Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENGONSUMSI VITAMIN A DENGAN PEMULIHAN MASA NIFAS DI PUSKESMAS BALOI PERMAI KOTA BATAM TAHUN 2018 Mariyana, Mariyana
Menara Ilmu Vol 13, No 11 (2019): Vol. XIII No. 11 Oktober 2019
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v13i11.1646

Abstract

Abstrak: Masa nifas (puerperium) adalah masa setelah keluarnya plasenta sampai alat-alat reproduksi pulih seperti sebelum hamil dan secara normal masa nifas berlangsung selama 6 minggu atau 40 hari. Angka kejadian Cakupan pelayanan kesehatan masa nifas periode 3 hari pertama setelah melahirkan bervariasi menurut provinsi yaitu tertinggi di Di Yogyakarta (93,5%) dan terendah di Papua (54,9%). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu mengonsumsi Vit A dengan pemulihan masa nifas di Puskesmas Baloi Permai Kota Batam Tahun 2018. Penelitian ini bersifat cross sectional. Tempat penelitian diPuskesmas Baloi Permai pada bulan Februari sampai Agustus 2018. Populasi penelitian ini adalah ibu nifas. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 82 responden. Hasil bivariat, hubungan pengetahuan ibu mengkonsumsi vitamin A dengan pemulihan masa nifas di Puskesmas Baloi Permai 35 (85,4%). Hasil Uji bivariat terdapat hubungan antara pengetahuan ibu mengkonsumsi vitamin A Dengan pemulihan masa nifas dengan hasil analisis Chi-Square p Value 0,000. Kesimpulan ada hubungan pengetahuan ibu mengkonsumsi vitamin A dengan pemulihan masa nifas di Puskesmas Baloi Permai Kota Batam Tahun 2018. Saran terhadap Ibu nifas adalah agar ibu dapat meningkatkan pengetahuan tentang vitamin A sehingga dapat meningkatkan kesadaran ibu nifas untuk mengkonsumsi vitamin A. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Nifas, Vitamin A, Pemulihan Masa Nifas
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PEREMPUAN HAMIL DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI TETANUS TOXOID (TT) DI PUSKESMAS SUNGAI PANAS KOTA BATAM, 2019 Mariyana, Mariyana; Sihombing, Sarmauli Franshisca
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO.1 APRIL 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2510

Abstract

Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) merupakan pembentukan kekebalan tubuh untuk mencegah penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada ibu dan janin. Imunisasi Tetanus Toxoid bertujuan untuk mencegah penyakit tetanus yang dapat menyerang semua orang, terutama ibu dalam proses persalinan dan nifas akibat terkontamisasi oleh kuman tetanus. Data dari World Health Organization (WHO) menghitung insidensi secara global kejadian tetanus di dunia secara kasar berkisar antara 0,5 – 1 juta kasus dan Tetanus Neonatorum (TN) terhitung sekitar 50% dari kematian akibat tetanus di negara – negara berkembang. Perkiraan insidensi tetanus secara global adalah 18 per 100.000 populasi per tahun.Tujuan umum penelitian Diketahui hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemberian imunisasi Tetanus Toxoid (TT) di UPT Puskesmas Sungai Panas Kecamatan Bengkong Kota Batam tahun 2019.penelitian ini bersifat cross sectional, tempat penelitian di UPT. Puskesmas Sungai Panas Tahun 2019, Populasi penelitian adalah ibu hamil Trimester II dan Trimester III yang berjumlah 115 orang yang berkunjung ke Puskesmas Sungai Panas. Pengambilan sampel degan teknikrandom sampling, jumlah sampel 53 responden, Instrumen mengunakan kuesioner yang berisikan 15 pernyataan terkait pengetahuan dan sikap tentang imunisasi tetanus toxoid, uji Analisa yang digunakan yaitu analisa chi-square.Hasil univariat yakni dari sebanyak 53 responden dan diperoleh hasil, untuk pengetahuan baik sebanyak 31 orang (58.5%) dan pengetahuan kurang baik sebanyak 22 orang (41.5%) dan untuk sikap baik sebanyak 35 orang (66.0%) dan sikap buruk sebanyak 18 orang (34.0%). Hasil Bivariatterdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan pemberian imunisasi tetanus toxoid dengan analisis chi-square P-value 0.029, dan ada hubungan antara sikap ibu hamil dengan pemberian imunisasi tetanus toxoid dengan analisis chi-square P-value 0.008. Kesimpulan ada hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil Dengan Pemberian Imunisasi Tetanus Toxoid Di Puskesmas Sungai Panas Kota Batam Tahun 2019. Saran bagi UPT. Puskesmas Sungai Panas Diharapkan dapat lebih meningkatkan promosi dan penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil tentang pentingnya imunisasi tetanus toxoid (TT).Sehingga masyarakat khususnya ibu hamil mengetahui pentingnya imunisasi tetanus toxoid (TT) dan mendapatkan pelayanan imunisasi Tetanus Toxoid secara lengkap. Kata kunci :Pengetahuan, Sikap, Pemberian Imunisasi Tetanus Toxoid (TT).
HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN EKONOMI DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI GIZI DI POSYANDU SEHATI KELURAHAN BULIANG KABUPATEN BATU AJI, KOTA BATAM, 2019 Sarmauli Franshisca Sihombing; Mariyana Mariyana
Menara Ilmu Vol 15, No 2 (2021): VOL. XV NO. 2 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i2.2409

