Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Dan Perancangan Manajemen Layanan Teknologi Informasi Proses Problem Management Pada Diskominfo Kota Bandung Menggunakan Itil Versi Ihsan, Muhammad; Falahah, Falahah; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Teknologi informasi merujuk pada proses perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan, danmanajemen sistem informasi berbasis komputer, terutamaperangkat keras dan perangkat lunak. Pentingnya teknologi informasi dalam pengelolaan informasi saat ini tidak dapatdiabaikan karena pertumbuhan yang terus berubah dan peningkatan informasi, yang memiliki nilai yang signifikan bagiorganisasi atau perusahaan. Dalam konteks ini, DISKOMINFO Kota Bandung memiliki kebutuhan untuk menerapkanmanajemen layanan TI agar dapat mengoptimalkan teknologi informasi sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memberikannilai tambah bagi perusahaan. Dalam penelitian ini, kerangka kerja yang digunakan Infrastructure Technology Information Library (ITIL) Versi 3, yang mengacu pada Service Operation dengan fokus pada subdomain Problem Management. DISKOMINFO Kota Bandung menerapkan manajemenlayanan TI sebagai solusi untuk mengatasi masalah kualitaslayanan. Penelitian ini dimulai dengan mencari masalah, menganalisis data, dan menyusun rekomendasi berdasarkanhasil penelitian yang telah dilakukan. Metode penelitian yang digunakan melibatkan wawancara, yang memberikan hasilyang relevan untuk dianalisis dan dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Kata Kunci : Teknologi Informasi, Manajemen Layanan, ITIL Versi 3
Analisis Dan Perancangan Tata Kelola Dan Manajemen Teknologi Informasi Pada Pt Ecomindo Saranacipta Menggunakan Framework Cobit 2019 Domain Build, Acquire, And Implement Akram, Muhammad Nawal; Nurtrisha, Widyatasya Agustika; Nugraha , Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Teknologi Informasi (TI) telah berkembang pesat selama beberapa dekade terakhir, memainkan peran pentingdalam berbagai aspek kehidupan. Sebelumnya, board of directors (BOD) dan manajemen senior dapat mendelegasikan,atau menghindari keputusan terkait TI. Namun, dengansemakin berkembangnya TI, keputusan terkait TI tidak lagi dapat diabaikan. Hal ini dikarenakan keberadaan TI padaseluruh sektor telah menuntut manajemen yang efisien untuk memastikan bahwa layanan TI memenuhi kebutuhan sektoryang beragam, tak terkecuali pada Ecomindo. Oleh karena itu,diperlukan tata kelola TI (TKTI) untuk mengukur tingkat efektivitas dan efisiensi yang dihasilkan. penelitian inidilakukan emngunakan empat (4) tahapan, yaitu recognize needto act, assess current state, define target state, buildimprovements. pengumpulan data. Kemudian data dianalisismenggunakan kerangka kerja COBIT 2019 denganmengimplementasikan desing factor yang menghasilkan priroitas tujuan TKMTI, yaitu BAI03 Managed SolutionsIdentification and Build, BAI04 Managed Availability and Capacity dan BAI1 Managed Projects. Hasil kesenjangan yangteridentifikasi kemudian dibuatkan rekomendasi berdasarkan aspek people, process, dan technology. Kata kunci— tata kelola TI, tata kelola dan manajemen TI, COBIT 2019, Build, Acquire, and Implementation
Analisis Dan Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Pt Ecomindo Saranacipta Menggunakan Kerangka Kerja Cobit 2019 Domain Deliver, Service And Support (Dss) Arief , Aqilah Auni; Nurtrisha , Widyatasya Agustika; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Pentingnya Tata Kelola TI terletak padaperancangan dan kontrol untuk mengukur tingkat kematangankinerja TI, memberikan nilai dan kontribusi bagi stakeholder.PT Ecomindo Saranacipta adalah perusahaan yang bergerakdibidang Sofware Developer Service, memiliki visi yaitumengakselerasi gaya hidup digital melalui perusahaan captivedan pasar potensial. Oleh karena itu, perusahaan perlumenerapkan sistem kerja proaktif, berfokus pada inovasi danpencapaian. Langkah ini merupakan upaya pencapaian GoodCorporate Governance. Namun, hingga saat ini PT EcomindoSaranacipta belum menerapakan tata kelola TI dalamperusahaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studiliteratur dan semi structured interview, studi literatur dilakukanterhadap berbagai buku, jurnal, dan website. Sedangkan semistructured interview dilakukan dengan wawancara kepada pihakperusahaan. Setelah dilakukannya analisis TI dengan menilaidesign factor, dan assessment capability, ditemukan kesenjangandari penilaian capability tata kelola TI perusahaan. Padadomain DSS02, Perusahaan belum membuat prioritas insiden.Pada DSS03, perusahaan belum memprioritaskan masalah.Pada DSS04, Belum adanya dokumen BCP dan DRP sebagaiprosedur perlakuan terhadap masalah, memastikankelangsungan bisnis, pemulihan setelah terjadinya gangguanatau bencana. Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkanPT Ecomindo Saranacipta melakukan tinjauan ulang terhadapkondisi tata kelola TI di perusahaan, serta mempertimbangkanhasil rekomendasi perancangan tata kelola TI meliputi aspek people, process, dan technology. Kata kunci— Tata Kelola TI, PT Ecomindo Saranacipta, COBIT 2019, DSS
Audit Teknologi Informasi Pada Unit Nits Pt Telkom Indonesia Tbk Menggunakan Framework Cobit 2019 Nandika, Luthfi Rahmansyah; Abdurrahman, Lukman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT Telkom Indonesia, sebagai salah satuperusahaan TI terkemuka di Indonesia, memiliki tanggungjawab yang besar dalam menjaga keamanan dan keandalansistem TI mereka, tetapi berdasarkan hasil pengambilan datayang dilakukan terdapat risiko yang sudah memiliki kontrolnamun belum dapat mengurangi level dari risiko tersebutsehingga perlu dilakukan audit pada kontrol risiko terkait TIdemi tercapainya efektivitas dari kontrol risiko pada risikorisiko terkait. Dalam konteks ini, penelitian berfokus pada auditkontrol risiko menggunakan COBIT 2019 pada PT. TelkomIndonesia. Penelitian ini menguji bagaimana rancangan kontrolrisiko berdasarkan kriteria yang sudah dirancang, operasionalkontrol risiko berdasarkan aktivitas kontrol risiko yang telahdilakukan, dan kontrol risiko terhadap objektif terpilih dariCOBIT 2019 I&T Risk Focus Area serta menghasilkanrekomendasi sesuai kriteria dan aktivitas yang terdapat dalamobjektif COBIT 2019 I&T Risk Focus Area. Penelitian iniberkontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalamtentang efektivitas kontrol risiko pada PT. Telkom Indonesiadalam menghadapi risiko-risiko terkait teknologi informasi. Kata kunci— COBIT 2019 I&T Risk Focus Area, Risiko IT, Kontrol Risiko, Telkom
Perancangan Enterprise Architecture Sebagai Strategi Pengembangan Smart Village Pada Layanan Kesehatan Masyarakat Desa Menggunakan Togaf Adm 9.2 Dewi, Setiani Rahma; Ramadani, Luthfi; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pengembangan desa dengan pemanfaatanteknologi berdasarkan konsep smart village bertujuan untukmeningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorongpembangunan desa yang berkelanjutan. Kualitas hidupmasyarakat dapat dilihat berdasarkan layanan kesehatansebagai penunjang kesehatan masarakat desa yang menjadibagian dari fokus pengembangan desa. Pelayanan kesehatanyang dapat dijangkau oleh masyarakat merupakan bentukakses kesehatan sehingga perlu adanya fokus untuk penyediaanfasilitas kesehatan yang dapat dijangkau oleh semua kalangan,sehingga kebutuhan masyarakat sebagai pengguna terpenuhi.Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan blueprintenterprise architecture dan IT roadmap pada aspek layanankesehatan menggunakan framework TOGAF ADM sebagaimetode penelitian dengan konsep smart village. Hasil penelitianini berupa usulan perbaikan untuk memenuhi kebutuhan akseslayanan kesehatan. Serta rancangan IT roadmap berupa usulanpengembangan proyek dalam 4 tahun kedepan untukimplementasi pada aspek layanan kesehatan dalammewujudkan bagian dari konsep smart village. Kata kunci— Layanan Kesehatan, Enterprise Architecture, Smart Village, TOGAF ADM
Perancangan Arsitektur Enterprise Sebagai Strategi Pembangunan Desa Cerdas Dalam Pelayanan Pariwisata Menggunakan Togaf Adm 9.2 Dwinanda, Muhammad Farrel; Ramadani, Luthfi; Nugraha , Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Smart village merupakan konsep pembangunansebuah desa dengan mengintegrasikan teknologi informasiterhadap kehidupan masyarakat perdesaan. Pemanfaatanteknologi pada aspek layanan pariwisata merupakan salah satubagian dari pengembangan smart village. Layanan pariwisatapada desa secara umumnya masih belum terintegrasi. Hal inidapat menyebabkan tidak meratanya pelayanan pariwisata didesa. Penyelarasan teknologi informasi yang baik dapatmeningkatkan kualitas pelayanan pariwisata menjadi lebihefisien, dan dengan pelayanan yang baik, maka akanmeningkatkan daya tarik desa terhadap calon wisatawan.Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan blueprintenterprise architecture pada aspek layanan wisata konsepsmart village dan IT roadmap pada aspek layanan pariwisatamenggunakan framework TOGAF ADM 9.2 sebagai metodepenelitian dengan konsep smart village. Hasil penelitian iniberupa usulan perbaikan untuk memenuhi kebutuhan akseslayanan pariwisata. Usulan tersebut kemudian dirancangmenjadi IT roadmap berupa usulan pengembangan proyekdalam 4 tahun kedepan untuk implementasi pada aspek layananpariwisata dalam mewujudkan bagian dari konsep smartvillage. Kata kunci— Smart Village, Layanan Pariwisata, Enterprise Architecture
