Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Gerakan Desa Hijau melalui pembagian bibit tanam bagi warga Di Desa Passo Fransina Latumahina; Shiela Komul; Stasya A. Watunwotuk; Maria Hutuwely; Novia Pollatu; Venska Sarimanella
Media Abdimas Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Media Abdimas Vol 2 No 1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1999.576 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v2i1.2659

Abstract

Pelaksanaan KKN ditujukan untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap berbagai permasalahan yang terjadidi lingkungan masyarakat. Ada beberapa program yang direncanakan salah satunya yaitu pembagian bibittanaman kepada warga dalam membantu untuk pemanfaatan lahan di sekitar tempat tinggal mereka serta jugauntuk membuat penghijauan di lingkungan setempat. Desa Passo merupakan salah satu desa yang terletak dikecamatan Baguala, Kota Ambon. Desa Passo merupakan desa yang luas dan memiliki jumlah RT yang cukupbanyak yaitu sebanyak 63 RT. RT 014 merupakan sasaran dalam kegiatan pembagian bibit ini karena dari 63RT yang ada di desa Passo, RT 014 memiliki antusias yang tinggi terhadap kegiatan pembagian bibit tanaman.Metode yang dilakukan yaitu penyuluhan terkait dengan pembagian dan penanaman bibit tanaman kepadamasyarakat di RT 014. Membagikan bibit tanaman kepada masyarakat sebagai inti dari kegiatan ini, sekitar1.250 bibit tanaman yaitu: bibit pohon balsa (300), bibit pohon mangga (300), bibit pohon cengkeh (50), bibitpoon tanjung (300), dan bibit pohon melinjo (300).
IDENTIFIKASI BENTUK KERUSAKAN MANGROVE AKIBAT FAKTOR BIOTIK DAN ABIOTIK Latarissa, Nurhayati; Wattimena, Cornelia M.A.; Latumahina, Fransina
Wanamukti: Jurnal Penelitian Kehutanan Vol. 26 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35138/wanamukti.v26i2.643

Abstract

Hutan mangrove sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berada disekitarnya, Masyrakat disekitar kawasan dapat secara langsung berinteraksi dengan hutan mangrove melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan di sekitar kawasan, hutan mangrove juga mempunyai manfaat yang sangat besar untuk menjaga biota laut maupun penahan abrasi, itu juga masyarakat selalu memanfaatkan mangrove untuk kayu bangunan dan kayu bakar demi memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bentuk kerusakan pada mangrove akibat faktor biotik dan Faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua jenis mangrove  yang mengalami kerusakan baik yang disebabkan oleh faktor biotik maupun faktor abiotik. kedua jenis mangrove tersebut yaitu, Soneratia alba dan Rhizophora sp. Sedangkan bentuk kerusakan pada tanaman mangrove disebabkan karena faktor biotik yaitu serangan hama ulat kantong (Pagodiella sp) dan Gastropoda. Serangan hama ulat kantong menyerang daun mangrove dengan cara  memakan pada bagian bawah permukaan daun sehingga daun berlubang-lubang. Serangan ulat kantong ini dapat menyerang tanaman mangrove pada tingkat semai dan pancang. Sedangkan gejala dan tanda mangrove yang diserang oleh  Gastropoda, biasanya menempel pada bagian batang hingga daun sampai berlubang dan gundul. Kerusakan akibat kelompok Gastropoda menyebabkan jenis mangrove kehilangan daunnya karena habis dimakan. Bentuk kerusakan karena faktor abiotik yaitu sampah plastic, sampah kayu, sampah buah busuk, sterofoam, kaleng minuman, makanan, pempears maupun sampah rumah tangga, aneka bekas kemasan makanan atau minuman, kain atau baju bekas, mainan berupa boneka maupun bola plastik atau yang terbuat dari kain. Dampak utama pencemaran sampah plastik adalah matinya vegetasi melalui dua mekanisme, yaitu mati setelah tertimbun sampah dan mati akibat tumpukan sampah plastik yang mempengaruhi aliran keluar - masuknya air pasang surut, yang menyebabkan terganggunya pasokan hara bagi vegetasi mangrove, karena hara di hutan mangrove sebagian masuk melalui pasang surut.
Penggunaan Biopestisida Nabati Dari Bahan Dasar TOGA Untuk Pengendalian Hama Rayap Pada Pembibitan Pala Dan Cengkeh Milik Kelompok Tani Spirit Di Desa Liliboi Latumahina, Fransina; Mardiatmoko, Gun; Tjoa, Marthina
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (960.523 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i2.10539

