Laili Suhairi
Unknown Affiliation

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KECUKUPAN KALORI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA UNGGUL CUT NYAK DHIEN KOTA LANGSA Masfidia Ridifa; Suryati Sufiat; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2019): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi makanan yang baik dapat diperoleh dari pola makan yang baik, sebaliknya pola makan yang tidak baik dan tidak seimbang dapat menyebabkan masalah gizi, terutama pada masalah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi makan, kecukupan kalori dari hidangan yang disajikan, dan prestasi belajar siswa kelas XI SMA Unggul Cut Nyak Dhien Kota Langsa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat deskriptif. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di asrama SMA Unggul Cut Nyak Dhien Kota Langsa selama 7 hari. Populasi penelitian ini berjumlah 62 orang siswa dari 4 kelas. Sampel diambil berdasarkan tujuan (purposive sampling) yaitu 13 orang siswa terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan, yang berada pada kelas XI dikarenakan siswa tersebut sudah memiliki nilai rapot dari semester sebelumnya. Analisis data untuk mencari kalori menggunakan pedoman food recall 24 hour, kemudian dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan, sedangkan untuk prestasi belajar dilihat melalui nilai rapor siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya 12 orang siswa (98,9%) SMA Unggul Cut Nyak Dhien mengkonsumsi sarapan pagi dengan pola 1 dan 2 (nasi dan lauk-pauk) dan hanya 1 orang siswa yang tidak sarapan pagi (1,09%). Pada makan siang, sebagian besar siswa 9 orang (62,6%) mengkonsumsi pola 1 dan 2 (nasi dan lauk-pauk), sebagian kecil 4 orang siswa (37,4%) mengkonsumsi makan siang dengan pola 1, 2 dan 3 (nasi, lauk-pauk dan sayuran). Pada makan malam 11 orang siswa (96,7%), mengkonsumsi makanan dengan pola 1 dan 2 (nasi dan lauk-pauk). Kecukupan kalori rata-rata perhari yang dikonsumsi oleh 13 siswa pada remaja putri sebanyak 1.568,5 kkal, sedangkan remaja putra 1.822 kkal per hari. Berdasarkan data tersebut maka remaja putri perlu menambah kalori sebanyak 431,5 kkal dan remaja putra 678 kkal per hari, hal ini sesuai dengan ketetapan AKG. Selanjutnya untuk nilai rata-rata prestasi belajar siswa semester I dan II mengalami kenaikan antara 1,34-4,95 dan semester III mengalami kenaikan antara 0,11-7,31.Kata kunci: Kecukupan Kalori, Prestasi, Belajar, Siswa.
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK STIK BIJI NANGKA (Artocarpus Heterophyllus) DALAM PEMBUATAN STIK BIJI NANGKA Shaumi Ramadani; Laili Suhairi; . Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biji nangka merupakan bagian dalam dari buah nangka, biji nangka kurang dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan, dan rasa) pada stik biji nangka, (2). Metode yang menggunakan pendekatan kuantitatif. adalah metode eksperimen. Teknik pengumpulan data yang adalah uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan kepada 7 narasumber. Data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperoleh narasumber. Hasil penelitian penambahan biji nangkanya didalam pembuatan stik berpengaruh terhadap uji pengamatan oleh narasumber diketahui bahwa, resep control (PD0) adalah perlakuan yang belum ditambahakan biji nangka dari segi warna 23,14 aroma 22,85 tekstur 23,28 dan rasa 23,24 Sedangkan stik biji nangka yang disukai narasumber adalah pada perlakuan ketiga. (PD08) adalah dengan penambahan 100% biji nangka penilaian terhadap warna 23,85 aroma 24,14 dan tekstur, 24,penilain terhadap rasa 23,95. Kesimpulan dari penelitian, stik yang disukai narasumber adalah pada perlakuan ketiga dari segi warna, aroma dan tekstur dan rasa. Hipotesis diterima karena terdapat pengaruh karakteristik organoleptik terhadap stik biji nangka. Kepada peneliti berikutnya untuk meneliti uji kandungan gizi stik biji nangka dan daya simpan stik biji nangka. Kata Kunci: Karakteristik Organoleptik stik biji nangka
