Claim Missing Document
Check
Articles

Konsep Hutang-Piutang Dalam Al-Qur’an Musadad, Ahmad
Dinar : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol 6, No 1: Januari 2019
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/dinar.v6i1.6600

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam memnuhi kebutuhannya. Manusia juga makhluk lemah yang tidak akan sempurna dalam mempertahankan kehidupan tanpa bantuan dan peranan orang lain dalam hidupnya. Tentunya hal semacam ini berlaku dalam segala hal, termasuk dalam pemenuhan rezeki. Banyak cara yang dilakukan Allah SWT. dalam menyampaikan rezeki pada hamba-Nya. Diantaranya adalah melalui disyariatkannya praktik transaksi hutang piutang sebagai salah satu aspek pemenuhan hajat hidup manusia. Dalam tulisan ini, penulis berusaha mengupas tafsir al-Qur’an terkait masalah hutang piutang ini, yaitu surat al-Baqarah ayat 282. Metode yang digunakan dalam menganalisis tafsir ayat di atas adalah metode tafsir maudlu‟i (tematik) dekan pola analisa studi komparatif  kitab tafsir al-Maraghi karya Mustafa Al-Maraghi dan tafsir Al-Mishbah karya ulama Indonesia yaitu Prof. Dr. M Quraisy Shihab. Kedua kitab tersebut sangat populer dan menjadi rujukan umat Islam dalam menggali dan memahami pesan ayat suci.
PERNIAGAAN DALAM AL-QUR’AN (STUDI PERBANDINGAN TAFSIR AHKAMUL QURAN KARYA IBNU AL-ARABI DAN TAFSIR AHKAMUL QURAN KARYA AL-KIYA AL-HARASI) Ahmad Musadad
Et-Tijarie Vol 3, No 2: Desember 2016
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Commerce is specifically mentioned by Allah in the Qur'an as a selution to avoid of unlawful sustenance. There are some verses in it describing commerce with various redactions. However, whatever the wording, we will analyze using thematic interpretation (maudlu‟i) in this article, which will compare two great scientists thought that codified in their interpretation book, Namely al-Ahkam created by Ibn Araby and Al-Kiya Al-Harasi.The two books above, is a legendary book that still be a world reference in the field of Islamic law. Deliberately, the author presents the both, to explore the scientific dialogue between them in answering the requirement of the times, especially in the field of mualamah.Perniagaan secara khusus disebutkan oleh Allah di dalam Al-Qur‟an sebagai selusi agar terhindar dari rejeki yang tidak halal. Banyak sekali ayat al qur‟an yang menjelaskan tentang perniagaan dengan berbagai redaksinya. Namun, bagaimana pun redaksinya, dalam karya ini akan kami bedah dengan menggunakan metode tafsir maudlu‟i (tematik) yang akan mengkomparasikan dan membandingkan dua pendapat ilmuan besar yang terbukukan dalam kitab tafsir mereka. Yakni kitab tafsir ahkam karya ibnu araby dan tafsir ahkam Al-Kiya Al-Harasi.Kedua kitab di atas, adalah karya legendaris yang samapai saat ini masih menjadi rujukan dunia di bidang hukum Islam. Sengaja dua karya di atas penulis hadirkan, untuk menggali dialog ilmiah antar keduanya dalam menjawab tuntutan zaman, khususnya di bidang mualamah.Keywords: Commerce, tafsir Ibnu Al-Arabi, Al-Kiya Al-Harasi
Peran Pesantren Mahasiswa dalam Pembentukan Karakter Tertib, Santun dan Peduli pada Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura Ahmad Musadad; Khoirun Nasik
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 10, No 2: Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.693 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v10i2.4148

