Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Pengelolaan Risiko Keamanan Informasi Pada PT. XYZ Menggunakan ISO 27005:2022 Rico Galuh Pamungkas; Ryan Adhitya Nugraha; Widyatasya Agustika Nurtrisha
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan informasi adalah aspek krusial bagi kelangsungan bisnis, termasuk bagi PT. XYZ yang bergerak di bidang konstruksi dan properti. Perusahaan ini belum memiliki sistem manajemen risiko keamanan informasi yang terstruktur dan juga belum memiliki prioritas terhadap resiko yang telah dilakukan, sehingga rentan terhadap berbagai ancaman digital. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah sistem pengelolaan risiko keamanan informasi dengan mengacu pada standar internasional ISO/IEC 27005:2022. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Divisi TI PT. XYZ, penelitian ini mengacu dan mengikuti pada tahapan sistematis standar tersebut yang meliputi penetapan konteks, penilaian risiko, dan penanganan risiko. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 87 potensi risiko dari total aset TI yang dimiliki perusahaan. Setelah dievaluasi berdasarkan kriteria penerimaan risiko, ditemukan 18 risiko dengan level sedang hingga sangat tinggi yang memerlukan penanganan lebih lanjut melalui implementasi kontrol keamanan yang spesifik. Penelitian ini menghasilkan sebuah rancangan pengelolaan risiko yang tervalidasi dan siap menjadi fondasi bagi PT. XYZ untuk meningkatkan tata kelola keamanan informasinya secara efektif. Kata Kunci: manajemen risiko, keamanan informasi, ISO/IEC 27005:2022, aset TI, studi kasus
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Untuk Transformasi Digital Di Pemerintahan Daerah Xyz Berdasarkan Framework Cobit 2019 Pada Domain Edm Dan Mea Sarnia Humaira Thamrin; Ryan Adhitya Nugraha; Yuli Adam Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital yang pesat di Indonesia telah mendorong adopsi teknologi mutakhir seperti IoT, AI, big data, dan blockchain di berbagai sektor, termasuk pemerintahan. Pemerintah Daerah XYZ melalui Dinas A menerapkan teknologi blockchain dalam sistem kepegawaian untuk meningkatkan keamanan dan transparansi data. Namun, efektivitas transformasi digital kerap terhambat oleh lemahnya Tata Kelola Teknologi Informasi (TKTI), yang mencakup kelemahan pada domain strategis seperti EDM dan MEA. Penelitian terdahulu lebih banyak menitikberatkan pada penerapan COBIT 5 di domain APO, BAI, dan DSS, sementara peran penting EDM dan MEA dalam menjamin keselarasan TI dengan tujuan organisasi belum banyak dieksplorasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang TKTI berbasis COBIT 2019 pada domain EDM dan MEA untuk mendukung keberhasilan transformasi digital di Dinas A. Penelitian menggunakan metode Design Science Research (DSR) dengan lima tahapan, yakni identifikasi masalah, perumusan kebutuhan, perancangan, demonstrasi, dan evaluasi, serta pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dan triangulasi dokumen. Hasilnya, diidentifikasi empat tujuan prioritas, yaitu EDM01, EDM03, MEA03, dan MEA04 dengan rata-rata kapabilitas 2,78 dan disusun 19 rekomendasi yang dirangkum dalam roadmap implementasi. Implementasi optimal diperkirakan dapat meningkatkan kapabilitas menjadi 3,05. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoritis dalam pengembangan TKTI pada sektor pemerintahan. Kata kunci— Transformasi Digital, Tata Kelola TI, COBIT 2019, Domain EDM, Domain MEA
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Untuk Mendukung Transformasi Digital Di Pemerintahan Provinsi Xyz Menggunakan Cobit 2019 Dengan Domain Bai (Build, Acquire, And Implement) Gaitsa Zahira Shafa; Ryan Adhitya Nugraha; Yuli Adam Prasetyo
eProceedings of Engineering Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan Provinsi XYZ merupakan instansi pemerintahan yang bertanggung jawab dalam bidang komunikasi dan informatika. Pemerintahan Provinsi XYZ menghadapi sejumlah kendala seperti ketidaksesuaian Solusi teknologi dengan kebutuhan, serta manajemen risiko yang kurang optimal akibat belum adanya standar tata kelola TI yang jelas. Oleh karena itu, diperlukan analisis dan perancangan tata kelola TI untuk menilai kondisi eksisting serta memberikan rekomendasi perbaikan yang sesuai. Penelitian ini akan dilakukan untuk menganalisis kondisi eksisting tata kelola TI di Pemerintahan XYZ berdasarkan kerangka kerja COBIT 2019, khususnya domain Build, Acquire, and Implement (BAI) dengan mengidentifikasi kesenjangan (gap) dengan standar yang diharapkan, serta menyusun rekomendasi perbaikan. Fokus penelitian meliputi empat (4) proses utama yaitu BAI01 Managed Program, BAI03 Managed Solutions Identification and Build, BAI04 Managed Availability and Capability, dan BAI11 Managed Projects. Hasil kesenjangan yang teridentifikasi itu akan dibuatkan rekomendasi berdasarkan aspek people, process, dan technology. Dengan penerapan rekomendasi yang dihasilkan, diharapkan Pemerintahan Provinsi XYZ dapat meningkatkan kapabilitas tata kelola TI dan memperkuat proses bisnis TI secara efektif, mendukung percepatan transformasi digital, serta mewujudkan layanan public yang lebih efisien. Kata kunci— tata kelola TI, COBIT 2019, domain BAI, transformasi digital