Wijayanto - -
S1 Ilmu Pemerintahan

Published : 30 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERBANDINGAN PERSONAL BRANDING ANIES BASWEDAN DAN GANJAR PRANOWO DALAM KOMUNIKASI POLITIK DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Muhammad Rifqi Lubis; Wijayanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan media sosial membuat masyarakat bisa mendapatkan banyak informasi terbaru dan media sosial ini berkomunikasi dua arah yang membuat penggunanya dapat saling berinteraksi satu dengan yang lain secara daring. Media sosial merupakan media untuk bersosialisasi sehingga memiliki kekuatan untuk mempengaruhi masyarakat lebih cepat karena ketergantungan masyarakat terhadap apa yang diinformasikan melalui media sosial. Media sosial dapat mencerminkan karakter yang dimiliki oleh pemiliknya. Sehingga pengguna media sosial sebagai media yang sering digunakan untuk branding dirinya kepada publik. Seperti kedua tokoh politik ini Anies Baswedan dan juga Ganjar Pranowo. Dengan ini kedua tokohini perlu menampilkan kesan yang baik agar memiliki branding yang positif. Oleh karena itu, cara atau startegi branding pada media sosial perlu dilakukan dengan benar agar mendapat kesan yang baik dari publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan dari Personal Branding Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dalam komunikasi politik di media sosial Instagram. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini diharapkan dapat melihat fenomena pemanfaatan media sosial oleh aktor politik untuk membangun Personal Branding agar mempermudah dalam melakukan komunikasi politik
STRATEGI DIGITAL CAMPAIGN PASANGAN GIBRAN – TEGUH DALAM PEMILUKADA SURAKARTA 2020 (STUDI KASUS VIRTUAL BOX) Aldio Tubagus Dewantoro Jati; Muhammad - Adnan; Wijayanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini dilakukan pada masa Pemilihan Umum Kepala Daerah ( Pemilukada ) serentak yang diadakan pada tahun 2020. Pelaksanaan pemilukada ini diadakan ditengah pandemi Covid-19. Hal ini yang menyebabkan adanya peraturan baru yang dimunculkan untuk membatasi pelaksanaan pemilukada agar tidak menambah angka tingginya penyebaran Covid-19. Kegiatan kampanye pasangan dalam pemilukada tahun 2020 dilakukan pembatasan interaksi dengan masyarakat yang memaksa setiap calon untuk menemukan cara baru agar bisa berkampanye secara efektif ke masyarakat. Studi dilakukan untuk mengetahui penerapan strategi kampanye digital dengan media virtual box campaign pasangan Gibran – Teguh ketika pandemi dalam Pemilukada Surakarta 2020. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan wawancara. Observasi, dan dokumentasi untuk menggali data. Data diolah berdasarkan teori pemasaran politik dan kampanye digital. Adapun bentuk analisi data mengguanakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan penerapan strategi virtual box campaign ini sama dengan kampanye blusukan. Pelaksanaan strategi kampanye ini dilakukan dengan cara mendatangi rumah masyarakat dengan bantuan alat virtual box yang nanti akan digunakan dalam pemaparan kampanye Gibran – Teguh. Alat Virtual Box Campaign digerakkan oleh tim pemenangan pasangan Gibran – Teguh, dalam alat ini selain digunakan untuk pemaparan visi dan misi juga sebagai sarana komuniakasi dialog dengan masyarakat terkait permasalahan yang ada di sekitar tempat tinggal. Dampak pengunaan kampanye virtual box memudahkan pasangan Gibran – Teguh untuk menjangkau wilayah – wilayah ditengah keterbatasan pandemi Covid. Penelitian ini juga menemukan tantangan didalam pelaksanaannya yang meliputi faktor cuaca, faktor goegrafis, faktor jaringan, dan faktor kepuasan masyarakat
FENOMENA GOLONGAN PUTIH PEMILIH DISABILITAS PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 DI KABUPATEN KLATEN Muhammad Gayuh Gumelar; Wijayanto - -; Nur Hidayat - Sardini
