Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Identifikasi Tingkat Perilaku Pelaku Bullying di Pondok Pesantren Terpadu Serambi Makkah Sungai Bahar Muaro Jambi Savira Uswatun Khasanah; Rasimin Rasimin; Siti Amanah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2555

Abstract

Permasalahan dalam sistem pendidikan di Pondok Pesantren Terpadu Serambi Mekah. Perilaku bullying dikalangan santri kerap terjadi di Pondok Pesantren Terpadu Serambi Mekah sangat bertolak belakang dengan tujuan pendidikan di Pondok Pesantren Terpadu Serambi Mekkah dan harapan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di Pondok Pesantren Terpadu Serambi Mekah. Seharusnya, santri bisa menjadi individu yang berkepribadian baik dan berakhlakul karimah, tetapi kenyataannya masih terdapat santri yang berperilaku menyimpang.Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat perilaku pelaku bullying yang terajadi di SMP Islam Al-Irsyad Pondok Pesantren Terpadu Serambi Mekah Desa Bakti Mulya Kecamatan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi. Pendekatana yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian desfkriptif. Populasi yang diteliti adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX SMP Islam Al-Irsyad di Pondok Pesantren Terpadu Serambi Mekah Sungai Bahar. Sedangkan sampel yang diteliti adalah sebanyak 38 orang. Instrument yang digunakan adalah angket atau kuesoiner dengan lima alternative jawaban. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik persentase menggunakan teknik Formula C. Hasil pada penelitian ini menunjukan, Tingkatan perolehan persentase indikator fisik termasuk pada klasifikasi “Sedang” dengan perolehan persentase sebesar 57,4%. Tingkatan perolehan persentase indikator nonfisik verbal termasuk pada klasifikasi “Sedang” dengan perolehan persentase sebesar 47,6%. Tingkatan perolehan persentase indikator nonfisik non verbal termasuk pada klasifikasi “Sedang” dengan perolehan persentase sebesar 54,2%. Secara kesuluruhan persentase yang diperoleh sebesar 42% dengan klasifikasi “Sedang”. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa perilaku pelaku Bullying yang terajdi di SMP Islam Al-Irsyad Sungai Bahar secara keseluruhan masuk dalam kategori sedang.
Pengaruh Lingkungan Sosial Disekolah Terhadap Gaya Komunikasi Siswa Di Sma Negeri 11 Kota Jambi Egi Tri Saputra; Rasimin Rasimin; Siti Amanah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3052

Abstract

Pra penelitian yang dilakukan oleh peneliti dilapangan terkait permasalahan yang akan diungkap dalam penelitian ini, peneliti mendapat informasi dari guru bk dan melihat langsung saat siswa berinteraksi dengan temannya disekolah melakukan komunikasi berupa memanggil lawan bicaranya dengan sebutan yang tidak layak didengar, seperti memanggil dengan nama sebutan nama hewan, nama orang tua, dan sebutan lain yang menyakiti, hal ini dibenarkan oleh guru bk yang sering menangani kasus perkelahian pada siswa yang disebabkan karena tersinggung dengan ucapan lawan bicaranya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengaruh lingkungan sosial di sekolah terhadap gaya komunikasi siswa di SMA Negeri 11 Kota Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survey, Mengacu pada kriteria sampel, maka jumlah sampel adalah 80 orang siswa, setelah diketahui jumlah sampel Berdasarkan hasil analisis data koefisien untuk variabel lingkungan sosial (X) sebesar 0.795 atau dapat dinyatakan sebagai persamaan linier Y = 22.038 + 6,6980 X. jika nilai t hitung > t tabel, maka tolak Ho artinya signifikan dan jika nilai t hitung < t tabel. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkat lingkungan sosial di SMA Negeri 11 Kota Jambi dengan persentase 86,31% pada kualitas tinggi, Tingkat gaya komunikasi siswa di SMA Negeri 11 Kota Jambi dengan persentase 86,53% pada kualitas tinggi, dan terdapat pengaruh lingkungan sosial disekolah terhadap gaya komunikasi siswa di SMA Negeri 11 Kota Jambi.
Hubungan Body Image Dengan Kepercayaan Diri Remaja Putri Pada Kelas X SMAN 11 Kota Jambi Citra Annisa; Akmal Sutja; Siti Amanah
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3053

