Articles
Kinerja pegawai pemerintah
Hilda Nurusyahidah Mahmud;
Maulana Rifai;
Gungun Gumilar
KINERJA Vol 18, No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jkin.v18i3.10016
Kinerja sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam dalam mewujudkan organisasi yang bergerak pada arah visi, misi, dan tujuan organisasi. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Kedungwaringin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pegawai pemerintah di Kecamatan Kedungwaringin. Informan dari penelitian ini ialah Kasubag Umum dan Kegawaian dan Kasi Kependudukan Kecamatan Kedungwaringin. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja pegawai pemerintah di Kecamatan Kedungwaringin sudah cukup baik.
Peran ulama dalam pencegahan radikalisme
Gusti Bayu Pradangga;
Maulana Rifai;
Weni A. Arindawati
KINERJA Vol 18, No 4 (2021)
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29264/jkin.v18i4.10515
Penelitian Penelitian ini berawal dari peristiwa penangkapan terduga terroris dikabupaten karawang. Aksi tersebut dikecam oleh berbagai pihak termasuk ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam yang berpengaruh di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran ulama dalam pencegahan radikalisme di Kabupaten Karawang terkait pemikiran, strategi dakwah dan pengalaman ulama dalam pencegahan radikalisme. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data menggunakan alur fenomenologi yang dilakukan dalam beberapa langkah yaitu: memaknai motif dan pengalaman yang terjadi. Serta menyertakan teori plihan . hasil penelitian ini dapat diketahui ulama NU berperan dalam pencegahan radikalisme di Kabupaten Karawang Pemikiran Ulama mengenai radikalisme bahwa paham radikal dilabelkan bagi mereka yang mengedepankan kebenaran kelompoknya sendiri. Strategi dakwah ulama yaitu menggunakan strategi kontra radikal dan deradikalisasi mellaui pendekatan strukturan dan kultural..Adapun tantangan ulama Nahdlatul Ulama dalam menangkal radikalisme yaitu kurangnya militansi warga NU.
Implementasi Kebijakan Larangan Merokok Di Tempat Kerja Bagi Aparatur Sipil Negara Di Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta
Fuzi Fauziah;
Maulana Rifai;
Made Panji Teguh Santoso
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol 4 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/kybernan.v4i2.1342
Kabupaten Purwakarta pada tahun 2018 di bawah kepemimpinan Bupati Anne Ratna Mustika hingga saat ini telah melakukan perbaikan disetiap kebijakan yang ditetapkannya. Salah satunya adalah pada saat menetapkan kebijakan Larangan Merokok Di Tempat Kerja Bagi Aparatur Sipil Negara di Inspektorat Daerah Kabupaten Purwakarta. Pertanyaan utama dalam penelitian ini adalah apakah implementasi kebijakan ini berjalan dengan baik atau tidak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian pembahasan diatas pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kebijakan Larangan merokok di tempat kerja bagi aparatur sipil Negara di Inspektorat Kabupaten Purwakarta ini pengimplementasiaannya belum berhasil atau belum berjalan dengan baik
LOGICAL FALLACY ON GOVERNMENT POLICY AND GOOD GOVERNANCE IN INDOPOS.CO.ID MEDIA
Haris Ahmad Rizal;
Maulana Rifai;
Gun Gun Gumilar
Kybernan: Jurnal Studi Kepemerintahan Vol 4 No 2 (2021): September 2021
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35326/kybernan.v4i2.1382
The relocation of the capital city to an area is considered to encourage faster and cleaner state governance. The purpose of this research is to find out whether the case is a hoax, gimmick, and victim playing, to find out the government's problems related to the case, and to find out whether the problem is a logical fallacy or not. Informants from the results of this study are articles from Indopost.com that research results can guarantee that for the purpose of moving the capital city, the central government creates services that make it easier for the community to manage and generate logical errors. Inappropriate, D1 Argument From Ignorance. This news results in the conclusion that this news is not included in Hoax, Gimmick, and Playing Victim because the argument is positive. The relocation of the capital city is expected to be able to provide positive results for the progress of the Indonesian state and make DKI Jakarta a business city for economic growth in Indonesia.
