Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH RELIGIUSITAS, PRODUK BANK, KEPERCAYAAN, PENGETAHUAN, DAN PELAYANAN TERHADAP PREFERENSI MENABUNG PADA PERBANKAN SYARIAH (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang) Alfi Muflikhah Lestari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 3, No 1: Semester Ganjil 2014/2015
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.655 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas, produk bank, kepercayaan, pengetahuan, dan pelayanan terhadap preferensi menabung pada perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan sampel 50 responden mahasiswa muslim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang yang menjadi nasabah perbankan syariah. Data yang dikumpulkan menggunakan kuisioner dengan skala likert. Data di uji menggunakan uji validitas dan reliabilitas dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS 22.0. Dan untuk mengetahui pengaruh religiusitas, produk bank, kepercayaan, pengetahuan, dan pelayanan terhadap preferensi menabung pada perbankan syariah digunakan analisis faktor dengan dibantu alat uji IBM SPSS 22.0. Hasil analisis faktor menunjukan pengaruh religiusitas terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah kepatuhan agama.Pengaruh produk bank terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah produk yang inovatif.Pengaruh kepercayaan terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah kemudahan bertransaksi.Pengaruh pengetahuan terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah pengetahuan ilmiah.Dan pengaruh pelayanan terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah penggunaan fasilitas yang mudah.Kata Kunci : Perbankan Syariah, Preferensi Menabung, Religiusitas, Produk Bank, Kepercayaan, Pengetahuan, Pelayanan
PENGARUH MODEL TIGA FAKTOR FAMA DAN FRENCH TERHADAP EXPECTED RETURN: STUDI PADA TUJUH SAHAM PERBANKAN KONVENSIONAL DI INDONESIA Alfi Muflikhah Lestari
Quantitative Economics Journal Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/qej.v4i4.17472

Abstract

This research aims to look at the influence of three factors model of Fama and Frencagainst the expected return on a stock of conventional bankaing with seven best performance in Indonesia the period 2010-2014. The data used are secondary data with quantitative research approach by using a classic assumption test. The research result showed that (1) Return the market has a positive influence but not significantly to your expected return, (2) Size SMB has a positive and significant influence against the expected return and (3) Book to market value (HML) has a positive and significant influence against expected return.
Stakeholders Collaboration in Optimizing Tourism and Creative Economy Integration Khusaini, Moh.; Finuliyah, Firdaus; Lestari, Alfi Muflikhah; Yulianti, Nida
Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation Vol 7, No 2 (2024): Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation (October)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jithor.v7i2.75234

Abstract

ABSTRACTTourism development has a very important role in driving the economic growth of a country. Tourism contributes to national income, through job creation, foreign exchange earnings, market creation for native commodities, and promotion of local products. Tourism development has great potential as a multiplier effect in the development of the creative economy. Pentahelix, as the main stakeholder, plays a key role in the socio-economic progress of the region, including encouraging the development of tourism and the creative economy. This study aims to determine the influence of the role of stakeholders on the development of tourism and the creative economy in Pasuruan Regency using the PLS method. The results of the study showed that only academics had a significant influence on efforts to increase the attractiveness of tourist villages. Meanwhile, on the creative economy side, only the role of the government has had a positive impact on increasing digitalization. Based on the results of these estimates, it is important for Pasuruan Regency to develop the concept of integrating tourism and the creative economy or community-based creative tourism.ABSTRAKPembangunan pariwisata memiliki peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pariwisata berkontribusi dalam memberikan sumbangan terhadap pendapatan nasional, melalui penciptaan lapangan kerja, penerimaan devisa, penciptaan pasar untuk komoditas asli, dan promosi produk-produk lokal. Pengembangan pariwisata memiliki potensi besar sebagai multiplier effect dalam pengembangan ekonomi kreatif. Pentahelix, sebagai pemangku kepentingan utama memainkan peran kunci dalam kemajuan sosial-ekonomi daerah, termasuk mendorong pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran stakeholders terhadap pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan metode PLS. Hasil penelitian menunjukkan, hanya akademisi yang berpengaruh signifikan terhadap upaya peningkatan daya tarik desa wisata. Sedangkan, pada sisi ekonomi kreatif hanya peran pemerintah yang telah berdampak positif terhadap peningkatan digitalisasi. Berdasarkan hasil estimasi tersebut maka Kabupaten Pasuruan penting untuk mengembangkan konsep integrasi pariwisata dan ekonomi kreatif atau community-based creative tourism. 
PENGARUH RELIGIUSITAS, PRODUK BANK, KEPERCAYAAN, PENGETAHUAN, DAN PELAYANAN TERHADAP PREFERENSI MENABUNG PADA PERBANKAN SYARIAH (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang) Lestari, Alfi Muflikhah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 3 No. 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiusitas, produk bank, kepercayaan, pengetahuan, dan pelayanan terhadap preferensi menabung pada perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan sampel 50 responden mahasiswa muslim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang yang menjadi nasabah perbankan syariah. Data yang dikumpulkan menggunakan kuisioner dengan skala likert. Data di uji menggunakan uji validitas dan reliabilitas dilakukan dengan menggunakan IBM SPSS 22.0. Dan untuk mengetahui pengaruh religiusitas, produk bank, kepercayaan, pengetahuan, dan pelayanan terhadap preferensi menabung pada perbankan syariah digunakan analisis faktor dengan dibantu alat uji IBM SPSS 22.0. Hasil analisis faktor menunjukan pengaruh religiusitas terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah kepatuhan agama.Pengaruh produk bank terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah produk yang inovatif.Pengaruh kepercayaan terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah kemudahan bertransaksi.Pengaruh pengetahuan terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah pengetahuan ilmiah.Dan pengaruh pelayanan terhadap preferensi utama menabung pada perbankan syariah adalah penggunaan fasilitas yang mudah.Kata Kunci : Perbankan Syariah, Preferensi Menabung, Religiusitas, Produk Bank, Kepercayaan, Pengetahuan, Pelayanan
Karier atau Peran Mengasuh: Dilema yang Dihadapi oleh Perempuan dalam Generasi Sandwich Khusaini, Moh.; Finuliyah, Firdaus; Lestari, Alfi Muflikhah; Yuwan, Alma Sofi
Society Vol 12 No 2 (2024): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v12i2.683

