Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelestarian Permainan Tradisional BAKULA di Wisata Pasar Budaya Racah Mampulang Desa Balida Herda Ariyani; Ari Eka Setiawan; Nur Annisa Humaira; Sawitri Sawitri; Anisa Nazwa; Mifta Eka Febriantina Rahayu; Fitri Widyaiwara; Syabila Rizki Aulia; Reizal Putra Wijaya; Azka Dinda Salsabila; Nabila Khansa; Fauzan Azima
Borneo Community Development Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i2.1656

Abstract

Permainan tradisional merupakan bagian dari warisan budaya yang dapat diperkenalkan kembali melalui kegiatan berbasis partisipasi masyarakat. Di Wisata Pasar Budaya Racah Mampulang, Desa Balida, fasilitas permainan tradisional untuk anak masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menambah sarana permainan tradisional BAKULA (Bagasing, Badaku, dan Balogo Kita) serta melibatkan anak-anak dalam praktik permainan sebagai bentuk pengenalan budaya lokal. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan Pokdarwis, pembuatan balogo dari bahan bekas, penyediaan alat permainan, pelatihan dan pendampingan bermain BAKULA, permainan kebersamaan, serta penyerahan alat kepada pemerintah desa. Kegiatan diikuti oleh anak-anak Desa Balida dan menghasilkan tambahan sarana permainan tradisional, aktivitas praktik bagasing, badaku, balogo, batungkau sebagai permainan pendukung, serta dokumentasi keterlibatan peserta selama kegiatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi partisipasi, kemampuan mengikuti aturan permainan, serta tanggapan pemerintah desa dan Pokdarwis. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengenalan kembali permainan tradisional Banjar di kawasan wisata budaya; keberlanjutannya memerlukan pengelolaan, perawatan alat, dan pemanfaatan rutin oleh Pokdarwis serta pemerintah desa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KADER DALAM TEKNIK KOMUNIKASI TERAPEUTIK SERTA PERAWATAN PAYUDARA, PIJAT BAYI, PIJAT OKETANI DAN PIJAT OKSITOSIN BAGI IBU HAMIL DAN IBU MENYUSUI UPAYA "MAHAGA" STUNTING Herda Ariyani; Aziza Fitria; Rifiana Rifiana; Alfina Hidayah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5357-5363

Abstract

Saat ini Kabupaten Banjar menduduki posisi tertinggi kasus stunting dibanding kabupaten/kota lainnya yaitu sebesar 40,2% dan Desa Bi'ih merupakan desa lokus stunting dengan prevalensi peringkat pertama di kabupaten ini. Metode pelaksanaan ini dilakukan secara luring di posyandu desa dan rumah kader. Peserta kegiatan pelatihan keterampilan komunikasi terapeutik berjumlah 40 orang, sedangkan pelatihan pemijatan berjumlah 36 orang. Sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan, peserta diberikan angket untuk mengetahui tingkat pengetahuan keterampilan pemijatan ibu hamil dan ibu menyusui serta ukuran pemahaman peserta. Pada Hasil dan Pembahasan terdapat 30 responden (83,33%) yang memiliki penilaian post test baik, 6 responden (16,67%) memiliki penilaian post test kurang. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah materi pelatihan disampaikan. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat antusias dan menyimak materi dengan seksama. Kesimpulan kegiatan ini memberikan dampak yang positif. adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam upaya pencegahan stunting sehingga kedepannya diharapkan kader selalu aktif menjadi penyuluh bagi keluarga untuk mewujudkan Desa Bi'ih zero stunting.
PENDAMPINGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KECEMASAN DAN PERILAKU KEKERASAN DI SEKOLAH Dewi Nurhanifah; Dyta Setiawati Hariyoni; Herda Ariyani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5407-5412

Abstract

Mental health problem dapat muncul dari berbagai aspek, seperti emosi, perilaku, atensi, serta regulasi diri. Remaja mengalami peningkatan masalah emosional seperti cemas, depresi, dan marah, masalah perilaku, hiperaktif, dan masalah hubungan teman sebaya, dan tak jarang berhubungan dengan perilaku kekerasan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan jiwa remaja di SMAN 7 Banjarmasin. Metode pengabdian ini yaitu penyuluhan kesehatan pada remaja secara face to face dengan alat bantu leaflet. Kegiatan ini diawali dengan tahap pesiapan yaitu menggali informasi kebutuhan penyuluhan, penetapan materi dan peserta penyuluhan, dan penyiapan materi. Selanjutnya tahap pelaksanaan yaitu pengerjaan Pre Test, penyuluhan, dan post test. Tahap terakhir yaitu evaluasi yaitu evaluasi kegiatan dan pembuatan laporan.