Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI WANITA PASANGAN USIA SUBUR MENJADI AKSEPTOR KB Afiah; Syafriani; Fitria Meiriza
Jurnal Doppler Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Doppler
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jd.v6i1.3964

Abstract

Situasi dan kondisi Indonesia dalam bidang kependudukan, kualitasnya saat ini masih sangat memprihatinkan. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2014 dan 2015, jumlah penduduk Indonesia mencapai 254,9 juta jiwa dan akan terjadi ledakan penduduk hampir di seluruh wilayah Indonesia yang diperkirakan pada periode 2020-2030. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi wanita pasangan usia subur menjadi akseptor KB di Desa langgini Wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota. Desain penelitian adalah Deskriptif Analitik dengan rancangan Crossesctional. Populasi dan sampel dalam penelitian adalah seluruh wanita pasangan usia subur di Desa langgini Wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota berjumlah 1100 wus. Pengambilan sampel dilakukan dengan Random Sampling yaitu sebanyak 92 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Data ini dianalisa dengan Analisa Univariat dan Analisa Bivariat. Hasil penelitian berdasarkan uji Chi Square diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan dengan partisipasi KB p value = 0,000 < 0,05, ada hubungan antara pendidikan dengan partisipasi KB p value = 0,004 < 0,05, ada hubungan antara paritas dengan partisipasi KB p value = 0,000 < 0,05, ada hubungan antara dukungan suami dengan partisipasi KB p value = 0,000 < 0,05. Hasil penelitian ini diharapkan pada semua wanita usia subur mau menjadi akseptor KB agar terciptanya keluarga yang sederhana dan harmonis dengan program KB dua anak lebih baik.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN UMUR MENARCHE DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 2 BANGKINANG KOTA 2020 SYAFRIANI SYAFRIANI; NIA APRILLA
Jurnal Ners Vol. 5 No. 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v5i1.1676

Abstract

Rata-rata lebih dari 50% perempuan mengalami kejadian dismenore, di Indonesia ada sebesar 72,89%. Menurut WHO tahun 2013 angka kejadian dismenore 1. 769. 425 jiwa (90%) wanita yang mengalami dismenore, terdapat 10-15% mengalami dismenore berat, rata-rata hampir dari 50% wanita mengalaminya. Faktor resiko penyebab dismenore pada saat menstruasi ialah umur haid yang terlalu dini dan status gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan usia menarche dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMAN 2 Bangkinang Kota. Desain yang digunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh remaja putri kelas X dan XI di SMAN 2 Bangkinang Kota. Analisa data yang digunakan yaitu univariat dan bivariat. Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian dismenore pada remaja putri dengan nilai p value = 0,01 atau p ≤ α (0,05), ada hubungan yang signifikan antara usia menarche dengan kejadian dismenore pada remaja putri dengan nilai p value = 0,02 atau p ≤ α (0,05). Oleh karena itu diharapkan pada remaja memperhatikan kebutuhan gizinya dan selalu memantau berat badannya. Status gizi yang baik akan mempengaruhi kejadian dismenore.
PKM JANTUNG PISANG CAMILAN SEHAT IBU MENYUSUI Afiah; Syafriani; Nia Aprilla
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banana is one of Indonesia's leading commodities. Harvested area and banana production always occupy the first position. In 2012 the total production was 6,189,043 tons and the banana harvested area in Indonesia reached 103,157 hectares, with a productivity of 59.99 tons/ha. Indonesia itself is the fourth largest banana producing country in the world. Banana flowers have many health benefits, including high fiber content, low protein and fat, and a source of minerals such as magnesium, iron and copper. Dietary fiber is known to be useful for lowering blood cholesterol levels, normalizing blood glucose and insulin levels so that it is good for consumption by people with diabetes mellitus. In addition, banana heart has a very high antioxidant activity, most of which comes from anthocyanin compounds which are included in the flavonoid and polyphenol groups. The purpose of this activity is to explore innovative ideas, increase creativity, instill an entrepreneurial spirit, train mentally and teach to work hard and be responsible. In addition, another goal is to reduce the waste generated by processing them into banana heart chips and banana heart chips. There are several obstacles faced, namely (1) Limited capital. (2) Low motivation for entrepreneurship with banana heart as the main ingredient. (3) There is no diversity of banana heart products. (4) There is no packaging and marketing of banana blossoms. Keywords: various processed banana heart, marketing and income
PENGOLAHAN BATANG PISANG UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI SALO Nia Aprilla; Syafriani; Afia
COVIT (Community Service of Health) Vol. 2 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banana plants are plants that are easy to cultivate either on special land or planted carelessly. The benefits of bananas include detoxifying the digestive system, treating kidney stones and urinary tract infections (UTI), weight loss, controlling cholesterol and blood pressure, curing stomach acid, stabilizing blood sugar, reducing puerperal fever, treating chickenpox, reducing stomach acid and treating diarrhea. infection. Banana tree juice contains potassium which is able to control cholesterol and blood pressure in a person. The purpose of this activity is so that people can take advantage of banana trees so that they have marketability and of course improve health. The methods used are lectures, training on how to manufacture and packaging the products. Banana stem processing is expected to be an alternative to lower blood pressure in hypertensive patients. Keywords: banana stem, hypertency
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN PETANI JERUK DI DESA KUOK PULAU JAMBU TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DARI BAHAYA PESTISIDA Syafriani Syafriani; Eka Saputri
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v3i2.490