Abstract

Pesantren mahasiswa merupakan lembaga pendidikan yang khas, baik dari sisi subjek (santri) maupun objeknya (kurikulum dan kegiatannya). Sistem pendidikannya bersifat holistik integratif. Internalisasi pendidikan karakter ditekankan untuk menanamkan kebiasaan (habituation) tentang hal yang baik sehingga santri menjadi paham (kognitif) tentang mana yang benar dan salah, mampu merasakan (afektif) nilai yang baik dan biasa melakukannya (psikomotor). Diantara karaker yang baik dan penting dimiliki mahasiswa adalah karakter tertib, santun dan peduli. Mahasiswa yang memiliki tiga karakter ini maka harapannya tentu akan berpengaruh terhadap aspek kognitif, afektif dan psikomotor di dalam kampus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pendidikan di 4 pesantren mahasiswa sekitar kampus Universitas Trunojoyo Madura. Mendeskripsikan pola pendidikan dan pembentukan karakter tertib, santun dan peduli pada 4 pesantren mahasiswa tersebut dan menganalisis pengaruh pola pendidikan tersebut dalam pembentukan karakter tertib, santun, peduli pada santri mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio-historis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dengan stakeholder di pesantren mahasiswa dan observasi langsung untuk mendapatkan data primer baik berupa data, dokumentasi, berkas maupun bahan-bahan lainnya. wawancara juga dilakukan kepada dosen untuk mengetahui tingkat implementasi karakter tertib, santun, peduli di perkuliahan (di kampus). Setelah itu data yang didapatkan dikaji secara konseptual dan komprehensif dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan dua hal, pertama, dari kegiatan sehari hari, pendidikan karakter tertib, santun dan peduli sangat ditekankan di 4 pesantren tersebut. Pola pendidikan karakter telah berjalan dengan efektif, tinggal butuh inovasi dan metode yang lebih kreatif agar nilai-nilai tersebut lebih up to date dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan substansi pembentukan karakter yang dikehendaki. Kedua, Pola pengajaran dan pendidikan pesantren memberikan peran efektif terhadap pembentukan karakter tertib, santun dan peduli pada mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura. 
URGENSI KESESUAIAN AKAD MENURUT HUKUM POSITIF DI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH NON BANK UNTUK PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN DI MADURA Achmad Badarus Syamsi; Ahmad Musadad; Mohammad Hipni
Jurnal Pamator : Jurnal Ilmiah Universitas Trunojoyo Vol 8, No 1: April 2015
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.983 KB) | DOI: 10.21107/pamator.v8i1.2075

Abstract

Lembaga keuangan syariah non bank semakin lama semakin banyak, termasuk di Madura. Tumbuhnya lembaga keuangan syariah merupakan sebuah sinyal positif khususnya bagi masyarakat Madura yang sangat kental dengan ajaran keislamannya. Perlu digarisbawahi bahwa masih perlu adanya pengawasan dari penerapan akad apakah sesuai dengan hukum positif dan prinsip syariah atau tidak, walaupun sudah ada Dewan Pengawas Syariah, namun apa yang ada di lapangan bisa berbeda. Tujuan dari penelitian ini yaitu pertama, untuk mengetahui akad apakah yang paling banyak digunakan oleh lembaga keuangan syaroiah non bank di Madura. Kedua, untuk mendeskripsikan dan mengkaji keabsahan akad pada produk pembiayaan di lembaga keuangan syariah non bank di Madura. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan obervasi untuk mendapatkan data primer berupa draft akad dan keterangan dari lembaga keuangan syariah non bank, serta dokumentasi dari literatur terkait lembaga keuangan syariah non bank dan akad. Setelah itu data yang didapatkan dikaji secara konseptual dan komprehensif dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad yang paling banyak digunakan oleh lembaga keuangan syariah non bank adalah akad murabahah. Akad yang digunakan sudah sesuai dengan hukum positif dan prinsip syariah, namun masih perlu perbaikan dari segi praktiknya.
Tinjauan Yuridis Terhadap Petitum Cerai Talak dan Cerai Gugat di Pengadilan Agama Siti Rohmatul Ilahiya; Ahmad Musadad
BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Vol 4 No 2 (2023): BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/bustanul.v4i2.965

Abstract

The purpose of this study is to provide broader knowledge to the people of Bangkalan regarding the rights that must be defended in the petitum divorce and mutual divorce in the Bangkalan Religious Court. The research method used in this study is normative juridical, using approaches (law approach), (comparative approach), and (conceptual approach). The results of this study show that the highest decision in the household rests with the husband, but when carrying out a divorce, the highest decision rests with the judge's decision. The parties can defend their rights through a petitum for divorce, including imposing divorce on the husband, and the wife retaining a living, mut’ah (gift), living during the idah period, joint assets and others in accordance with Law no. 1 of 1974 concerning Marriage and Compilation of Islamic LawLaw.
Konsep Business Judgement Rule dalam Perspektif Maṣlaḥah Mursalah Anisatur Rohmah; Ahmad Musadad
NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam Vol 9 No 2 (2023): NUKHBATUL 'ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/nukhbah.v9i2.1140

