Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN LKPD PADA MATERI SPTLDV BERBASIS ETNOMATEMATIKA PASAR TERAPUNG DI KELAS X SEKOLAH MENENGAH ATAS Nuril Khatami; Noor Fajriah; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 4 No. 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2192

Abstract

Matematika ialah salah satu ilmu dasar yang penting serta mempunyai beragam kegunaan. Namun, masih terdapat banyak peserta didik yang tidak menyukai matematika serta kesulitan untuk paham terhadap konsep pembelajaran. Oleh karena itu, dilakukan pengembangan LKPD berbasis etnomatematika pasar terapung yang menjadi salah satu usaha dalam membuat kemampuan peserta didik mengalami peningkatan agar paham terhada konsep pembelajaran sekaligus untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya pasar terapung. Pada pembelajaran matematika, terutama materi sistem pertidaksamaan linear dua variabel (SPtLDV), peserta didik masih banyak mengalami kesulitan untuk paham terhadap konsep. Penelitian ini bertujuan guna menghasilkan LKPD dalam materi SPtLDV berbasis etnomatematika pasar terapung di kelas X sekolah menengah atas yang valid. Metode penelitian Research and Development (R&D) yang dipakai menjadi acuan tahapan untuk mengembangkan LKPD yaitu model 4D. Pada pengembangan LKPD ini hanya dilaksanakan hingga tahapan develop (pengembangan), tepatnya uji validitas. Uji validitas dilakukan oleh tiga orang ahli dan diperoleh persentase rata-rata seluruh aspek penilaian LKPD sebesar 86%, artinya LKPD termasuk kategori sangat valid. Sehingga, dihasilkan LKPD dalam materi SPtLDV berbasis etnomatematika pasar terapung di kelas X sekolah menengah atas yang valid.
PENGEMBANGAN SOAL MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERKONTEKS LAHAN BASAH UNTUK MELATIH BERPIKIR KRITIS SISWA Ratna Anisa; Noor Fajriah; Juhairiah Juhairiah
JURMADIKTA Vol. 4 No. 2 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i2.2206

Abstract

Matematika merupakan salah satu ilmu dasar yang sangat penting. Pada pembelajaran matematika dibutuhkan kemampuan berpikir kritis agar siswa dapat memecahkan permasalahan matematika yang materinya bersifat abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan hasil pengembangan soal materi sistem persamaan linear dua variabel berkonteks lahan basah untuk melatih berpikir kritis siswa yang valid, reliabel, memiliki daya beda yang tinggi, tingkat kesukaran soal yang baik dan mendapat respons positif dari siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan development research tipe formative evaluation. Subjek penelitian ini adalah 33 orang siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Banjarmasin. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi, angket respons siswa dan lembar tes soal. Penelitian ini menghasilkan produk pengembangan berupa soal berpikir kritis dengan konteks lahan basah untuk siswa SMP/MTs yang sangat valid dengan skor rata-rata 3,585. Adapun validitas tiap butir soal yang diperoleh dari pengerjaan lembar tes siswa adalah soal 1,2,3 dan 4 dinyatakan valid. Reliabilitas soal diperoleh sebesar 0,718 dan termasuk dalam kategori reliabilitas tinggi. Berdasarkan analisis daya beda soal diperoleh rata-rata 0,452 dan dapat dikategorikan baik. Berdasarkan tingkat kesukaran soal diperoleh bahwa soal 1 dan 2 adalah soal mudah dan untuk soal 3 dan 4 adalah soal sedang. Berdasarkan angket, respons siswa terhadap soal terkategori positif.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL BANGUN RUANG SISI DATAR BERKONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH BERDASARKAN TAHAPAN NEWMAN Nyoman Yohane Santi; Noor Fajriah; Taufiq Hidayanto
JURMADIKTA Vol. 3 No. 3 (2023): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v3i3.2258

