Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Sejarah Lokal dan Public history (Sejarah Bagi Masyarakat) Jumardi Jumardi
CHRONOLOGIA Vol 3 No 3 (2022): Chronologia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jhe.v3i3.8921

Abstract

The correlation between local history and national history is very strong, because national history is generally formed from various combinations of existing local histories. The main focus of local history is not much different from national history, starting from the role of the people, whether religious leaders or local leaders who were involved in the struggle against the invaders or other important roles that deserve to be considered as one of the historical events. Apart from character, other themes that can be identified in local history are institutions, the general public involved in important events and the geography of a particular area. Despite having a broad study and close meaning to the value of people's lives, it cannot be denied that there are still many who underestimate local history. On the other hand, there are still many who assume that local studies have high difficulties in validating the data. In order to maintain this, this research was conducted. On the other hand, this research also aims to enrich information about local history so as to increase love for the country and nation. In order to obtain valid results, in this study a qualitative descriptive analysis method was applied. For data collection techniques themselves, using library instruments and documentation. The results of this study found that national history is an extension of local history, the link between local history and public history, as well as the benefits of local history for the Indonesian people.
Pendampingan Penulisan Artikel Bagi Guru APKS PGRI, Jakarta Timur Jumardi Joyorejo; Susilo Susilo; Herdin M
Humanis Vol. 21, No. 1 Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/humanis.v21i1.31552

Abstract

Pentingnya meningkatkan pengembangan profesi guru terutama di era globalisasi, masih banyak guru yang kurang memahami dalam meningkatkan profesi melalui berbagai kegiatan sebagai penunjang seperti penulisan artikel, penggunaan IPTEK, dan memiliki kreativitas maupun inovasi terhadap proses pembelajaran. Problematika-problematika tersebut menimbulkan permasalahan terhadap kualitas guru di Indonesia sehingga banyak guru yang tidak dapat mengembangkan serta meningkatan profesi guru sesuai di bidang profesi nya di karenakan masih minimnya pemahaman guru dalam meningkatkan mutu melalui kegiatan yang dapat mengembangkan profesi guru. Dalam metode pelaksanaan yang di gunakan untuk mengatasi persoalan mitra pada kegiatan pengabdian masyarakat yaitu Pelatihan. Adapun sasaran kegiatan pelatihan ini yaitu Guru di wilayah DKI Jakarta dan waktu pelaksanaan pelatihan ini di mulai dari tanggal 12-20 November 2021. Banyak peserta sudah dapat mengembangkan ide menjadi sebuah gagasan yang dapat di manfaatkan sebagai referensi/rujukan dalam dunia pendidikan.Abstract: In improving the development of the teaching profession, especially in the era of globalization, there are still many teachers who do not understand in improving the profession through various supporting activities such as writing articles, using science and technology, and having creativity and innovation in the learning process. These problems cause problems with the quality of teachers in Indonesia so that many teachers are unable to develop and improve the teaching profession according to their professional fields due to the lack of understanding of teachers in improving quality through activities that can develop the teaching profession. In the implementation method used to overcome partner problems in community service activities, namely training. The target of this training activity is teachers in the DKI Jakarta area and the time for this training to start from 12-20 November 2021. Many participants have been able to develop ideas into ideas that can be used as references/references in the world of education.
Peran Guru dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme terhadap Peserta Didik Sekolah Dasar Nursamsi DJ; Jumardi Jumardi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3775

Abstract

Nasionalisme adalah ciri khas cinta tanah air, rasa akan Nasionalisme merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap orang. Sehingga waktu yang dihabiskan untuk menanamkan sikap nasionalime menjadi modal yang signifikan dalam ketahanan hidup bernegara. Penelitian ini didasari pada bagaimana tugas pendidik dalam menanamkan sikap patriotik terhadap siswa. Metode penelitian yang diaplikasikan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek dalam tinjauan ini adalah 7 (individu) yang terdiri dari kepala sekolah dan enam pendidik di SDN Kali Baru Bekasi. Teknik pengumpulan inforrmasi melalui dokumentasi, persepsi dan strategi wawancara. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui peran guru dalam penanaman sikap nasionalisme serta pengimplementasiannya. Hasil dari penelitian mengatakan bahwa peran yang dilakukan pendidik dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air siswa harus dimungkinkan selama pembelajaran di kelas serta pemahaman mentalitas sikap patriotisme peserta didik. Selama ini siswa tidak ada penciptaan perspektif patriotisme dalam bergaul di sekolah dan kantor dan ada dua faktor masalah yang dialami oleh seorang pendidik, yaitu faktor internal siswa dan faktor luar peserta didik.
Peran Kapitan Jonkers Dalam Menolak Tindakan Rasisme Ditinjau dari Kebijakan VOC di Marunda (1684-1689) Ardiansyah Ardiansyah; Jumardi Jumardi
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v11i2.14671

