Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : BANGUN REKAPRIMA

ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN DAN ESTIMASI BIAYA PEMELIHARAAN KOMPONEN ARSITEKTURAL PADA GEDUNG C DI KOMPLEK GEDUNG KANTOR BUPATI KUDUS Kusumastuti, Dianita Ratna; Setiawan, Dedi Budi; Rahmi, Dwi Ristanti; Rochimawati, Maylanda; Supriyo, Supriyo
Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora Vol 8, No 1, April (2022): Bangun Rekaprima
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i1, April.3523

Abstract

Perawatan dan pemeliharaan gedung merupakan masalah penting yang harus diperhatikan karena berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan setiap pengguna gedung. Gedung negara memiliki perencanaan umur bangunan 50 tahun. Pemeliharaan dan perawatan gedung negara dilaksanakan dengan mempertimbangkan umur bangunan, penyusutan dan kerusakan bangunan. Gedung C di Komplek Bupati Kudus dibangun pada tahun 2016. Pada komponen arsitektural bangunan terdapat beberapa kerusakan yang disebabkan karena beberapa ruang yang dialihfungsikan, perubahan cuaca dan pemeliharaan yang kurang. Kerusakan gedung dikhawatirkan akan merusak komponen lain yang bisa mengganggu fungsinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan komponen arsitektural, volume kerusakan dan biaya perawatan dan pemeliharaan Gedung C Komplek Bupati Kudus berdasarkan Permen PU No. 22/PRT/M/2018 serta analisis dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Harga Satuan Pekerjaan Konstruksi (HSPK) Kota Kudus. Analisis biaya difokuskan pada komponen arsitektural yaitu dinding, lantai dan plafon sebagai objek penelitian. Berdasarkan analisis presentase kerusakan komponen arsitektural Gedung C Komplek Bupati Kudus sebesar 1,650% dan termasuk jenis kerusakan ringan. Rencana Anggaran Biaya pekerjaan perawatan Gedung C Komplek Bupati Kudus pada komponen arsitektural sebesar Rp 43.920.000,-. Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan pedoman atau acuan oleh pengelola bangunan gedung dalam perencanaan biaya pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung, khususnya Gedung C Komplek Bupati Kudus.
APLIKASI BETON LIMBAH KANTONG PLASTIK UNTUK PERBAIKAN DINDING SALURAN DAN JALAN Anung Suwarno; Sudarmono Sudarmono; Dianita Ratna Kusumastuti; Marchus Budi Utomo; Mochammad Tri Rochadi; Puji Wahyumi; Sukoyo Sukoyo; Sugiharto Sugiharto; Yusetyowati Yusetyowati; Wildana Latif Mahmudi
Bangun Rekaprima Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.52 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i2.2173

Abstract

Artikel ini mempresentasikan aplikasi beton limbah kantong plastik untuk perbaikan dinding saluran dan jalan RT.06/RW.17 Pucang Sari, Pucang Gading, Mranggen. Dengan aplikasi ini diharapkan  masyarakat khususnya tenaga konstruksi bangunan dapat mempratikkan bagaimana mengolah dan memanfaatkan limbah kantong plastik untuk bahan pengganti sebagian agregat kasar beton bertulang, agar lebih bermanfaat dan mengurangi pencemaran lingkungan. Penggunaan limbah kantong plastik untuk pengganti sebagian agregat kasar untuk perbaikan saluran, dan plat penutup saluran memberikan manfaat bertambahnya lebar jalan perumahan yang relatif sempit untuk kendaraan berpapasan. Campuran pengganti agregat kasar dari limbah kantong plastik pada diambil dari hasil proporsi penelitian yaitu 33% dari proporsi campuran 1PC: 2Ps : 3 Split. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh tenaga tukang yang dibantu oleh masyarakat RT.06/ RW.17. Kebutuhan akan tulangan disediakan oleh warga yang salurannya dijadikan tempat aplikan. Sedangkan bahan semen, pasir, split dan split LKP disediakan oleh tim pengabdian Masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan setiap hari minggu/ libur dan berjalan selama hampir 8 minggu.
KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON RECYCLE TERHADAP BETON NORMAL Leily Fatmawati; Supriyadi Supriyadi; Dianita Ratna Kusumastuti; Lilik Satriyadi; Yusetyowati Yusetyowati
Bangun Rekaprima Vol 6, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.962 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v6i2.2124