Abstract

Menyelesaikan soal bangun ruang sisi datar merupakan salah satu aspek yang tidah mudah untuk dilakukan oleh peserta didik karena harus dapat memahami konsep dasar dan mengetahui terlebih dahulu mengenai rumus bangun ruang sisi datar. Selain itu, karena soal yang diberikan juga berkonteks lingkungan lahan basah maka peserta didik juga harus memiliki kemampuan lain seperti memahami soal bahkan sampai menentukan langkah/proses pengerjaan untuk dapat mengerjakan soal yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan yang dapat dilakukan peserta didik dalam menyelesaikan soal berkonteks lingkungan lahan basah materi bangun ruang sisi datar berdasarkan tahapan Newman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif eksploratif. Responden dalam penelitian adalah peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 3 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dianalisis menggunakan statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukan jenis kesalahan yang termasuk kategori sangat tinggi terjadi pada kesalahan transformasi (transformation errors), kesalahan memahami (comprehension errors), kesalahan keterampilan proses (process skills errors), dan kesalahan penulisan jawaban akhir (ecoding errors). Selanjutnya siswa tidak mengalami kesalahan pada kesalahan membaca (reading erros)
KEMAMPUAN SISWA KELAS VII DALAM MEMECAHKAN MASALAH BERBASIS ETNOMATEMATIKA RUMAH BULAT MARABAHAN Mahlina Mahlina; Noor Fajriah; Asdini Sari
JURMADIKTA Vol. 5 No. 1 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i1.2296

Abstract

Etnomatematika merupakan salah satu pendekatan untuk mempelajari matematika yang melibatkan budaya lokal atau aktivitas yang dilakukan di sekitar siswa. Pendekatan ini membantu siswa memahami masalah dengan lebih mudah dan juga bisa digunakan sebagai metode alternatif untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplor kemampuan pemecahan masalah mereka masing-masing. Hal ini sejalan dengan upaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna, sehingga siswa dapat mengaitkan pengetahuan matematika dengan pengalaman dan budaya sehari-hari. Dengan demikian, salah satu cara menerapkan etnomatematika bagi siswa SMP yaitu dengan menyajikan instrumen soal yang berbasis budaya di lingkungan tempat siswa tersebut tinggal. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar siswa, tetapi juga menjadi landasan dalam merancang penelitian yang relevan dengan konteks lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah siswa di SMP Negeri 1 Alalak dalam memecahkan masalah berbasis etnomatematika Rumah Bulat Marabahan tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Alalak yang berjumlah 51 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling total. Teknik yang dipakai dalam mengumpulkan data yaitu teknik tes yang kemudian dianalisis menurut langkah penyelesaian menurut Polya. Data dianalisis secara statistik deskriptif. Menurut hasil penelitian, kemampuan siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Alalak dalam memecahkan masalah berbasis etnomatematika Rumah Bulat Marabahan) yaitu termasuk dalam kategori sedang dengan rincian masing-masing indikator sebagai berikut: (1) memahami masalah tergolong dalam kategori tinggi; (2) membuat rencana tergolong dalam kategori rendah; (3) melaksanakan rencana tergolong dalam kategori sedang; (4) melihat kembali tergolong dalam kategori rendah.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL KONTEKS LINGKUNGAN LAHAN BASAH Muhammad Iwan Harno; Noor Fajriah; Yuni Suryaningsih
JURMADIKTA Vol. 4 No. 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2387