Abstract

Rayap adalah serangga sosial yang berasal dari ordo Isoptera dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup tinggi, dimana rayap akan menyerang bagian batang hingga akar tanaman akibatnya daun tanaman akan menguning, batang akan membengkak dan akar tanaman terputus. Serangan rayap yang terjadi secara terus - menerus akan semakin sulit dibasmi apabila tidak mendapat perhatian yang serius oleh petani. Petani Desa Liliboi mengalami kesulitan dalam budidaya tanaman pala dan cengkeh karena setiap tahun selalu diserang oleh rayap dengan intensitas kerusakan sedang hingga tinggi dengan luas serangan lebih dari 50 %. Kondisi ini sangat berdampak buruk terhadap kualitas maupun kuantitas tanaman yang dibudidayakan didalam areal hutan kemasyarakatan Desa Liliboi. Warga kehilangan tanaman Pala dan Cengkeh bahkan terjadi penurunan pendapatan masyarakat dari pengelolaan hutan rakyat milik petani hutan. Pengendalian hama rayap umumnya dilakukan oleh petani setempat dengan menggunakan bahan kimia diantaranya Furadan, Sutrin 100 EC dan Bantrek 480 EC yang harganya sangat mahal dan sulit terjangkau oleh kelompok tani, akibatnya mereka selalu merugi tiap tahunnya. Untuk itu perlu dicari solusi yang tepat dalam menangani persoalan yang dihadapi oleh kelompok tani Desa Liliboi. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan kepada petani yakni penggunaan biopestisida nabati dari Tanaman Obat keluarga (TOGA) yang mudah dan murah didapat untuk memberantas serangan rayap yakni Sereh, Daun Pepaya dan Daun Sirsak. Biopestisida nabati memiliki keuntungan antara lain mudah terurai di alam sehingga tidak mencemari lingkungan serta relatif aman bagi manusia dan hewan peliharaan karena residunya mudah hilang. Penggunaan biopstisid nabati dalam dalam jumlah (dosis) yang kecil atau rendah, mudah diperoleh di alam, dan cara pembuatannya relatif mudah dan secara sosial ekonomi penggunaannya menguntungkan bagi petani kecil. Pembuatan biopestisida secara sederhana berorientasi kepada penerapan usaha tani berinput rendah, sehingga target yang akan dicapai dari kegiatan PKM yakni meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan kelompok tani hutan melalui perbaikan sistem budidaya dan pemeliharaan tanaman pala dan cengkeh hutan, peningkatan kemampuan petani dalam mendiagnosa gejala serangan hama rayap pada pala dan cengkeh serta kemampuan petani meracik obat pembasmi hama rayap secara masal dari bahan TOGA untuk meningkatan produktivitas tanaman sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kesejehteraan ekonomi masyarakat petani. Kegiatan yang akan dilaksanakan yakni penguatan kapasitas kelompok tani melalui kegiatan penyuluhan tentang budidaya tanaman pala dan cengkeh, pengenalan gejala dan tanda serangan rayap, peracikan bahan obat pembasmi hama rayap dan pembuatan biopestisida nabati dari tanama obat keluarga (TOGA) yakni Daun Sereh, Daun Pepaya dan Daun Sirsak dalam bentuk larutan. Oleh sebab itu dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk mencari solusi yang dihadapi masyarakat yang dilakukan dengan 2 cara yaitu: (1) presentasi materi biopestisida, budidaya pala-cengkeh yang diikuti dengan diskusi dan (2) demo pembuatan biopestisida dari bahan tanaman obat keluarga daun pepaya, sereh dan daun sirsak. Hasil diskusi yang berlangsung selama kegiatan presentasi terungkap banyaknya pertanyaan dari peserta yang belum banyak memahami budidaya pala dan cengkeh serta penggunaan biopestisida guna mendukung pertanian organik, juga tentang pemahaman mengenai cara perawatan pala-cengkeh, pembuatan biopestisida nabati dari tanaman obat keluarga yang bahan-bahannya mudah didapat didesanya. Demo pembuatan biopestisida berjalan dengan lancar dimana peserta juga terlibat aktfif dalam demo tersebut sehingga diharapkan nanti mereka bisa membuat sendiri biopestisida untuk memenuhi kebutuhan kelompok tani.
Partisipasi Mahasiswa KKN melalui kegiatan Penanaman Mangrove dan Pembersihan Pantai MamokengDesa Tulehu Kabupaten Maluku Tengah Latumahina, Fransina; Palapessy, Astrid; Leaongso, Shea A.; Naress, Beitrix L.; Kesulya, Edward R.; Natro, Garry B.; Tukuwain, Moh S.
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.421 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16291

