kriteria obat adalah tepat indikasi, tepat kontraindikasi, jenis, dosis, dan harga. Banyaknya kriteria dalam menentukan terapi obat yang tepat maka dibutuhkan metode ASMART. Metode ini merupakan metode yang mampu menyelesaikan masalah dengan multikriteria. Dengan menggunakan metode ASMART untuk menentukan terapi obat menghasilkan tingkat akurasi sebesar 84,48 %. Nilai akurasi ini diperoleh dengan cara menganalisa tingkat persamaan hasil yang dilakukan oleh orang ahli (Dokter) terhadap sistem yang kita buat. Pembuatan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ini memiliki tingkat kesesuaian seperti apa yang diinginkan oleh user / pengguna sebesar 81,5 % berdasarkan hasil rata-rata kuesioner terhadap 1 responden dokter, 3 responden apoteker, dan 30 responden masyarakat. Kata Kunci : Terapi obat, SPK, ASMART, Adaptive, Apotek. 
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN LOKASI TOWER BTS MENGGUNAKAN METODE FUZZY MULTI-ATTRIBUTE DECISION MAKING (FMADM) DAN WEIGHTED PRODUCT (WP) Yeni kustiyahningsih; Moch. Jainul Hamit Saputro; Aeri Rachmat
Jurnal Simantec Vol 2, No 2 (2011): Desember
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v2i2.13398

Abstract

Fuzzy Anp Method And Internal Business Perspective For Performance Measurement In Determining Strategy SMEs Yeni Kustiyahningsih; Eza Rahmanita; Jaka Purnama
UNEJ e-Proceeding 2016: Proceeding The 1st International Basic Science Conference
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suramadu bridge is one of the transport Infrastructures that can provide social and economic growth opportunities, especially in Madura Island. Bangkalan Indonesia district is closest to longest bridge access. The number of SMEs (Small, and Medium Enterprises) in Bangkalan Indonesia reach more than 125 thousand units, it is possible and potential as an engine of regional economic growth as well as a reduction aspects of unemployment and poverty in the future. Therefore, one important factor Influencing the ongoing advancement of SMEs is a performance measurement. Performance measurement in this study is based on a perspective of the Balanced Scorecard is an internal business. Internal business consists of several indicators, namely Variation Batik, Raw Material Price Increase, Weather Conditions, Production, total manpower, the number of new products, Sales Transactions, Ownership (Shop). This indicator is measured using methods FANP (fuzzy analythic network process), while FANP is a comparison matrix phase, conversion to triangular fuzzy number, geometric mean calculation, synthetic extend calculation, determining  the degree of likelihood, determining the weight vector and normalization. This research approach integrated internal business perspective and fuzzy Analytic Network Process (FANP). The results of this research is a priority weighting of assessment indicators of internal business perspective. Based on sensitivity testing, then obtained batik variety of criteria and new product be a major factor in determining the future strategy for batik persisted with emphasis on local knowledge area.
E-LEARNING BERBASIS ISO 19796-1 DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Yeni Kustiyahningsih; Dewi Kartika; Firmansyah Adiputra
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet telah memasuki hampir seluruh aspek kehidupan di berbagai sektor.Internet lebih dianggapmenarik untuk dijadikan media pembelajaran karena fitur atau kontennya yang lebih banyak danmenarik  dibandingkan  buku  cetak  biasa. Tujuan  e-learning  ini  adalah  menciptakan  mediapembelajaran  yang  dapat  diakses  secara  luas  serta  menyajikan  materi,  latihan  soal  dan  evaluasiyang  lebih  efisien.  Sistem  ini  mampu  mengukur  kualitas  e-learning  yang  digunakan  dalampenyampaian  pembelajaran,  sehingga  dapat  meningkatkan pemahaman  mahasiswa  dalam  belajarserta  membantu  dosen  dalam  menyampaikan  materi  pembelajaran.ISO  19796-1  dibuat  secaragenerik  untuk  mengakomodasi  kebutuhan  di  bidang  standarisasi  kualitas  e-learning.  Pada  elearning ini, terdapat aplikasi yang mampu mengukur kualitas sistem e-learning, berdasarkan bobotprioritas  yang  sebelumnya  ditentukan  oleh  stakeholder.  Bobot  prioritas  inilah  yang  kemudiandiolah menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW).Hasil penelitianini adalah aplikasiyang  mampu  menilai kualitas  sistem  e-learning  berdasarkan  ISO  19796-1  dan  memberikanrekomendasi untuk perbaikan sistem. Lima kriteria dengan penilaian kurang dari bobot yang telahditentukan akan muncul sebagai perbaikan sistem.
Feature Selection and K-nearest Neighbor for Diagnosis Cow Disease Yeni Kustiyahningsih
International Journal of Science, Engineering, and Information Technology Vol 5, No 02 (2021): IJSEIT Volume. 05 Issue 02. JULY 2021
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ijseit.v5i02.10218

