Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KEMUNGKINAN TERJADINYA FINANCIAL STATEMENT FRAUD Ardhiansyah, Arief Satria; Kusuma, Hadri; Sa’dani, Olivi Sabilla
Jurnal REKSA: Rekayasa Keuangan, Syariah dan Audit Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/j.reksa.v6i1.1375

Abstract

The objective of this research to analyze factors that have impact to financial statement fraud. Independent factors used in this research consists of financial distress, liquidity, leverage, and corporate governance. In other hand, the objective of this research also to analyze the factors that have influence to financial distress. Independent factors used in this research consist of profitability, liquidity, leverage, and corporate governance. Samples is all of manufacturing companies that listed in Indonesian Stock Exchange (BEI) period 2011-2015. Sampling method using purposive sampling with criterias setted by researcher and got 634 companies as the samples. Method of data analysis using path analysis and use PLS as software assisted. The results of this research are financial distress, liquidity, leverage, and corporate governance have a significant influence to financial statement fraud. In other hand profitability, liquidity, leverage, and corporate governance have significant influence to the financial distress.
Kemampuan Prediksi Aliran Kas Operasi Utama dan Bukan Utama: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia Hadri Kusuma
Sinergi: Kajian Bisnis dan Manajemen Vol. 8 No. 2 (2006)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/js.v8i2.415

Abstract

The issue of separating core and non-core cash flow components of financial reporting is controversial among financial analysts and accounting standard setters. This paper examines the relevance of key attributes of the financial statement and the role of those components in predicting the future cash flow. Overall this study supports the relevancy and predictability cash flow statements. The study also supports the need of financial analysts and standard setters to separate the components of core and non-core cash flows from operations.Keyword: core cash flow, net income, accrual, relevancy, predictable, accounting standard.
Pengaruh Durasi dan Konveksitas terhadap Sensitivitas Harga Obligasi Hadri Kusuma; Asrori Asrori
Sinergi: Kajian Bisnis dan Manajemen Vol. 7 No. 2 (2005)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/js.v7i2.882

Abstract

Obligasi merupakan efek hutang berpendapatan tetap yang diperdagangkan di masyarakat, dimana penerbitnya setuju untuk membayar kupon selama jangka waktu tertentu serta akan membayar kembali jumlah pokoknya pada waktu jatuh tempo. Obligasi memiliki kekuatan hukum, nilai nominal, tingkat kupon, tanggal jatuh tempo, peringkat, dan kreteria lain yang tercatum dalam kontrak pinjam-meminjam antara emiten dan investor. Harga obli¬gasi berubah setiap saat sesuai dengan karakteristik obligasi tersebut dan kondisi suku bunga komersial di pasar. Faktor yang berpengaruh terhadap tingkat perubahan harga obligasi adalah, suku bunga kupon, maturity, dan hasil hingga jatuh tempo. Durasi adalah rata-rata tertimbang dari waktu terhadap seluruh arus kas obligasi, yang dikembangkan untuk meng¬gabungkan tingkat kupon dengan jatuh tempo. Durasi dapat digunakan sebagai alat ukur sen¬sitivitas harga obligasi secara lebih tepat dari pada jatuh tempo pada perubahan suku bunga yang kecil. Semakin tinggi durasi suatu obligasi semakin sensitif terhadap perubahan suku bunga. Pada perubahan suku bunga yang besar, perngggunaan durasi sebagai alat ukur sen¬sitivitas harga menjadi tidak tepat, karena kurva harga obligasi tidak linier terhadap peruba¬han suku bunga, tetapi bersifat konvek. Konveksitas adalah ukuran kecembungan kurva obli¬gasi yang menunjukkan hubungan antara harga dengan hasil hingga jatuh tempo. Semakin cembung kurva tresebut berarti harga obligasi semakin sensitif terhadap perubahan yield. Adanya konveksitas obligasi menunjukkan bahwa perubahan harga obligasi tidak simetris terhadap perubahan suku bunga. Penggunaan durasi dan konveksitas secara bersama-sama untuk mengukur perubahan harga yang disebabkan oleh perubahan besar pada tingkat hasil yang diingginkan, dapat menghasilkan perkiraan perubahan harga yang lebih baik. Penelitian dalam tesis ini mencoba mempelajari pengaruh durasi dan konveksitas terhadap perubahan harga obligasi di Indonesia, dengan mengambil sampel obligasi perusahaan yang memiliki peringkat sama, yang diperdagangkan di BES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi dan konveksitas secara signifikan tidak berpengaruh positif terhadap sensitivitas harga obli¬gasi di Indonesia.Keywords: obligasi, konveksitas, durasi, harga obligasi.
Kandungan Infomasi Tambahan dari Laba, Modal Kerja Operasi dan Arus Kas pada Perusahaan Manufaktur Go Public Tahun 1997 - 2001 Hadri Kusuma; Handojo Budi Rahardjo
Sinergi: Kajian Bisnis dan Manajemen Vol. 7 No. 1 (2004)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/js.v7i1.899