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MOTIVASI DALAM BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI PVKK KONSENTRASI TATA BOGA FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA . Yulianda; . Mastunis; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 2 (2018): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari hasil survei ditemukan sebagian besar alumni mahasiswa Pogram Studi PVKK Konsentrasi Tata Boga FKIP Universitas Syiah Kuala adalah berprofesi sebagai guru, sangat sedikit sekali yang berkecimpung dalam dunia wirausaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi mahasiswa Program Studi PVKK Konsentrasi Tata Boga FKIP Unsyiah dalam berwirausaha. Metode yag digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013 dan 2014, penentuan subjek penelitian dilakukan teknik purposive sampling dengan 36 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi mahasiswa dalam berwirausaha namun belum dalam katagori yang kuat. Dari 20 responden 14 (70%) diantaranya memiliki motivasi tetapi dalam katagori yang belum kuat, yang memiliki motivasi yang kuat hanya 3 responden (15%) sedangkan 3 responden (15%) malah tidak sama sekali memiliki motivasi untuk berwirausaha, dikarenakan mereka mempunyai hambatan-hambatan yang membuat mereka belum berani untuk terjun dalam dunia usaha. Faktor-faktor yang menghambat mahasiswa tersebut antara lain kurangnya kepercayaan diri dalam berwirausaha, kurangnya pengalaman, modal, kurangnya keberanian dalam mengambil resiko, dan faktor dukungan keluarga. Oleh sebab itu diperlukan kegiatan Program Studi PVKK Konsentrasi Tata Boga bersama dengan dosen pengasuh mata kuliah tersebut untuk memperkuat motivasi dalam berwirausaha serta cara-cara atau kiat-kiat untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam berwirausaha yang dialami oleh mahasiswa, dengan menghadirkan pakar-pakar entrepreneur yang telah sukses dalam berwirausaha dibidang boga baik tingkat daerah, Nasional dan Internasional, serta sering melibatkan mahasiswa dalam studi banding maupun kegiatan yang menyangkut pariwisata untuk meningkatkan motivasi dan mengembangkan wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam berwirausaha setelah lulus dari Program Studi PVKK Konsentrasi Tata Boga FKIP Universitas Syiah Kuala.
STANDARISASI RESEP HALUA BREUH SEBAGAI PENGANAN TRADISIONAL ACEH . Rosmanidar; Yuli Heirina Hamid; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 4 (2017): November
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halua breuh merupakan salah satu kue penganan tradisional Aceh sangat berkaitan dengan adat Aceh sehingga perlu untuk dijaga, dilestarikan dan dikembangkan. Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi pada masa kini, membuat penganan tradisional dari generasi ke generasi mengalami perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) halua breuh dari gula merah dan halua breuh meulisan. (2) Menstandarisasikan resep halua breuh, dan (3) Daya terima konsumen terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) halua breuh gula merah dan Meulisan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah sensory evaluation yang dilakukan kepada 5 orang narasumber dan uji penerimaan yang diujikan kepada 60 panelis konsumen yaitu siswa SMKN 3 Banda Aceh. Analisis data menggunakan analisis varian anava satu jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan pengamatan narasumber terhadap warna (23,30), aroma (24,20), tekstur (24,10) dan rasa (23,80) halua breuh hal ini berarti narasumber lebih menyukai halua breuh yang menggunakan gula merah pada perlakuan ke dua. Resep standar halua breuh terdiri dari 250 gram kelapa parut, 300 gram air kelapa, 350 gram meulisan, 350 gram gula merah, 75 gram gula pasir, 350 gram beras tumbuk, 3 gram garam. Penerimaan konsumen terhadap warna (1,38), aroma (1,76), tekstur (1,36) dan rasa (1,52) halua breuh menunjukkan konsumen lebih menyukai halua breuh menggunakan gula merah karena memiliki warna sangat coklat, aroma sangat harum, tekstur yang lembut, dan rasa yang manis. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan beras ketan sebagai bahan pembuatan kue halua breuh dan memproduksinya sebagai peluang bisnis sehingga dapat memperkenalkan kepada generasi muda sekarang untuk mengenal kembali penganan khas Aceh.
