Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Obesitas Sentral, Asupan Natrium dan Lemak dengan Kejadian Hipertensi pada Dewasa di Desa Naumbai MaqhviraHusna Alwa; Syafriani Syafriani; Wanda Lasepa
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.109

Abstract

Hipertensi  merupakan  kondisi  tekanan  darah  seseorang  berada  diatas  angka  normal  yaitu  140/90 mmHg, faktor  yang  mempengaruhi  terjadinya  hipertensi  diantaranya  adalah  faktor  genetik, umur,  dan  jenis  kelamin,  indeks  massa  tubuh  dan  asupan  natrium,asupan lemak  juga dapat  berhubungan  dengan kejadian hipertensi, sering disebut sebagai “Silent killer” karena tidak terjadi tanda-tanda dan gejala sehingga menyebabkan terjadinya komplikasi seperti stroke dan serangan jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas sentral dan asupan natrium serta asupan lemak dengan kejadian hipertensi pada dewasa di desa naumbai. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024 dengan jumlah sampel 80 responden dengan teknik simple random sampling. Hasil univariat menunjukan dari 80 respnonden, terdapat 56 responden (70%) mengalami hipertensi, terdapat 58 responden (72,5%) dengan lingkar pinggang tidak normal, terdapat 43 responden (53,8%) mengalami asupan natrium lebih, terdapat 61 responden (76,3%) memiliki asupan lemak lebih. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara obesitas sentral (p = 0,007), asupan natrium (p= 0,000), asupan lemak (p = 0,006). Kesimpulan terdapat hubungan antara obesitas sentral, asupan natrium, asupan lemak dengan kejadian hipertensi. Diharapkan kepada penderita lebih menjaga kesehatan dengan selalu melakukan pemeriksaan tekanan darah, membatasi konsumsi natrium dan makanan yang mengandung lemak tinggi
Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare di Desa Penyesawan Wilayah UPT Puskesmas Air Tiris Yola Utari; Syafriani Syafriani; Ade Dita Puteri
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.111

Abstract

Diare kerap terjadi pada balita, faktor penyebab diare berasal dari lingkungan. Kualitas lingkungan baik, maka perkembangan diare  juga semakin kecil.Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsistensi feses selain dari frekuensi buang air besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare di Desa Penyasawan Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga yang bertempat tinggal di Desa Penyasawan. Sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 75 keluarga yang berdomisili di Desa Penyasawan.Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, Ketersediaan SPAL. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dengan uji statistik menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan yaitu dengan (p value = 0,000), faktor sikap (p value = 0,001), faktor ketersediaan SPAL (p value = 0,008). Adapun saran untuk masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah, memiliki jamban sehat dan SPAL yang tertutup. 
Faktor-faktor yang Berubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-23 Bulan di Desa Padang Mutung Rika Rosvita Sari; Syafriani Syafriani; Wanda Lasepa
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.114

Abstract

Wasting merupakan masalah malnutrisi akut yang secara tidak langsung dapat menyebabkan kematian pada balita. Saat ini, wasting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia dengan prevalensi 7,7%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 12-23 bulan di Desa Padang Mutung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan ibu dan balita yang berjumlah 100 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan dari 100 responden, terdapat 70 responden (70%) tidak mengalami wasting, 52 responden (52%) tidak menderita diare, 75 responden (75%) mengkonsumsi pangan beragam, 60 (60%) responden pengetahuan ibu baik, 64 responden (64%) dengan riwayat kelengkapan imunisasi lengkap. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara diare (p value = 0,008), riwayat imunisasi (p value = 0,010) terhadap kejadian wasting. Diharapkan kepada ibu yang memiliki balita wasting untuk meningkatkan pengetahuan dan selalu aktif mengikuti kegiatan posyandu yang diadakan agar status gizi terkontrol dan ditangani secara baik.
Hubungan Kelelahan Kerja dengan Kejadian Kecelakaan Kerja di PT. Hutama Karya Semen Indogreen Sentosa Tahun 2024 Dicko Setiawan; Syafriani Syafriani; Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.145

