Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Impact Analysis of the Use of Biotechnology, Agricultural Wastewater Treatment, and Government Policies on the Sustainability of Organic Agriculture in East Java Ratnawati Yuni Suryandari; Karma Karma; Eko Sutrisno; Dewa Oka Suparwata
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 01 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i01.1655

Abstract

This study examines the impact of biotechnology adoption, agricultural wastewater treatment, and government policies on the sustainability of organic agriculture in East Java, Indonesia. Using a quantitative approach, data were collected from 65 respondents through a Likert scale (1-5) questionnaire and analyzed using SPSS version 25. The results indicate that biotechnology adoption, effective wastewater treatment, and supportive government policies significantly enhance the sustainability of organic agriculture, with regression coefficients of 0.42, 0.35, and 0.38, respectively. The findings highlight the importance of integrating advanced technologies, improving resource management, and strengthening policy frameworks to promote sustainable farming practices. This study provides actionable insights for farmers, policymakers, and researchers aiming to enhance the sustainability of organic agriculture in East Java and beyond.
Pengaruh Lama Pengeringan terhadap Kandungan Vitamin C pada Varietas Cabai Rawit Merah, Keriting, Dorset Naga dan Carolina Reaper Rachmmad Setyawibawa; , Atmiral Ernes; Eko Sutrisno
Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian Agrotechno Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Gedung GA, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Udayana Jl. Raya Bukit Jimbaran, Jimbaran, Kuta Selatan, Bali Telp/Fax: (0361) 701801

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JITPA.2018.v03.i01.p01

Abstract

Cabai merupakan tanaman yang memiliki komponen antioksidan yang tinggi, seperti asam askorbat, total fenol, dan pigmen karotenoid. Vitamin C dikenal dengan asam askorbat, merupakan vitamin yang larut air dan diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan dalam tubuh. Pengukuran kandungan vitamin C penting dilakukan, untuk mengetahui kandungan vitamin C pada bubuk cabai. Metode yang digunakan untuk mengetahui kandungan vitamin C dengan menggunakan uji iodimetri. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Two Way-ANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Dalam penelitian ini terdapat 2 variabel perlakuan. Variable pertama adalah 4 varietas cabai yaitu cabai rawit merah, keriting, dorset naga dan carolina reaper. Variable kedua adalah lama pengeringan, dengan 3 level pengeringan yaitu 6 jam, 7 jam dan 8 jam. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh nilai rerata tertinggi vitamin C pada R1 (Cabai rawit merah) selama T3 (8 jam) sebesar 4,5 %, kadar air 1,959 gram dengan rendemen 20,6 % dan rerata terendah vitamin C pada R1 (Cabai rawit merah) selama T1 (6 jam) sebesar 1,2 %, kadar air 1,971 gram dengan rendemen 20,2 %.