Abstract

Salah satu mata pelajaran wajib pada pendidikan formal adalah matematika. Namun masih banyak siswa yang menganggap matematika sulit dipahami karena kurang memahami konsepnya. Beberapa sekolah masih menggunakan perangkat pembelajaran berupa LKPD yang masih belum mampu membantu siswa memahami konsep pembelajaran karena hanya berupa materi, contoh soal, dan soal latihan. LKPD juga kurang memberikan ruang kepada siswa untuk mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Salah satu solusi untuk memandu penguasaan konsep matematika adalah dengan menyediakan perangkat pembelajaran berupa lembar kerja peserta didik berbasis masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan lembar kerja peserta didik yang valid berdasarkan permasalahan kontekstual pada sistem persamaan linear dua variabel pada kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Plomp yang terdiri dari penelitian pendahuluan, pengembangan prototipe, dan penilaian. Pada penelitian ini tahap penilaian tidak dilakukan karena keterbatasan waktu dan dana. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar validasi yang dilakukan oleh 3 orang validator. Hasil uji validitas LKPD yang dikembangkan menunjukkan kriteria valid karena memperoleh skor rata-rata sebesar 3,26. Dengan demikian, penelitian ini menghasilkan LKPD yang valid dalam konteks lingkungan lahan basah pada materi sistem persamaan linear dua variabel.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN SUNGAI LANGSAT MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN KONTEKS KERAJINAN ANYAMAN BAMBU Annisa Desti Fahjri; Noor Fajriah; Asdini Sari
JURMADIKTA Vol. 4 No. 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2425

Abstract

Salah satu penyebab hasil belajar siswa yang tidak memuaskan disebabkan karena mereka kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Siswa terbiasa hanya menerima dan kurang diberikan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Khusus materi volume kubus dan balok, siswa kesulitan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan Model Pembelajaran PBL (Problem Based Learning) kontek kerajinan anyaman bambu pada materi volume kubus dan balok. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus penelitian, masing-masing siklus terdapat empat tahapan penelitian yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data terdiri dari lembar observasi dan tes akhir. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu pengolahan data yang diperoleh dari angka rata-rata (mean) dan persentase. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini ialah siswa kelas V SDN Sungai Langsat. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar sebanyak 50% dari siklus I ke siklus II secara klasikal setelah diterapkan model pembelajaran PBL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SDN Sungai Langsat pada materi volume kubus dan balok.
PENGEMBANGAN LKPD BERNUANSA ETNOMATEMATIKA PERMAINAN TRADISIONAL BATEWAH PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS Hafidzna Hayati; Noor Fajriah; Kamaliyah Kamaliyah
JURMADIKTA Vol. 4 No. 3 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i3.2504

Abstract

Kalimantan Selatan merupakan daerah yang kaya akan ragam budaya, salah satunya adalah permainan tradisional batewah. Permainan tradisional batewah perlu diperkenalkan kepada peserta didik untuk menumbuhkan sikap menghargai dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya. Pengembangan LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah merupakan sarana untuk mendukung pembelajaran dan sebagai bentuk upaya meningkatkan rasa menghargai dan kecintaan peserta didik terhadap kebudayaan khususnya budaya yang ada di sekitar mereka. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah pada materi teorema Pythagoras yang valid, praktis, dan efektif. LKPD dikatakan valid berdasarkan penilaian validator, LKPD dikatakan praktis berdasarkan lembar angket respons peserta didik setelah menggunakan LKPD, selanjutnya LKPD dikatakan efektif berdasarkan hasil belajar peserta didik setelah mengerjakan LKPD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari fase investigasi awal, fase perancangan, fase realisasi/konstruksi, serta fase tes, evaluasi, dan revisi. Hasil uji kevalidan LKPD oleh tiga validator diperoleh skor 3,69 dengan kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan dengan 25 peserta didik diperoleh skor 3,78 dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan diperoleh skor 80% dengan kriteria efektif. Dengan demikian, dihasilkan perangkat ajar berupa LKPD bernuansa etnomatematika permainan tradisional batewah pada materi teorema Pythagoras yang valid, praktis dan efektif.
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI STATISTIKA PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Septi Perdana Putri; Noor Fajriah; Juhairiah Juhairiah
JURMADIKTA Vol. 4 No. 1 (2024): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v4i1.2576

