Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pemeriksaan Terintegrasi sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Resiko Penyulit dan Komplikasi Pada Ibu Hamil Astuti, Dyah Puji; Kusumastuti, Kusumastuti; Oktonah, Oktonah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB)merupakan salah satu indikator pembangunan kesehatan dalamRPJMN 2015-2019 dan SDGs. Masih tingginya angka kematian ibumenunjukkan bahwa harus ada upaya yang terintegrasi dalammengatasi permasalahan. Bentuk upaya menurunkan angkakematian ibu di Indonesia yaitu dengan melakukan pelayananantenatal terpadu yang diberikan kepada ibu hamil secara berkalaselama masa kehamilan. Pelayanan kesehatan pada ibu hamil tidakdapat dipisahkan dengan pelayanan persalinan, pelayanan nifas danpelayanan kesehatan bayi baru lahir. Hal ini disebabkan karenakehamilan mempunyai risiko mengalami penyulit atau komplikasi.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelayanankebidanan berupa pemeriksaan terintegrasi dalam rangka deteksidini factor resiko penyulit dan komplikasi pada ibu hamil di DesaLemahduwur Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen. Hasilmenunjukkan bahwa berdasarkan usia kehamilan sebagian besarpeserta kegiatan dalam kategori usia kehamilan trimester 2 yaitu 8orang (44,4%), sebagian besar responden dalam kategori multiparayaitu 10 orang (55.6%), sebanyak 15 orang (83.3) memilikipengetahuan yang baik mengenai factor penyulit dan komplikasikehamilan, hasil pemeriksaan fisik dan obstetric hamper seluruhpeserta 17 orang (94,4%) dalam kategori normal, ada 1 ibu hamildengan kelainan letak lintang. Pada hasil pemeriksaan laboratoriumprotein urine sebagian besar peserta 16 orang (88.9%) negativenamun ada 2 ibu hamil (11.1%) mengalami positif 2. Hasilpemeriksaan hemoblobin sebanyak 12 orang (66.7%) dalam kategorianemia ringan, dan hasil pemriksaan VCT semua ibu hamil 18 oranghasilnya negative (100%).
Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Tumbuh Kembang Bayi Dan Balita Kusumastuti, Kusumastuti; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa bayi balita merupakan masa dengan pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat dan kritis (golden age atau masa emas). Golden age merupakan suatu masa yang sangat penting dalam fase tumbuh kembang anak, karena pembentukan kepribadian dan karakter dimulai pada masa ini. Pertumbuhan dan perkembangan bayi balita merupakan suatu hal penting yang harus mendapat perhatian besar bagi orang tua. Tujuan meningkatnya pengetahuan ibu bayi balita tentang deteksi dini kelainan tumbang dan peningkatan kualitas tumbang bayi balita. Metode yang digunakan dengan melakukan penyuluhan kepada ibu bayi dan balita. Kegiatan dibagi 3 sesi yaitu penyampaian materi, praktik dan dilakukan pre test dan post test. Media yang digunakan leaflet dan power point. Hasil yang di dapatkan dari hasil pre test pengetahuan kader kategori cukup yaitu 2 (20%) dan kurang 8 (60%) serta presentase. Hasil Post Test didapatkan bahwa hasil dari kategori cukup 3 (30%) dan baik 7 (70%). Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu bayi balita tentang tumbuh kembang bayi balita. Keimpulan dari kegiatan tersebut adanya peningkatan pengetahuan ibu bayi balita setelah dilakukan penyuluhan.
GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP ASUHAN KEPERAWATAN BERBASIS SYARIAH DI RUANG RAUDOH RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Agung Prayoga, Muh; Al Ummah, Basirun; Kusumastuti, Kusumastuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Prevalensi kunjungan pasien di Ruang RaudohRumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta sebesar 391 pasiensetiap bulannya. Data peningkatan tersebut merujuk pada pelayanansyariah sebagai indikator mutu unggulan Rumah Sakit. Carameningkatkan indikator mutu pelayanan adalah denganmeningkatkan manajemen syariah. Salah satunya peningkatanmanajemen tatalaksana Asuhan Keperawatan Syariah. Pelayanandengan prinsip-prinsip syariah meliputi karakteristik Rabbaniyyah,Akhlaqiyyah, Waqi’iyah, dan Insaniyyah. Rumah Sakit PKUMuhammadiyah Yogyakarta menerapkan konsep asuhan keperawatsyariah dimana peran Dokter, Perawat, dan tenaga medis lain secaraterintegrasi memaksimalkan penyelesaian masalah spiritualitaspasien. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasienterhadap asuhan keperawatan berbasis syariah di Ruang RaudohRumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.Metode Peelitian : Penelitian menggunakan metode deskriptifkuantitatif dengan pendekatan cros sectional. Sampel berjumlah 80responden dengan tekhnik random sampling. Analisa datamenggunakan deskriptif. Hasil : Gambaran tingkat kepuasan pasienterhadap asuhan keperawatan dengan prinsip syariah dimensiRabbaniyyah, Akhlaqiyyah, Waqi’iyah, dan Insaniyyah memberikankepuasan pada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.Kesimpulan : Gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap asuhankeperawatan berbasis syariah dimensi Rabbaniyyah, Akhlaqiyyah,Waqi’iyah, dan Insaniyyah terhadap kepuasan pasien di RuangRaudoh Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Dari semuaatribut sudah memuaskan pasien. Ini dilihat dari 80 responden prosentase jawaban puas adalah sebesar 100 %. Rekomendasi : Asuhan Keperawatan Syariah tepat diterapkan diRumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta sebagaipengaplikasian pelayanan syariah Rumah Sakit.
Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan Di Instalasi Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Gombong Wulandari, Aisya Oktaviani; Al Ummah, Basirun; Kusumastuti, Kusumastuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang, Kurangnya tingkat kepuasan pasien terjadi karenatuntutan kebutuhan pasien semakin meningkat, namun tidak diiringidengan perbaikan tindakan perawat. Apabila pasien merasa tidakpuas terhadap suatu pelayanan yang disediakan, maka pelayanantersebut dapat dipastikan tidak efektif dan tidak efisien. Hal initerutama sangat penting bagi pelayanan publik. Penyelenggaraanpelayanan kepada pasien sebagai mana yang dilakukan RS PKUMuhammadiyah Gombong, perlu mendapatkan perhatian, khususnyadalam kualitas pelayanan agar sesuai dengan kebutuhan danharapan pasien. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada bulanDesember 2019, menunjukkan dari 5 orang pasien rawat inap, 2orang menyatakan tidak puas dan 3 orang menyatakan puasterhadap pelayanan keperawatan di rumah sakit. Tujuan Penelitian,Mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap mutu pelayanankeperawatan di instalasi rawat inap RS PKU MuhammadiyahGombong. Metode Penelitian, Penelitian ini menggunakan desaindekriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel berjumlah 93responden. Hasil Penelitian, Responden puas terhadap mutupelayanan keperawatan (96.8%). Responden puas terhadap tangibles(97.8%). Responden puas terhadap reliability (97.8%). Respondenpuas terhadap responsiveness (96.8%). Responden puas terhadapassurance (97.8%). Responden puas terhadap emphaty (97.8%).Kesimpulan, Responden puas terhadap mutu pelayanan keperawatan(96.8%).