Abstract

Areal pesisir Pantai Mamokeng Desa Tulehu memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, namun mengalami tekanan akibat aktivitas manusia yang tinggi di sekitar perairan. Salah satu program Kuliah Kerja Nyata mahasiswa Universitas Pattimura Ambon tahun 2021 di Desa Tulehu yakni penanaman Mangrove dan pembersihan pantai. Kegiatan menggunakan metode observasi dan edukasi. Kegiatan penanaman Mangrove dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu persiapan dan pelaksanaan. Tahap persiapan meliputi survey lapangan, pengambilan bibit Mangrove, dan pemotongan kayu Nani untuk dijadikan ajir. Kegiatan dilaksanakan pada akhir Oktober 2021 dengan melibatkan mahasiswa KKN Desa Tulehu, dosen pembimbing lapangan, kelompok pemuda Dusun Rupaitu, Komunitas Anak Pesisir, dan Babinsa Dusun Rupaitu. Bibit Mangrove ditanam sebanyak 310 bibit yang diperoleh melalui dukungan Balai Pengelolaan daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Waehapu. Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan yakni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan khususnya pesisir pantai. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yakni terbentuknya komunitas Mangrove yang baru di areal pantai serta pantai menjadi lebih bersih dan tertata dengan baik.
Pemanfaatan Sampah Sebagai Alternatif Peningkatan Pendapatan Keluarga Di Dusun Rupaitu Desa Tulehu Pawae, Jihan K.; Latumahina, Fransina; Galandjndjinay, Petronela R.; Kelean, Siti K. M.; Melsasail, Theresia; Hully, Morensya; Wattimury, Debora
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.287 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16292

Abstract

Desa Tulehu merupakan desa dengan destinasi wisata yang sangat ramai dikunjungi , namun sampai saat ini masyarakat Dusun Rupaitu belum menyadari dampak pembuangan sampah sehingga dari masalah tersebut mahasiswa Kuliah Kerja Nyata universtias Pattimura Ambon angkatan XLVII berinisiatif untuk mengadakan program pemanfaatan sampah sebagai alternatif peningkatan pendapatan keluarga. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode observasi dan edukasi . kegiatan ini dilakukan dalam 2 tahap yaitu : sosialisasi dan pemungutan sampah , pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 27 oktober 2021 . Kegiatan melibatkan mahasiswa KKN Desa Tulehu , dosen pembimbing lapangan , Direktur Bank Sampah, PT Pegadaian dan kelompok pemuda Dusun Rupaitu .
Peran Posyandu Lansia Terhadap Kesejahteraan Para Lansia di Desa Ihamahu, Kec. Saparua Timur, Kab. Maluku Tengah Latumahina, Fransina; Istia, Yali J.; Tahapary, Ellisabeth C.; Anthony, Veronica C.; Solelisa, Venty J.; Solissa, Zandra
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.804 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i1.19368