Abstract

Agricultural counseling is to encourage farmers to change their way of thinking, ways of working and old ways of life with new ways that are more in line with the development of more advanced agricultural technology (Mardikanto, 2013). The purpose of this study was to analyze the effect of counseling on improving the knowledge, attitudes and actions of citrus farmers in Kuok Village, Jambu Island, regarding the use of PPE when applying pesticides. The design of this study was quasi-experimental (quasi-experimental) using one group pretest and posttest design. This research was conducted in July 2019 in Kuok Village, Jambu Island. The population in this study were orange farmers, amounting to 45 people. The sampling technique used is total sampling so the sample size is 45 respondents. Data were analyzed by paired sample t-test with a significance level of 95%. Based on the results of the study note that the t-value for knowledge of citrus farmers is 6,335 with p sig. 0,000
PENGARUH METODE PENYULUHAN DETEKSI DINI KEHAMILAN RISIKO TINGGI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL PADA KELAS PRENATAL DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR Syafriani Syafriani; Indrawati Indrawati
Jurnal Doppler Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.981 KB)

Abstract

Salah satu program kesehatan yang diharapkan turut berperan dalam meningkatkan pengetahuan adalah melalui penyuluhan. Namun, hingga saat ini kegiatan penyuluhan tersebut belum menunjukkan hasil yang optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode penyuluhan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi, baik dengan metode ceramah dengan leaflet maupun ceramah dengan slide. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasy-experiment) dengan rancangan pretest-postest group design. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bangkinang Kota. Populasi penelitian 78 orang. Penentuan sampel secara purposive sampling yang berjumlah 66 orang. Sampel dibagi dua kelompok yaitu kelompok cermah dan leaflet dan kelompok ceramah dan slide yang jumlahnya masing-masing 33 orang. Analisis data dilakukan dengan uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan rerata nilai pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dan slide lebih bermakna dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Rerata nilai pengetahuan sesudah pemberian penyuluhan dengan metode ceramah dan leaflet 78,33 dan metode ceramah dan slide 88,48 dengan nilai p value = 0,000. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penyuluhan dengan kedua metode tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Metode ceramah dan slide dapat dijadikan sebagai satu alternatif dalam pelaksanaan penyuluhan. 
HUBUNGAN POSISI IBU BERSALIN DENGAN LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF DI RSUD BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR Siti Fatimah; Fitri Apriyanti; Syafriani Syafriani
Jurnal Doppler Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia tahun 2018 yaitu 305 per 100.000 kelahiran hidup, di Provinsi Riau pada tahun 2018 AKI sebanyak 109 per 100.000 kelahiran hidup sedangkan di Kabupaten Kampar tahun 2018 sebanyak 64 AKI per 100.000 kelahiran hidup.Jika persalinan kala I fase aktif terlalu lama akan berdampak negatif pada ibu maupun janin. Pada ibu persalinan lama bisa menimbulkan kelelahan dan syok.Syok yang tidak tertanggulangi dengan baik dapat menyebabkan kematian ibu.Sedangkan pada janin bisa menyebabkan aspexia.Aspexia yang tidak tertanggulangi dapat menyebabkan kematian janin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan posisi ibu bersalin dengan lama persalinan kala I fase aktif di RSUD Bangkinang Kabupaten Kampar.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian Analitik observasional menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional.Peneliti menggunakan dua kelompok yaitu rancangan yang digunakan untuk mengukur hubungan posisi ibu bersalin fase aktif dengan posisi berdiri dan posisi ibu bersalin berbaring miring.Penelitian dilaksanakan di RSUD Bangkinang pada tanggal 1 juni sampai 15 juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Juni sampai juli 2020 di RSUD Bangkinang dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden (15 responden posisi berdiri dan 17 responden dengan posisi berbaring miring). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan komputerisasi, dengan analisa data univariat dan bivariat dengan uji Fisher's Exact Test, Hasil penelitian diperoleh responden yang mengalami fase aktif normal sebanyak (78,1) serta ada hubungan antara posisi ibu dengan lama kala I fase aktif di RSUD Bangkinang kabupaten Kampar (P=0,03). Saran agar semua pihak dapat menjadikan posisi bersalin berdiri dan posisi berbaring miring sebagai altrernatif pilihan untuk mempercepat kala I fase aktif.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI PADA REMAJA PUTRI Afiah Afiah; Syafriani Syafriani; Erlinawati Erlinawati