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara empiris kandungan informasi tam¬bahan dari laba, modal kerja operasi dan arus kas operasi perusahaan manufaktur publik dalam memprediksi return saham. Penelitian ini menggunakan 78 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEJ, dengan periode pengambatan tahun 1997-2001.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Perubahan laba memiliki kandungan informasi tambahan dalam memprediksi return saham. Hal ini menunjukkan bahwa peruba¬han laba dapat digunakan sebagai variabel prediktor dalam memprediksi return saham. Tinggi rendahnya return saham tergantung pada tinggi rendahnya perubahan laba, (2) Peru¬bahan modal kerja operasi memiliki kandungan informasi tambahan dalam memprediksi re¬turn saham. Hasil ini menunjukkan bahwa perubahan modal kerja operasi dapat digunakan se¬bagai variabel prediktor dalam mempre¬diksi return saham. Tinggi rendahnya return saham tergantung pada tinggi rendahnya peru¬bahan modal kerja operasi, (3) Perubahan arus kas operasi memiliki kandungan informasi tambahan dalam memprediksi return saham. Hal ini berarti bahwa perubahan arus kas operasi dapat digunakan sebagai variabel prediktor dalam memprediksi return saham. Tinggi rendahnya return saham tergantung pada tinggi rendahnya perubahan arus kas operasi.Keywords: Arus kas operasi, return saham, laba, modal kerja operasi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan Manufaktur Go Public di Bursa Efek Jakarta Yuke Prabansari; Hadri Kusuma
Sinergi: Kajian Bisnis dan Manajemen 2005: Edisi Khusus (Keuangan)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/js.v0i0.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ukuran perusahaan, resiko bisnis, pertumbuhan aktiva, profitabilitas dan struktur kepemilikan berpengaruh terhadap struktur modal perusahaan. Dari pengujian terhadap perusahaan-perusahaan manufakturing yang terdaftar di Bursa efek Jakarta disimpulkan bahwa ukuran perusahaan, pertumbuhan aktiva, profitabilitas dan struktur kepemilikan berpengaruh positif sementara resiko bisnis berpenga¬ruh negatif terhadap struktur modal perusahaan secara signifikan.Kata Kunci:    Struktur Modal, Ukuran Perusahaan, Risiko Bisnis, Pertumbuhan Aktiva, Profi¬ta¬bilitas dan Struktur Kepemilikan
Analisis Proporsi Perolehan Fee Based Income Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia (Periode 1999 – 2003) Dwastarini Yuliana Candra Dewi; Hadri Kusuma
Sinergi: Kajian Bisnis dan Manajemen 2005: Edisi Khusus (Keuangan)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/js.v0i0.940

Abstract

Fee based income merupakan pendapatan bank di luar pendapatan dari bunga kredit, yaitu pendapatan yang bersumber luar dari aktivitas utama jasa-jasa perbankan. Sum¬ber ini merupakan alternatif pendapatan yang cukup aman dari risiko. Penelitian ini meng¬gunakan uji statistik non parametrik Mann-Whitney dan uji regresi linier berganda. Data diambil berdasarkan banyaknya BPD di seluruh Indonesia yang bejumlah 26 bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan perbedaan perolehan fee based income antara BPD yang berbentuk PT dan yang berbentuk PD. Pendapatan provisi, komisi, dan fee; pendapatan transaksi valuta asing; kenaikan surat berharga; dan pendapatan lainnya ber¬pengaruh secara signifikan terhadap besarnya fee based income secara bersama-sama. Se¬dangkan variabel yang mempengaruhi besarnya fee based income secara individual hanya variabel pendapatan lainnya. Kata Kunci: Fee base income, Bank Pembangunan Daerah
Size Perusahaan dan Profitabilitas: Kajian Empiris Terhadap Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Hadri Kusuma
Economic Journal of Emerging Markets Vol. 10 No. 1 (2005)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ejem.v10i1.607

Abstract

This research examines the relationship between profitability and size of manufac¬turing companies for the period of 2000 to 2003. Two measures of profitability are em¬ployed: Earnings before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA margin); and earnings before interest and taxes (EBIT margin). The measure of firm size is the num¬ber of employees. The results are consistent with theories of firm size that specify trade-offs between economies of scale and organizational costs and with theories that ascribe certain competencies to firms that allow them to offset the advantages often ascribed to large firms such as economies of scale.Key Words:    Size, Profitabily, Economy of Scale, Organisational, Competency, and Critical resources
Advertising in accounting firms: Empirical Perspective Hadri Kusuma
Economic Journal of Emerging Markets Volume 4, 1994
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ejem.v4i1.6620

Abstract

Advertising becomes an interesting tool for the accounting profession in the face of increased competition. Accounting firms today realize that advertising will play an important role in their overall success.
MODEL KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK BAGI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (STUDI KASUS PADA WAJIB PAJAK KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SLEMAN) Hadri Kusuma; Via Rizkiana
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/taradhi.v3i2.564

Abstract

Studies on tax generally focus on factors related to willingness of tax payers to pay theirtaxes. The present research develops previous study models by adding two new variables. Thefirst one is perception on the taxing officers and the second one is criteria of complying taxpayers. This study also employs an underused theory, the theory of planned behavior. Based onthe data gathered from 150 respondents, this study confirms the theory. More specifically, theawareness of tax payers, good perception on the effectiveness of tax service system, and percep-tions on the criteria of complying tax payers positively influence the overall willingness to paytaxes. Meanwhile, perceptions on taxing officers and knowledge and understanding on tax regula-tions do not influence the willingness of personal tax payers to pay taxes.
Hubungan Dividen Inisiasi dan Informasi Asimetri: Pendekatan Hazard Rate Hadri Kusuma
Jurnal Siasat Bisnis Vol. 1 No. 9 (2004)
Publisher : Management Development Centre (MDC) Department of Management, Faculty of Business and Economics Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research examines the dynamics of dividend policy applying the hazard model. The study focuses on the dividend initiation for a sample of firms went public on the Jakarta Stock Exchange between 1990 and 1997. These dividend initiations are investigated in the contect of pecking order theory. The results of the tests indicate that the hazard rate of a dividend initiation is negatively related to both level of asymmetric information and growth, but positively related to the level of agency costs. The results are consitent with the theory of pecking order but do not provide a support for a signaling theory.