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas memiliki hak politik yang sama seperti masyarakat pada umumnya, salah satunya yaitu hak untuk memilih dalam Pemilu. Namun, keikutsertaan penyandang disabilitas masih mengalami hambatan maupun diskriminasi dalam pemenuhan hak-haknya pada setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mendasari pemilih disabilitas menjadi Golput pada Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Klaten yang memiliki tingkat partisipasi pemilih disabilitas yang tergolong rendah yaitu pada Pilpres hanya 28,43%, Pileg DPD 28,23%, Pileg DPR RI 28,43%, DPRD Provinsi 28,67%, dan DPRD Kabupaten 28,58%. Selain itu, penelitian ini juga mengupas faktor-faktor yang memudahkan dan menghambat pemilih disabilitas untuk berpartisipasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif dengan melibatkan narasumber riset yang terdiri dari penyelenggara Pemilu, organisasi penyandang disabilitas, dan penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya angka Golput pemilih disabilitas pada Pemilu tahun 2019 di Kabupaten Klaten didasari oleh faktor internal pemilih dan faktor eksternal pemilih sehingga mereka absen pada pemungutan suara. Dalam penyelenggaraannya, masih terdapat berbagai permasalahan yang menjadi faktor penghambat pemilih disabilitas untuk berpartisipasi, antara lain: pendataan pemilih, sosialisasi yang kurang optimal, dukungan keluarga, aksesibilitas, dan pelayanan penyelenggara ad hoc Pemilu. Faktor yang memudahkan pemilih disabilitas untuk berpartisipasi yaitu adanya peran induk organisasi penyandang disabilitas yang aktif mengawal sekaligus terlibat dalam setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu dan terus berupaya mendorong terwujudnya Pemilu akses di Kabupaten Klaten
ANALISIS KERJA SAMA PEMERINTAH KOTA SEMARANG DAN PT. GO-JEK INDONESIA DALAM MENYEDIAKAN PEMBAYARAN GO-PAY UNTUK BRT TRANS SEMARANG SEBAGAI LANGKAH PENINGKATAN LAYANAN PUBLIK Yehezkiel - Devanno S; Wijayanto - -; Yuwanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti melakukan analisis terhadap hubungan kerja sama yang terjalin antara Pemerintah Kota Semarang dan PT. Go-Jek Indonesia dalam menyediakan Go-Pay sebagai metode pembayaran untuk BRT Trans Semarang. Penelitian ini dianggap menarik karena hubungan kerja sama pemerintah-swasta dapat dianalisis dengan perspektif pemerintahan untuk dinilai berhasil atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena yang sebenarnya, kemudian melakukan analisis secara mendalam dengan tujuan untuk menilai hubungan kerja sama kedua pihak tersebut. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan narasumber dari Divisi Umum BLU UPTD Trans Semarang, serta melalui kajian pustaka dan analisis konten yang berasal dari buku, jurnal ilmiah, internet, dan sosial media. Keberhasilan atau tidaknya hubungan kerja sama Pemkot Semarang dengan PT. Go-Jek Indonesia ini dianalisis dengan konsep Good Governance dalam pandangan Pemerintah Kota Semarang sebagai daerah otonom
Realitas Pengaduan Masyarakat dalam Grup Facebook Lapor Lumajang Anisa - Azriana; Nunik Retno Herawati; Wijayanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaduan masyarakat merupakan jalan komunikasi yang dibuka untuk menampung aspirasi, pengaduan, dan protes dari masyarakat kepada pemerintah. Pemerintah Kabupaten Lumajang membuka pengaduan masyarakat melalui Grup Facebook Lapor Lumajang sehingga ada kemungkinan menciptakan ruang publik virtual alih-alih sebatas praktik pengaduan masyarakat semata. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Grup Facebook Lapor Lumajang merupakan representasi pengaduan masyarakat melalui media sosial. Sebagai representasi ruang publik virtual Habermas, Grup Facebook Lapor Lumajang belum menunjukkan kesesuaiannya terhadap kriteria ruang publik virtual. Aspek publik dan deliberasi tidak nampak dalam praktik yang diajalankan dalam Grup Facebook Lapor Lumajang. Dalam penelitian ini, saran yang dapat diberikan oleh peneliti adalah perlunya komitmen bersama dalam mendukung praktik demokrasi deliberatif dalam Grup Facebook Lapor Lumajang. Respons pemerintah masih berkisar pada keluhan tentang layanan OPD dan informasi publik lainny
“ISO DIDANDANI”: STUDI KETERPILIHAN MUHAMMAD TAMZIL PADA PILKADA KABUPATEN KUDUS TAHUN 2018 DI KAUMAN Nadya Firyal Labiba; Wijayanto - -; Nur Hidayat - Sardini