Abstract

Abstrak: Kapitan Jonkers memiliki merupakan orang kepercayaan pimpinan di VOC. Ia menolak kebijakan untuk pemisahan antar suku yang tinggal di Marunda karena sebagian dari pasukannya berasal dari berbagai macam etnis dan suku yang berbeda. Permasalahan penelitian ini yaitu bagaimana upaya Kapitan Jonkers menolak kebijakan rasis di Marunda?. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk menggenang akan kepahlawanannya dalam menentang konsep rasisme yang sejak dulu tanamkan di Nusantara. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode historis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kapitan Jonkers berupaya mempersatukan etnis-etnis yang tinggal di daerah Marunda. Penolakan yang dilakukannya terhadap kebijakan pemisahan antar etnis di Marunda merupakan bukti bahwa Kapitan Jonkers ialah seorang yang berjuang untuk persatuan antar etnis mengingat kebanyakan pengikutnya berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Pemecahan tiap suku dan etnis di Marunda, menurutnya dapat menimbulkan kecemburuan satu sama lain sehingga perpecahan dapat terjadi antar suku-suku yang tinggal di sana.Kata Kunci: Kapitan Jonkers, Rasisme, VOC, Marunda.The Role of Kapitan Jonkers in Rejecting Racism From the VOC Policy in Marunda (1684-1689) Abstract: Kapitan Jonkers had a confidant of leadership in the VOC. He rejected the policy of segregation between the tribes living in Marunda because some of his troops came from different ethnic groups and tribes. The problem of this research is how is Kapitan Jonkers' efforts to reject racist policies in Marunda?. The purpose of this research is to garner his heroism in opposing the concept of racism that has been instilled in the archipelago for a long time. The research method used is the historical method. The results of this study indicate that Kapitan Jonkers seeks to unite the ethnic groups living in the Marunda area. His rejection of the policy of inter-ethnic separation in Marunda is proof that Kapitan Jonkers is a person who struggles for inter-ethnic unity considering that most of his followers come from various regions in the archipelago. The division of each tribe and ethnicity in Marunda, according to him, can cause jealousy with each other so that divisions can occur between the tribes who live there.Keywords: Kapitan, Jonkers, Racism, VOC, Marunda. 
Peran Guru dalam Menanamkan Sikap Nasionalisme terhadap Peserta Didik Sekolah Dasar Nursamsi DJ; Jumardi Jumardi
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3775

Abstract

Nasionalisme adalah ciri khas cinta tanah air, rasa akan Nasionalisme merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh setiap orang. Sehingga waktu yang dihabiskan untuk menanamkan sikap nasionalime menjadi modal yang signifikan dalam ketahanan hidup bernegara. Penelitian ini didasari pada bagaimana tugas pendidik dalam menanamkan sikap patriotik terhadap siswa. Metode penelitian yang diaplikasikan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek dalam tinjauan ini adalah 7 (individu) yang terdiri dari kepala sekolah dan enam pendidik di SDN Kali Baru Bekasi. Teknik pengumpulan inforrmasi melalui dokumentasi, persepsi dan strategi wawancara. Tujuan dari penelitian ialah untuk mengetahui peran guru dalam penanaman sikap nasionalisme serta pengimplementasiannya. Hasil dari penelitian mengatakan bahwa peran yang dilakukan pendidik dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air siswa harus dimungkinkan selama pembelajaran di kelas serta pemahaman mentalitas sikap patriotisme peserta didik. Selama ini siswa tidak ada penciptaan perspektif patriotisme dalam bergaul di sekolah dan kantor dan ada dua faktor masalah yang dialami oleh seorang pendidik, yaitu faktor internal siswa dan faktor luar peserta didik.
Pendampingan, Pembuatan dan Pemanfaan Alat Permainan Tradisional Egrang Bagi Masyrakat Milenial Herdin Muhtarom; Nur Cahyo Firdaus; Nur Isal; Muhammad Ikhsan Muzaki; Melina Supriyanti; Mila Nursindi Rahayu; Jumardi Jumardi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10165

