Claim Missing Document
Check
Articles

Found 56 Documents
Search
Journal : Industrial Engineering Online Journal

ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI TINGGINYA TURNOVER INTENTION PADA OPERATOR PRODUKSI DENGAN METODE REGRESI LINEAR BERGANDA (Studi Kasus Pada PT Star Fashion Ungaran) Aditya, Panji Maulana; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.951 KB)

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) semakin diakui sebagai sumber daya organisasi vital dan sentral di masa yang akan datang. Suatu perusahaan sangat membutuhkan sumber daya manusia yang baik serta memiliki loyalitas tinggi untuk mencapai tujuan mereka. Perusahaan yang mengutamakan kualitas SDM tidak akan membiarkan karyawannya meninggalkan perusahaan mereka. Adanya karyawan yang keluar dari perusahaan( turnover intention ) merupakan suatu masalah dan kerugian yang besar bagi suatu perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui variabel-variabel apa yang mempengaruhi terjadinya tingkat turnover intention yang sangat tinggi pada PT star fashion ungaran.Turnover intention merupakan variable dependen dalam penelitian ini, serta variable kepuasangaji, komitmen organisasi, dan dukungan supervisor menjadi variabel independennya. Alat ukur penelitian ini dengan membagi kuisioner kepada 91 operator produksi PT SFU. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variable kepuasan gaji menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap terjadinya turonover intention. Kemudian variable dukungan supervisor, serta komitmen organisasional berpengaruh negative secara signifikan terhadap turnover intention pada PT SFUABSTRACTHuman resources (HR) the more recocnized as a vital power organization in the future. A company  need of human resources as well and loyality to reach their purpose. A company that concern in high-quality of human resources will not allow their employees leave their company. The worker came out form the company ( turnover intention ) is a huge problem and a loss for the company. The purpose of this research is to know which variable that affecting the occurrence of turnover intention level, which very high in PT star fashion ungaran (PT SFU). Turnover intention is the dependent variable during this reaserch, as well as variable satisfaction salary the commitment of the organization and supervisory support become independent variabel. An instrument to measure this reaserch by share  91 quisioner to labour production in PT SFU. The result of this reaserch will show that salary satisfaction become the most influence variable with the occurance of turnover intention. Supervisory support and organizational commitment will give negative effect to turnover intention in PT SFU.
PENERAPAN LEAN MANUFACTURING PADA PRODUKSI ITC CV. MANSGROUP DENGAN MENGGUNAKAN VALUE STREAM MAPPING DAN 5S Arbelinda, Karina; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.205 KB)

Abstract

CV. Mansgroup merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi alat-alat bantu pada bidang otomotif terutama alat-alat yag dibutuhkan bengkel motor dengan produk unggulan perusahaan yaitu ITC (Injector Tester and Cleaner) yang berfungsi sebagai pembersih injektor yang terdapat pada motor. CV. Mansgroup berencana untuk memperbesar kapasitas produksi produk-produknya dan memperluas jangkauan pemasarannya. Akan tetapi pada produksinya terdapat beberapa pemborosan yang berdampak pada efisiensi produksi ITC. Pemborosan tersebut adalah Movement, Transportation, dan Defect yang diidentifikasi dengan menggunakan Value Stream Mapping (VSM) dan Process Activity Mapping. Lean Manufacturing merupakan pendekatan yang meminimasi pemborosan yang terjadi pada aliran proses produksi. Setelah diidentifikasi, pemborosan tersebut dicari penyebabnya dan ditangani dengan menggunakan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke). Penggunaan prinsip 5S akan menghasilkan Future Stream Mapping dan Process Activity Mapping yang baru, serta keuntungan kinerja produksi dan finansial bagi perusahaan yakni meningkat sebanyak 16,2%Abstract                CV. Mansgroup is a manufacturing company that produces tools in the automotive field, especially tools needed by motorcycle workshop with the company's flagship product is ITC (Injector Tester and Cleaner) which serves as a cleaner for injector that contained in the motor. CV. Mansgroup has a plan to increase production capacity of its products and expanding its marketing reach. However, in production, there are several waste which affects the production efficiency of ITC. The wastes are Movement, Transportation, and Defect which identified by using Value Stream Mapping (VSM) and Process Activity Mapping. Lean Manufacturing is an approach that minimizes waste that occurs in the flow of the production process. After identification activity, the causes of waste will be generated and the sollutions will be dealt by using the principles of 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, and Shitsuke). The use of the principles of 5S will generate Future Stream Mapping and new Process Activity Mapping and increase production performance and  finanicial profits for the company to 16,2%.
Analisis Kecelakan Kerja dengan Menggunakan Metode Human Factor Analysis and Classification System (HFACS) dan 5WHYS di Divisi Stamping PT.Mekar Armada Jaya FAHD, MOHAMMAD; PUSPITASARI, NIA BUDI; RUMITA, RANI
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.952 KB)