PENERIMAAN MANULA TERHADAP MENU MAKANAN DI PANTI JOMPO RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH Maya Aprilita; Rahmi Kamal; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fase lansia adalah fase usia yang perlu mendapat perhatian lebih dari anak-anaknya, sanak famili bahkan orang-orang yang masih berusia muda.Pola makan yang tidak tepat dapat mempengaruhi kualitas hidup lanjut usia (lansia), mulai dari kesehatan, produktivitas dan semangatnya. Namun mengingat kondisi fisik dan biologis yang mengalami penurunan, membuat manula harus mengatur pola makannya secara khusus. Sisa makanan menjadi salah satu bukti penerimaan atau tidaknya menu makan yang disajikan oleh petugas untuk manula di Panti Jompo Rumoeh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh. permasalah dalam penelitian ini bagaimana penerimaan manula terhadap menu makanan di Panti Jompo Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan mengetahui penerimaan manula tehadap menu makanan di Panti Jompo Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Banda Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi serta menimbang dan mencatat makanan yang disajikan, berserta sisa makanan yang tidak dihabiskan oleh manula dan pengolahan data menggunakan teknik Kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan menu makanan oleh manula di Panti Jompo adalah kurang disukai dari segi porsi makanan yang dihidangkan, masih banyak makanan yang tidak dihabiskan oleh manula. Rata-rata makanan yang disajikan sebanyak 1422 gr, yang dikonsumsi responden angka terendah adalah 615 gr dan angka tertinggi adalah 1182,66 gr. Berdasarkan hasil observasi menu yang disajikan monoton/ tidak adanya variasi serta terjadi pengulangan pada menu makanan sehingga timbul rasa kebosanan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah peneriman manula terhadap menu makanan yang disajikan di panti jompo rumoh seujahtera geunaseh sayang Banda Aceh kurang disukai dikarenakan dari segi rasa, cara pengolahan dan penyajiannya kurang menarik.
SUBSTITUSI PARSIAL TEPUNG KENTANG DALAM PEMBUATAN KEMBANG GOYANG Elisa Novi Yanti; Laili Suhairi; Nurul Faudiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2017): MEI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas masalah penggunaan tepung kentang kuning yang menjadi salah satu dari bahan dasar dalam pembuatan Kembang Goyang. Penelitian ini bertujuan unruk (I) Mengetahui resep standar dari kue Kembang Goyang kentang kuning. (2) Mengetahui daya terima konsumen terhadap kue Kembang Goyang kentang Ironing. {3) Mengetahui karakteristik dari warna, rasa, tekstur, dan aroma pada kue Kembang Goyang kentang kuning. Metode yang digunakan adalab jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data-data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperoleh dari narasumber. Data dari uji penerimaan dianalisis menggunakan analisis varian (anova) satu jalur pada Kembang Goyang yang diperoleh dari panelis narasumber dan panelis konsumen. Tek:nik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) oleh panelis narasumber. Uji penerimaan {Hedonic Scale) diujikan kepada orang panelis konsumen. Berdasarkan basil analisis data menunjukkan Kembang Goyang kentang Ironing (Kg K2) disukai oleh konsumen, hasilnya pada warna Ironing kecoklatan 4,3 (suka), aroma harum 3,33 (netral), tekstur renyah 4,13 (suka) dan rasa manis 3,7 (suka). Sirnpulan daripenetitian ini adalah basil hipotesis dapat diterima karena ada pengaruh karateristika organoleptik dan ada perbedaan tingkat penerimaan konsumen terhadap Kembang Goyang kentang kuning.
