Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penentuan Tingkat Kebisingan Pada Area Pengolahan Sekam Padi, Siltstone Crusher, Cooler Dan Power Plant Pada PT Lafarge Cement Indonesia-Lhoknga Plant Juliansyah Harahap
Elkawnie Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v2i2.2658

Abstract

This research conducted in PT. Lafarge Cement Indonesia which is one of company whose field in cement production located in western Indonesia region, exact place in Aceh province. The aimed of this research are to know about noise levels in some production areas of PT. Lafarge Cement Indonesia Lhoknga plant and define anticipation actions to the effect of existing noice level based on Hierarchy of Control (HoC). Used method in this research are measuring method with sampling points where measurement conducted if the noise suspected over the threshold limit by conducting noise sampling just onto one or few locations. Sample data obtained then being processed and analized by using statistical method. The result of this research concluded that rice husk processing area, siltstone crusher, cooler and most of power plant area which is in front of condenser 1 and 2, and near to turbin 1 and 2 have LAeq value over than 85 dB so that using hearing protection is a mandatory. Control conduct to the over noise shelf in few areas can be conducted by implementing HoC like elimination, substitution, engineering control (redesigning equipment, servicing and maintaining equipment, isolating equipment, damping and cushioning noise source and installing absorbtive baffles), administrative control (work hours per day limitation and health surveillance program) and using tools for self protection (application of hearing protection with NRR which can cover the noise shelf to workers).
Efektivitas Penggunaan Aluminium Sulfat Dalam Menurunkan Kadar TSS (Total Suspended Solid) Air Limbah Penambangan Batu Bara Di PT.X Juliansyah Harahap
Elkawnie Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v3i2.2769

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada PT. X yang bergerak pada bidang industri pertambangan dan penjualan batubara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengolahan air limbah, dosis dan efektivitas penggunaan Alumunium Sulfat untuk menurunkan kadar Total Suspended Solid (TSS) serta biaya yang harus dikeluarkan perusahaan dari penggunaan Alumunium Sulfat pada pengolahan air limbah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dan pendekatan yang dilakukan dalam menganalisa data-data yang didapatkan adalah dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Selain hasil pengukuran dan pengamatan dilapangan, data primer lainnya didapatkan dengan melakukan wawancara secara mendalam(indepth interview) pada responden yang dinilai dapat menjadi sumber informasi yang baik. Hasil dari penelitian ini disimpulkan bahwa sumber air limbah penambangan batu bara merupakan run-off di areal Pit B yang berasal dari mata air yang berada di sekeliling dinding Pit B (area tambang) dan air limpasan hujan yang bercampur dengan lapisan over burden (OB) pada saat dilakukan kegiatan penambangan batu bara. Pengolahan air limbah kegiatan penambangan batu bara yang ditujukan untuk mengurangi kadar TSS pada air limbah tambang, dilakukan dengan teknologi pengolahan aktif. Efektivitas penggunaan Aluminium Sulfat (tawas) untuk menurunkan kadar konsentrasi parameter TSS dengan dosis yang telah ditentukan PT. X adalah sebesar 86,74 %.
Potensi Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Kota Banda Aceh Sebagai Sumber Energi Alternatif (Biodiesel) Juliansyah Harahap; Yullia Yullia
Elkawnie Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v4i2.3514

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kota Banda Aceh, provinsi Aceh dengan mengambil sampel pada sejumlah restoran dan rumah makan berizin di Kota Banda Aceh. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data potensi limbah minyak jelantah yang dihasilkan dari restoran dan rumah makan di Kota Banda Aceh yang nantinya akan dipakai sebagai data awal dalam penentuan kebijakan pengelolaan limbah minyak jelantah sebagai sumber energi alternatif yaitu biodiesel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis dengan pendekatan kuantitatif dimana untuk mendapatkan jumlah potensi limbah minyak jelantah dilakukan dengan menggunakan metode statistik dengan pengambilan sampel populasi secara acak. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkannya besaran jumlah potensi limbah minyak jelantah yang dihasilkan oleh sebanyak 52 restoran dan rumah makan berizin yang ada di kota Banda Aceh yaitu sebesar 184,956 liter per harinya.This research was conducted in the city of Banda Aceh, Aceh province by sampling a number of licensed restaurants in the city of Banda Aceh. The main objective of this study was to obtain data on the potential waste of used cooking oil from restaurants in the city of Banda Aceh which would later be used as preliminary data in determining the management policy of waste cooking oil as an alternative energy source, namely biodiesel. The method used in this study was a descriptive analytical method with a quantitative approach where to obtain the potential amount of waste used cooking oil is done using statistical methods with randomly population sampling technique. The results of this study are obtaining the potential amount of waste cooking oil produced by as many as 52 licensed restaurants and food court/shop in the city of Banda Aceh, amount to 184,956 liters per day.