Thomson Emalisa Sebayang
Departemen Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS SEKTOR PERTANIAN DAN KOMODITI UNGGULAN KABUPATEN KARO DALAM KONSTALASI PEREKONOMIAN DATARAN TINGGI SUMATERA UTARA Sri Novi Mulyani; Thomson Sebayang; Satia Negara Lubis
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.361 KB)

Abstract

Sektor pertanian merupakan leading sector yang didukung komoditi unggulan di berbagai kabupaten di kawasan Dataran Tinggi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat perkembangan sektor pertanian Kabupaten Karo dalam konstalasi perekonomian Kawasan Dataran Tinggi Sumatera Utara, untuk menganalisis komoditi pertanian unggulan Kabupaten Karo dan untuk menganalisis hubungan antara jumlah produksi komoditi pertanian unggulan dengan kontribusi sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tipologi klassen, location quotien (LQ) dan metode Korelasi Pearson. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Data yang digunakan adalah data sekunder. Hasil   penelitian   menyimpulkan   bahwa   pada   tingkat   perkembangan   sektor pertanian Kabupaten Karo dalam konstalasi perekonomian Kawasan Dataran Tinggi Sumatera Utara sudah tergolong maju namun tertekan (developed sector). Komoditi  unggulan  sektor  pertanian  Kabupaten  Karo  pada  tanaman  pangan adalah jagung, pada tanaman sayuran adalah bawang putih, bawang daun, kol, petsai, wortel, tomat lobak, labu dan pada tanaman buah-buhan adalah alpokat, jeruk dan marquisa. Hubungan antara jumlah produksi tanaman sayuran unggulan dengan kontribusi sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Karo tergolong kuat dan nyata, sedangkan hubungan antara jumlah produksi tanaman pangan unggulan  dan tanaman buah-buahan unggulan dengan kontribusi sektor pertanian pada perekonomian Kabupaten Karo tergolong lemah dan tidak nyata.   Kata  kunci  :  Sektor  Pertanian,  Komoditi  Unggulan,  Kontribusi  Sektor Pertanian.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG (Kasus: Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat) Zulfahri Amin; Hasman Hasyim; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.629 KB)

Abstract

Meningkatkan efektivitas penggunaan input pada usahatani jagung merupakan sala satu upaya penting dalam rangka mengoptimalkan pendapatan usahatani jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh   faktor   produksi (benih, pupuk, pestisida dan tenaga kerja) terhadap produksi jagung, menganalisis pengaruh pendidikan, umur, pengalaman, luas lahan dan produktivitas terhadap pendapatan petani serta menganalisis tingkat efisiensi dari faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung di Desa Gunung Tinggi Kecamatan Serapit Kabupaten Langkat. Metode penentuan daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive area sampling. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Non Probability Sampling dengan teknik pengambilan Accidental Sampling sebanyak 45 sampel. Metode analisis yang digunakan  adalah  metode  deskriptif  dan  metode  regresi  linear  berganda dengan menggunakan fungsi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi (benih,pupuk, pestisida dan tenaga kerja) secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung, namun secara parsial variabel benih dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Faktor umur, pendidikan, pengalaman petani, luas lahan dan produktivitas secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani jagung, namun secara   parsial   variabel   umur   petani,   pendidikan   dan   pengalaman   tidak berpengaruh  nyata.Penggunaan  faktor  produksi  (benih,  pupuk,  pestisida  dan tenaga kerja) belum  efisien.   Kata  Kunci : Fungsi  produksi,  Karakteristik Usahatani Jagung, Efisiensi Produksi dan Pendapatan.
ANALISIS KONSUMSI PANGAN DAN NON PANGAN KARYAWAN PT. RAMAJAYA PRAMUKTI KEBUN RAMA – RAMA ESTATE KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU Arief Rizki Ananda; Satia Negara Lubis; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.369 KB)

