Articles
Think Pair Share Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
khodijah khodijah;
Hamzah Pagarra;
Zusanti Zusanti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i3.26885
Berdasarkan hasil observasi peneliti pada siswa kelas IV SDIT Al-Hikmah Kota Cirebon diketahui bahwa selama proses pembelajaran IPA berlangsung di kelas terlihat bahwa masih banyak yang kurang berkonsenterasi dalam belajar, motivasi belajar siswa juga belum optimal sehingga mengakibatkan hasil belajar IPA yang diperoleh siswa masih rendah. Hanya 18% yang mencapai KKM pada mata pelajaran IPA.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bahwa penerapan metode pembelajaran think pair share dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SDIT Al-Hikmah Kota Cirebon. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDIT Al-Hikmah Kota Cirebon pada semester ganjil tahun pembelajaran 2021/2022.Subjek penelitian tindakan kelas ini dilakukan pada siswa kelas IV SDIT Al-Hikmah Kota Cirebon. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan penerapan metode pembelajaran Think Pair Share (TPS). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian tindakan kelas ini adalah penerapan metode pembelajaran think pair share dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDIT Al-Hikmah Kota Cirebon tahun pelajaran 2021/2022. Kata kunci: Think Pair Share; Learning Outcomes; Hasil Belajar IPA
Peningkatan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model PBL di SDN 3 Kenanga
Isma Marwah;
Hamzah Pagarra;
Zusanti Zusanti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i3.27124
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar siswa kelas III SDN 3 Kenanga Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa di kelas III melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 3 Kenanga dengan jumlah 12 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, dalam pembelajaran di kelas III untuk meningkatkan keaktifan siswa, guru menggunakan model Problem Based Learning dengan media power point. Guru memberikan orientasi masalah dengan menampilkan video dengan media power point. Kemudian siswa menyimak video. Dari kegiatan ini siswa dilatih untuk cermat dan fokus dalam menyimak video yang ditampilkan. Dengan kegiatan ini siswa lebih tertarik dan fokus selama mengikuti pembelajaran. Kedua, melalui kegiatan diskusi kelompok siswa lebih aktif belajar. Banyak aktivitas yang menjadikan siswa lebih aktif dengan penerapan model Problem Based Learning seperti proses diskusi kelompok mencari informasi untuk memecahkan masalah. Rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan Dari Pra siklus ke siklus I mengalami kenaikan rata-rata hasil belajar dari 69,41 menjadi 76,16 atau sebesar 6,75% . Dan dari siklus I ke siklus II mengalami kenaikan rata-rata hasil belajar dari 76,16 menjadi 85,91 atau sebesar 9,75%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model Problem Based learning dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.Kata Kunci: Hasil Belajar; Keaktifan; Problem Based Learning
Peningkatan Keterampilan Menulis Cerpen Menggunakan Model Auditory, Intellectually, Repetition (AIR)
Nurhikma Nurhikma;
Hamzah Pagarra
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i3.57795
Jenis Penelitian ini adalah classroom action research (penelitian tindakan kelas). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan proses pembelajaran menulis cerpen, pelaksanaan proses pembelajaran menulis cerpen dan peningkatan hasil pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan model Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada Siswa Kelas IV SD Inpres Limbung Kabupaten Gowa. Sumber data penelitian ini adalah guru kelas dan siswa kelas IV SD Inpres Limbung Kabupaten Gowa yang berjumlah 29 orang. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data, yaitu observasi dan dokumentasi. Data proses penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif sedangkan data hasil pembelajaran dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan menulis cerpen mengalami peningkatan, baik dari proses pembelajaran maupun hasil pembelajaran. Proses pembelajaran menulis cerpen siklus I kurang memuaskan dan suasana kelas kurang kondusif. Guru belum melaksanakan kegiatan pembelajaran secara maksimal, sehingga masih terdapat siswa yang sulit menuangkan ide atau gagasan dalam menulis cerpen. Proses pembelajaran siklus II lebih efektif dan memuaskan setelah dilakukan perbaikan terhadap masalah pada siklus I. Pada siklus II siswa lebih antusias dan termotivasi mengikuti pembelajaran , saling bekerja sama dalam kelompok, serta tidak sulit ketika menuangkan ide dalam menulis cerpen. Peningkatan ini terlihat dari nilai rata-rata siswa secara keseluruhan pada siklus I sebesar 69, 5 sedangkan nilai pada siklus II sebesar 86, 1 dengan persentase peningkatan 16, 6 %. Semua aspek penilaian tergolong sangat kurang pada siklus I dan meningkat ke kategori baik pada siklus II.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Sub Materi Struktur Akar Tumbuhan dan Fungsinya melalui Metode Demonstrasi