Abstract

This research aims to analyze the benefits of implementing the Business Judgment Rule concept when viewed from the perspective of maṣlaḥah murlah. The method used in this research is a qualitative research method with a normative juridical approach which makes the law the center of its study with the aim of providing legal arguments as a basis for whether the application of the Business Judgment Rule doctrine can be detrimental or not if viewed from the perspective of maṣlaḥah murlah which is then processed. into descriptive analysis. The results of this research show that the concept of the Business Judgment Rule doctrine is a concept that provides information to company directors regarding business decisions by considering various factors, namely the existence of good faith, prudence and accountability. Apart from that, the Business Judgment Rule doctrine has been widely used in several cases, especially in Indonesia. This means that the Business Judgment Rule doctrine, if seen from the maṣlaḥah murlah's point of view, does indeed bring benefits to the point of being a reference in a trial, even though in its implementation there is still a lack of socialization and education regarding the Business Judgment Rule doctrine within the scope of institutions or law enforcement officials.
Disparitas Keberhasilan Mediasi Antara Perkara Perceraian dan Sengketa Ekonomi Syariah di Pengadilan Agama Surabaya Dian Agustin; Ahmad Musadad
MORALITY: Jurnal Ilmu Hukum Vol 9 No 2 (2023): Morality : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas PGRI Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52947/morality.v9i2.357

Abstract

Pengadilan Agama Surabaya telah melaksanakan mediasi sebagaimana diatur dalam PERMA Nomor 1 tahun 2016, seperti sengketa perceraian dan sengketa ekonomi syariah yang sudah beberapa kali ditangani akan tetapi dalam praktiknya proses mediasi yang dilaksanakan tidak dapat berhasil sepenuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara fakta mengenai perbandingan keberhasilan mediasi sengketa perceraian dan sengketa ekonomi syariah yang dilaksanakan oleh Pengadilan Agama Surabaya. pada penelitian ini membahas perbandingan keberhasilan mediasi antara sengketa perceraian dan sengketa ekonomi sekaligus membahas faktor yang menjadi keberhasilan dan kegagalan dalam proses bermediasi. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan melalui pendekatan yuridis empiris dengan fokus terhadap efektifitas mediasi pada dua sengketa tersebut melalui tehnik observasi, wawancara sebagai data primer dan data sekunder yang dikumpulkan melalui dari studi kepustakan. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan keberhasilan mediasi sengketa perceraian di Pengadilan Agama Surabaya apabila di presentasekan berjumlah 12,97% sedangkan sengketa ekonomi syariah jika di presentasekan mencapai 19,04% dapat dilihat bahwa sengketa ekonomi syariah lebih tinggi dari pada sengketa perceraian, setelah meneliti penulis menemukan penyebab tidak berhasilnya mediasi pada sengketa perceraian karena lebih banyak faktor yang menyebabkan kedua belah pihak tidak ingin berdamai karena adanya pihak ketiga, faktor sakit hati tidak memberi nafkah, faktor KDRT, faktor I’tikad tidak baik dari para pihak. Sedangkan pada sengketa ekonomi syariah yang menyebabkan tidak berhasilnya mediasi karena tidak adanya iktikad baik dan kurangnya pengetahuan para pihak tentang mediasi, tergantung dari karakteristik para pihak dalam menyikapi sengketa jika terdapat para pihak yang menerima solusi dari mediator maka tercapainya win-win solution.
The Efforts of The Bangkalan Regency Government in Accelerating Halal Certification for MSMEs; Analysis of the Norm Escalation Theory-Islamic Good Governance Sadad, Ahmad Musadad; Taufiqur Rahman; Risa Umami; Ianatus Sholeha
Ijtihad Vol. 18 No. 1 (2024): Ijtihad: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ijtihad.v18i1.11430

