Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Islamic Law and the Management of Qurban Savings: A Case Study of Darul Ihsan Mosque, Tuban Moh. Khoirul Anwar; Ahmad Musadad; Moh. Karim; Fajar Fajar; M. Faiz Nashrullah
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 20, No. 1 : Al Qalam (January 2026 - Special Edition: Islamic Studies)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v20i1.5646

Abstract

The management of Qurban savings by the Darul Ihsan Mosque in Banjarworo Village, Bangilan District, Tuban Regency, has garnered attention. This is primarily because it originates from a non-financial, socially-oriented institution dedicated to facilitating Qurban participation for underprivileged communities. This study aimed to investigate the operational mechanisms of this Qurban savings program and assess its compliance with Islamic law. The research employed a qualitative approach utilizing field data (field research) with a descriptive-analytical nature, complemented by a normative-empirical perspective. Data collection involved observation, interviews, and documentation. The collected data were then analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that the practices of this Qurban savings program align with the principles of wadi>‘ah yad al-ama>nah, Fatwa DSN-MUI Number: 02/DSN-MUI/IV/2000 concerning savings, and the regulations outlined in KHES (Compilation of Islamic Economic Law). However, the study identified instances of default by participants due to delayed payments. Despite these challenges, the program genuinely reflects the objectives of maqa>s}id al-shari>‘ah, particularly concerning the preservation of wealth (h}ifz} al-ma>l) and the preservation of religion (h}ifz} al-di>n). Furthermore, it provides substantial social and spiritual benefits to the community.
Analisis Potensi Pengembangan Ekosistem Halal Pada Destinasi Pantai Lon Malang Dalam Perspektif Hifdzul Bi'ah Dan Ekoteologi Rizky Junian Widiaputra; Fajar; Faqihul Muqoddam
Paraduta : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3 No 3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/paraduta.v3i3.1494

Abstract

Pengembangan pariwisata halal di Indonesia semakin penting seiring meningkatnya kesadaran wisatawan Muslim terhadap nilai keberlanjutan dan etika lingkungan. Pantai Lon Malang di Kabupaten Sampang, Madura, memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi bahari halal berbasis nilai Islam. Analisis dilakukan secara kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara dengan pengelola dan masyarakat, serta dokumentasi terhadap aktivitas wisata dan lingkungan. Ditemukan bahwa konsep Hifdzul Bi’ah tercermin melalui praktik pelestarian lingkungan, seperti pengelolaan sampah terpadu dan kesadaran masyarakat menjaga kebersihan pantai. Sementara Ekoteologi Islam memperkuat pandangan manusia sebagai khalifah dalam menjaga keseimbangan alam. Integrasi kedua konsep tersebut membentuk dasar ekosistem halal yang tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menegakkan nilai spiritual, keadilan ekologis, dan kesejahteraan sosial. Model pengembangan ekosistem halal berbasis Hifdzul Bi’ah dan Ekoteologi Islam dapat menjadi acuan strategis bagi pemerintah daerah dan pengelola wisata dalam menciptakan destinasi berkelanjutan sesuai maqāṣid syariah.