Abstract

PT. Mekar Armada Jaya biasa disebut New Armada dibagi menjadi dua divisi produksi yaitu Divisi karoseri dan Divisi Stamping & Tools. Pada Divisi Stamping & Tools tahun 2010 sampai dengan 2014, terjadi 69 kecelakaan kerja dimana kejadian tersebut dibagi lagi menjadi tiga kategori dalam level rendah, sedang, dan besar. Dari hasil rekap kecelakaan kerja banyaknya terjadi kecelakaan pada mesin press yaitu sebanyak 17 kejadian pada level sedang.Penelitian pada PT. Mekar Armada Jaya ini bertujuan untuk melakukan identifikasi masalah yang terjadi pada level sedang, setelah dilakukan identifikasi maka kejadian yang terbesar terdapat pada mesin press. Setelah mengetahui kecelakaan kerja terbesar terdapat pada mesin press maka dilakukan analisis dengan menggunakan metode HFACS dan 5whys yang bertujuan untuk mendapatkan identifikasi penyebab terjadinya kecelakaan kerja.Hasil dari analisis menggunakan metode HFACS maka didapat nilai tertinggi terdapat pada sub level comunication & coordination pada level 2 dan decision error pada level 1 dengan nilai odds ratio sebesar 14 dan convidence interval sebesar 0,451 – 434,411. Maka perlu perbaikan pada lingkungan kerja, memberikan peraturan yang memaksa operator untuk bertindak aman sebelum melakukan pekerjaan, pengawas harus bertindak tegas kepada operator yang melakukan kesalahan, pengawas bertanggung jawab atas operator dengan cara mengetahui SOP penggunaan mesin dan memberikan pengawasan secara teratur.    ABSTRACT                 PT . Mekar Armada Jaya as known as New Armada divided into two production division, named Car Body division and Stamping & Tools division. In Stamping & Tools Division from 2010 to 2014, occurred 69 work accident where those cases are divided into three categories there are low, medium, and high level. From the results recap many working accidents mostly happen in the machine press accident occurred as 17 cases in medium levels.                The resesearch at PT . Mekar Armada Jaya aims to identify the problems that occur at medium level , after the identification of the biggest incident occur in the press machine. After knowing  that the highest number of working accident in the medium level occur in the press machine, therefore this analysis performed by using HFACS and 5whys methods which aim to get identify the causes of working accidents.                    Results of the analysis is using HFACS method then the gained highest score contained in the sub-level of comunication and coordination at the 2nd level and the decision error at the 1st level with the odds ratio of 14 and convidence interval of 0,451-434,411. So the working environment need to be fixed, giving rules which force the operator to act safely before doing the job, the supervisor must be firm to the operator who do mistake, the supervisor must responsible to the operator by understanding the SOP of the machines usage and give supervision in order.   
ANALISIS UPAYA PENGENDALIAN KUALITAS KAIN DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA MESIN SHUTTEL PROSES WEAVING PT TIGA MANUNGGAL SYNTHETIC INDUSTRIES Andriyani, Atika; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.894 KB)