Abstract

Kecelakaan kerja di PT. Hutama Karya Semen Indogreen Sentosa dari tahun 2020 hingga 2022 mengalami peningkatan. Salah satu penyebab kecelakan kerja adalah kelelahan kerja. Kelelahan kerja merupakan peristiwa yang paling banyak ditemui pada tenaga kerja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara kelelahan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. Hutama Karya Semen Indogreen Sentosa tahun 2024. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan pada 06-10 Mei 2024. Hasil analisis univariat diperoleh 37 (58,7%) responden yang tidak mengalami kelelahan kerja dan 40 (63,5%) responden yang pernah mengalami kecelakaan kerja. Kesimpulan ada hubungan yang signifikan antara kelelahan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. Hutama Karya Semen Indogreen Sentosa tahun 2024 dengan p value 0,000. Diharapkan kepada pekerja agar memperhatikan kelelahan kerja dan tidak memaksakan tubuh untuk bekerja secara berlebihan agar terhindar dari kelelahan kerja yang berdampak terhadap kecelakaan kerja.
Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Asupan ASI Booster dengan Pemberian Asi Eksklusif Syarifah Aini; Nur Afrinis; Syafriani Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.196

Abstract

Upaya untuk membangun manusia seutuhnya diselenggarakan melalui menjaga kesehatan anak yang dilakukan sedini mungkin seperti pemberian ASI eksklusif. ASI eksklusif adalah makanan pertama yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi yang diberikan sejak lahir hingga umur enam bulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, asupan ASI booster dengan pemberian ASI eksklusif Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung pada tanggal Juni-Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 7-24 bulan. Sebanyak 44 ibu dengan menggunakan total sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dari 44 responden terdapat 28 responden (63,6%) yang memiliki pengetahuan rendah, 28 responden (63,6%) yang memiliki sikap negatif dan 20 responden (44,5%) yang memiliki asupan ASI booster kurang. Ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan, Sikap, Asupan ASI Booster dengan pemberian ASI eksklusif di Desa Pantai Cermin Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Cermin. Saran yaitu agar responden lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan asupan ASI Booster nya dengan cara diberikan penyuluhan dan buku buku tentang ASI Eksklusif.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis pada Anak di Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang Kabupaten Kampar Fatimah Nur Azilah; Muhammad Nizar; Syafriani Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i5.198

Abstract

Abstrak World Health Organization (WHO) pada tahun 2021 mengungkapakan bahwa TB adalah jenis penyakit menular dan mengakibatkan kematian terbesar ke-13 didunia. Tuberkulosis (TB) bisa mengenai orang dewasa maupun anak-anak. Penderita TB menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei) pada saat batuk/bersinFaktor yang menjadi penyebab terjadinya penyakit tuberkulosis yaitu faktor pengetahuan orang tua, faktor imunisasi Bacillus Calmette Guerin (BCG) dan faktor status giz. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis pada anak di Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang Kabupaten Kampar. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Hasil ada hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 (0.001), ada hubungan immunisasi BCG dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 (0.001) dan ada hubungan status gizi dengan kejadian TB paru di RSUD Bangkinang tahun 2024 (0.000). Saran diharapkan kepada responden agar meningkatkan pengetahuan tentang TB paru, melakukan immunisasi BCG dan menjaga status gizi sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan TB paru
Hubungan Dukungan Suami dan Pekerjaan Ibu dengan Kelengkapan Pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Afiah Afiah; Syafriani Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.233

