Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pemanfaatan arang cangkang sawit teraktivasi NaOH dan HCl dalam menurunkan kadar Fe, Mn dan zat warna pada air gambut Eprie Eprie; Kartika Bungas; Abudarin Abudarin
Journal of Environment and Management Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Environment and Management
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Palangka Raya dan (and) Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia (IATPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jem.v3i2.5506

Abstract

Air gambut merupakan salah satu air permukaan dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang bermukim didaerah rawa gambut dengan karakteristik kandungan bahan organik yang tinggi, kandungan besi yang tinggi serta memiliki pH yang rendah dengan warna yang pekat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan daya serap arang aktif cangkang sawit terhadap ion Besi (Fe), Mangan (Mn) dan zat warna pada air gambut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial karena hanya menggunakan satu faktor perlakuan yaitu massa arang aktif yang berbeda yaitu 10 g, 15 g dan 20 g sebanyak 3 (tiga) kali pengulangan. Penelitian ini memiliki 2 (dua) parameter yaitu (1) Parameter fisika yang terdiri dari bau, warna, suhu dan zat padat terlarut (TDS) dan (2) Parameter kimia yang terdiri dari pH, Besi (Fe) dan Mangan (Mn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata daya serap arang aktif dengan aktivator NaOH yang memiliki daya serap tertinggi pada setiap perlakuan yaitu dengan massa 20 g untuk Fe (1,49 mg/l) dan Mn (0,059 mg/l). Rata- rata daya serap arang aktif dengan aktivator HCl yang memiliki daya serap tertinggi yaitu dengan massa 10 g untuk Fe (0,82 mg/l) dan Mn (0,051 mg/l). Penyerapan terbaik Fe dan Mn pada air gambut dengan menggunakan arang aktif teraktivasi NaOH yaitu pada massa 20 g. Penyerapan terbaik Fe dan Mn pada air gambut dengan menggunakan arang aktif teraktivasi HCl yaitu pada massa 10 g. Arang aktif cangkang sawit yang diaktivasi menggunakan aktivator HCl dapat menyerap warna pada air gambut.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Untuk Pembelajaran Model Discovery Learning Pada Materi Hidrolisis Garam Di SMA Triliyansi Triliyansi; Abudarin Abudarin; Akhmad Damsyik; Agus Haryono; Abdul Hadjranul Fatah; Sri Rohaetin
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v14i2.219

Abstract

The implementation of the discovery learning model is that students are able to construct their own knowledge that they must master through 6 (six) stages of learning discovery, namely: (i) stimulation; (ii) problem statements; (iii) data collection;(iv) data processing; (v) verification; (vi) generalization. In its application, students need a study guide to be able to carry out discovery learning activities independently to obtain new knowledge, this research aims to produce a Student Worksheet (LKS) as a learning guide in learning salt hydrolysis with a discovery learning model in class XI high school students. The development of LKS was carried out by adapting the 4-D development model (define, design, d evelop, disseminate) from Thiagarajan. The resulting LKS products are assessed for feasibility using professional judgement by involving chemists, pedagogists, and learning media experts. The revised LKS product based on expert input is then tested for readability by potential users. Furthermore, LKS is implemented on a limited basis in chemistry learning in schools to determine its effectiveness in guiding discovery learning activities and improving students' understanding of the concept of salt hydrolysis. The limited implementation trial was carried out using a pre-experimental design of the One-Shot Case Study model involving 69 high school students in Palangka Raya city. The results showed that the LKS developed was suitable for use with a feasibility value of 92.45%. The effectiveness of LKS in guiding students to carry out discovery learning activities is in the very good category with an average of 97.75% and LKS is effective in improving students' mastery of the concept of salt hydrolysis by obtaining an average N-Gain score of 0.89.