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 3 : Periode Wisuda Juli 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 27 calon Kepala Daerah berstatus tersangka ataupun mantan tersangka Narapidana Korupsi maju pada Pilkada periode 2015-2023. Salah satu dari calon tersebut ialah Muhammad Tamzil yang kemudian berhasil memenangkan Pilkada Kabupaten Kudus Tahun 2018. Sebagai basis wilayah kelompok nahdliyin, penting melihat bagaimana preferensi politik Warga Kauman terhadap majunya Tamzil sebagai mantan Narapidana pada kontestasi Pilkada Kudus dan faktor apa saja yang menyebabkan mereka menjatuhkan pilihannya pada Tamzil. Menggunakan teori Perilaku Pemilih menurut Dennis Kavanagh (1983), penelitian kualitatif ini dilakukan menggunakan pedekatan Etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Kauman menjatuhkan pilihannya kepada Tamzil melalui pendekatan Sosiologis dan Psikologis. Tamzil dianggap sebagai sosok pemimpin yang ideal karena ketokohan yang dimiliki Tamzil, kesamaan latar belakang, serta adanya afiliasi kuat terhadap partai pengusung. Pemilih Tamzil memandang persoalan korupsi yang menimpa Tamzil sebelum maju pada Pilkada adalah persaingan politik dan tidak memandang korupsi sebagai suatu obyek kejahatan dalam latar belakang Tamzil. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat problem etis yang luar biasa. Tamzil sebagai aktor politik dengan latar belakang sebagai mantan terpidana korupsi yang kembali maju pada Pilkada jelas tidak beretika dan bermoral. Peran Kiai dalam kebudayaan kelompok nahdliyin sebagai tokoh yang mengarahkan suatu kelompok tidak ditemukan lantaran pelanggaran moral yang dilakukan Tamzil jelas merupakan suatu perbuatan yang tidak diperbolehkan dalam agama. Kecintaan NU terhadap pemimpinnya di ruang lingkup politik bisa saja membebani demokrasi lantaran latar belakang seorang pemimpin yang jelas tidak bermoral dalam pemerintahan masih menjadi pilihan
Involuntary Resettlement dan Strategi Bertahan Perkumpulan Warga Kampung Bayam: Studi Kasus Pembangunan Jakarta International Stadium Alvin Trisiena Putra; Wijayanto - -; bangkit Aditya Wiryawan
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mencari tahu perihal dampak pembangunan terhadap suatu komunitas warga di Kampung Bayam, suatu kampung di Jakarta Utara yang terpaksa dibongkar menjadi tempat pembangunan Jakarta International Stadium, melalui konsep involuntary resettlement dari United Nations. Selain itu, penelitian ini juga dilakukan untuk meneliti strategi bertahan dari Perkumpulan Warga Kampung Bayam (PWKB), sebuah perkumpulan yang dibuat oleh warga untuk menyatukan pendapat dan kekuatan komunitas, melalui perspektif Identity-oriented theory. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menangkap kompleksitas yang terjadi pada subjek penelitian. Pada tahap pengumpulan data primer, penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara dan juga menggunakan jurnal ilmiah, buku, dan artikel internet sebagai sumber dari data sekunder. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengelola pembangunan, yakni PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tidak mengimplementasikan konsep involuntary resettlement yang baik kepada warga eks-Kampung Bayam, utamanya karena tidak adanya pemberian kompensasi yang berkelanjutan untuk membantu pemulihan kualitas hidup warga. Terdapat juga pengabaian tanggung jawab hukum dari pengelola karena belum bisa dihuninya Kampung Susun Bayam oleh warga eks-Kampung Bayam, kendati terdapat kekuatan hukum yang telah dipegang warga. Selain itu, PWKB memberlakukan tiga faktor penting dalam perspektif identity-oriented theory, yakni identitas kolektif, solidaritas, dan komitmen, sebagai strategi bertahan dan juga cara untuk mencapai tujuan kolektif mereka, walau terdapat perpecahan di dalam komunitas warga yang menjadi suatu kompleksitas tersendiri
MENGHADIRKAN PELAYANAN KESEHATAN DI GENGGAMAN TANGAN WARGA (Studi Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) Saat Pandemi Covid-19 di Jakarta) Geraldo Tritama Hadikusumo; Wijayanto - -; bangkit Aditya Wiryawan
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan dan percepatan teknologi akibat pandemi Covid-19 dirasakan seluruh manusia di bumi, terutama dalam sektor kesehatan. Krisis kesehatan menyebabkan lumpuhnya sektor lain seperti ekonomi, sosial budaya, politik, hingga layanan pemerintahan. Pandemi Covid-19 menghambat mobilisasi masyarakat, sehingga demi mencegah penyebaran Covid-19 pemerintah wajib berinovasi dalam menghadirkan program digitalisasi tata kelola pemerintah di bidang pelayanan kesehatan yang lebih modern. Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hadir sebagai solusi untuk menghadirkan pelayanan kesehatan secara digital, terutama lewat fitur Jakarta Tanggap Covid-19 yang berfungsi untuk menanggulangi pandemi Covid-19 di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif eksploratif dengan studi kasus. Hasil penelitian dapat dijawab dengan mempertanyakan implementasi, efektivitas, dan tantangan aplikasi JAKI dalam penanganan pandemi Covid-19. Ditemukan bahwa implementasi aplikasi JAKI sudah inovatif dan unggul, efektivitas aplikasi JAKI dapat dikatakan efektif dalam menurunkan angka kasus hariam Covid-19 di Jakarta, dan aplikasi JAKI masih dihadapkan oleh banyak tantangan dari internal maupun eksternal program. Kesimpulan yang didapati adalah terkait optimalisasi dan penetrasi penggunaan aplikasi JAKI sebagai aplikasi digital pelayanan pemerintah kepada warga. Aplikasi JAKI harus hadir sebagai aplikasi super terintegrasi yang memberikan pelayanan secara modern dan digital, terutama dalam pelayanan kesehatan