Abstract

Limbah banyak didapat di Indonesia, baik limbah dari industri maupun non industri. Dengan semakin menimbunnya limbah, akan menimbulkan permasalahan, terutama masalah pencemaran lingkungan. Dari permasalahan ini, perlu diambil solusi bagaimana memanfaatkan limbah-limbah tersebut. Penelitian ini memanfaatkan limbah beton untuk digunakan menjadi beton daur ulang (Recycled Concrete). Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan limbah beton sebagai agregat kasar (pengganti split/ kerikil) pada campuran beton. Di samping itu, dengan penggunaan limbah beton ini akan dianalisis kuat tekan dan kuat tarik belah beton. Limbah beton yang digunakan dari Politeknik Negeri Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen di Laboratorium Bahan Bangunan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang. Dengan membuat benda uji Beton Silinder yang berjumlah 24 (dua puluh empat), dengan rincian 12 benda uji beton normal (untuk uji tekan dan uji tarik belah) dan 12 benda uji beton daur ulang (untuk uji tekan dan uji tarik belah). Dari hasil pengujian Kuat Tekan dan Kuat Tarik Belah Beton diperoleh : Kuat Tekan Beton Normal rata-rata = 21.48 N/mm², Kuat Tekan Beton Recycle rata-rata = 24.32 N/mm², Kuat Tarik Belah Beton Normal rata-rata = 7.29 N/mm², Kuat Tarik Belah Beton Recycle rata-rata = 7.57 N/mm², sehingga dapat disimpulkan bahwa agregat limbah beton dapat sebagai agregat pengganti split untuk beton.
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN DAN ESTIMASI BIAYA PEMELIHARAAN KOMPONEN ARSITEKTURAL PADA GEDUNG C DI KOMPLEK GEDUNG KANTOR BUPATI KUDUS Dianita Ratna Kusumastuti; Dedi Budi Setiawan; Dwi Ristanti Rahmi; Maylanda Rochimawati; Supriyo Supriyo
Bangun Rekaprima Vol 8, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.124 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i1.3556

Abstract

Perawatan dan pemeliharaan gedung merupakan masalah penting yang harus diperhatikan karena berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan setiap pengguna gedung. Gedung negara memiliki perencanaan umur bangunan 50 tahun. Pemeliharaan dan perawatan gedung negara dilaksanakan dengan mempertimbangkan umur bangunan, penyusutan dan kerusakan bangunan. Gedung C di Komplek Bupati Kudus dibangun pada tahun 2016. Pada komponen arsitektural bangunan terdapat beberapa kerusakan yang disebabkan karena beberapa ruang yang dialihfungsikan, perubahan cuaca dan pemeliharaan yang kurang. Kerusakan gedung dikhawatirkan akan merusak komponen lain yang bisa mengganggu fungsinya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan komponen arsitektural, volume kerusakan dan biaya perawatan dan pemeliharaan Gedung C Komplek Bupati Kudus berdasarkan Permen PU No. 22/PRT/M/2018 serta analisis dengan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Harga Satuan Pekerjaan Konstruksi (HSPK) Kota Kudus. Analisis biaya difokuskan pada komponen arsitektural yaitu dinding, lantai dan plafon sebagai objek penelitian. Berdasarkan analisis presentase kerusakan komponen arsitektural Gedung C Komplek Bupati Kudus sebesar 1,650% dan termasuk jenis kerusakan ringan. Rencana Anggaran Biaya pekerjaan perawatan Gedung C Komplek Bupati Kudus pada komponen arsitektural sebesar Rp 43.920.000,-. Diharapkan penelitian ini bisa dijadikan pedoman atau acuan oleh pengelola bangunan gedung dalam perencanaan biaya pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung, khususnya Gedung C Komplek Bupati Kudus.
PENDAMPINGAN PEMBANGUNAN KONSTRUKSI JEMBATAN BETON BERTULANG SEBAGAI AKSES KE MUSHOLLA AL BAROKAH NYATNYONO UNGARAN KABUPATEN SEMARANG Pangesti, Rendy Dwi; Widoanindyawati, Vemi; Suroso, Suroso; Supriyo, Supriyo; Marsudi, Marsudi; Pamungkas, Nur Setiaji; Setiawan, Dedi Budi; Kusumastuti, Dianita Ratna
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.64 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3970