Abstract

This study analyses the factors of working women in a sandwich generation to decide to work in the non-agricultural sector in East Java Province, Indonesia. The sandwich generation is identical to economic dependents on two families simultaneously: biological children and parents. As a sandwich generation, encouraging women to work develops their careers and for the welfare of their families. The sandwich generation phenomenon has occurred in several countries, including in every region in Indonesia. Many factors, especially structural poverty and economic conditions, can cause sandwich generation. This study uses logistic regression analysis of 2022 National Socioeconomic Data. The research results show that the characteristics of women participating in the non-agricultural sector can be caused by living conditions, education level, digital conditions, and the guarantee of protection from the government.
The Effect of Merchant Characteristics and Religious Tour Visits as a Moderating Variable to Merchant Revenues (Study in Sunan Ampel Religious Tourism Area, Surabaya) Lestari, Alfi Muflikhah; Multifiah, Multifiah; Hoetoro, Arif
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Graduate School, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jitode.2018.006.01.04

Abstract

This study aims to determine the influence of merchant characteristics based on age, education, capital, years in business and labor to the income of merchants and to know the effect of religious tourism as moderating variable that influences the Sunan Ampel religious tourism area of Surabaya. This research used simple random sampling technique with 70 merchants as respondent. Data were analyzed using moderation regression with interaction method. The results showed age, capital and labor have a significant effect on the merchant's income while the years in business and education have no significant effect on the merchant's income. The result of research on religious tourism visit as moderating variable shows religious tourism visit has a moderating effect on the relationship of age, capital and business time to the merchant's income. On the other hand, this variable has no moderating effect on the relation of labor and education to the merchant's income.Keywords: age, capital, education, labor, religious tourism, the income of merchants, years in business.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Sabun Ramah Lingkungan: Pemberdayaan Perempuan Dan Nilai Ekonomi Koentjoro, Maharani Pertiwi; Riniwati, Harsuko; Wike, Wike; Setiawati, Eti; Wahyuni, Lilik; Ningtyas, Anyndia Putri Dwi Candra; Liana, Afifah; Ashari, Fadhil Muhamad; Lestari, Alfi Muflikhah; Hidayat, Taufiq; Beatriex, Cendy Kartika
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i1.7778

Abstract

Minyak jelantah menjadi masalah lingkungan dan kesehatan yang serius di kalangan rumah tangga Indonesia, dimana hanya 30% yang didaur ulang secara tepat. Perempuan sebagai pengelola domestik paling rentan terhadap dampak kesehatan dari penggunaan minyak berulang, sementara potensi ekonomi dari limbah ini belum termanfaatkan secara optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui pelatihan daur ulang minyak jelantah menjadi sabun bernilai ekonomi, sekaligus meningkatkan kesadaran gender tentang peran perempuan dalam ekonomi berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi pre-test, sosialisasi dan penyuluhan, pelatihan praktik langsung, serta post-test untuk evaluasi pemahaman peserta. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September 2025 dengan partisipasi 14 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 23,7% pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ekologis peserta. Pemahaman terhadap bahaya minyak jelantah meningkat dari rata-rata 2,10 menjadi 4,00, sedangkan keterampilan teknis pembuatan sabun meningkat dari 3,10 menjadi 3,64. Pasca pelatihan, 50% peserta memanfaatkan keterampilan untuk kebutuhan rumah tangga, 35,7% berencana memproduksi untuk dijual, dan 14,3% akan mengajarkan kepada orang lain. Program ini berhasil mencapai target 100% dan selaras dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 5 (Kesetaraan Gender), dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab). Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan dalam pengelolaan limbah rumah tangga dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, kesehatan, dan keberlanjutan lingkungan.