Abstract

PT Tiga Manunggal Synthetic Industries adalah perusahaan yang bergerak di bidang tekstil di Kota Salatiga. Masalah yang terdapat pada perusahaan ini adalah banyaknya cacat yang terjadi pada bagian weaving yaitu mencapai 9% per harinya. Jika kondisi seperti ini dibiarkan maka akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Dengan kondisi seperti ini, PT Timatex ingin mengurangi jumlah cacat seminimal mungkin. Untuk itu permasalahan utama yang diangkat pada jurnal ini adalah bagaimana caranya mengetahui faktor penyebab cacat pada produk kain yang diproduksi oleh PT Timatex dalam upaya mendukung dan mengevaluasi kebijakan pengendalian kualitas yang diterapkan oleh PT Timatex dengan menggunakan tools diagram pareto, peta kendali p, dan diagram sebab akibat (fishbone) kemudian di analisis dengan menggunakan metode Failur Mode And Effect Analysis (FMEA).  Abstract[Analysis Of Quality Control Measures Fabric With Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Shuttel Machine Weaving Process PT Tiga Manunggal Synthetic Industries]PT Tiga Manunggal Synthetic Industries is a company engaged in the field of textiles in Salatiga. The matter contained in this company is the number of defects that occur in the weaving, reaching 9% per day. This conditions will causing a loss for the company. With this condition, PT Timatex want to reduce the number of defects to a minimum. To the main issues raised in this paper is how to determine the causes of defects in the fabric products manufactured by PT Timatex in order to support and evaluate the quality control policy implemented by PT Timatex using Pareto Diagrams, p Chart, and Cause and Effect Diagram  (fishbone) and then analyzed using Failur Mode And Effect analysis (FMEA) methodes.
ANALISIS PENGARUH MOTIVASI, REWARD DAN HUBUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA (Studi Kasus PT Indotama Omicron Kahar) Rahmawati, Annisa; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No.1 Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.109 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kepuasan kerja pada PT Indotama Omicron Kahar. Hal ini terlihat dari tingkat absensi dan turnover yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan jumlah produksi yang mengalami penurunan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis bagaimana pengaruh motivasi, reward dan hubungan kerja terhadap kepuasan kerja dan untuk mengetahui serta menganalisis faktor yang paling dominan yang mempengaruhi kepuasan kerja. Penelitian ini menguji motivasi (X1), reward ekstrinsik (X2), reward intrinsik (X3),hubungan kerja dengan rekan kerja (X4) dan hubungan kerja dengan manajemen (X5) terhadap kepuasan kerja (Y).Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Indotama Omicron Kahar. Sampel yang diambil sebanyak 96 responden dengan menggunakan rumus Slovin. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Dimana semua variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel dependen. Nilai Adjusted R Square adalah sebesar 0,745. Sehingga menunjukkan bahwa 74,5% variabel kepuasan kerja dijelaskan oleh motivasi, reward ekstrinsik, reward intrinsik, hubungan kerja dengan rekan kerja dan hubungan kerja dengan manajemen. Sisanya sebesar 25,5% kepuasan kerja dijelaskan oleh variabel lainnya.   ABSTRACTThe purpose of this study is to examine job satisfaction of PT INDOTAMA Omicron Kahar. This problem can be seen from the level of absenteeism and turnover has increased from year to year and the amount of production has decreased each year. This study aims to analyze how the influence of motivation, reward and working relationship to job satisfaction and to identify and analyze the dominant factors affecting job satisfaction. This study examine motivation (X1), extrinsic rewards (X2), intrinsic rewards (X3), working relationships with co-workers (X4) and a working relationship with management (X5) towards job satisfaction (Y). The population in this study were all employees of PT INDOTAMA Omicron Kahar. 96 respondents were taken as samples using Slovin formula. The analytical method used is multiple regression analysis. Where all independent variables have positive and significant effect on the dependent variable. Adjusted R Square value is equal to 0.745. 74.5% showed that job satisfaction variables described by motivation, extrinsic rewards, intrinsic rewards, working relationships with co-workers and management. The remaining 25.5% of job satisfaction is explained by other variables. 
USULAN PENGADAAN MOTOR HOIST STANDBY YANG OPTIMAL UNTUK MENGATASI TINGGINYA TINGKAT BREAKDOWN PADA PT. X Sesariana, Yuanita; Rumita, Rani
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.459 KB)