Abstract

Konsumsi merupakan salah satu indikator untuk melihat kesejahteraan rumah tangga para karyawan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menjelaskan  pengeluaran konsumsi pangan karyawan ; menjelaskan  pengeluaran konsumsi non pangan karyawan ; Untuk menganalisis perbandingan konsumsi pangan dan non pangan karyawan p; Untuk menganalisis hubungan tingkat pendapatan dengan konsumsi pangan karyawan; dan Untuk menganalisis hubungan tingkat pendapatan dengan konsumsi non pangan karyawan. Metode penelitian analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif, analisis pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan pengeluaran konsumsi pangan didominasi jenis padi – padian dengan rata - rata sebesar Rp 342.761 /rumah tangga/bulan. Pengeluaran konsumsi non pangan didominasi jenis aneka barang dan jasa dengan rata – rata Rp 724.979 /rumah tangga/bulan. Perbandingan konsumsi pangan dan non pangan >1 dengan kategori kurang sejahtera. Tingkat pendapatan dengan konsumsi pangan berhubungan dengan tingkat hubungan rendah. Tingkat pendapatan dengan konsumsi non pangan berhubungan dengan tingkat hubungan kuat. Kata Kunci : Pengeluaran Konsumsi Pangan, Pengeluaran Konsumsi Non Pangan, Kurang Sejahtera.
SIKAP PETANI CABAI MERAH TERHADAP KEBERADAAN SUB TERMINAL AGRIBISNIS (STA) (Kasus : Desa Sidodadi Ramunia, Kec. Beringin, Kab. Deli Serdang) Dwi Rizki Anisa Pandia; Thomson Sebayang; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.301 KB)

Abstract

Salah satu upaya untuk menstabilkan harga dan meningkatkan efisiensi tata niaga cabai merah adalah dengan membangun sarana pemasaran yaitu Sub Terminal Agribisnis (STA). Di Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang juga di bangun Sub Terminal Agribisnis (STA) yang telah beroperasi menampung hasil produksi cabai merah. Namun STA yang telah dibangun belum dimanfaatkan secara optimal oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur sikap petani cabai merah terhadap keberadaan STA serta menganalisis hubungan faktor pembentuk sikap yaitu media massa, pengalaman, orang lain yang dianggap penting, pendidikan formal dan non formal atas keberadaan STA. Sampel penelitian ini adalah 25 petani yang memanfaatkan STA dan 58 petani yang tidak memanfaatkan STA. Metode analisis skoring dengan penskalaan Likert digunakan untuk   mengukur   sikap   serta   korelasi   Rank   Spearman untuk  menganalisis hubungan antara faktor pembentuk sikap dengan sikap petani cabai merah. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa sikap petani cabai merah atas keberadaan Sub Terminal Agribisnis (STA) adalah dominan positif. Hubungan faktor  pembentuk sikap yaitu media massa dan pendidikan formal tidak  berhubungan signifikan dengan sikap petani. Sedangkan pengalaman, peran orang lain yang dianggap penting dan pendidikan non formal berhubungan signifikan. Kata Kunci : STA, Sikap Petani, Faktor Pembentuk Sikap Petani  
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KOPI ARABIKA DAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Sepri Ginting; Rulianda P Wibowo; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (556.601 KB)

Abstract

Luas tanaman kopi di Kabupaten Karo cenderung meningkat dari tahun ke tahun, yang dimana menandakan meningkatnya minat petani untuk mengembangkan usahatani kopi di Kabupaten Karo. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat pendapatan usahatani kopi arabika petani kopi pertahun dan menganalisis faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan usahatani kopi arabika petani kopidi Desa Suka, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo. Penelitian menggunakan metode Purposive atau secara sengaja .Hasil penelitian yang diperoleh adalah :usahatani kopi tergolong usaha menguntungkan dengan total pendapatan sebesar Rp. 17.101.713/ Petani / Tahun dan sebesar Rp. 29.485.712/ hektar / Tahun.Hasil pengujian dari variable produksi, luas lahan, harga kopi, usia petani, pengalaman bertani dan curahan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani kopi arabika didaerah penelitian.Diharapkan untuk petani dapat memaksimalkan faktor – faktor yang jelas berpengaruh agar pendapatan meningkat.   Kata kunci :Petani, Pendapatan, Faktor – faktor yang Mempengaruhi