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture menggunakan Framework TOGAF ADM pada Fungsi Teknologi Informasi di PT Industri Telekomunikasi Indonesia Aripin, Suci Fitri Liana; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi yang memiliki bidang bisnis utama yaitu manufacture and assembly, managed service, digital service, dan system integrator. Dalam mendukung kegiatan perusahaan, perlu adanya dukungan dari semua unit bisnis salah satunya yaitu dukungan dari fungsi teknologi informasi. Pada fungsi teknologi informasi memiliki tanggung jawab terhadap pelayanan teknologi informasi beserta infrastruktur yang digunakan pada PT INTI. Namun, pada implementasinya fungsi teknologi informasi memiliki beberapa kendala, hal ini ditandai dengan adanya pertukaran data belum menggunakan sistem secara optimal, kurangnya tenaga ahli, alur proses bisnis yang masih kurang efektif, dan salah satu proses bisnis masih belum terintegrasi oleh aplikasi yang sudah ada. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan perancangan enterprise architecture yang mampu menyeleraskan strategi teknologi informasi dan strategi bisnis agar solusi yang dihasilkan tepat dan sesuai dengan kebutuhan. Pada Perancangan enterprise architecture menggunakan TOGAF ADM yang meliputi preliminary phase, architecture vision, business architecture, information system architecture, technology architecture, opportunities and solution, dan migration planning. Dari hasil perancangan tersebut, menghasilkan berupa desain IT roadmap sebagai acuan dalam pengembangan teknologi serta rancangan blueprint sebagai gambaran umum hasil proyek usulan dalam mendukung strategi teknologi informasi dan strategi bisnis di fungsi teknologi informasi PT INTI.Kata kunci— enterprise architecture, fungsi teknologi informasi, TOGAF ADM, IT roadmap.
Analisis Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Framework Cobit 2019 Domain Align, Plan, and Organize dan Build, Acquire, And Implement Pada Fungsi Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi Bahrudin, Muhammad Fadli; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Melakukan analisis implementasi dan perancangan tata kelola TI pada fungsi Pengelolaan Informasi Administrasi Penduduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi untuk mengetahui kondisi tata kelola TI pada instansi tersebut, untuk mempersiapkan kesiapan instansi dalam memenuhi program migrasi pelayanan publik berbasis digital. Tujuan implementasi tata kelola pada dinas kependudukan Kabupaten Sukabumi adalah untuk melakukan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi yang didukung oleh keadaan tata kelola yang baik. Dinas Lependudukan dan Pencatatan Sipil dalam (Peraturan Kementrian Dalam Negeri No 14 tahun 2020) disebutkan “ DISDUKCAPIL merupakan perangkat daerah yang membidangi urusan administrasi kependudukan di provinsi atau kabupaten/kota”. Pada fungsi yang di bahas pada penelitian adalah fungsi pengelolaan informasi administrasi kependudukan dalam (Peraturan Kementrian Dalam Negeri No 14 tahun 2020). Maka dari itu dilakukan perancangan implementasi tata kelola TI menggunakan framework dengan versi terbaru yaitu itu Framework COBIT 2019 yang berfokus pada domain Aligment plan and organize (APO) dan Domain Build, Acquire and Implement (BAI) serta pembahasan pada proses yang telah ditentukan pada tahapan pemilihan domain dan proses menggunakan Design Toolkit COBIT 2019 yaitu APO04 Managed Innovation, APO11 Manage Quality, BAI03 Managed Solutions , BAI05 Manage Organizational Chang dan BAI11 Managed Projects. Dengan menghasilkan rekomendasi pada aspek people, process dan technology.Kata kunci — COBIT 2019, tata kelola TI, dinas kependudukan dan pencatatan sipil kabupaten sukabumi (DISDUKCAPIL), APO dan BAI.