Abstract

Pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau menjaga fasilitas/peralatan pabrik dan mengadakan perbaikan atau penyesuaian/penggantian yang diperlukan agar supaya terdapat suatu keadaan operasi produksi yang memuaskan sesuai dengan apa yang direncanakan dan tidak mengalami kerusakan. Kerusakan pada suatu sistem kemungkinan besar dapat menyebabkan konsekuensi yang serius untuk perusahaan seperti biaya downtime atau mengakibatkan kondisi yang tidak aman karena kerusakan alat. Peralatan cadangan dapat digunakan untuk mengurangi akibat dari rusaknya peralatan. Proses produksi pada PT. X menggunakan mesin yang cukup banyak. Salah satu mesin yang sering mengalami kerusaan adalah mesin hoist Curing yang digunakan untuk memindahkan produk beton ke proses selanjutnya. Semua mesin hoist ini telah mendapatkan perawatan secara preventive sesuai dengan instruksi kerja alat yang ada. Namun pada kenyataannya di lapangan, beberapa jenis mesin hoist masih sering mengalami kerusakan. Bagian mesin Hoist yang sering mengalami kerusakan adalah bagian motor. Penelitian ini bertujuan mengetahui jumlah motor mesin hoist Curing cadangan yang optimal untuk mengantisipasi terhambatnya produksi dengan pendekatan distribusi Poisson dan mempertimbangkan beberapa biaya. Distribusi Poisson adalah distribusi probabilitas diskrit yang menyajikan frekuensi darikejadian acak tertentu. Penelitian menghasilkan jumlah motor mesin Hoist cadangan adalah 4 buah dengan biaya Rp 144.218,00.   AbstractMaintenance is an activity to maintain or keep the facility / factory equipment and make  necessary repairing or adjustment / replacement, so that there is a satisfactory state of production operations in accordance with what was planned and not damaged. Damage to the system is likely to cause serious consequences for companies such as the cost of downtime or lead to unsafe conditions due to damage to the tool. Backup equipment can be used to reduce the effects of damage to the equipment. The production process at PT. X uses quite many machines. One of the machines often has damage is Curing hoist machine that is used to move concrete products to the next process. All hoist machines have got preventive maintenance work in accordance with the instructions of the existing tools. But in reality, some sort of hoist machine still often damage. The hoist machine part are often damages is motor parts. This study aims to determine the number of motor hoist machine Curing optimal backup to anticipate delays in production with a Poisson distribution approach and consider some of the costs. Poisson distribution is a discrete probability distribution that presents frequency from a certain random event. The research resulted in the number of motor Hoist machine backup is 4 pieces at a cost of Rp 144,218.00 
ANALISIS RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PADA PEKERJA DIVISI MILL BOILER (Studi Kasus di PT Laju Perdana Indah PG Pakis Baru, Pati) Hutami Nuke Ardani; Haryo Santoso; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.461 KB)

