Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Effects of Stunting And Psychosocial Stimulus On The Development of Children Between The Age Of 2- 6 Years Old Candra Dewi Nataningtyas; Dian Kumalasari
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020): November
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v9i2.396

Abstract

Nutritional problems is the high rate of children under five with stunted physical development.This research aims to analyze the effects of stunting and psychosocial stimulation on the development of children between the ages of 2-6 years old.This is a observational analytical research with a case control approach, on a sample of 60 children of 2-6 years old.The degree of stunting is assessed using Z-score indicator,calculating children physical height per age.Meanwhile, for psychosocial stimulation, it is obtained through questionnaire filled by parents or caregivers. Children development is measured using Pre-Screening Developmental Questionnaire. Analyzed using chi-square test and logistic regression. Statistically, the sig. value according to chi-square test is 0,000. This value is smaller than 0,05, which can be concluded that stunting and psychosocial stimulus significantly affect child development. The result of multivariate test indicates that stunting and psychosocial stimulation variables have a significant influence on the development of a child (p<0,05).
Pengaruh Peran Penolong Persalinan terhadap Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di Kabupaten Kediri Dian Kumalasari; Candra Dewinataningtyas; Erna Rahmawati
Journal for Quality in Women's Health Vol. 2 No. 1 (2019): Journal for Quality in Women's Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMD sebagai tindakan penyelamatan untuk menurunkan angka kematian, kesehatan bayi dan perkembangan bayi serta pertumbuhan di masa depan. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan IMD adalah peran penolong persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi IMD di Kediri. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional di Kabupaten Kediri. Subyek penelitian adalah ibu pasca melahirkan sebanyak 80. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Chi square. Hasil uji statistik diperoleh variabel peran penolong persalinan mempengaruhi pelaksanaan IMD(p=0.004; OR=4.069) . Peran penolong persalinan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap pelaksanaan IMD. Peran penolong persalinan yang besar dapat meningkatkan pelaksanaan IMD.
Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Usia 3- 5 Tahun umianita risca wulandari; dian kumalasari
Jurnal Kebidanan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Kebidanan September 2022
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v12i2.1078

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang disebabkan karena kekurangan asupan nutrisi dalam waktu yang lama. Stunting mulai bisa dilihat sejak anak usia 2 tahun.. Berdasarkan data yang ada jumlah balita dengan stunting di Indonesia pada tahun 2020 masih melebihi target minimal yang telah ditetapkan, begitu juga stunting yang ada di Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir dan status pemberian ASI Ekslusif terhadap Kejadian stunting di Kota Kediri. Penelitian dilakukan di Wilayah Puskesmas Balowerti Kota Kediri pada bulan Mei tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional . Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 30 balita usia 3-5 tahun yang stunting dan yang tidak stunting, dengan perbandingan 3 : 7. Jenis Analisa data yang digunakan menggunakan uji chi square. Hasil Analisa data didapatkan bahwa nilai signifikansi pada kedua variabel sebesar < dari 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dan status pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting pada balita usia 3-5 tahun. Hal tersebut membuktikan bahwa bayi yang lahir dengan berat badan lahir normal dan diberikan ASI Ekslusif akan mengurangi risiko mengalami stunting. Kata Kunci : Faktor risiko, stunting, balita, 3-5 tahun
IMPROVING THE ABILITY OF MIDWIVES TO PREPARE FOR A SAFE AND COMFORTABLE BIRTH THROUGH PRENATAL YOGA Setiyarini, Anggraini Dyah; Dewinataningtyas, Candra; Rahmawati, Erna; Andini, Dwi Margareta; Khalifatunnisak, Alfadefi; Andarini, Anna Septina; Nugraha, Nareswari Diska; Putri, Herdian Fitria Widyanto; Dewi, Ayu Rosita; Farokah, Atik; Putri, Ellatyas Rahmawati Tejo; Soyanita, Elin; Meritasari, Pety; Wulandari, Umianita Risca; Kumalasari, Dian; Yanuar, Dika; Ashari, Mia
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/.v9i2.2025.281-288