Prevention of Anemia in Adolescent Girls Through Adolescent Posyandu Activities in Bocor Village Mutoharoh, Siti; Kusumastuti, Kusumastuti; Rahmadani, Wulan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is a condition where the number of red blood cells or the concentration of oxygen carriers in the blood, namely hemoglobin [Hb] is not sufficient for the physiological needs of the body. The incidence of anemia in adolescents aged 15-24 in Indonesia based on Riskesdas in 2018 was 32%. The purpose of this community service is to increase the knowledge of young women about anemia in adolescents, including the causes, complications, methods of prevention, and management of anemia. The method of this activity is through the provision of health education to 35 young women who attend. Measurement of knowledge was carried out before and after counseling using a questionnaire. The results of the activity showed a significant increase in the level of knowledge of young women about anemia in adolescents. Before the activity, most of the youth's level of knowledge was adequate [51%], while after the activity, most of the youth's level of knowledge was good [54%]. The conclusion of community service activities through health counseling at the youth posyandu can increase knowledge about anemia in adolescent girls so that it is expected to be able to prevent anemia, especially in adolescent girls.
Increasing Adolescent Reproductive Health Awareness through Role Play Drama Method Rahmadhani, Wulan; Mutoharoh, Siti; Kusumastuti, Kusumastuti; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents are faced with complex problems related to physical, psychological and emotional changes that caused with them experience health problems. Lack of knowledge, would had an impact on reproductive health status. Availability of adolescent care health services that can meet adolescent health needs, especially adolescent-friendly reproductive health services. The purpose of this activity was to increased understanding and awareness of health among adolescents. The method used was the planning stage and the implementation stage. In this community service, the participants played a drama that has been arranged by the service team. This drama told about an incident that is currently happening a lot among adolescents, namely free sex behavior. Adolescents who taken a part in this activity understood the purpose of this activity, and adolescents could hold the material that has been given by the implementing team.
Socialization Sorting, Waste Management, Waste Treatment In Selokerto Village, Sempor, Kebumen Kusumastuti, Kusumastuti; Mutoharoh, Siti; Rahmadhani, Wulan; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Garbage is material that is disposed of as residue from industrial and householdproduction. Garbage is the residue of human daily activities and/or natural processes insolid form (Law Number 81, 2012). The amount of waste produced in a certain area isproportional to the number of residents, types of activities, and the level of consumptionof the population for goods or materials. The larger the population or the level ofconsumption of goods, the greater the volume of waste produced (Sucipto, 2012).Selokerto Village is one of the villages in Sempor sub-district with an area of 150hectares. Based on preliminary results, it was found that most of the people of Selokertoare still not aware of environmental health with a classification of about 57% of residentsthrowing garbage and waste in rivers, 37% in the yard, 3% in the fields and 3% throwinggarbage in its place. There needs to be concern from the Selokerto village community tominimize the existing waste into the Selokerto village environment.This community service was carried out by conducting socialization about wastemanagement to the residents of Selokerto village which was attended by 30 peopleconsisting of RW, RT, Kadus and cadres. Before and after the socialization, a pre-test andpost-test of the residents' knowledge about waste management were conducted. Theresults of the pre-test found that 60% of the residents did not know how to process waste.And after the socialization, the post test results showed that 80% of the residents hadgood knowledge of waste management. After the socialization, residents were also invitedto do community service simultaneously in the Selokerto village area to maintain a cleanenvironment. In conclusion, there is a need for public awareness and the need for wastemanagement for the importance of maintaining environmental cleanliness in theSelokerto village area.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN DI PURING Indrayani, Eni; mutoharoh, Siti; Kusumastuti, Kusumastuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