Abstract

PT Laju Perdana Indah merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi gula yang berlokasikan di desa Pakis kecamatan Tayu kabupaten Pati. Bahan baku tebu ini digiling dengan melalui beberapa tahap seperti milling (penggilingan), purification (pemurnian), evaporation (penguapan), boiling (pemasakan), centrifuge (puteran) dan packaging (pengemasan). Dalam menjalankan aktivitas operasional, pekerja yang langsung berhadapan dengan proses produksi yang terdiri dari banyak mesin mekanik, panas dan tajam, sehingga keselamatan dan kesehatan kerja menjadi penting. Berdasar data historis, telah terjadi kecelakaan kerja yang paling banyak ditemui pada divisi mill boiler. Untuk itu perlu adanya pengelolaan manajemen resiko kesehatan dan keselamatan kerja yang baik untuk mengacu pada zero accident terutama pada divisi mill boiler.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif semi kuantitatif dengan Job safety analysis serta analisis risiko semi kuantitatif AS/ NZS 4360:1999/2004. Maka didapatkan analisis risiko K3 dengan hirarki pengendalian risiko sehingga tiga risiko dengan rating tertinggi dapat direduksi, yaitu terbakar 90%, tertabrak 94% dan low back pain 96%.  AbstractPT Laju Perdana is one of company which engaged in sugars’ production, and it’s located in Pakis village, Pati. The main ingredient of sugar, well known as sugar cane is milled through some stage, i.e milling, purification, evaporation, boiling, centrifuge, dan packaging. In order to make sugar, the labor have to face many overheat and sharp mechanic machine which is dangerous for them. According to the past research, there were many accident in the workplace especially in mill boiler department. In order to make zero accident, the company must manage some risk management and HSE (Health Safety Environment).Reseach method using descriptive semi quantitative with Job safety analysis and risk analysis semi quantitative AS/ NZS 4360:1999/2004. So health and safety work risk analysis can be obtained with hierarchy risk control so that three highest risks reduced, that is afire 90%, hit by vehicle 94% and low back pain 96%.
Perancangan Strategi Bisnis dengan Menggunakan Matriks SWOT (Studi Kasus: Bank Jateng Pusat Semarang) Aditya Bonavasius Purba; Hery Suliantoro; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.321 KB)

Abstract

Pencapaian pertumbuhan kinerja produk bisnis Bank Jateng masih belum optimal. Hal ini ditandai dengan kredit mengalami kenaikan pertumbuhan pada 2012/2011 namun turun pada 2013/2012, sedangkan DPK (Dana Pihak Ketiga) terus mengalami penurunan pertumbuhan. Diduga hal ini terjadi karena semakin banyaknya bank-bank pesaing di Jawa Tengah yang memiliki modal investasi lebih besar dan jenis layanan produk bisnis lebih menarik, serta belum dimilikinya strategi bisnis yang tepat oleh Bank Jateng. Selama ini, pihak Bank Jateng belum memiliki tool yang digunakan untuk melakukan perencanaan strategis dalam menjalankan bisnisnya, sehingga perencanaan dan target hanya berpatokan kepada performansi Bank Jateng pada tahun sebelumnya.Penentuan mengenai strategi yang akan digunakan oleh Bank Jateng dilakukan dengan menganalisis lingkungan internal dan eksternal Bank Jateng. Kemudian, mengklasifikasikan hasil analisis tersebut kedalam Matriks SWOT untuk menghasilkan strategi-strategi alternatif. Data untuk penelitian ini diperoleh melalui wawancara secara mendalam dan menyebarkan kuesioner kepada Wakil Kepala Bagian Tim Riset dan Kepala Sub Divisi Pengembangan Pemasaran Bank Jateng Pusat Semarang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 strategi turunan, yaitu Penetrasi Pasar, Pengembangan Pasar, Pengembangan Produk, Diversifikasi Konsentrik, dan Penciutan.  AbstractAchievement of Bank Jateng’s business product performance growth is still not optimal. It was characterized by the increasing credit growth in 2012/2011, but fell in 2013/2012, while the third party funds continued to decline. Allegedly, this happens due to the banks competitors increasing number in Central Java that have greater capital investment and more attractive business products services types, as well as the unavailability of right business strategy by Bank Jateng. For this time, Bank Jateng has not had the tools used to carry out strategic planning in running the business, so that targets and plans only stick to Bank Jateng’s previous performance.The strategy determination is done by analyzing both internal and external Bank Jateng’s environments. Then, classifying those analysis results into SWOT Matrix to generate alternative strategies. Data for this study were obtained by conducting in-depth interviews and distributing questionnaires to the Research Team Deputy Head and Marketing Development Sub Division Head of Bank Jateng Semarang. The result shows there are 5 derivative strategies, which are Market Penetration, Market Development, Product Development, Concentric Diversification, and Retrenchment.
ANALISIS POTENSI BAHAYA MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT (STUDI KASUS BAGIAN PRODUKSI CV MAJAWANA) achmad rachim; Aries Susanty; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17.527 KB)