Abstract

وقد شجعت زيادة وعي المستهلك بالمنتجات الحلال الحكومة على تسريع عملية إصدار شهادات الحلال في صناعة المؤسسات الصغيرة والصغيرة والمتوسطة (UMKM). يحلل هذا المقال جهود حكومة منطقة بانغكالان لتسريع إصدار شهادات الحلال للشركات الصغيرة والمتوسطة باستخدام الإطار النظري لتطور المعايير والحكم الإسلامي الرشيد. ويهدف هذا البحث إلى فهم استراتيجية الحكومة في تحقيق أهداف شهادات الحلال، فضلا عن قياس مستوى امتثال الشركات الصغيرة والمتوسطة لمعايير الحلال ومبادئ الحكم الإسلامي الرشيد. اعتمدت هذه الدراسة أسلوب بحث نوعي يتضمن إجراء مقابلات متعمقة مع أصحاب المصلحة المعنيين وتحليل وثائق السياسات الحكومية. تظهر نتائج البحث أن حكومة منطقة بانغكالان قد اتخذت خطوات استباقية لتسهيل حصول الشركات الصغيرة والمتوسطة على شهادة الحلال. ويتضمن هذا الجهد التدريب والمساعدة الفنية وفهم أفضل للحكم الرشيد على أساس مبادئ الحكم الإسلامي الرشيد. ومع ذلك، لا تزال هناك عقبات يتعين التغلب عليها، بما في ذلك عدم فهم الشركات الصغيرة والمتوسطة الحجم لأهمية شهادات الحلال وعدم الوصول إلى الموارد اللازمة. تقدم هذه الدراسة مساهمة مهمة في فهم الجهود التي تبذلها الحكومة لتسريع إصدار شهادات الحلال للشركات الصغرى والصغيرة والمتوسطة. وتشمل الآثار السياسية المقترحة زيادة التواصل، وزيادة الوصول إلى التدريب والتوجيه، فضلا عن تعزيز التعاون بين الحكومة والصناعة ومؤسسات إصدار شهادات الحلال. ومن المأمول أن توفر نتائج هذا البحث إرشادات للحكومات الإقليمية الأخرى في تسريع إصدار شهادات الحلال للشركات الصغيرة والمتوسطة، بما يتماشى مع طلبات المستهلكين المتزايدة على المنتجات الحلال والأخلاقية.الكلمات المفتاحية: الحكومة، منطقة بانجكالان، تسريع، شهادة الحلال، الحكم الإسلامي الرشيد
The Relationship of Religion and State Law in Indonesia Paradigm Theory Perspective of the Relationship Between Religion and the State Musadad, Ahmad
JURNAL AT-TURAS Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v10i2.6934

Abstract

The discourse on the relationship between religion and the state in the context of the implementation of Islamic law in Indonesia is an issue that will never go stale. This article aims to examine the relationship between Islamic law and state law from a paradigm theoretical perspective on the relationship between religion and the state, a study of the thoughts of Indonesian thinker Prof. Arskal Salim. The type of method used is qualitative, data comes from library materials, the main data is the book "Challenging the Secular State; The Islamization of Law in Modern Indonesia” by Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag. The data is read, analyzed, separated and categorized and then analyzed using descriptive analysis and content analysis. The research results show that Prof. Arskal Salim in his book raises five issues related to the dynamics and discourse of the relationship between religion and the state in the form of the application of Islamic law in state law in Indonesia. The five issues are the dialectic of the concept of sharia and the issue of the nation state, the dialectic of the formalization of Islamic law and the issue of nationalism, the implementation of Islamic law in the Pancasila state constitution, legislation and the formalization of Islamic law in national law, the formalization of Islamic law in Aceh from the beginning of independence to the reform era. Based on the theoretical analysis of the paradigm of relations between religion and the state, namely the integralistic, symbiotic and secularistic paradigms, a fourth new typology was discovered, namely symbiotic-integralistic which is a combination of the symbiotic and integralistic paradigms. This symbiotic paradigm applies throughout Indonesia, and the integralistic paradigm only applies in Nangroe Aceh Darussalam Province.
Determination of Mu'nah Pawn from The Perspective of Fatwa DSN MUI (Comparative Study on Pegadaian Syariah and Bank Syariah Indonesia) Anam, Khoiril; Musadad, Ahmad; Kumala DS, Agustina
Et-Tijarie Vol 9, No 1: Juni 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ete.v9i1.26338

