Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Kepraktisan E-LKPD Garis Singgung Persekutuan Luar di SMA IT Iqra’ Kota Bengkulu Hanifah Hanifah; Eli Mardiana; M. Sulistio; Peni Apriyanti
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i2.1860

Abstract

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan Kurikulum 2013 (K-13) dan Kurikulum Merdeka dengan tambahan metode deep learning mulai tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan ini mendorong sekolah untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut, SMA IT IQRA’ Kota Bengkulu dipilih sebagai lokasi penerapan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Model Aksi Proses Objek Skema (Model APOS) berbantuan GeoGebra pada materi garis singgung persekutuan luar. Pemilihan ini sejalan dengan misi sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran demi meraih prestasi di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Pelatihan dilaksanakan pada 23 Mei 2025 di laboratorium komputer dengan melibatkan 18 siswa kelas XI dan 6 guru matematika. Metode kegiatan meliputi penjelasan model APOS, praktik penggunaan GeoGebra, distribusi LKPD digital, pengerjaan LKPD secara mandiri, presentasi siswa, serta pengisian angket respon. Guru juga menerima modul ajar tambahan untuk dikembangkan secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata respon siswa sebesar 4,08, termasuk kategori sangat baik. Siswa merasa lebih mudah memahami konsep melalui visualisasi GeoGebra, antusias dalam mengerjakan LKPD, dan mampu mempresentasikan hasil kerja dengan baik. Guru memperoleh wawasan baru tentang integrasi teknologi dalam pembelajaran. Kendala utama adalah keterbatasan perangkat dan pengalaman awal dalam mengoperasikan GeoGebra. Secara keseluruhan, pelatihan ini sangat praktis untuk meningkatkan respon serta pemahaman konseptual, keterampilan teknis, serta motivasi belajar siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas pengembangan LKPD berbasis APOS pada materi matematika lain, melibatkan lebih banyak sekolah, serta menilai dampaknya terhadap prestasi akademik secara longitudinal.
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING DAN DISPOSISI MATEMATIS TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA Dewita Anggraini; Hari Sumardi; Hanifah Hanifah
MES: Journal of Mathematics Education and Science Vol 10, No 2 (2025): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mes.v10i2.11155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL dan disposisi matematis terhadap pemahaman konsep matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Dalam penelitian ini, dua kelas sampel diterapkan, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model problem based learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Desain penelitian yang digunakan adalah Faktorial Eksperimental. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup tes (soal uraian) dan non-tes (angket disposisi matematis). Untuk analisis data, digunakan teknik ANOVA Dua Jalan (Two-way ANOVA). Hasil dari penelitian ini adalah 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik yang belajar menggunakan model problem based learning dengan peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik antara peserta didik yang memiliki disposisi tinggi dengan peserta didik disposisi rendah. 3) Terdapat interaksi antara Model Problem Based Learning dan Disposisi Matematis terhadap Pemahaman Konsep Matematika
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI STATISTIKA KELAS X SMA Jimmi Tamsil; Effie Efrida Muchlis; Hanifah Hanifah; Hari Sumardi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13580

Abstract

Peserta didik selama ini menggunakan LKPD yang masih memiliki keterbatasan dalam aspek desain dan tampilan. LKPD tersebut hanya disajikan dalam format hitam putih sehingga kurang menarik secara visual. Selain itu, LKPD tersebut cenderung digunakan secara dominan sebagai satu-satunya bahan ajar, sehingga belum mampu mendukung variasi sumber belajar yang lebih kaya pada pelaksaan pembelajaran. Studi ini difokuskan mengembangkan LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi Statistika yang layak digunakan, ditunjukkan melalui tingkat kevalidan dan kepraktisannya, serta memiliki tampilan yang menarik dan berwarna. Riset ini mengadopsi model 4D: mendefinisikan, merancang, mengembangkan, dan menyebarkan. Penelitian ini melibatkan ahli materi, ahli desain, ahli bahasa, serta guru mata pelajaran matematika, serta 9 peserta didik kelas X SMA Negeri 11 Rejang Lebong. Temuan riset mengindikasihkan capaian indeks validitas sebesar dapat dilihat dari aspek kevalidan bahasa (0,94), media (0,85) dan materi (0,92), Berdasarkan angka tersebut, kualitas media pembelajaran dinyatakan memenuhi kriteria Sangat Valid. Secara praktikalitas, produk ini mencatatkan skor 97,1% sehingga dinyatakan masuk dalam kategori Sangat Praktis. LKPD berbasis Problem Based Learning yang dikembangkan telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan. Dengan demikian, disimpulkan bahwa LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi Statistika yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA Luhur Budi Satriani; Effie Efrida Muchlis; Agus Sutanta; Hanifah Hanifah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis Project Based Learning (PjBL) berbantuan GeoGebra pada materi bangun ruang kerucut untuk siswa kelas IX SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari tiga fase, yaitu Preliminary Research, Development or Prototyping Phase, dan Assessment Phase. Produk yang dikembangkan berupa modul ajar dan LKPD yang disusun dengan memperhatikan kebutuhan peserta didik dan karakteristik pembelajaran abad ke-21 yang kontekstual, kolaboratif, dan berbasis teknologi. Validasi dilakukan oleh tiga orang ahli (materi, bahasa, dan media), dengan hasil rata-rata persentase kevalidan sebesar 88,43% yang termasuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan dilakukan oleh seorang guru dan enam siswa, menghasilkan rata-rata persentase kepraktisan sebesar 86,33%, juga termasuk dalam kategori sangat praktis. Modul ajar dan LKPD ini memuat sintaks PjBL yang terintegrasi dengan aktivitas eksploratif menggunakan GeoGebra, serta disusun sesuai dengan struktur Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis PjBL berbantuan GeoGebra yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika pada materi kerucut, serta berpotensi untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik melalui pendekatan yang aktif, visual, dan bermakna.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF Ayu Tri Utami; Effie Efrida Muchlis; Hanifah Hanifah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.13961