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The highest cases of early marriage in Kampar Regency are in Kuok sub-district, amounting to 128 cases of early marriage from 234 marriages or around 54.70%. Marriage can be influenced by several factors including knowledge, adolescent environment, adolescent education, family income, parental education, and parental occupation. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge, adolescent environment, adolescent education, family income, parental education and parental occupation with the incidence of early marriage in Kuok Village in 2021. The design of this study was analytic with a Cross Sectional design. The sampling technique in this research is Simple Random Sampling. This research was conducted on 16 – 22 June 2021 in Kuok Village with a sample of 77 marriages. Analysis of the data used is univariate and bivariate. The results of the bivariate analysis based on the Chi Square test showed that the p value of knowledge with a value of 0.039
HUBUNGAN LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Syafriani Syafriani; Afiah Afiah; Nia Aprilla
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrhea is one of the main public health problems in Indonesia which is one of the second largest causes of death in infants and children. In Indonesia, around 162 thousand toddlers and children die every year or about 460 toddlers and children per day. Outbreaks of diarrhea often hit the people of Indonesia, because Indonesia is an endemic area of diarrhea caused by climate change and poor environmental health. The purpose of this study was to determine the relationship between the home environment and the incidence of diarrhea in children under five. The research design used a cross-sectional research design with a sample of 60 houses whose mothers could be used as respondents. The results of the study on 60 mothers concluded that there were 32 houses in an unhealthy environment (53.3%), a healthy environment in 28 houses (46.7%). For the incidence of diarrhea as many as 20 people (33.3%) and who did not experience diarrhea as many as 40 people (66.7%). Chi Square statistical test to see the relationship between the environment and the incidence of diarrhea proved statistically significant with p value = 0.001. Families are expected to actively seek information from the nearest health service and various media as well as the need for high awareness in preventing diarrheal disease.
PENGARUH METODE PENYULUHAN DETEKSI DINI KEHAMILAN RISIKO TINGGI TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL PADA KELAS PRENATAL DI PUSKESMAS BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR Syafriani Syafriani; Indrawati Indrawati
Jurnal Doppler Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.981 KB)

Abstract

Salah satu program kesehatan yang diharapkan turut berperan dalam meningkatkan pengetahuan adalah melalui penyuluhan. Namun, hingga saat ini kegiatan penyuluhan tersebut belum menunjukkan hasil yang optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode penyuluhan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi, baik dengan metode ceramah dengan leaflet maupun ceramah dengan slide. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasy-experiment) dengan rancangan pretest-postest group design. Penelitian dilakukan di Puskesmas Bangkinang Kota. Populasi penelitian 78 orang. Penentuan sampel secara purposive sampling yang berjumlah 66 orang. Sampel dibagi dua kelompok yaitu kelompok cermah dan leaflet dan kelompok ceramah dan slide yang jumlahnya masing-masing 33 orang. Analisis data dilakukan dengan uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan rerata nilai pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan menunjukkan peningkatan yang signifikan. Penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dan slide lebih bermakna dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Rerata nilai pengetahuan sesudah pemberian penyuluhan dengan metode ceramah dan leaflet 78,33 dan metode ceramah dan slide 88,48 dengan nilai p value = 0,000. Hasil penelitian disimpulkan bahwa penyuluhan dengan kedua metode tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Metode ceramah dan slide dapat dijadikan sebagai satu alternatif dalam pelaksanaan penyuluhan.Â