Abstract

Menurut data World Health Organization (WHO) tahun 2020 persentase cakupan Antenatal Care (ANC) Indonesia sebesar 82%, masih jauh dari standar. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui Hubungan Dukungan Suami dan Pekerjaan Ibu dengan Kelengkapan Pemeriksaan ANC. Jenis penelitian bersifat kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil  Trimester III di Desa Kualu sebanyak  60  orang ibu hamil. Sampel berjumlah 60 orang ibu hamil Trimester III dengan usia kehamilan  37-39  minggu dengan menggunkan total  Sampling. Alat pengumpulan data menggukan kuesioner, menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian ada hubungan bermakna antara dukungan suami dan pekerjaan Ibu dengan kelengkapan pemeriksaan antenatal care (ANC). Diharapkan kepada tenaga kesehatan terutama bidan untuk selalu memberikan penyuluhan kepada ibu hamil serta membuat program edukasi menarik minat ibu hamil untuk melakukan Pemeriksaan ANC.
Hubungan Pengetahuan tentang DM, Konsumsi Makanan Manis dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian DM Tipe 2 pada Masyarakat Dewasa Akhir Usia 50-59 Tahun Siti Aisyah; Nur Afrinis; Syafriani Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.239

Abstract

Dewasa akhir merupakan masa dimana seseorang mengalami berbagai perubahan kemunduran fungsi diri mulai dari fisiologi, psikologis, sosial dan ekonomi . Ketika seseorang memasuki tahap dewasa akhir mulai muncul berbagai penyakit salah satunya penyakit diabetes mellitus (DM) tipe 2. DM tipe 2 merupakan suatu kelompok penyakit metabolik yang menyebabkan hiperglikemia karena glukosa darah tidak dapat digunakan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang DM, konsumsi makanan manis,aktivitas fisik dengan kejadian DM Tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif degan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Limau Manis Kecamatan Kampar pada bulan Juni-Juli 2023. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Desa Limau Manis yang berusia 50-59 tahun (dewasa akhir). Sebanyak 111 masyarakat dewasa akhir dengan menggunakan stratified random sampling. Analisis data yang digunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji chi-square. Dari 111 responden terdapat 73 (65,8%) responden dewasa akhir usia 50-59 tahun (65,8%) yang tidak menderita DM Tipe 2, 58 responden (52,3%) yang memiliki pengetahuan baik tentang DM, 58 responden (52,3%) yang sering konsumsi makanan manis, 63 responden (56,8%) yang beraktivitas fisik sedang-berat. Tidak tedapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang DM dengan kejadian DM TIPE 2, terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis, aktivitas fisik dengan kejadian DM Tipe 2 di Desa Limau Manis Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Tiris. Saran yaitu agar responden lebih meningkatkan pengetahuan tentang DM, membatasi konsumsi makanan manis dan lebih rutin melakukan aktivitas fisik/olahraga.
Gambaran Gangguan Pendengaran Akibat Kebisingan pada Pekerja Somel di Desa Siabu Kabupaten Kampar Tahun 2024 Debi Syafitri; Syafriani; Nila Kusuma
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i6.244

Abstract

Gangguan pendengaran merupakan kondisi di mana seseorang mengalami penurunan kemampuan mendengar ini bisa bervariasi dari ringan hingga berat, dan dapat memengaruhi satu atau kedua telinga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran gangguan pendengaran akibat kebisingan pada pekerja somel di Desa Siabu Kabupaten Kampar tahun 2024. Desain penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskriftif. Penelitian dilakukan pada tanggal 07,08,09, dan 10 bulan agustus tahun 2024 dengan jumlah 36 responden menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat. Hasil analisis univariat diperoleh 3 (8.3%) responden yang memiliki gangguan pendengaran tuli konduktif, 25 (69,4%) responden yang memiliki gangguan pendengaran tuli sensoreunal, dan 8 (22.2%) responden dengan pendengaran normal. Kesimpulan dari 36 responden diperoleh 3 (8.3%) responden yang memiliki gangguan pendengaran tuli konduktif, 25 (69,4%) responden yang memiliki gangguan pendengaran tuli sensoreunal, dan 8 (22.2%) responden dengan pendengaran normal. Saran diharapkan kepada perusahaan agar lebih mengembangkan pelaksanaan pencegahan gangguan pendengaran akibat kebisingan.