Abstract

Posyandu Lansia merupakan pos pelayanaan terpadu yang ditujukan kepada masyarakat lanjut usia pada suatu wilayah tertentu agar mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik. Posyandu lansia yang berada di Desa Ihamamhu adalah salah satu program miliki TP.PKK dimana posyandu lansia ini dilakukan sekali dalam sebulan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode wawancara dan observasi di lingkungan Desa Ihamahu. Mahasiswa KKN Angkatan XLVIII GEL II Universitas Pattimura Ambon Tahun 2022 Desa Ihamahu, turut berpartisipasi bersama dengan TP.PKK dalam pelaksanaan program posyandu lansia Desa Ihamahu. Program posyandu lansia ini dilakukan pada tanggal 25 April 2022. Pelaksanaan program posyandu lansia ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesejahteraan lansia dan telah mendapatkan pelayanan pada posyandu lansia, peran posyandu lansia yaitu hubungannya dengan manfaat yang dirasakan oleh lansia dari pelayanan dan kegiatan yang diadakan oleh posyandu lansia.
Management of Corn Flour (Zea Mays Var. Amylacea) as a Staple Food for the Community of South Romleher Hamlet, Wonreli Village, South-West Islands District Pelmelay, Dorce Lerin; Lasaiba, Mohammad Amin; Latumahina, Fransina
JENDELA PENGETAHUAN Vol 15 No 2 (2022): JENDELA PENGETAHUAN
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jp15iss2pp133-142

Abstract

Corn is a vital food commodity that plays a significant role in the Indonesian economy and is a staple food in several regions. This research is of a Qualitative Descriptive nature. The location of this study is Dusun Romleher Selatan, Desa Wonreli, Kecamatan Pulau – Pulau Terselatan. The population in this study consists of 20 individuals, while the sample selected randomly includes 10 individuals. Data collection techniques employed are observation, interviews, and documentary studies. Once the research data is gathered, it will be analyzed using the data analysis techniques chosen by the researcher. The research results indicate that wet milling (soaking) yields more flour than dry milling (without soaking). However, the nutritional content of dry-milled flour is higher. Mechanically processing corn into flour using a degerminator and a flour mill produces a wonderful flour texture.
IDENTIFIKASI HAMA YANG ME-NYERANG TANAMAN PADA PERSEMAIAN KEBUN BIBIT RAKYAT DI DESA LILIBOI rengifuryaan, Eni S; Wattimena, Cornelia; Latumahina, Fransina
BIOPENDIX: Jurnal Biologi, Pendidikan dan Terapan Vol 9 No 2 (2023): Biopendix: Jurnal Biologi, Pendidikan & Terapan
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Unpatti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/biopendixvol9issue2page268-280