Abstract

The determination of mu'nah on Pegadaian Syariah and Bank Syariah Indonesia must be in accordance with the provisions of the DSN MUI Fatwa related to rahn. However, in practice, there are often problems because in the process of determining mu'nah it does not refer to the estimated amount of goods mortgaged (marhûn bih) but based on the estimated value of gold. This provision has a risk that harms consumers in financing contracts through pawns because there is a potential error in the assessment of the value of gold or because the accuracy of the assessment is low. This paper examines the mechanism and suitability of the determination of mu'nah at Pegadaian Syariah and Bank Syariah Indonesia in Bangkalan from the perspective of DSN-MUI fatwa.The research method used is a qualitative method with descriptive-analytical analysis techniques. The source of data was obtained through observation and interviews with informants, namely employees of Pegadaian Syariah and BSI in Bangkalan as well as documentation of the source of documents related to the determination of mu'nah.The results of the study show that the determination of mu'nah (maintenance costs) of pawns at Pegadaian Syariah and Bank Syariah Indonesia is determined based on the estimated value, not the amount of the loan. The determination of mu'nah is in accordance with the conditions and pillars of pawn, namely âqid, where râhin and murtahin have the legal skills to carry out pawn practice, then there is clarity and agreement from the râhin and murtahin, collateral can be sold and has a value equivalent to the amount of debt. The agreement/contract used does not contain an element of usury, as evidenced in gold pawn financing activities, does not apply an interest system in obtaining profits, but from the cost of maintaining pawn goods and does not contain an element of gharar, as evidenced in this gold pawn financing, the object of financing is clear both in terms of quantity, quality, and price of goods. 
Co-Authors Abd. Rosid Ach. Iskandar Daul Kurnain Adib Mohammad Zahruddin Adiyono Ainur Rohmah Akmalurrozi, Akmalurrozi Alifah, Wardiati Amin, Sodiqul Andianita Nur Ilahiyah Anisatur Rohmah Anisatur Rohmah Ar-Rosyida, Haizah Arofa Asisah, Siti Nur Asisah Asmoi, Asmoi Azzahra, Nazwa barok, lana cita devi, adinda rida Dewi Masitoh Dian Agustin Esa Nurlaili Fadhilah, Aula Nisa'ul Fajar Fajar Fajar Fauzi, Alfa Zaidanil Fazil Mubaarokah Fenni Rahmawati Fina Ainun Jazilah Galuh Widitya Qomaro Hatta, Moh. Holis Holis, Holis Husni Mubarok Ianatus Sholeha Ibnu Soleh Al Mubarok, Muhamad Imamuddin, Imamuddin Imron, Yusuf Maulana Jannah, Fina Zharotul Jannah, Zeinaful Khasanah, Maulidatul Khazin, A Mufti Khazin, A. Mufti Khoiril Anam, Khoiril Khoirun Nasik KHOLIFAH Kumala DS, Agustina Kurniawan, Rangga Fajar Lailah, Nur MAIMUNA Mamay Nilam Sari MOCHAMAD SYAIFUDIN Mochamad Syaifudin, Mochamad Moh Basri Moh. Hipni Mufidah, Imroatin Muhammad Solikhudin, Muhammad Mustaniroh Mustaniroh, Mustaniroh Muttaqin Choiri Nahidloh, Shofiyun Nazzamuzzaman, Muhammad Nia Amelia Nur Sholikhah, Siti Nur, Nur Hayani Nuzulul Unsiyah Prasetya, Rizky Eka Pujiati , Tri Pujiati, Tri Raharjo, Jovixa Zachmazzick Satrio Ramdlany, Ahmad Agus Risa Umami Rodiyah, Nur ROSYADI ZA, DEDE RR. Ella Evrita Hestiandari Safiqoh, Lailatus Saidah, Nafisatus Septiaji, Satriya Ardhi Dwi Setiawan, Firman Shafwah, Yoeand Nadziifah sherly, Sherly Dwi Lestari Simun, Mahtumridho Ghufron bin Siti Rohmatul Ilahiya Solifah, Siti Suris, Nabila Syamsi, Achmad Badarus Syamsi, Ahmad Badarus Syamsuri Taufiqur Rahman Titik TriwulanTutik Tri Pujiati Ubay, Zubaidil Akbar Vramo, Bagas Novanda Waradatun Nafi’ah Wasilul Arham Widiana, Sri Zahro, Umi Indasyah