Abstract

The large number of cattle population that exists can increase the potential for developing cow disease. Lack of knowledge about various kinds of cattle diseases and their handling solutions is one of the causes of decreasing cow productivity. The aim of this research is to classify cattle disease quickly and accurately to assist cattle breeders in accelerating detection and handling of cattle disease. This study uses K-Nearest Neighbour (KNN) classification method with the F-Score feature selection. The KNN method is used for disease classification based on the distance between training data and test data, while F-Score feature selection is used to reduce the attribute dimensions in order to obtain the relevant attributes. The data set used was data on cattle disease in Madura with a total of 350 data consisting of 21 features and 7 classes. Data were broken down using K-fold Cross Validation using k = 5. Based on the test results, the best accuracy was obtained with the number of features = 18 and KNN (k = 3) which resulted in an accuracy of 94.28571, a recall of 0.942857 and a precision of 0.942857.
Media Pembelajaran Arsitektur Sistem Informasi Perusahaan Berbasis Web Yeni Kustiyahningsih
KOMUNIKA : Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika Vol 9, No 1 (2020): KOMUNIKA
Publisher : BPSDMP KOMINFO Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31504/komunika.v9i1.2814

Abstract

Mata kuliah Arsitektur Sistem Informasi Perusahaan (ARSIP) atau Enterprise Architecture merupakan mata kuliah semester dua program studi Sistem Informasi . Mata kuliah ini membahas mengenai arsitektur, konsep, metode perancangan, implementasi, blue print teknologi informasi (TI) dan strategi map. Pembelajaran yang sudah dilakukan selama ini menggabungkan model pembelajaran konvensional berupa ceramah dan metode Student Centered Learning (SCL). Permasalahan dalam penelitian ini adalah kesulitan dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai framework TI, blueprint TI dan menggabungkan proses bisnis dalam perusahaan. Berdasarkan penerapan model SCL, masih banyak mahasiswa yang belum memahami cara mengintegrasikan beberapa proses bisnis menjadi blueprint. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya nilai rata-rata UTS dan UAS. Untuk itu, penelitian ini bermaksud  membuat media pembelajaran ARSIP berbasis web interaktif dengan mengintegrasikan metode framework TOGAF dan balanced scorecard untuk memudahkan mahasiswa memahami konsep Enterprise Architecture dan menerapkan metode TOGAF pada perusahaan atau organisasi. Dengan inovasi ini, terjadi peningkatan rata-rata nilai UTS dan UAS kelas sebesar 15 %  dengan tingkat kelayakan aplikasi media pembelajaran ini sebesar  87 %.
Pengukuran Usability Aplikasi E-Wallet dengan Model PACMAD Menggunakan Metode Fuzzy-AHP dan TOPSIS Wahyudi Agustiono; Yoga Dwi Prasetya; Yeni Kustiyahningsih
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v9i1.2023.12-20