Abstract

Body Image merupakan konsep yang memiliki berbagai macam dimensi. Dimensi tersebut ditunjukan dengan bagaimana individu merasakan, berpikir, berperilaku berdasarkan pengalaman psikologis seperti bagaimana penilaian individu terhadap penampilan fisiknya. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang berupa keyakinan atau kemampuan diri seseorang sehingga tidak terpengaruh oleh orang lain dan dapat bertindak sesuai kehendak, gembira, optimis, cukup toleran, dan bertanggung jawab. Kepercayaan diri tumbuh dari kesadaran individu bahwa individu tersebut mempunyai kemauan yang kuat untuk melakukan segala sesuatu sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah populasi sebanyak 109 orang siswi dengan menggunakan teknik simple random sampling. Berdasarkan perhitungan menggunakan uji korelasi, hasil yang didapatkan adalah hubungan memadai dengan tingkat korelasi kategori sedang sebesar 0,515%. Artinya semakin tinggi body image maka semakin tinggi pula kepercayaan diri remaja putri.
Hubungan Kontrol Diri Dengan Disiplin Belajar Siswa Di SMPN 7 Muaro Jambi Rozanah Rozanah; Siti Amanah; Rasimin Rasimin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.3061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena pelanggaran disiplin belajar oleh siswa di SMP Negeri 7 Muaro Jambi seperti mengganggu teman ketika jam pelajaran berlangsung, tidak mengerjakan tugas yang guru berikan, makan ketika guru menjelaskan materi pelajaran dan sebagainya. Pelanggaran disiplin belajar terjadi disebabkan berbagai macam faktor, salah satunya adalah kontrol diri. Namun setiap siswa memiliki tingkat kontrol diri yang berbeda-beda, sehingga disiplin belajar setiap siswa pun berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa besar tingkat kontrol diri siswa kelas VIII SMPN 7 Muaro Jambi dan seberapa seberapa besar tingkat disiplin belajar siswa kelas VIII SMPN 7 Muaro Jambi serta untuk mengungkapkan hubungan antara kontrol diri dengan disiplin belajar siswa di SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 7 Muaro Jambi dengan jumlah sampel 82 orang. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji linearitas, dan uji analisis korelasi dengan menggunakan product moment. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kontrol diri dengan disiplin belajar di SMP Negeri 7 Muaro Jambi dilihat dari analisis korelasi nilai Sig sebesar 0.001<0.05 maka variabel kontrol diri dengan disiplin belajar siswa memiliki hubungan yang kecil sebesar 0,367 dan ditafsirkan sebagai korelasi rendah (hubungan jelas tetapi kecil). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kontrol diri maka semakin tinggi pula disiplin belajar siswa. Tingkat kontrol diri siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi berada pada kategori tinggi dengan persentase 84,83% dan tingkat disiplin belajar siswa SMP Negeri 7 Muaro Jambi berada pada kategori tinggi dengan persentase 78,2%.
Hubungan Antara Kebiasaan Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 21 Batang Hari Marisyah Damayanti; Rasimin; Hera Wahyuni; Siti Amanah; Rully Andi Yaksa; Fitriana
Jurnal Paramaedutama Vol 1 No 1 (2023): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan belajar yang efektif dan efisien diperlukan oleh setiap orang dalam aktivitas belajarnya karena sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan hasil belajar yang akan mereka raih. Berdasarkan fenomena yang ada di lapangan setiap siswa menunjukkan kebiasaan belajar yang berbeda-beda sehingga kemampuan siswa dalam belajar dan menerima pembelajaran pun juga akan berbeda. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa di SMP N 21 Batang Hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling dan jumlah keseluruhannya yaitu 89 siswa. Untuk mengetahui ketepatan dan kesahihan instrumen ini dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data penelitian ini yaitu uji normalitas, uji linearitas, uji hipotesis dan uji korelasi pearson product moment dengan bantuan program SPSS 24.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Secara umum tingkatan kebiasaan belajar di SMP N 21 Batang berada dalam kategori tinggi dengan perolehan persentase sebesar 84%. (2). Tingkatan hasil belajar siswa di SMP N 21 Batang Hari. (3). Hasil penelitian ini menyatakan terdapat hubungan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa di SMP Negeri 21 Batanghari. Hubungan tersebut dibuktikan dari hasil nilai sig 0.019< 0.05 yang menunjukkan adanya hubungan antara kedua variabel, serta dibuktikan dari hasil r hitung korelasi sebesar 0,248.
PENGARUH DUKUNGAN ORANGTUA TERHADAP PRESTASI AKADEMIK SISWA FASE E DI SMAN 6 BATANG HARI Devi Fitriana; Siti Amanah; Affan Yusra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9097