"Latarbelakang: Pijat bayi adalah gerakan usapan lambat dan lembut pada seluruh tubuh bayi yang dimulai dari kaki, kemudian ke perut, dada, wajah, tangan dan punggung bayi. Pijat bayi merupakan salah satu cara yang menyenangkan untuk menghilangkan ketegangan dan gelisah, karena pijatan lembut akan membantu mengendurkan otot-ototnya sehingga bayi menjadi tenang dan tertidur. Oleh sebab itu penulis tertarik untuk menerapkan pijat bayi sehingga kualitas tidur bayi dapat meningkat. Tujuan:Menerapkan pijat bayi pada bayi usia 3-6 bulan untuk meningkatkan kualitas tidur bayi. Metode:Menggunakan metode deskriptif analitik jenis studi kasus. Data didapatkan melalui pemeriksaan, pemberian asuhan dan pengkajian yang didokumentasikan. Hasil: Setelah dilakukan penerapan pijat bayi terhadap 5 bayi usia 3-6 bulan didapatkan hasil bahwa pijat bayi dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Penerapan pijat bayi terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. "
The Influence of Fingerhold Technique and Positive Affirmation on Pain Reduction of Post Sectio Caesarea Dewi, Adinda Putri Sari; Astuti, Dyah Puji; Kusumastuti, Kusumastuti; Wulandari, Rizki; Cahyandhika, Vega Dwi
Women, Midwives and Midwifery Vol. 5 No. 2 (2025): Women, Midwives and Midwifery journal
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/wmm.5.2.60-70.2025

Abstract

Background:Sectio caesarea (SC)  is a surgery that aims to give birth to a child through an incision in the abdominal wall and uterus. During sectio casa delivery, the mother will not feel pain, but pain will arise several hours after the procedure is completed. The pain felt by post SC mothers is a sharp pain, which spreads throughout the surgical treatment area. Objective: This study aims to analyze the Reduction in Pain Scale with the Fingerhold Technique and Positive Affirmation in Post SC Mothers at PKU Muhammadiyah Hospital, Gombong. Method: This quantitative study used a quasi-experimental design with a one group pre-test and post-test design. Sampling for this study used a purposive sampling technique. The sample of this study was 80 people who had met the inclusion and exclusion criteria. The instruments used were a questionnaire for the SOP for providing Fingerhold technique interventions, SOP for positive affirmations and a pain scale assessment sheet using the Numeric Rating Scale (NRS). Data analysis used univariate analysis, bivariate analysis was used to test the hypothesis with the Wilcoxon Test. Results: The results of the study showed a decrease in pain after being given the Fingerhold technique intervention and positive affirmations, as many as 14 respondents experienced changes in pain and 65 respondents experienced no changes in pain. Conclusion: The difference in pain before and after the intervention of fingerhold technique and positive affirmation, obtained significant results, meaning that there was a change in pain for the better in post-CS mothers, so it is worth considering as a policy by the hospital as one way to reduce pain in post-cesarean section.
Implementasi Pijat Perut sebagai Terapi Komplementer : Pelatihan bagi Ibu Balita dalam Menangani Gas dan Kolik Sumarni Sumarni; Kusumastuti Kusumastuti; Siti Mutoharoh; Dina Saskia Budiarti; Enjel Laksana P; Faizatun Hidayah; Jennie Sava Adela; Novi Wahyuni; Khusnul Khotimah
Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/karyanyata.v2i4.2517

Abstract

Bloating in infants can also accompany other digestive disorders, such as vomiting, diarrhea, abdominal pain, and constipation. Babies with gas often vomit easily. Babies with diarrhea will have low potassium levels, resulting in bloating. One benefit of infant massage is addressing complaints of bloating and colic in infants. Tummy massage is a gentle abdominal massage designed to encourage trapped air to move. The goal is to move gas and other materials from the intestines to the large intestine. The method used was preparation through coordination with midwives and cadres in Selokerto Village, Sempor District, Kebumen Regency. The activity was implemented through lectures and tummy massage simulations. While evaluation and follow-up plans for the activity were carried out by evaluating the knowledge of mothers of toddlers and can be implemented independently using leaflets distributed to mothers of toddlers. The number of respondents in this activity was 10 mothers of toddlers. The activity went smoothly, all mothers enthusiastically participated in the activity. Respondents were aged between 20-34 years. The level of knowledge of respondents before the activity was that most had sufficient knowledge about bloating/colic in toddlers and tummy massage. Meanwhile, after the knowledge activity, most responded well. Conclusion: The community service activity was effective in increasing respondents' knowledge about gas/colic in toddlers and tummy massage.