Manajemen Strategi Pemerintah Dalam Peningkatan Ketahanan Pangan
Nafisah Ikbar Fadhilah;
Maulana Rifai;
Prilla Marsingga
SOCIETAS Vol 10 No 1 (2021): Societas : Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial
Publisher : Universitas Musamus, Merauke, Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/sjias.v10i1.3425
Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi semua orang pada setiap saat yang terjaminmutunya, bergizi, aman dari zat-zat berbahaya dan merata serta terjangkau oleh semua orang. Untuk itu,program penganekaragaman pangan diterapkan di salah satu Kelompok Wanita Tani (KWT) di Karawangyaitu KWT Asih Munggaran, karena KWT ini merupakan kelompok tani yang paling aktif di Karawang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen strategi pemerintah dalam peningkatanketahanan pangan melalui penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal dengan menerapkanpekarangan pangan lestari (P2L) pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Asih Munggaran. Penelitian inimenggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu jenis penelitian yang berupayamenggambarkan suatu fenomena sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan yang menghasilkan datadeskriptif berupa kata-kata, dokumen tertulis, maupun gambar. Teknik pengumpulan data yangdigunakan yaitu melalui studi pustaka dan studi lapangan (wawancara, observasi dan dokumentasi).Peneliti menemukan, dengan adanya strategi penganekaragaman konsumsi pangan di KabupatenKarawang telah membentuk suatu pencapaian pola pangan yang beragam di masyarakat sertamenumbuhkan semangat kreatifitas para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Asih Munggaran darihasil pemanfaatan pekarangan pangan lestari sehingga dapat membantu memenuhi pendapatan rumahtangga/rumah tangga tani. Namun pemanfaatan pekarangan masih didominasi oleh lahanperkebunan/pertanian dan belum dimaksimalkan untuk peternakan.
Manajemen Pemerintahan dalam Pengeksplorasian Destinasi Wisata Candi Jiwa Karawang (Studi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karawang)
Chandra Khoerunnisa;
Maulana Rifai;
Kariena Febriantin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.044 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.5108
Candi Jiwa Terletak Di Tengah-Tengah Daerah Persawahan Dan Dekat Permukiman Penduduk Dari Garis Pantai Utara Jawa Barat. Namun Dari Pemerintah Kabupaten Karawangnya Pun Tidak Merespon Dan Mengusahakan, Sehingga Kurangnya Pengekplorasian Di Kabupaten Karawang, Belum Dioptimalisasikan Menjadi Wisata Unggulan, Kurangnya Dukungan Dan Usaha Dari Pemerintah Untuk Pengembangan Candi Jiwa Karawang. Pendekatan Penelitian Yang Digunakan Dalam Penelitian Ini Adalah Pendekatan Kualitatif. Kemudian, Adanya Triangulasi Dengan Sumber Yang Dilaksanakan Pada Penelitian Ini Yaitu Membandingkan Hasil Wawancara Dengan Isi Dokumen Yang Berkaitan. Obyek Dari Penelitian Ini Adalah Bagaimana Proses Manajemen Pemerintah Dalam Pengeksplorasian Destinasi Wisata Candi Jiwa Di Karawang Terkait Dengan Proses Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan Dan Pengawasan Yang Dilakukan Pemerintah Dan Masyarakat. Situs Candi Jiwa Terletak Di Daerah Segaran, Karawang Jawa Barat. Pertama Kali Diteliti Oleh Tim Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Indonesia Tahun 1984. Perencaananaan Yang Dilakukan Baru Sampai Pada Tahap Memperbaiki Akses Infrastruktur. Kemudian Juga Baru Menggaet Disparbud Bersama Dengan Bpcb Serang, Untuk Melakukan Penelitian Tersebut. Karena Masih Banyak Sekali Candi-Candi Yang Belum Digalih, Dan Sektor Masyarakatpun Masih Sedikit Dalam Pengeksprolasian, Perencaanan Pun Harus Jelas Pada Waktu Dan Tempatnya Agar Lebih Mudah Dan Tersusun Yang Akan Di Kerjakan, Perngorganisasian Yang Di Lakukan Dinilai Masih Kurang Rapih Dan Kurang Sesuai Dengan Tupoksi Yang Ada. Untuk Pada Tahap Eksplor Ke Pengunjung Dan Lain-Lain Masih Perlu Melakukan Sosialisasi Dan Memiliki Program Khusus Untuk Mengenalkan Eksistensi Candi Jiwa Itu Dilakukan Pengawasan Secara Berkala Oleh Disparbud.