Abstract

This study aims to determine the influence of parental support on the academic achievement of phase E students at SMA Negeri 6 Batang Hari. Using an ex post facto method quantitative approach, the study involved 75 samples from 279 students through purposive sampling. Data were obtained from parental support questionnaires and grade documentation, then analyzed using normality, linearity, simple regression, and determination coefficients with SPSS 22. The results showed that parental support had a significant effect on academic achievement (sig. 0.003 < 0.05), but the contribution was only 19.2%, while 80.8% was influenced by other factors such as self-motivation, learning environment, and the role of teachers. This research is expected to be an input for parents and schools in improving learning support as well as a reference for further research
PENGARUH BODY IMAGE TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA-SISWI SMA NEGERI 7 TEBO Dini Apriliani Natasha; Siti Amanah; Desy Susanti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh body image terhadap kepercayaan diri pada siswa-siswi SMA Negeri 7 Tebo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif expost-facto dengan sampel berjumlah 214 siswa yang ditentukan melalui teknik stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur tingkat body image dan kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase body image siswa sebesar 67,93% dan kepercayaan diri sebesar 79,14%. Nilai koefisien determinasi R Square sebesar 0,450 mengindikasikan bahwa 45% kepercayaan diri dipengaruhi oleh body image, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa body image memiliki peran penting dalam pembentukan kepercayaan diri remaja, terutama pada masa perkembangan fisik dan psikologis.
Identifikasi Tingkat Pengalaman Catcalling yang Dialami Mahasiswa Universitas Jambi Shelly Marcelina Nababan; Siti Amanah; Muhammad Alridho Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi tingkat pengalaman catcalling yang dialami oleh mahasiswi di Universitas Jambi, serta jenis-jenis catcalling yang paling umum terjadi di dalam dan di luar lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh mahasiswi aktif Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi tahun Angkatan 2022-2024 sejumlah 281 orang. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin, yang menghasilkan 165 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis skala Likert lima tingkat, yang berisi 17 pernyataan mengenai berbagai bentuk catcalling. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengalaman catcalling yang dialami mahasiswi Universitas Jambi berada pada kategori tinggi dengan persentase rata-rata sebesar 64%, berdasarkan kriteria interpretasi persentase (60- 88% = tinggi) Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih sering mengalami bentuk-bentuk catcalling baik secara verbal maupun nonverbal di lingkungan kampus maupun di sekitarnya. Diharapkan hasil penelitian ini bisa menjadi dasar bagi institusi pendidikan dalam merancang program pencegahan dan menciptakan lingkungan kampus yang aman serta bebas dari pelecehan seksual.