Rahmawati Rahmawati;
Hamzah Pagarra;
Fadilah Idris
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v2i3.29729
Proses belajar mengajar guru hanya menggunakan metode ceramah, tidak menggunakan alat peraga, dan materi pelajaran yang disampaikan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa, (2) untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan alat peraga. Penelitian ini dilakukan melalui proses yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh dari pengkajian ini adalah peningkatan kemampuan siswa yang dapat dilihat dari meningkatnya nilai siswa. Pada siklus I siswa yang mengalami ketuntasan meningkat menjadi 13 orang (62%), dan nilai rata-rata IPA 66,33. Pada siklus II, nilai anak yang mencapai ketuntasan belajar semakin meningkat menjadi 19 orang (90%) dan nilai rata-rata mencapai 74,95. Menunjukkan : (1) siswa lebih berani dalam mengemukakan pendapat (2) siswa lebih berminat dan aktif dalam pembelajaran (3) suasana belajar lebih alami dan menyenangkan. Penggunaan Metode Demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada sub materi struktur akar tumbuhan dan fungsinya. Kata kunci: Hasil Belajar; Struktur Tumbuhan; Demonstrasi.
Penerapan Model Staton Rotation Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V
Nurhidayanti Nurhidayanti;
Hamzah Pagarra;
Nurlaelah Nurlaelah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v4i1.57085
Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana menerapkan model pembelajaran Station Rotation dalam meningkatkan hasil belajar IPAS kelas V UPT SPF SDN Parang Tambung I. Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Hasil Belajar murid dengan model pembelajaran Station Rotation pada murid Kelas V UPT SPF SDN Parang Tambung I. Penelitian tindakan kelas (Class Action Reaserch) yang terdiri dari dua siklus di mana setiap siklus dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah murid kelas V UPT SPF SDN Parang Tambung I. sebanyak 22 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil belajar IPAS murid UPT SPF SDN Parang Tambung I meningkat. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata hasil belajar IPAS pada saat sebelum pelaksanaan penelitian 55,9 menjadi 56, 36 hasil belajar IPAS pada siklus I dari murid yang tuntas berjumlah 8 orang. Kemudian pada siklus II rata-rata hasil belajar murid meningkat menjadi 71,81 dan murid yang tuntas belajarnya sebanyak 10 orang. Disamping itu, data hasil observasi disetiap siklus menunjukkan adanya perubahan sikap murid kearah yang lebih positif, baik dari segi sikap belajar, kearifan, dan kerjasama. Dari hasil analisis tersebut dapat meningkatkan hasil belajar IPAS murid kelas V UPT SPF SDN Parang Tambung I.Kata Kunci : Hasil Belajar; Station Rotatin;
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Pendekatan Open-Ended Siswa Kelas IV UPT SPF SD Inpres Perumnas IV Makassar
Astrayana Astrayana;
Hamzah Pagarra;
Dwipita Reski
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26361
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang menerapkan pendekatan Open-Ended. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan pendekatan Open-Ended dikelas IV UPT SPF SD.Inpres Perumnas IV Makassar. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD. Inpres Perumnas IV Makassar, sebanyak 22 orang siswa yang terdiri dari 7 orang perempuan dan 15 orang laki – laki pada tahun pelajaran 2020/2021 semester genap. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan dengan 2 kali pertemuan dan 1 kali evaluasi dengan menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar. Rata – rata hasil akhir siklus I adalah 64,31 meningkat menjadi 80,90 pada siklus II dan ketuntasan belajar 54,54 % pada siklus I meningkatkan menjadi 95,46 % pada siklus II. Aktivitas siswa juga meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Open-Ended dapat meningkat pada kelas IV UPT SPF SD.Inpres Perumnas IV Makassar.