Implmentasi Risk Assessment atas Teknologi Informasi di Divisi Infrastruktur Pertanahan Dinas Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Menggunakan ISO 27005:2008 Andrian, Harry; Fauzi, Rokhman; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika tentang Pusat Koordinasi Penanganan Insiden Keamanan Informasi Pemerintahan. Pada undang-undang Nomor 41 Tahun 2007 di jelaskan Panduan Umun Tata Kelola Teknologi Informasi dam Komunikasi Nasional Dan Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementrian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden dan dipimpin oleh Kepala. (Sesuai dengan Perpres No. 63 Tahun 2013). Kementrian dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional mempunyai tugas melaksanakan di bidang pertanahan secara nasional, regional dan sectoral sesusai dengan peraturan perundang-undangan. Dinas ATR/BPN memiliki penerapan manajemen risiko dalam pengelolaan TI dan proses bisnis pada divisi Infrastruktur Pertanahan. Akan tetapi, penerapan tersebut belum sepenuhnya menilai adanya ancaman pada aset TI di divisi Infrastruktur Pertanahan dan menilai seberapa jauh kontrol yang sudah ada dapat mengurangi ancaman maupun risiko yang akan datang serta dampaknya. Implementasi dan penilaian risk assessment terhadap aset TI dilakukan menggunakan ISO 27005 yang difokuskan untuk melakukan pengelolaan/kontrol terhadap risiko TI. Penerapan risk assessment dilakukan dengan mengacu pada risk scenario pada ISO 27005. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi risk scenario pada aset TI berdasarkan penilaian kontrol yang adaKata Kunci-ISO 27005, risk assessment, risk scenario, ISO 27001, level of risk, risk treatment.
Audit Teknologi Informasi dan Pengujian Kontrol Risiko pada Unit Network & IT Solution PT Telkom Indonesia Tbk Menggunakan Framework COBIT 2019 Firdaus, Fitri Adini; Abdurrahman, Lukman; Nugraha, Ryan Adhitya
Journal of Production, Enterprise, and Industrial Applications Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jpeia.v2i1.7455

Abstract

PT Telkom Indonesia Tbk, sebagai salah satuperusahaan ternama di Indonesia dalam bidang teknologiinformasi, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikanbahwa sistem Teknologi Informasi perusahaan handal. Namun,berdasarkan hasil pengambilan data, terdapat risiko yang sudahmemiliki kontrol namun belum efektif dalam mengurangi levelrisiko tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan audit danpengujian pada kontrol risiko terkait TI untuk mencapaiefektivitas pengelolaan risiko terkait. Penelitian ini berfokuspada audit TI menggunakan COBIT 2019 pada unit Network& IT Solution di PT Telkom Indonesia Tbk. Unit ini memegangperan penting dalam menyediakan solusi teknologi informasiyang efisien. Pengujian efektivitas kontrol risiko menggunakanCOBIT 2019 I&T Risk Focus Area. Hasil penelitian ini akanmengemukakan beberapa rekomendasi yang sesuai dengankriteria dan aktivitas dalam objektif COBIT 2019 I&T RiskFocus Area. Hasil penelitian ini, menghasilkan pengujiankontrol risiko dari segi rancangan belum terbukti menurunkantingkat risiko serta tidak terdapat bukti Pemisahan tugas padarisiko R1, R3, R6, R7, R8, R9, R10. Semua aktivitas kontrolrisiko terbukti efektif dari segi operasional. Adapun untuk auditkontrol risiko berdasarkan COBIT 2019 terdapatketidaksesuaian pada beberapa aktivitas sehingga harusdilakukan perbaikan seperti objektif DSS04 ManagedContinuity, objektif APO07 Managed Human Resources danobjektif APO09 Managed Service Agreements.