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA LEREP Abel Roja Mustafa; Wijayanto - -; Puji - Astuti
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa wisata merupakan bentuk upaya pemerintah dalam memberdayakan dan meningkatkan ekonomi masyarakat desa terutama untuk desa-desa tertinggal, mengingat tingkat kesejahteraan masyarakat terutama di pedesaan masih tergolong rendah. Desa wisata yang dikembangkan nantinya akan menggerakan industri-industri masyarakat desa atau UMKM dan kegiatan ekonomi lainnya. Salah satu desa wisata di kabupaten Semarang yang menjadi unggulan adalah Desa Wisata Lerep yang terletak di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Lerep menggunakan prinsip pemberdayaan dan tahapan dalam permberdayaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Wawancara dilakukan bersama Kepala Desa Lerep, Sekretaris Desa lerep, Direktur BUMdes, Ketua Pokdarwis dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Lerep berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu pembentukan perilaku sadar, transformasi kemampuan dan peningkatan kemampuan intelektual, keterampilan dan kecakapan. Proses pemberdayaan melibatkan seluruh masyarakat Desa Lerep serta menggunakan beberapa prinsip pemberdayaan seperti kerja sama dan partisipasi, demokratis, keragaman budaya, minat dan kebutuhan, kelompok masyarakat bawah sebagai landasan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat. Beberapa faktor pendukung keberhasilan Desa Wisata Lerep yaitu kerukunan masyarakat desa, tradisi yang kental dengan keguyuban dan dukungan dari pemerintah. Faktor penghambatnya yaitu masalah atau gesekan yang terjadi di tengah masyarakat serta banyak masyarakat yang sudah memiliki pekerjaan tetap sehingga partisipasi dalam kegiatan wisata kurang maksimal. Saran dari penulis ditujukan kepada pihak terkait yang menjadi bagian dari penelitian Pengembangan Desa Wisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Desa Lerep yaitu Pemerintah Desa Lerep harus selalu menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat yang terlibat dan juga Pemerintah Desa Lerep dapat terus mengoptimalkan potensi masyarakat, sumber daya alam, kearifan lokal serta memaksimalkan pembangunan sarana dan prasarana terkait dengan kegiatan wisata yang ada di Desa Wisata Lerep
Partisipasi Politik Generasi Z Pada Aksi Kamisan Semarang Diah - Wulansari; Fitriyah - -; Wijayanto - -
Journal of Politic and Government Studies Vol 12, No 4 : Periode Wisuda Oktober 2023
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z yang tumbuh dalam era digital, menghadapi tantangan dan peluang unik dalam hal partisipasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami partisipasi politik generasi Z dalam konteks Aksi Kamisan Semarang, sebuah gerakan sosial yang menyuarakan isu-isu penting melalui demonstrasi damai setiap Kamis di Semarang. Penelitian ini menggali bagaimana generasi Z menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial, untuk mengorganisir, mempromosikan, dan berpartisipasi dalam gerakan ini. Metode penelitian yang digunakan melibatkan wawancara, dan analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi Z memiliki tingkat partisipasi politik yang tinggi dalam Aksi Kamisan Semarang melalui media sosial. Mereka menggunakan platform ini untuk berbagi informasi, memobilisasi teman sebaya, dan menyuarakan pendapat mereka tentang isu-isu sosial dan politik.. Penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana teknologi digital memengaruhi partisipasi politik generasi Z dan kontribusi mereka dalam gerakan sosial seperti Aksi Kamisan Semarang. Hasil penelitian ini dapat memberikan panduan untuk lebih memahami dan mendorong partisipasi politik generasi Z dalam era digital yang terus berkembang