Abstract

CV. Majawana merupakan perusahaan yang bergerak dibidang furniture dan permeubelan ukir. CV Majawana berada di Desa Bawu Batealit Jepara dengan jumlah pekerja 467 orang dan melakukan produksi secara massal dan proses produksinya sebagaian besar dilakukan secara Manual Handling, disamping itu juga menerima pesanan khusus dari konsumen. ). Adapun peralatan dan mesin-mesin yang digunakan pada CV. Majawana dalam proses produksinya adalah sebagai berikut : Saw Mill, Kiln Dry, Band Saw, Cyrcle, Router, Spindle, Serut, Bubut, Radial Arm Saw, Jig Saw, Amplas, Bor.Menurut data kecelakaan kerja 2008 - 2012, selama 4 tahun terakhir ini telah terjadi 81 kasus kecelakaan kerja. yang terbagi meliputi : luka ringan, luka sedang dan luka berat. Kecelakaan adalah suatu peristiwa yang tidak diduga dan tidak diharapkan kehadirannya bagi siapa saja maupun pekerja. dimana dapat dijelaskan pada kejadian kecelakaan kerja di bagian produksi meliputi : infeksi saluran pernafasan sebanyak 35 orang, luka tergores atau tersayat alat pemotong sebanyak 20 orang, luka tertimpa objek kerja sebanyak 13 orang, luka terjepit material kayu sebanyak 3 orang, dan kecelakaan lain-lain sebanyak 10 orang (tergelincir, otot kejang, tersetrum, terjatuh, terbentur, terkena benda panas).Berdasarkan hasil penelitian untuk memperoleh Risk Priority tiap stasiun kerja, penanggulangan yang dilakukan dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment (HIRA). Tujuannya untuk mengidentifikasi bahaya tiap stasiun kerja yang berpotensi bahaya besar dan melakukan penilaian risiko terhadap bahaya tersebut untuk dapat meminimalkan kecelakaan kerja yang terdapat pada perusahaan. Risk Priority diperoleh dari hasil melakukan estimasi kekerapan atau kemungkinan (likelihood) dan estimasi keparahan atau konsekuensi (severity) terjadinya kecelakaan atau penyakit yang mungkin timbul, maka selanjutnya dapat ditentukan tingkat risiko dari bahaya yang telah diidentifikasi dan dinilai. Cara sederhana adalah dengan dengan membuat matriks risiko (Risk Matrix) dimana peringkat kemungkinan dan keparahan dikalikan dan hasilnya untuk menentukan seberapa besar risiko yang ditimbulkan.  
ANALISA BEBAN KERJA PEGAWAI DAN USULAN PERBAIKAN SISTEM ANTRIAN PADA INSTALASI FARMASI DEPO ASKES RSUD DR SOESELO SLAWI Oriza Wahyu Utami; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.016 KB)