Abstract

Pengabdian masyarakat yang berupa pendampingan pembangunan kostruksi jembatan beton bertulang sebagai akses menuju Musholla Al Barokah di wilayah RT 03 RW VII kelurahan Nyatnyono, Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Masa Pelaksanaan selama 6(enam) bulan, daribulan Oktober 2021. Pendampingan dirasakan sangat perlu, dikarenakan pembangunanya berupa kontruksi jembatan beton bertulang, yang menghubungan dua elevasi yang berbeda. Perbedaan elevasi yang mencapai 6,5 meter dan dengan panjang jembatan hampir 35 meter serta lebar jembatan 1,5 meter. Kontribusi mitra berupa beberapa material seperti batu kali, batu bata, pasir maupun beberapa tenaga kerja. Permasalahan utama adalah tidak adanya tenaga pelaksana bangunan khususnya didalam membangun Jembatan beton bertulang baik dari sisi biaya pelaksanaan maupun supervisi. Adapun solusi yang ditawarkan berupa pendampingan didalammengkalkulasi biaya pelaksanaan maupun supervisi dalam pembangunan. Kontribusi mendasar daripengabdian adalah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman dalam mengkalkulasi kebutuhan biaya, pelaksanaan serta supervisi dalam membangun Jembatan. Luaran berupa hasil pendampingan didalammelaksanakan pembangunan Jembatan di Wilayah Nyatnyono, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
PENERAPAN SISTEM PEMERIKSAAN DAN PERBAIKAN RETAKAN PADA DINDING DI KELURAHAN PAKINTELAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Kusumastuti, Dianita Ratna; Marsudi, Marsudi; Goro, Garup Lambang; Santosa, Stefanus; Supriyo, Supriyo; Rabinah, Aiun Hayatu; Praharseno, Fikri; Abdillah, Rifqi Aulia; Sulaiman, Sriwahyuningsih
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5635

Abstract

Community service in the form of implementing a system for checking and repairing cracks in walls in Pakintelan Village, Gunungpati District, Semarang City aims to increase residents' knowledge regarding the problem of cracks in walls which are thought to be caused by ground movement. This activity starts from a site survey, equipment preparation, and training carried out with the correct procedures, ensuring the implementation of correct repair methods and according to standards. Based on the results of surveys and interviews with local residents, the cracks in the walls of houses that occurred at the Citra Pesona Pakintelan Housing Complex were caused by ground movements which caused non-uniform structural settlement and vibrations resulting from housing construction behind the service location. The service team and students provide guidance and assistance to stone masons and the surrounding community. There were 6 masons who took part in the training and several members of the local community. The repair method used to repair cracked walls is the stitching method.
OPTIMALISASI KANDUNGAN KAPUR PADA MATERIAL ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KUAT GESER TANAH Lestari, Nor Puji; Widoanindyawati, Vemi; Kusumastuti, Dianita Ratna; Triwardaya, Triwardaya; Marsudi, Marsudi
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i1.5585

Abstract

The main problems with soft soils are high moisture content, low soil mineral content, and high compressibility. The use of bacteria from organic materials to form lime compounds as adhesives in soft clay stabilisation has not been done. So this research is intended to improve the soil by stabilising soft clay soil with bacteria in organic materials.The method used in this research is experimental method. Variations of soybean powder mixture (organic material) used were 5 g/L, 10 g/L, 20 g/L, 30 g/L, and 40 g/L with reagent concentration of 1 mol/L. Furthermore, CBR (California Bearing Ratio) test specimens and Unconfine compressive test (UCS) specimens were made to determine the effect of the addition of lime compounds on soil strength. The concentration of 30 g/L produces optimum lime deposits. This is in line with the results of SEM and XRD tests. The UCS test showed that the soil cemented with lime produced the optimum shear strength at 14 days of curing, with a free press of 86.39 kPa. While for a period of more than 14 days the increase in the value of free compressive strength is relatively very small.
ANALISIS PENERAPAN METODE KONSTRUKSI DI LUAR LOKASI (OFFSITE CONSTRUCTION) DI INDONESIA Kusumastuti, Dianita Ratna; Rahmawati, Roselina; Marsudi, Marsudi; Martono, Martono; Suparman, Suparman
Bangun Rekaprima Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.643 KB) | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v8i2.3962