Abstract

Anxiety, frequent urination, back pain, swollen feet, shortness of breath, and groin ache are just a few of the physical and mental changes that a pregnant woman may encounter. Yoga during pregnancy can help women feel less uncomfortable. To avoid trauma and ensure that the yoga poses are performed correctly, pregnant women who practice pregnancy yoga must be accompanied by a qualified facilitator. Thus, the purpose of this community service project was to improve midwives' prenatal yoga knowledge and proficiency. It is intended that by organizing this community service event, midwives would be able to assist in the local adoption of prenatal yoga. In order to complete this community service project, 23 midwives received training at the Comoro Health Centre in Dili, Timor Leste. The training took place from May 6 to 8, 2024 and was implemented in cooperation with the Comoro Health Centre. Activity technique: The midwife completes a form with multiple prenatal yoga-related questions before receiving the material (pre-test). Then, the material is provided, and prenatal yoga practice continues. Finally, the training participants are given additional questions (post-test) to determine whether their understanding of the prenatal yoga material has increased. Zoom media is used to do community service projects online. Results: A p value of 0.001 < 0.05 was achieved from the Wilcoxon statistical test used to measure pre and post knowledge levels. In summary: Midwives' understanding of prenatal yoga is effectively increased through community service that offers health education. Following the completion of this service, it is anticipated that the Comoro Health Center's midwives would be able to use the knowledge they have acquired to assist pregnant patients in their workplace.
BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER ( BUDIKDAMBER) UNTUK MENCEGAH STUNTING Dian Kumalasari; Umianita Risca Wulandari; Denis Melati
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat November 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v8i1.6037

Abstract

Stunting masih menjadi kasus prioritas di bidang Kesehatan gizi ibu dan anak baik secara nasional maupun Tingkat kabupaten seperti di Kabupaten Kediri masih dijumpai kasus stunting. Salah satu mitra kegiatan pengabmas ini adalah Desa Wonorejo yang menjadi sasaran pilot project penanganan stunting. Pemberian informasi dan edukasi, pelatihan budidaya ikan dalam ember dan sayuran serta pendampingan olahan makanan berbahan dasar ikan lele menjadi beberapa solusi dalam menanggulangi stunting. Metode yang diterapkan adalah dimulai dari persiapan meliputi pengurusan ijin dan koordinasi, pembelian bahan kemudian tahap pelaksanaan yang terbagi menjadi tiga kegiatan diatas. Setelah itu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap program yang telah diterapkan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah adanya penngkatan pengetahuan menjadi sangat baik sebesar 78% dan responden mampu melakukan budidaya ikan dalam ember dan membuat olahan makanan berbahan dasar ikan lele. Selanjutnya diharapkan keberlanjutan program tetap harus dipantau.
Efektivitas pemberian makanan bergizi untuk peningkatan berat badan pada balita Kumalasari, Dian; Wulandari, Umianita Risca
Jurnal Kebidanan Vol 15 No 1 (2025): Jurnal Kebidanan Maret 2025
Publisher : ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jib.v15i1.1441

Abstract

Stunting is a condition of chronic malnutrition resulting from a lack of nutritional intake that begins over a long period of time, usually caused by the food intake provided not being in accordance with the nutritional needs of the child. Parenting patterns in providing food are an important factor in fulfilling toddlers' nutritional needs. Therefore, this study aims to measure the effectiveness of providing food with weight gain in toddlers. The design of this study was quasi-experimental with one group pre-post with a sample size of 20. Sampling technique with total sampling. Research instruments using questionnaires and checklists. Data analysis using paired t-test. The results of the study showed that the p value = 0.001 (<0.005) so that Ha was accepted so that providing food increased the weight of toddlers. Keywords: nutritious food, weight, toddler
Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri Kumalasari, Dian; Wulandari, Umianita Risca
JURNAL KESEHATAN PERINTIS Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan Perintis
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PERINTIS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33653/jkp.v11i1.1075

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan dalam gizi anak, walaupun angka kejadian sudah menurun akan tetapi masih menjadi prioritas masalah dikarenakan pemerintah menetapkan target angka stunting ini sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor dari ibu adalah perilaku atau kebiasaan pemberian makan yang kurang baik dimana ibu belum memberikan asupan gizi yang baik dan cukup. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kebiasaan makan pada anak pada balita stunting. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian case kontrol. Pada penelitian ini variabel independen adalah pola konsumsi makanan, sedangkan variabel dependen stunting. Penelitian ini lakukan di Posyandu wilayah kerja Kecamatan Grogol pada bulan Februari 2024 dengan jumlah responden sebanyak 30 balita stunting dan 30 balita normal. Instrument penelitian menggunakan microtoise klasifikasi status gizi dan kuesioner pola pemberian makanan. Hasil penelitian menunjukkan kebiasaan makan yang tepat memiliki pengaruh yang signifikan (p value 0,04). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebiasaan makan yang tidak tepat meningkatkan peluang terjadinya stunting.