Fitriah, Iin Prima
Poltekkes Kemenkes Padang

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN PERINATAL DI KABUPATEN GARUT (STUDI EPIDEMIOLOGI DALAM UPAYA MENURUNKAN KEMATIAN PERINATAL DI PROVINSI JAWA BARAT) Iin Prima Fitriah; Dany Hilmanto; Herman Susanto; Hadi Susiarno; Eddy Fadlyana; Gustomo Panantro
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.533

Abstract

Kematian perinatal berhubungan dengan peristiwa obstetri seperti lahir mati dan kematian neonatal dini. Kasus kematian bayi di Kabupaten Garut menduduki peringkat kedua tertinggi kematian bayi di Jawa Barat. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan kasus kematian perinatal namun, belum memperlihatkan hasil maksimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis penyebab kematian perinatal yang dapat dicegah. Rancangan penelitian ini adalah Sequential Explanatory Mixed Method. Tahap pertama melakukan teknik  kuantitatif dengan studi dokumentasi terhadap dokumen Otopsi Verbal Perinatal (OVP) berjumlah 78 kasus. Uji statistik menggunakan fisher exact. Tahap kedua dengan teknik kualitatif dengan indepth interview pada empat orang keluarga bayi yang meninggal, dua orang petugas kesehatan dan dua orang penanggungjawab pencatatan dan pelaporan dan Focus Group Discussion (FGD) pada satu orang kepala seksi kesehatan keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Garut dan empat orang bidan koordinator puskesmas. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober sampai November 2016. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan jarak kelahiran, penyakit penyerta, ketersediaan fasilitas dan rujukan dengan kematian perinatal yang dapat dicegah (p0,05). Jarak kelahiran dan penyakit penyerta masih berkontribusi terhadap kematian perinatal yang dapat dicegah terkait dengan keterbatasan pengetahuan ibu dan juga deteksi dini baik tingkat keluarga maupun tenaga kesehatan, sedangkan ketersediaan fasilitas kesehatan terkait dengan keterbatasan alat dan sumber daya manusia kesehatan. Sebagian besar kematian perinatal dapat dicegah. Perlu kerjasama semua elemen masyarakat maupun pemerintah dalam upaya menurunkan kematian perinatal yang dapat dicegah. 
Understanding the Role of Knowledge and Compliance in Iron Supplement Intake Among Anemic Adolescent Girls: A Cross-Sectional Study Angelina, Saputri Lita; BD, Faridah; Fitriah, Iin Prima; Bebasari, Mardiani
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 3 No. 2 (2025): August 2025
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v3i2.89

Abstract

Anemia remains a critical public health issue among adolescent girls in Indonesia, particularly in semi-urban areas where data are limited. This cross-sectional study examined the association between knowledge, compliance with iron supplementation, and anemia prevalence among 60 menstruating adolescent girls aged 12–18 years in Kurao Pagang, Padang City, from August to September 2024. Data were collected via structured questionnaires assessing knowledge and compliance, alongside hemoglobin measurements to determine anemia status. Results showed that 63% of participants had high knowledge, and 68% reported compliance with supplementation, yet 25% were anemic. Anemia prevalence was significantly lower in girls with high knowledge (15.7%) compared to those with low knowledge (40.9%), with high knowledge reducing anemia risk (OR = 0.26, 95% CI: 0.08–0.84, p = 0.024). Compliance was even more strongly associated with reduced anemia prevalence (14.6% vs. 47.4%; OR = 0.12, 95% CI: 0.04–0.37, p < 0.001). Despite these associations, anemia persists, indicating additional factors such as diet and socioeconomic status contribute to its prevalence. Integrated educational and supplementation interventions are vital to effectively reduce anemia among adolescent girls in similar semi-urban settings.
Utilization of Local Plant: Beluntas Leaves (Pluchea indica Leaves) to Enhance Breast Milk Production Fitriah, Iin Prima; Bebasari, Mardiani; Meilizayosa, Bunga; Zuharani, Athifa; Febriwandi, Salsabila
Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas) Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan (Abdigermas)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/abdigermas.v4i1.554

Abstract

Breast milk plays a crucial role in infant growth and maternal health; however, some mothers experience insufficient production due to physiological, psychological, and nutritional factors. A promising alternative to address this issue is the use of local plants with galactagogue properties, which stimulate milk production. This community service activity aimed to support breastfeeding mothers through health education with a counseling method on the importance of breastfeeding, an explanation of the benefits of beluntas leaves (Pluchea indica), and a demonstration of their preparation by boiling. The results of this activity show that the majority of the 84 respondents (91.67%) felt the benefits of the counseling and demonstration on processing beluntas leaves. Evaluation results indicated that participants showed improved understanding of breastfeeding benefits and expressed interest in trying beluntas consumption at home as a natural method to increase milk supply. The integration of health education, scientific explanation, and practical demonstration effectively enhanced both knowledge and motivation among mothers. Therefore, the utilization of beluntas leaves has the potential to serve as a simple, applicable, and community-based intervention to promote increased breast milk production.