Abstract

Pemilihan suatu metode sangat penting dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi karena metode pelaksanaan yang tepat dapat memberikan hasil yang maksimal terutama jika ditinjau dari segi biaya maupun waktu. Salah satu usaha yang dilakukan oleh pengelola proyek adalah mengganti cara”“cara konvensional menjadi lebih modern, yaitu dengan cara penerapan metode diluar lokasi (Offsite Cosntruction).Fenomena metode konstruksi di luar lokasi ini sudah berjalan dengan sangat baik di Indonesia seperti negara ”“ negara berkembang lainnya sehingga analisis tersebut telah menghasilkan teori metode pelaksanaan konstruksi yang paling banyak digunakan dan yang paling efektif digunakan dalam proyek konstruksi.Alasan bahwa metode konstruksi di Luar lokasi telah banyak digunakan di Indonesia adalah karena metode ini lebih efisien dalam pelaksanaan dan waktu pekerjaan yang lebih singkat serta mengurangi permasalahan jangka panjang. Namun beberapa pekerjaan masih dikerjakan dengan metode konstruksi tradisional mengingat lokasi pekerjaan yang sulit diakses oleh armada yang besar. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah metode konstruksi diluar lokasi ini harus tetap mengutamakan aspek mutu, memastikan bahwa lokasi pekerjaan dapat diakses oleh mesin erector serta jalur yang ditempuh tidak rawan macet.
ANALISIS PEMETAAN KENYAMANAN JALAN BERDASARKAN INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX (IRI) UNTUK KENDARAAN RODA EMPAT KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG Pangesti, Rendy Dwi; Kusumastuti, Dianita Ratna; Rahmawati, Roselina; Abdillah, Rifqi Aulia
Bangun Rekaprima Vol. 10 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v10i2.6178

Abstract

Assessment using the International Roughness Index (IRI) is an important indicator in evaluating the quality of road surfaces, which affects the comfort and safety of users. This study aims to map road conditions in Tembalang District, Semarang City, using the IRI value as a reference for determining maintenance budget needs. IRI data was collected using the RoadLabPro application on a smartphone installed in a four-wheeled vehicle, with measurements taken on various roads in Tembalang District to obtain a representation of overall road conditions. The collected data were analyzed using Microsoft Excel to classify road conditions into categories of Good (IRI ≤ 4.0), Moderate (4.1 ≤ IRI ≤ 8.0), Lightly Damaged (8.1 ≤ IRI ≤ 12), and Severely Damaged (IRI ≥ 12). The analysis results show that 80.65% of the road sections are in good condition, with an average IRI of 2.98 m/km, while the other 19.35% are in moderate condition with an average IRI of 4.32 m/km. Mapping data using QGIS facilitates the identification of areas that require further maintenance. The results of this study are expected to support more appropriate decision-making regarding road maintenance planning and budgeting in Tembalang District.
PENDAMPINGAN PERBAIKAN LANTAI KERAMIK UPAYA PENINGKATAN KEAMANAN DAN KENYAMAN PROSES PEMBELAJARAN MI HUDALIL MUTTAQIEN KEDUNGPANAS: PENDAMPINGAN PERBAIKAN LANTAI KERAMIK UPAYA PENINGKATAN KEAMANAN DAN KENYAMAN PROSES PEMBELAJARAN MI HUDALIL MUTTAQIEN KEDUNGPANAS Pangesti, Rendy Dwi; Kusumastuti, Dianita Ratna; Sulistiawati, Baiq Heny; Abdillah, Rifqi Aulia
Bangun Rekaprima Vol. 11 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/bangunrekaprima.v11i1.6387

Abstract

The quality of education is not only determined by the curriculum and teaching methods, but is also influenced by the physical condition of the learning environment, including the comfort and safety of the classroom. MI Hudalil Muttaqien Kedungpanas is one of the elementary schools that deals with problems with physical facilities, especially damaged ceramic floors in several classrooms. This damage has an impact on disrupting the teaching and learning process, and has the potential to pose a safety risk to students and teachers. This community service program aims to improve the quality of learning facilities by repairing damaged ceramic floors. The method of implementing the activity includes a survey of initial conditions, preparation of technical plans, Procurement of materials, to the repair process which is carried out in stages in accordance with civil engineering principles. The results of the community service that have been carried out show that floor repairs have succeeded in creating a more comfortable, safe, and suitable classroom environment for learning activities. In addition to improving aesthetics and safety, these repairs also have a positive impact on student learning motivation. This community service activity confirms that adequate physical facilities are an important factor in creating a quality educational environment and supporting an optimal learning process.