Abstract

Electronic wallet atau e-wallet adalah sebuah layanan virtual yang memungkinkan penggunanya menyimpan dana dalam betuk uang digital untuk dapat digunakan sebagai pengganti pembayaran secara cash. Layanan ini sangat mengandalkan jumlah pengguna dan keaktifan mereka dalam memanfaatkan fitur transaksi online. Usability yang baik adalah adalah satu kunci dalam mendapatkan pengguna baru atau mempertahankan pengguna lama untuk selalu menggunakan e-wallet sebagai pilihan utama dalam transaksi online. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran kualitas layanan 5 e-wallet yang populer di Indonesia (DANA, OVO, GOPAY, SHOPEEPAY dan LINKAJA) dari aspek usability. Penelitian ini menggunakan model PACMAD untuk menentukan tingkat usability aplikasi e-wallet yang terdiri dari 7 kriteria pengukuran antara lain: effectiveness, efficiency, satisfaction, learnability, memorability, errors dan cognitive load. Dengan menggunakan Fuzzy-AHP, masing-masing kriteria tersebut kemudian ditententukan bobotnya berdasarkan pendapat para ahli di bidang usability. Untuk mengukur nilai usability, sejumlah 50 pengguna e-wallet diundang sebagai responden pada penelitian ini. Data hasil penilaian responden selanjutnya dihitung dengan sebuah aplikasi simulasi Multi Criteria Decision Making (MCDM) yang sebelumnya telah dibangun pada penelitian ini dengan menggunakan algoritma TOPSIS. Berdasarkan hasil ujicoba yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa aspek/indikator usability yang paling berpengaruh pada sebuah aplikasi e-wallet adalah satisfaction dengan bobot 0.214 berdasarkan proses pengambilan keputusan dengan metode Fuzzy-AHP yang menggunakan 3 pakar dengan penentuan konsistensi rasio kurang dari sama dengan 0.1 atau 10%. Berdasarkan perhitungan TOPSIS, OVO memiliki nilai usability terbaik dengan nilai preferensi sebesar 0.765816.
Implementation of the Naive Bayes and Simple Additive Weighting Methods in the Feasibility Selection of Village Cash Assistance Recipients Bain Khusnul Khotimah; Wahyu Indra Kustina; Yeni Kustiyahningsih; Devie Rosa Anamisa; Fifin Ayu Mufarroha
International Journal of Integrative Sciences Vol. 2 No. 5 (2023): May, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijis.v2i5.4244

Abstract

Village Fund Direct Cash Assistance (VF-DCA) is a direct cash assistance policy in which funds come from the village. The VF-DCA policy is expected to ease the burden on the community, especially those with a low economy. Still, it is undeniable that there are opportunities for misuse of village funds by some VF-DCA organizers, intentionally or unintentionally. Problems that arise in implementing VF-DCA are mistakes in determining the beneficiary communities that are not on target so that the impact of VF can be manipulated for the interests of certain groups in several cases of social assistance programs. The solution to these problems is that this research creates a decision support system in selecting the eligibility of assistance recipients. This research used the Naïve Bayes (NB) method in selecting VF-DCA recipients and the Simple Additive Weighting (SAW) way to determine the order of eligibility scores for each candidate for VF-DCA recipients. In this study, the results of the classification process using the NB method obtained an accuracy rate of 99.36%. Hence, this is simplified in determining potential recipients of VF-DCA using the NB and SAW methods
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan TTG untuk Masyarakat Desa Terdampak Pandemi Covid 19 yeni Kustiyahningsih; Siti Aisyah; Diana Wahyuningsih; Rosita Sari; Mochamad Faruq
Jurnal Benuanta Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Benuanta Vol.1 No. 1 Juli 2022
Publisher : FMIPA-Unikaltar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61323/jb.v1i1.12

Abstract

Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai garda terdepan dalam pembangunan masyarakat turut berkontribusi terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Salah satu program kepedulian UTM terhadap masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID 19 adalah melalui program pengabdian masyarakat (Abdimas) melalui pelatihan secara daring (secara online) mengenai teknologi informasi, pelatihan dan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Beberapa peran teknologi informasi antara lain membuat konten youtube (Youtuber), pelatihan konten e-learning dengan google classroom, pembuatan video pembelajaran atau editing video dengan berbasis android (inShoot), video pembelajaran untuk  anak  sekolah, pembuatan Teknologi Tepat Guna (TTG) antara lain pembuatan Face Shield, dan bak cuci tangan. Program pengabdian masyarakat ini di lakukan pada di desa Bangah, kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo, Desa Desa Buluh, Kec.Socah, Kab. Bangkalan, dan Desa Plandi, Jombang. Program pelatihan teknologi informasi secara daring kepada pemuda karang taruna dan remaja masjid pada ketiga desa berdampak Covid-19, Hasil pengabdian ini adalah penyuluhan dan sosialisasi melalui video pembelajaran kepada masyarakat desa mengenai tata cara hidup sehat sesuai protokol kesehatan dan TTG dengan membuat dan memberikan masker, Face shield dan bak pencuci tangan pada masyarakat berdampak pendemi COVID 19.