Abstract

RSUD Dr Soeselo Slawi adalah satu-satunya rumah sakit pemerintah yang terdapat di Kabupaten Tegal, sehingga pada kondisi-kondisi tertentu, seringkali terjadi keluhan pelanggan berupa lamanya waktu tunggu. Untuk menanggulangi permasalahan ini, dilakukan penelitian terhadap penyebab lambatnya pelayanan obat. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi adalah kekurangan tenaga kerja, variasi kerja antar personel, adanya waktu tidak produktif, keterlambatan dokter, tingkat pendidikan pasien rendah, kurangnya mesin peracik obat serbuk, terjadinya kehabisan stok obat saat pelayanan, kurangnya penyuluhan mengenai SOP pelayanan obat dan metode penyampaian peraturan antrian kepada pasien yang kurang komunikatif serta model antrian yang kurang efektif. Dari beberapa penyebab ini diambil dua penyebab yang dianggap paling signifikan yaitu kurangnya tenaga kerja dan tidak efektifnya model antrian. Untuk meneliti lebih lanjut diadakan perhitungan beban kinerja pegawai serta dilakukan simulasi terhadap model antrian untuk mengevaluasi fenomena antrian, sehingga akan dihasilkan solusi optimal dan proses pelayanan obat dapat dirancang agar lebih efektif dan efisien. Perhitungan beban kinerja pegawai menggunakan metode Workload Indicator Staffing Needs (WISN), simulasi antrian dilakukan dengan pemodelan menggunakan software extend r4.    Abstract  ANALYSIS OF EMPLOYEES WORK LOAD AND PROPOSED IMPROVEMENT SERVICE SYSTEM INSTALLATION OF PHARMACEUTICAL DRUGS ON HEALTH INSURANCE DISPENSARY IN PUBLIC HOSPITAL DR SOESELO SLAWI. Hospital Dr Soeselo Slawi is the only governmental public hospital located in Tegal, because of that, in certain conditions, often occurs some customer complaints of long waiting time.  To overcome this problem, researcher do an examination of the causes of slow drug services. From the research, it was found that the factors that influence is a shortage of labor, variation of work among personnel, the unproductive time, delay the doctor, the level of patient education is low, a lack of drug powder engine maker, the stock out of medicine in busy time, lack of education about SOP (Standard Operational Procedure) drug services and delivery methods queue rules to patients who are less communicative. Of the few things that are known, held employee performance load calculation and simulation of the queuing model to evaluate the phenomenon of the queue, that will produce the optimal solution and service process drugs can be designed to be more effective and efficient. Calculation of employee performance load are using Workload Indicators Staffing Needs (WISN), simulation of queuing is done by modeling using r4 extend software.
Co-Authors Abdurrobi Hanifa Abhimta, Yodha Wasi achmad rachim Adinda Nurussakinah Aditya Bonavasius Purba Aditya Ridwan Wicaksono Aditya Wiratama Putra Aditya Wiratama Putra Afrizal Putranto Agita Pandu Widanti Agus Yuni Kristanto Aisyah, Wahyu Nur Alfarel, Reihan Damario Amelia Kumala Amelinda Sudarto Andini, Anggita Realiza Andriyani, Atika Annisa Rahmawati Arbelinda, Karina Arief Budhiman Aries Susanty Aryssa, Venuschavicino Bambang Purwanggono Bayu Adi Taufan Benraen Pirogo Berutu, Jehezkiel Lolo Sataki Bintang Rachvadani Dzakwan Dentista Puspitawangi Dewanto, Dhuta Tyrone Dewi, Nadia Cynthia Diana Puspita Sari Dinar Ratna Widhia Dwi Rizkiyani Dyah Ika Rinawati Esty Anjelia Pertiwi Gea Fariyanti Novita P Haryo Santoso Heru Prastawa Hery Suliantoro Hutami Nuke Ardani Ida Mawar Dewi Khalis Riyangga Kurniawan Kurniawan Luh Nyoman Widyastuti M Hagi Hamirsa Mahachandra, Manik Manik Mahachandra Manindo Simanjuntak Marga Harjadiputra Martin Lilik A Melani Nurmufidah MOHAMMAD FAHD, MOHAMMAD Nadia Azhari Setyorini Naniek Utami Handayani Nia Budi Puspitasari Ningsih Marpaung Noor Charif Rachman Oktaviani Hadiati Putri Oktian Fajar Abdillah Oriza Wahyu Utami Pandu Martino Panji Maulana Aditya, Panji Maulana Purnawan Adi Wicaksono Putri, Ketut Utari Mustika Qaanita Yuuha M Raditya Rahman Ratna Purwaningsih Riana Pratiwiningrum Rifda Ilahy Rosihan Riko Agisdihan Afifi Sadam Samsudin Sari Veronica Jantitya Sindhu Pradipta Sri Hartini Hartini Sriyanto Sriyanto Susatyo Nugroho W P Susatyo Nugroho W P Susatyo Nugroho W.P. Susatyo Nugroho Widyo Pramono Wicaksono, Aditya Ridwan Wisnu Wardhana Yedida Christa Pujianti Yuanita Sesariana, Yuanita Zainal Fanani Rosyada