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar matematika meggunakan model Problem Based Learning yang valid dan praktis pada materi Kesebangunan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Proses pengembangan modul dilakukan dengan menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari preliminary research, development or prototyping phase dan assesment phase. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII A dan guru SMP Negeri 08 Lebong. Adapun instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah uji validitas dan praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil uji validitas ahli materi, media, dan bahasa berturut-turut 3,63 (sangat valid), 3,36 (valid) dan 3,37 (valid).  Sedangkan untuk uji praktikalitas modul ajar diperoleh berdasarkan angket respon guru pada one-to-one evaluation dan angket respon peseta didik pada small group evaluation masing-masing sebesar 3,60 (sangat praktis) dan 3,57 (sangat praktis). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika dengan model Problem Based Learning pada materi Kesebangunan dinyatakan valid dan praktis.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Seika Gemala Sari; Effie Efrida Muchlis; Agus Susanta; Hanifah Hanifah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dapat memfasilitasi pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dalam materi statistika pada kelas XII SMA. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Plomp yang mencakup lima tahap yaitu: Preliminary Investigation (Investigasi Awal), Design (Desain), Realization/Construction (Konstruksi), Test, Evaluation and Revision (Tes, Evaluasi, dan Revisi), dan Implementation (Implementasi). Modul disusun sesuai tahapan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil validasi oleh tiga ahli menunjukkan nilai rata-rata sebesar 90,64%, yang termasuk dalam kategori sangat valid. Uji kepraktisan menghasilkan skor 93,18% dari guru dan 92,5% dari peserta didik yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Modul ini mendukung proses pembelajaran yang interaktif, konseptual, dan kontekstual sesuai prinsip Kurikulum 2013. Dengan demikian, modul ajar ini layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran inovatif dalam pembelajaran matematika di SMA.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBANTUAN QUIZIZZ DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Ema Andriani Marsanda; Hanifah Hanifah; Agus Susanta; Effie Efrida Muchlis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbantuan Quizizz dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 08 Bengkulu Tengah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan PLOMP. Model ini dikembangkan oleh Tjeerd Plomp dan terdiri atas lima fase utama, yaitu: (1) fase investigasi awal (preliminary investigation); (2) fase desain (design); (3) fase realisasi atau konstruksi (realization/construction); (4) fase tes, evaluasi, dan revisi (test, evaluation and revision; dan (5) fase implementasi (implementation).Fokus penelitian adalah untuk menghasilkan modul ajar yang valid dan praktis. Hasil validasi oleh tiga validator ahli materi menunjukkan bahwa modul mencapai nilai rata-rata sebesar 83,8% dengan kriteria “Valid”, sedangkan hasil validasi oleh ahli media menunjukkan nilai rata-rata sebesar 94,1% dengan kriteria “Sangat Valid”. Dari segi kepraktisan, penilaian yang diberikan oleh guru melalui angket menunjukkan hasil sebesar 94,7% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sementara itu, angket kepraktisan yang diisi oleh 16 peserta didik memperoleh hasil sebesar 89,2%, juga dengan kriteria “Sangat Praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, modul ajar yang dikembangkan dapat disimpulkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran matematika khususnya pada materi Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV) di tingkat SMP.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DISCOVERY LEARNING DAN APLIKASI ZIPQUIZ UNTUK MATERI PELUANG KELAS VIII Icha Resitaningtyas; Hanifah Hanifah; Hari Sumardi; Effie Efrida Muchlis
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.14191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas serta kepraktisan modul ajar matematika pada materi peluang kelas VIII yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dan aplikasi evaluasi digital Zep Quiz. Metode yang digunakan adalah model pengembangan Plomp yang meliputi lima tahap: investigasi awal, desain, konstruksi, evaluasi, dan implementasi. Modul dirancang untuk mendukung pembelajaran kontekstual, aktif, dan kolaboratif sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan bahwa modul berada pada kategori “sangat valid” dengan rata-rata skor 85,42%. Sementara itu, hasil uji kepraktisan berdasarkan respon siswa juga menunjukkan kategori “sangat praktis” dengan rata-rata skor 92%. Penggunaan Zep Quiz terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam evaluasi formatif. Dengan demikian, modul ajar yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran matematika di kelas VIII.