Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Peta Timbul Terhadap Hasil Belajar IPS Kelas IV SDI Kampung Mejang Sumultiani; Jamaluddin Arifin; Fitri Yanty Muchtar
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 1 No. 2 (2023): Compass: Journal of Education and Counselling, Oktober 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v1i2.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media peta timbul terhadap hasil belajar IPS Siswa kelas IV SDI Kampung Mejang. Penelitian ini menggunakan pra-eksperimen, desain penelitian jenis One-Group Pretest Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV sebanyak 20 orang. Instrument penelitian yang digunakan yaitu tes essay, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase aktivitas siswa pada saat pretest  sebanyak 68% sedangkan saat posttest sebanyak 88%. Uji t-test diperoleh thitung = -8,46, dk = 18. Hasil perhitungan yang diperoleh dengan uji t diperoleh thitung < ttabel (thitung = -8,46 < ttabel = 2.101), karena - thitung < -ttabel  (-thitung = -8,46 < -ttabel = -2,101), dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Ada pengaruh positif pada pembelajaran IPS dengan penggunaan media pembelajaran peta timbul yaitu hasil belajar siswa lebih baik daripada tidak menggunakan media pada materi perubahan kenampakan bumi kelas IV SDI Kampung Mejang Kabupaten Gowa.  
Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik Menjadi Ecobrick R. A. Athifah Radhiyyah Ulfah; Rezki Rusman; Rizki Amaliah Afdal; Siskariani Siskariani; Sri Putri Rajab; Sukandi Sukandi; Suleha Suleha; Triana Triana; Wahyu Nengsi; Zahwa Aulia; Jamaluddin Arifin
Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/sipakaraya.v3i2.4316

Abstract

Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan yang tidak kunjung terselesaikan di berbagai negara karena sifatnya yang sulit untuk diurai oleh tanah. Upaya untuk mengatasi permasalahan sampah plastik salah satunya yaitu pemanfaatan limbah sampah plastic menjadi ecobrick. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini adalah agar siswa mampu memahami dampak negatif dari sampah plastik tersebut, agar mampu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan cara mengolah limbah plastik dengan program ecobrick di Lingkungan SD Inpres Lambengi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung dalam membuat ecobrick. Ecobrik merupakan metode daur ulang sampah plastik yang inovatif karena menggunakan sistem pengumpulan dan pemadatan sampah plastik kedalam botol plastik yang padat dan kokoh. Melalui kegiatan ini siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya mengurangi sampah plastik sekali pakai tetapi siswa juga belajar kreativitas dalam memanfaatkan sampah plastik yang sebelumnya dianggap sebagai limbah. Pemanfaatan ecobrik dalam pembelajaran memiliki beberapa manfaat yang signifikan salah satunya mengajarkan siswa tentang tanggung jawab terhadap lingkungan, sebagai media pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembuatan ecobrik, dan siswa dapat merasakan manfaat langsung dari upaya mereka dalam mengurangi sampah plastik. Sehingga dengan adanya inisiatif ini generasi mendatang akan lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan berkontribusi pada solusi masalah sampah plastik secara global.
PENGARUH STRATEGI STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING PADA MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV UPT SPF SD INPRES BONTOMANAI KOTA MAKASSAR Nur Maulia Mutmainna; Jamaluddin Arifin; Ulfayani Hakim
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi Student Facilitator and Explaining (SFE) pada model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPS di UPT SPF SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari kelas IV-A sebanyak 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas IV-B sebanyak 25 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi dan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, dan uji hipotesis dengan Paired Sample t-test serta Mann-Whitney, menggunakan bantuan program SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan motivasi dan hasil belajar pada kedua kelompok, namun peningkatan yang lebih signifikan terjadi pada kelas eksperimen. Rata-rata skor motivasi belajar kelas eksperimen meningkat sebesar 31,36 poin, dan hasil belajar meningkat sebesar 18,04 poin. Sedangkan kelas kontrol hanya mengalami peningkatan motivasi sebesar 7,96 poin dan hasil belajar sebesar 5,08 poin. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan bahwa H₀ ditolak dan H₁ diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan strategi Student Facilitator and Explaining dalam model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas IV di UPT SPF SD Inpres Bontomanai Kota Makassar. Strategi ini terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional karena mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan partisipasi, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kontekstual.
Pengembangan Media Pembelajaran Manarang AR Pada Mata Pelajaran IPAS Di Sekolah Dasar Candra Candra; Suardi Suadi; Jamaluddin Arifin
Jurnal PIPSI (Jurnal Pendidikan IPS Indonesia) Vol 10, No 3 (2025): VOLUME 10 NUMBER 3 SEPTEMBER 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpipsi.v10i3.6950

Abstract

Pembelajaran IPS di sekolah dasar masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa akibat kurangnya media pembelajaran interaktif. Augmented Reality (AR) berpotensi memberikan pengalaman belajar imersif dan mendukung pemahaman konsep lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital interaktif berbasis AR, Manarang AR, serta mengkaji kelayakan, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan model ASSURE yang terdiri dari enam tahapan: Analyze Learner, State Objectives, Select or Design Media and Materials, Utilize Media and Materials, Require Learner Participation, dan Evaluate. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket respon guru dan siswa, observasi, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Manarang AR sangat layak digunakan (validasi ahli media 90%, ahli materi 93%). Media ini juga sangat praktis (observasi keterlaksanaan 93%). Dari segi efektivitas, 88% siswa pada uji kelompok besar mencapai kategori hasil belajar sangat tinggi. Respon siswa terhadap media ini juga sangat positif. Kesimpulannya, Manarang AR efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar IPS. Media ini diharapkan memberikan kontribusi positif dalam pendidikan dan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KULINER TIRAM BAKAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI SUMBER PENGHASILAN ALTERNATIF DI WILAYAH PESISIR DI TANETE RILAU KABUPATEN BARRU Sam'un Mukramin; Sulvahrul Amin; Jamaluddin Arifin; Nurul Hatisah Anggraeni; Fitriani Fitriani
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5625

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini mengkaji potensi pengembangan usaha mikro kuliner tiram bakar berbasis kearifan lokal sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat pesisir, memperkuat potensi ekonomi lokal, dan memaksimalkan pemanfaatan kearifan lokal dalam pengolahan kuliner tiram bakar. Sementara itu, jenis pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah deskriptif naratif. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pengembangan usaha mikro kuliner tiram bakar berbasis kearifan lokal di Tanete Rilau, Kabupaten Barru, menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui diversifikasi sumber pendapatan. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi hasil laut, tetapi juga melestarikan tradisi lokal melalui pemanfaatan rempah-rempah daerah dan teknik pengolahan tradisional. Dukungan dari pemerintah, pelatihan, akses permodalan, dan pemasaran terbukti menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan modal, logistik, dan konsistensi kualitas produk, upaya ini berhasil menciptakan dampak positif, termasuk peningkatan pendapatan masyarakat hingga 30-40%. Program ini juga memberdayakan perempuan dan pemuda, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperkuat partisipasi dalam rantai nilai yang lebih tinggi. Dengan strategi keberlanjutan, seperti pembentukan koperasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, usaha ini memiliki prospek cerah untuk menjadi model pengembangan ekonomi pesisir berbasis kearifan lokal.