TINGKAT KESUKAAN SANTRI TERHADAP MENU YANG DISAJIKAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA ISLAM AL-FALAH ABU LAM U ACEH BESAR . Irmanidar; Zuraini Mahyidin; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kesukaan suatu makanan adalah makanan yang memenuhi selera atau cita rasa/inderawi, yaitu dalam hal warna, aroma, rasa dan tekstur. Kesukaan makanan berbeda-beda dari suatu bangsa ke bangsa lain dan dari daerah ke daerah. Tingkat kesukaan santri terhadap hidangan makanan merupakan faktor yang penting untuk produktivitas dan kesehatan untuk menunjang potensi akademik mereka. Buruknya kualitas pelayanan makanan di institusi pendidikan dapat mengancam prestasi belajar dan mengakibatkan penurunan kualitas santri terhadap mutu belajar mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kesukaan santri terhadap menu yang disajikan dan mengetahui faktor penghambat dan penunjang kesukaan santri terhadap menu makan di Sekolah Menengah Pertama Islam Al-Falah Abu Lam U Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santriwati kelas VII dan VIII SMP Islam Al-Falah Abu Lam U Aceh Besar berjumlah 83 santriwati. Penentuan sampel diambil secara acak, teknik pengumpulan data yaitu dengan angket, preferensi menu, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian kesukaan santri terhadap menu yang disajikan setiap harinya menunjukkan sebesar 80,1% menyukai dan 19,9% yang tidak menyukai menu yang disajikan tersebut. Adapun faktor penghambat dan penunjang tingkat kesukaan santri terhadap menu yang disajikan yaitu minimnya pendidikan karyawan pengolahan makanan, kurangnya evaluasi dari pihak pengelola makanan terhadap menu yang telah disajikan dan kurangnya variasi menu, serta minimnya dana yang digunakan untuk pengolahan makanan.
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP KUE CAKAR AYAM DARI KULIT SINGKONG (Manihot Utilissima) Nadiatul Ulwa; Zuraini Mahyidin; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas masalah kue cakar ayam yang dibuat dari kulit singkong dengan dua perlakuan yaitu dengan menggunakan resep kontrol kue cakar ayam dari ubi jalar dan digantikan dengan kulit singkong. Kulit singkong yang digunakan adalah kulit singkong putih yang melapisi isi daging dan dari varietas yang tidak beracun. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui karakteristik organoleptik (warna, aroma tekstur, dan rasa) kue cakar ayam dari kulit singkong. (2) Mengetahui bagaimana daya terima konsumen terhadap cita rasa kue cakar ayam dari kulit singkong. (3) Memperoleh resep standar pembuatan kue cakar ayam dari kulit singkong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data-data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperoleh dari narasumber. Data-data dari uji penerimaan dianalisis menggunakan analisis varian (anova) satu jalur pada kue cakar ayam yang diperoleh dari narasumber dan panelis konsumen mahasiswa FKIP PKK. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 6 narasumber, uji tingkat penerimaan (Hedonic Scale) yang di uji cobakan kepada 30 orang panelis konsumen yaitu mahasiswa FKIP PKK. Resep standar kue cakar ayam dari kulit singkong yaitu (CA02) yang terdiri dari kulit singkong 500 gram, gula merah 250 gram, garam 1 sdt, dan minyak goreng 500 ml. Berdasarkan hasil analisis data, menurut narasumber kue cakar ayam ubi jalar (CA01) sangat disukai dengan nilai rata-rata 98,8, sedangkan kue cakar ayam kulit singkong agak disukai dengan nilai rata-rata 89,4. Hasil analisis data menurut konsumen menunjukkan bahwa kue cakar ayam ubi jalar (CA01) lebih disukai dengan nilai rata-rata pada warna (5,48), aroma (5,14) tekstur (5,06) dan rasa (5,4) sedangkan kue cakar kulit singkong dengan nilai rata-rata pada warna (3,89), aroma (4,65), tekstur (3,69) dan rasa (3,98). Maka dari hasil analisis data tersebut kue cakar ayam kulit singkong agak disukai oleh konsumen. Simpulan dari penelitian ini adalah hasil hipotesis dapat diterima karena ada perbedaan karakteristik organoleptik dan ada perbedaan tingkat penerimaan konsumen terhadap (warna, aroma, tekstur dan rasa) kue cakar ayam dari ubi jalar dan kue cakar ayam dari kulit singkong. Oleh karena itu menghasilkan penerimaan kue cakar ayam kulit singkong agak disukai.