Penerapan Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Keaktifan Belajar di Sekolah Dasar
Rina Mulati;
Hamzah Pagarra;
Abdul Rahim
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26431
Hasil pengamatan selama pembelajaran daring baik keaktifan siswa dalam belajar dan hasil belajar mulai menurun. Terlihat pada saat uji coba pra siklus sebelum dilakukan dengan pemberian tindakan berupa model pembelajaran Problem Based Llearning (PBL) hasil belajar banyak yang tidak tuntas sesuai capaian pembelajaran. Peneliti akhirnya mencoba untuk penerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada kompetensi dasar dalam meningkatkan mutu pembelajaran juga dengan menggunakan whatssapp group . Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar kognitif, keterampilan peserta didik serta keaktifan peserta didik dengan menerapkan model PBL lebih baik daripada pembelajaran secara konvensional khususnya pada kompetensi dasar strategi dalam meningkatkan mutu pembelajaran berjarak atau menggunakan WA-Group dan zoom. Diperoleh hasil yang meningkat dari siklus pertama hingga siklus kedua. Persentase ketuntasan peserta didik kelas V SD N 1 MAJAPURA pada siklus I sampai 2 menggunakan model pembelajaran PBL masing-masing siklus menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pengetahuan peserta didik dan sesuai dengan indikator keberhasilan pada penelitian ini yaitu sebesar 59,82% dari jumlah siswa pada siklus I hasil penelitian siklus ke 2 proses belajar telah mengalami peningkatan, diperoleh data 82,35% siswa telah menunjukan keaktifan peningkatan memuaskan pada siklus ke 2 yang menunjukan 82,35% siswa telah aktif dalam mengikuti pembelajaran di sekolah.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas IV UPTD SD Negeri 107 Barru Melalui Model Problem Based Learning
Rospiti Rospiti;
Hamzah Pagarra;
Dwi Pita Reski
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30524
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan merinci langkah-langkah penerapan model Problem Based Learning dan mengetahui adanya peningkatan keterampilan proses dan hasil belajar IPA Materi Macam-macam Gaya siswa kelas IV UPTD SD 107 Barru kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian dilakukan di Kelas IV UPTD SD Negeri 107 Barru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan tahun Pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis komparatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitan menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan berbantuan media puzle dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil analisis keterampilan proses pada pra siklus hanya 4 siswa (44,4%), siklus I meningkat menjadi 6 siswa siswa (66,6%), dan pada siklus II meningkat menjadi 9 siswa (100%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Baesed Learning berbantuan media puzle dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar siswa mata pelajaran IPA materi Macam-macam Gaya siswa kelas IV UPTD SD Negeri 107 Barru Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan tahun Pelajaran 2020/2021Kata Kunci: Problem Based Learning, Hasil Belajar, IPA
Implementasi E-Lkpd Berbasis Problem Based Learning Guna Meningkatkan Keaktifan Pembelajaran Tematik Kelas II
Kiki Indah Pratiwi;
Hamzah Pagarra;
Zusanti Zusanti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70713/pjp.v3i1.27942
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar serta keaktifan peserta didik kelas II di Sekolah Dasar Tegalsari 13 Kota Tegal melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan dukungan media Liveworksheet. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan subjek peserta didik kelas II yang berjumlah 9 peserta didik dengan teknik pengumpulan data berupa tes dan non tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh (1) pada saat dilakukan tindakan siklus I rata-rata hasil belajar 55,54 dengan kriterika cukup rendah, dan setelah dilakukan tindakan siklus II rata-rata hasil belajar dan keaktifan peserta didik lebih meningkat menjadi 80,57 dengan kriteria tinggi; (2) Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dengan menggunakan media Liveworksheet dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas II dan meningkatkan keaktifan peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dengan media Liveworksheet dapat meningkatkan hasil belajar serta keaktifan peserta didik kelas II Semester 1 di Sekolah Dasar Negeri Tegalsari 13 Kota Tegal.