POLITIK SELEBRITAS DI INDONESIA: STUDI KOMPARASI PEMILU LEGISLATIF TAHUN 1999, 2004 dan 2009
Maulana Rifai
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.302 KB)
|
DOI: 10.35706/jpi.v1i2.588
Abstrak Paska jatuhnya rezim Suharto tahun 1998, telah mengubah karakteristik dalam sistem pemilu dimana membawa tren baru dalam politik Indonesia dimana salah satu fiturnya adalah meningkatnya angka selebritis maju sebagai pejabat publik. Dimulai tahun 1999 dengan 2 kandidat selebritis, kemudian bertambah menjadi 24 kandidat di tahun 2004, lalu membludak di tahun 2009 dengan total 61 kandidat yang mencaleg-an diri. Pada pemilu-pemilu tersebut, tiga sistem berbeda digunakan yang mempengaruhi perilaku aktor politik, elit partai, dan kandidat untuk berkompetisi dalam pemilu. Tidak seperti pemilu pada masa Orde Baru, selebritis sering digunakan sebagai alat kampanye untuk meraih simpati konstituen daripada menjadi kandidat. Penelitian ini menganalisis persepsi pemilih terhadap caleg artis yang berkontestasi dalam pemilu 1999, 2004, dan 2009 dengan menganalisis sikap pemilih terhadap afiliasi partai dari kandidat selebriti, kepribadian,dan juga gaya kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berbasiskan pada analisis deskriptif analitis. Hasilnya ditemukan bahwa caleg selebriti gagal dalam meraih simpati publik sebagaimana hasil pemilu 2009 menunjukan lebih dari 2/3 dari mereka kalah oleh politisi konvensional. Hal ini mengkonfirmasi bahwa popularitas tidak berbanding lurus dengan elektabilitas, namun faktor kompetensi dalam bidang politik yang berperan penting. Pemilih lebih mengacu pada profesionalisme daripada populisme murahan dalam membuat pilihannya
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pemenuhan Informasi Calon Gubernur Jawa Barat bagi Pemilih Pemula di Kabupaten Karawang
Maulana Rifai;
Fajar Hariyanto
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/jpi.v4i2.3227
Penelitian ini berupaya menjawab bagaimana pengaruh penggunaan sosial media terhadap pemilih pemula dalam pemenuhan informasi calon gubernur Jawa Barat bagi pemilih pemula di Kabupaten Karawang. Dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan metode survey melalui multistage random sampling terdapat 92 responden dari kalangan pemilih pemula yang merupakan siswa menengah atas. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara sub variabel intensitas, isi pesan dan daya tarik konten media sosial terhadap pemenuhan informasi calon gubernur Jawa Barat bagi pemilih pemula di Kabupaten Karawang dengan jumlah masing-masing 11,02%, 18,92% dan 16%.Kata Kunci: Pengaruh, Social Media, Pemenuhan Informasi, Pemilih Pemula
Capacity Building Bhabinkamtibmas Polsek Telukjambe Timur dalam Meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di Kecamatan Telukjambe Timur
Reddy Mas Sahid;
Maulana Rifai
Jurnal Politikom Indonesiana Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Politikom Indonesiana
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/jpi.v5i1.3736
Penelitian ini berangkat dari suatu permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Telukjambe Timur. Rendahnya pembangunan kapasitas Bhabinkamtibmas, dibuktikan dengan tingginya angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Telukjambe Timur dibandingkan dengan Kecamatan Telukjambe Barat dan Kecamatan Ciampel. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan legalistik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data diambil dari narasumber yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Kerangka teoritik riset ini menggunakan capacity building dari Anneli Milen, yaitu: peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan keorganisasian, dan pengembangan jaringan kerja. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa capacity building yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Telukjambe Timur untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat belum optimal seturut dengan masih rawannya tingkat kriminalitas di wilayah itu.Kata Kunci: Capacity Building, Bhabinkamtibmas, Kamtibmas, Telukjambe Timur
POPULISM AND LOCAL DEMOCRACY: A WINNING ANALYSIS ON PAIR CANDIDATE OF CELLICA – JIMMY IN KARAWANG REGENT ELECTION 2015
Maulana Rifai
THE INDONESIAN JOURNAL OF POLITICS AND POLICY (IJPP) Vol 1 No 1 (2019): THE INDONESIAN JOURNAL OF POLITICS AND POLICY
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35706/ijpp.v1i1.1646
The major victory of the Cellica-Jimmy couples in the elections of the Karawang regency's head of 2015 with 51% of the vote to frustrate the other five candidates is an interesting phenomenon to be examined. The rise of populist politics has seeped into the local political scene by addressing the issues of local leader and immigrants as political campaigns. This study uses qualitative methods with a critical analysis that aims to describe the existing symptoms or reality. The findings in this study confirm that the populist issue and the campaign strategy of the Cellica-Jimmy couple gain the sympathy and support of voters in Karawang. So it is directly proportional to their victory. Keywords: populism, local democracy, karawang regent election 2015