Abstract

Gaya belajar siswa mengacu pada berbagai cara siswa belajar dan memproses informasi. Gaya belajar siswa dapat mempengaruhi keefektifan belajarnya, sehingga penting bagi guru untuk memahami gaya belajar siswa agar dapat mengembangkan metode pembelajaran yang tepat. Namun faktanya guru masih menggunakan metode ceramah sehingga suasana kelas kurang menyenangkan dan hasil belajar juga kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan gaya belajar siswa, 2) Mendeskripsikan hasil belajar statistika siswa, 3) Mengetahui hubungan gaya belajar dengan hasil belajar statistika. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan teknik analisis statistika product moment. Pengumpulan data diperoleh melalui angket dan tes. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Nonprobability Sampling yaitu Purposive Sampling, sampel yang digunakanhanya 1 kelas yang berjumlah 25 orang. Hal inilah yang menjadi objek penelitian siswakelas X jurusan tata busana 3 SMKN 4 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara gaya belajar siswa dengan hasil belajar siswa.
META-ANALISIS: PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Khairun Nisa; Noor Fajriah; Indah Budiarti
JURMADIKTA Vol. 5 No. 1 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i1.2965

Abstract

Etnomatematika memiliki pengaruh yang positif dalam penerapan proses pembelajaran sebagai suatu pendekatan, misalnya kemampuan pemecahan masalah. Beberapa peneliti sebelumnya telah melakukan penelitian tentang pengaruh pembelajaran berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Namun, masih banyak terdapat perbedaan atau variasi dari hasil penelitian tersebut sehingga masih terdapat keraguan mengenai dampak atau efektivitas penerapan pembelajaran berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan penelitian meta-analisis dengan bantuan software Comprehensive Meta-Analysis (CMA). Kajian yang relevan dengan penelitian ini dicari melalui jurnal nasional dan internasional dari database SINTA sesuai dengan kata kunci yang telah ditentukan. Terdapat 100 studi yang diperoleh dari permintaan pencarian. Dipilih sebanyak 13 studi sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti dengan empat jurnal internasional dan sembilan jurnal nasional. Penelitian ini menunjukkan bahwa effect size dari penerapan pembelajaran berbasis etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis adalah sebesar 0.634 dan termasuk dalam kategori sedang. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis etnomatematika memiliki pengaruh untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Secara statistik, penerapan pembelajaran berbasis etnomatematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis juga dipengaruhi oleh jenjang pendidikan.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA Rizka Adila Lestari; Noor Fajriah; Rizki Amalia
JURMADIKTA Vol. 5 No. 3 (2025): JURMADIKTA
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jurmadikta.v5i3.3184

Abstract

Salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki siswa ialah kemampuan pemecahan masalah. Namun, pada kenyataannya menunjukkan bahwa kemampuan siswa tidak begitu baik dalam memecahkan suatu masalah. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam melatih kemampuan pemecahan masalah nya ialah model Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui: Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran PBL berbasis etnomatematika; Kemampuan suatu pemecahan masalah matematis siswa yang mendapat pembelajaran konvensional berbasis etnomatematika; Pengaruh model pembelajaran PBL berbasis etnomatematika terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian dilakukan dengan Quasi eksperimen dan subjek penelitian terdiri dari siswa kelas XI MIPA SMAN 6 Banjarmasin. Kelas XI MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen digunakan sebagai kelas kontrol dan eksperimen, yang diambil menggunakan simple random sampling. Metode pengumpulan data meliputi pemberian informasi dan pengujian yang dilakukan melalui penggunaan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial berupa uji normalitas, homogenitas, dan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelas yang menggunakan model PBL memiliki kualfikasi yang baik dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa; (2) kelas yang menggunakan pembelajaran konvensioal memiliki kualifikasi cukup dalam kemampuan pemecahan masalah matematika siswa; (3) model PBL berbasis etnomatematika berpengaruh terhadap kemampuan suatu pemecahan masalah matematis siswa.