Abstract

Pada balita yang kekurangan gizi akan terjadi kerusakan sistem kekebalan tubuh sehingga menyebabkan kerentanan terhadap suatu penyakit diantaranya adalah kurang kalori dan protein (KKP), anemia, xerophtalmia, serta gizi kurang juga meningkatkan keparahan dan durasi penyakit yang mengakibatkan resiko kematian. Penyebab gizi kurang yang tinggi yaitu Angka Kemiskinan di Indonesia yang masih tinggi yaitu sebesar 11,8 % atau sekitar 28 juta penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pendidikan Dan Ekonomi Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Balita Di Posyandu Sehati Kelurahan Bukit Tempayan Kecamatan Batu Aji. Penelitian ini bersifat Cross Sectional, tempat penelitian di Posyandu Sehati Batu Aji dari bulan Febuari - Agustus 2019, populasi penelitian adalah semua ibu yang mempunyai balita. Pengambilan sampel degan tekhnik accidental sampling, jumlah sampel 52 responden, instrument yang digunakan untuk variabel independen dan variabel dependen menggunakan kuesioner, Uji Analisa yang digunakan yaitu analisa chi-square. Hasil Bivariat yakni dari 52 responden yang pendidikan menengah dengan baik yaitu 31 responden (93,9%). Hasil Bivariat tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan analisis chi-square p-value 0,878 dan ekonomi dengan pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan analisa chi-square p-value 0,378%. Kesimpulan tidak ada hubungan antara pendidikan, ekonomi dengan pengetahuan ibu tentang gizi balita dengan pengetahuan ibu tentang gizi buruk di Posyandu Sehati Kelurahan Bukit Tempayan Kecamatan Batu Aji Tahun 2019. Saran bagi Posyandu diharapkan dapat lebih meningkatkan promosi dan penyuluhan kesehatan bagi ibu yang mempunyai balita sehingga masyarakat mengetahui tentang pentingnya pemeriksaan tumbuh kembang balita dan memberikan informasi tentang gizi mulai dari kehamilan dan setiap pemeriksaan kehamilan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan bagi ibu tentang gizi tesebut dikarenakan masa kehamilan. Kata Kunci : Pendidikan dan Ekonomi Dengan Pendidikan Ibu Tentang Gizi Balita
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PISKESMAS TANJUNG UNCANG KOTA BATAM TAHUN 2020 Mariyana Mariyana; Sarmauli Franshisca Sihombing
Menara Ilmu Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 JANUARI 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3110

Abstract

Vitamin A adalah zat gizi yang paling esensial, hal itu dikarenakan konsumsi makanan kita belum mencukupi dan masih rendah sehingga harus dipenuhi dari luar. Kekurangan vitamin A (KVA) akan meningkatkan kesakitan dan kematian, mudah terserang penyakit infeksis eperti diare, radang paru – paru, ,dan akhirnya kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas TanjungUncang. Penelitian ini bersifat Cross Sectional, tempat penelitian di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Uncang dari bulanFebruari-September 2020, populasi penelitian adalah ibu yang mempunyai balita berusia 1-5 tahun. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 98 respon den telah diuji validitas yang digunakan yaitu analisa chi-square. Hasil Bivariat yakni dari 98 responden diperoleh 58 responden yang berpengetahuan kurang (59,2%) dan ibu yang berpengetahuan baik 40 responden (40,8%), dari 98 responden yang tidak memberikan vitamin A yakni 53 responden (54,1%) dan yang memberikan vitamin A 45 responden (45,9%). Hasil bivariat terdapat ada hubungan antara Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada Bali adengan analisis chi-square p-value 0,000<0,0. Kesimpulan terjadi Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Vitamin A Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Uncang Kota Batam Tahun 2020.  Saran bagi UPTD Puskesmas Tanjung Uncang diharapkan lebih optimal dalam menyampaikan informasi khusunya tentang pemberian vitamin A pada balita.Kata kunci  :Ibu, Pemberian, Vitamin A
Hubungan Tentang Pengetahuan Dan Tindakan Ibu Tentang Diare Dengan Kejadian Diare Pada Balita Mariyana Mariyana; Sarmauli Franshisca Sihombing; Rachmawati Abdul Hafid; Helga Ferdilla
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 APRIL 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i2.4277

Abstract

Diare masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Pengetahuan dan tindakan ibu tentang diare sangat berpengaruh terhadap angka kejadian diare, karena jika pengetahuan dan tindakan ibu baik maka angka kejadian diare akan menurun. Tujuan penelitian ini secara umum yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan tindakan ibu tentang diare dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Batu Aji Kota Batam Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dan variabel tergantung. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan accidental sampling. Accidental sampling adalah pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti. Hasil penelitian dianalisis dengan distribusi frekuensi ditabulasi silang kemudian diuji dengan chi square. Hasil penelitian ini dari 63 responden, didapat bahwa pengetahuan kurang sebanyak 22 responden (34.9%), sedang sebanyak 27 responden (42.9%) dan baik sebanyak 14 responden (22.2%). Didapatkan juga tindakan tentang diare yang kurang sebanyak 14 responden (22.2%), yang sedang sebanyak 37 responden (58.7) dan baik sebanyak 12 responden (19.0%). Hasil analisa chi square didapatkan p value = 0,030 untuk tingkat pengetahuan dan p value = 0,026 untuk tindakan, dimana p value lebih kecil dibandingkan dengan taraf signifikan (α) = 5% (0,05).Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, dan tindakan ibu tentang diare dengan kejadian diare pada balita di Puskesmas Aji Tahun 2021. Kata Kunci : Pengetahuan, Tindakan, Diare