Abstract

The method used is a quantitative descriptive method to find out the types of pests and forms of damage examined in the nursery of the People's Nursery (KBR) using a survey method with primary data (attacking pests) and secondary data (temperature, humidity). Based on the results of observations and identification carried out in the field, it was found that the types of pests and forms of damage attacked Linggua (Petrocarpus Indicus) and Titi (Gme-lina moluccana) plants in the KBR nursery in Liliboi Village in an area of ​​0.25 hectares. In Linggua, five types of pests were found, namely black ants (Dolichoderus Thoracicus), wood locust (Valanga nigricornis), caterpillar (Hyposidra talaca), brown fire caterpillar (Limantria dispar), and tachinid flies (Tachinidae) with each number of plants observed. 100 puppies. In addition, the forms of damage are rolling leaves, insect bites, and scratched leaves. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif untuk mengetahui jenis hama dan bentuk-bentuk kerusakan yang di teliti pada persemaian Kebun Bibit Rakyat (KBR) menggunakan metode survey dengan data primer (hama yang menyerang) dan data sekunder (suhu, kelembaban udara). Berdasarkan hasil pengamatan dan identifikasi yang dilakukan dilapangan, di dapatkan jenis - jenis hama dan bentuk-bentuk kerusakan yang menyerang tanaman Linggua (Petrocarpus Indicus) dan Titi (Gmelina moluccana) pada persemaian KBR di Desa Liliboi pada luasan areal 0,25 hektar. Pada Linggua di temukan lima jenis hama yaitu semut hitam (Dolichoderus Thoracicus), belalang kayu (Valanga nigricornis) ulat jengkal (Hyposidra talaca), Ulat Api coklat (Limantria dispar), dan Lalat Tachinid (Tachinidae) dengan setiap jumlah tanaman yang diamati 100 anakan. Selain itu, bentuk-bentuk kerusakan ialah, Daun menggulung, gigitan serangga, dan daun tergorek.
PENYEBARAN SERANGGA PADA AREAL PERTANAMAN EUKALIPTUS (Eucalyptus alba) HUTAN LINDUNG GUNUNG NONA DESA URIMESING KOTA AMBON Samanery, Hindun; Latumahina, Fransina; Wattimena, Cornelia
MARSEGU : Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2025): MARSEGU : Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : PT. BARRINGTONIA ASIATICA LESTARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69840/marsegu/1.11.2025.1153-1160

Abstract

Research on the Distribution of Insects in the Eucalyptus (Eucalyptus alba) Planting Area of ​​the Mount Nona Protected Forest, Urimesing Village, Ambon City aims to find out 1) To inventory the types of insects that live in the Eucalyptus (Eucalyptus alba) planting area of ​​the Gunung Nona Protected Forest, Urimesing Village. 2) To determine the value of abundance, diversity and distribution of insects in the Eucalyptus (Eucalyptus alba) planting area of ​​Mount Nona Protected Forest, Urimesing Village. 3) To identify factors that influence the spread of insects in the Eucalyptus (Eucalyptus alba) planting area of ​​Mount Nona Protected Forest, Urimesing Village. This research was carried out descriptively quantitatively, data collection used the exploratory method. Processing insect data by calculating the insect diversity index value (H`) is 0.902, the abundance value (K) is 0.787, the evenness index value (E) is 0.361, the dominance index value (C) is 0.052, and the moricity index value is 0.703. The five index values ​​indicate that the insect species is classified as low.
Ramadelas Tree as a Potent Source of Antioxidant Herbal Tea: Pohon Ramadelas sebagai Sumber Herbal Teh Antioksidan yang Kuat Rumbouw, Muna; Mattinahoru, Johan; Latumahina, Fransina Sarah
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.1616

Abstract

General Background: Antioxidants play a crucial role in neutralizing free radicals, which are linked to cellular damage and the onset of various chronic diseases. Specific Background: The exploration of natural antioxidant sources, particularly from endemic Indonesian flora, is gaining momentum due to their therapeutic and ecological value. Knowledge Gap: However, limited research exists on indigenous plants from East Seram, particularly those with traditional use in herbal beverages. Aims: This study investigates the botanical characteristics, processing methods, and antioxidant potential of the Ramadelas tree (Camellia sinensis var. assamica), a culturally significant plant in East Seram. Results: Phytochemical analysis revealed that Ramadelas tea exhibits strong antioxidant activity, with an IC50 value of 87.856 μg/mL. Novelty: This is the first scientific documentation linking the traditional practice of Ramadelas tea consumption with its quantifiable antioxidant capacity. The plant’s cultural narrative—hospitality through “rama” and delicious taste—aligns with its biochemical potential to support health. Implications: These findings support the use of Ramadelas tea as a functional beverage and contribute to the valorization of local biodiversity for nutraceutical development and ethnobotanical conservation. Highlights: Strong antioxidant with IC50 value of 87.856 μg/mL. Traditionally used herbal tea with cultural significance. Potential for functional beverage and health promotion. Keywords: Ramadelas Tree, Antioxidant Activity, Herbal Tea, Free Radicals, East Seram