Abstract

Background: Desa Mekarsari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten. Salah satu daerah yang menjadi lokasi dilaksanakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN-Dik) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah Uhamka. Tercatat dalam data terdapat beberapa sekolah yang ada di Desa Mekarari mulai dari SD, Madrasah Aliyah, SMK, dan SMA. Pesatnya modernisasi di era sekarang, membuat banyak perubahan dan kebiasaan yang berubah, seperti banyaknya anak-anak di Desa Mekarsari yang cenderung memilih memainkan gadget untuk bermain game online atau sosial media dibadingkan dengan permainan tradisional. Padahal permainan tradisional memiliki nilai-nilai budaya dan bisa menjadikan anak-anak kreatif. Untuk itu kami kelompok 8 KKN-Dik melakukan program kerja untuk memperkenalkan mainan tradisional egrang kepada anak-anak di desa Mekarsari. Metode: Penyuluhan tentang permainan tradisional egrang kepada anak-anak secara langsung, mengedukasi dan melatih cara menggunakan permainan tradisonal egrang kepada anak-anak. Hasil: Program kerja yang dilakukan kelompok kami dapat dikatakan berhasil karena bisa menarik perhatian dan antusisas anak-anak di Desa Mekarsari untuk berlatih permainan egrang dan sekaligus belajar tentang sejarah permainan tradisional egrang. Kesimpulan: Dengan diperkenalkannya mainan tradisional egrang kepada anak-anak di desa Mekarsasi bertujuan agar eksistensi permainan tradisional tetap dilestarikan oleh anak-anak Milenial karena merupakan warisan nenek moyang.
OBJEK WISATA RELIGI: MENELISIK SEJARAH DAN DAMPAK SOSIAL-EKONOMI BAGI MASYARAKAT LOKAL (STUDI KASUS PADA OBJEK WISATA BATU QUR’AN, PANDEGLANG): Religious Attractions: Examining History and Socio-Economic Impacts on Local Communities (Case Study on Batu Qur'an Tourism Object, Pandeglang) Herdin Muhtarom; Jumardi
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 5 No 1 (2021): Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.598 KB)

Abstract

Tourism is a sector that contributes to increasing national and regional income, it aims to increase development in Indonesia. Therefore, local tourism is a means to increase regional and national income. One of them is with local tourism, for example local tourism in Kadubumbang Village, Pandeglang Banten, namely Batu Qur'an religious tourism which has historical value and religious value. In this research, qualitative research is used in describing ideas that are in accordance with the object of research. With the Batu Qur'an tourism, it has an impact, especially for the local community, both in the social and economic fields in the Kadubumbang village area, Pandeglang Banten.
Dari STOVIA ke Salemba: Sekolah Dokter Jawa Cikal Bakal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Ilham Arsandi Firmansyah; Jumardi
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 5 No 2 (2021): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.561 KB) | DOI: 10.36526/santhet.v5i2.1333

Abstract

Local history is an interesting theme to look at in historical research. Then in the purpose of this research will discuss the local history of the School of Javanese Doctors became the forerunner of the establishment of the Faculty of Medicine, University of Indonesia located in Salemba. In this method use historiography methods such as topic selection stages, heuristics, achievements, to historiography or writing. The results of this study as to provide information about the School of Javanese Doctors who forerunner became the Faculty of Medicine, University of Indonesia located in Salemba No. 6. Therefore, the existence of the Faculty of Medicine Building, University of Indonesia which is still standing until now is a silent witness to the existence of a medical school in Jakarta.
Setu Babakan Setu Babakan: Kampung Betawi dalam Segi Historis: Kebudayaan Betawi, Sejarah Kampung Betawi Setu Babakan, Fungsi dan Manfaat Setu Babakan Rahmanto Dwi Sasongko; Jumardi
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 5 No 2 (2021): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.709 KB) | DOI: 10.36526/santhet.v5i2.1347

Abstract

DKI Jakarta is the capital city of the Unitary State of the Republic of Indonesia which consists of 4 parts, namely North Jakarta, East Jakarta, South Jakarta, and West Jakarta. In the 4 parts of the area, each has a variety of places or destinations that have historical value, one of which is Setu Babakan Kampung Betawi which is located in Jagakarsa, South Jakarta. And this article will discuss about these historical attractions where Setu Babakan has historical traces that are full of meaning and benefits for all of us as well as a source of learning references so as to increase our knowledge. This study uses historiographical methods such as the stages of topic selection, heuristics, results, to historiography or writing. It is hoped that with this article, readers will not only know Kampung Betawi Setu Babakan only as a tourist place but also can be interesting to study.
MESJID AS SALAFIYAH JATINEGARA SEBAGAI MESJID BERSEJARAH Lestari Anis Sanijan; Jumardi
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 5 No 2 (2021): Santhet : Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.996 KB) | DOI: 10.36526/santhet.v5i2.1358

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana sejarah Mesjid As Salafiyah Jatinegara (2) Mengetahui bagaiman perkembangan Mesjid As Salafiyah yang sekaligus sebagai tempat atau pusat penyebaran agama islam di Jakarta. Untuk metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode historis. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwasanya mesjid as salafiyah ini adalah mesjid yang dibangun oleh pangeran jayakarta. Dimana pada saat itu pangeran jayakarta beserta pasukanya melarikan diri dari para penjajah Belanda. Dan akhirnya sampailah pangeran jayakarta dan pasukanya di sebuah tanah yang luas yang berisi pohon-pohon jati atau yang sekarang dikenal Jatinegara. Disitulah pangeran pangeran jayakarta mendirikan sebuah pemukiman dan mendirikan sebuah mesjid yang bernama mesjid as salafiyah untuk menyusun strategi dan kekuatan melawan penjajah belanda.