ASUPAN KALORI MAKANAN UNTUK SISWI DI ASRAMA POS KEADILAN PEDULI UMAT (PKPU) DESA COT SURUY KECAMATAN INGIN JAYA ACEH BESAR Reka Mahdalena; Laili Suhairi; Zuraini Mahyidin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 1 (2017): FEBRUARI
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja amat penting diperhatikan karena merupakan masa antara anak-anak dan dewasa. Gizi seimbang pada masa ini sangat menentukan perkembangan mereka di masa depan. Perhatian khusus perlu diberikan kepada remaja perempuan agar status gizi dan kesehatan yang optimal dapat dicapai. Permasalahan dalam penelitian ini adalah jumlah asupan kalori siswi di asrama PKPU Desa Cot Suruy Kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan menghitung jumlah asupan kalori makanan untuk siswi di asrama PKPU desa Cot Suruy kecamatan Ingin Jaya Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan kualitatif, metode dengan memperoleh data yang berbentuk angka secara kuantitatif, yaitu menghitung jumlah kalori makanan per hari pada siswi di asrama PKPU. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman recall dan food weighing dengan cara penimbangan. Asupan kalori rata-rata dengan kebutuhan terendah 1.257 kkal dan tertinggi 1.466 kkal sedangkan kecukupan kalori yang dibutuhkan untuk remaja putri adalah 2.200 kkal/hari. Dari perolehan tersebut rata-rata siswi di asrama PKPU belum memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan bagi usia remaja dan beraktivitas sedang. Walaupun semua responden di asrama PKPU masih kekurangan kalori, namun mereka tetap sanggup melakukan berbagai aktivitas sehari-hari seperti belajar, tidur dan bersekolah, Aktivitas ini tergolong dalam aktivitas ringan dikarenakan tidak ada yang dikerjakan selain belajar dan selama berada di asrama PKPU siswi hanya beristirahat setelah pulang sekolah. Saran dalam penelitian ini agar diharapkan memperhatikan menu yang lebih baik lagi bagi siswi dengan siklus 10 (sepuluh) hari,dan juga kepada peneliti selanjutnya untuk melanjutkan penelitian kecukupan gizi pada remaja laki-laki, dan sanitasi hygiene.
STANDARISASI RESEP BROWNIES KUKUS DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PISANG OWAK (Musa Paradisiaca. L) Helyanti Muharamah; Laili Suhairi; Yuli Heirina Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 1 (2016): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung pisang owak adalah tepung pisang yang diperoleh dari pisang owak melalui proses pengupasan, penjemuran, dan penggilingan. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui resep standar brownies kukus dengan penambahan tepung pisang owak (2) mengetahui daya terima konsumen terhadap penambahan tepung pisang owak didalam pembuatan brownies kukus, dan (3) mengetahui karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) pada brownies kukus dengan penambahan tepung pisang owak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Data-data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) dari total yang diperoleh dari narasumber. Data-data dari uji penerimaan dianalisis menggunakan analisis varian (anava) satu jalur pada pembuatan brownies kukus yang diperoleh dari narasumber, panelis siswa-siswi (SMKN 3 Banda Aceh). Pengumpulan data dilakukan dengan uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan oleh 7 orang narasumber, dan uji penerimaan (Hedonic Scale) yang diuji cobakan kepada 30 orang panelis konsumen yaitu murid SMKN 3 Banda Aceh. Resep standar brownies kukus dengan penambahan tepung pisang owak yaitu (BK550) yang terdiri dari tepung terigu 30 gram, tepung pisag owak 30 gram,gula pasir 112 gram, telur ayam 164 gram, coklat bubuk 17 gram, coklat batang, 50 gram, dan margarin 60 gram. Simpulan dari penelitian ini adalah narasumber dan panelis konsumen menyukai brownies kukus (BK550) 85%.Kata kunci : Standarisasi, Brownies kukus, Pisang owak