Claim Missing Document
Check
Articles

Strukturasi Implementasi Kebijakan Terhadap Perlindungan Anak Korban Kekerasan Seksual Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 di Sulawesi Utara Eunike Gratia Supit; Roberto Cornelis Seba; Daru Purnomo
JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di provinsi Sulawesi Utara semakin meningkat terutama pada empat tahun terakhir. Sejak masuknya pandemi pada tahun 2020 di Sulawesi Utara, kasus kekerasan seksual terhadap anak pun semakin banyak terjadi. Sistem aturan mengenai tindak lanjut bagi anak korban kekerasan seksual pun harus dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. Pandemi ini membuat adanya beberapa perubahan dalam penanganan korban kekerasan. Hal ini yang membuat penulis tertarik untuk melakukan analisis terhadap strukturasi implementasi kebijakan pemerintah terhadap anak korban kekerasan seksual sebelum dan selama pandemi di provinsi Sulawesi Utara. Adanya hukum internasional seperti Convention on the Rights of the Child 1989 (CRC) atau Konvensi Hak Anak dan juga Non-Governmental Organization (NGO) juga yang bekerjasama dengan pemerintah untuk menangani isu ini sangatlah membantu untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak terutama untuk anak korban kekerasan seksual di Indonesia dan di Sulawesi Utara. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu agar pembaca dapat lebih memahami bagaimana strukturasi cara pemerintah dalam menangani anak korban kekerasan seksual yang semakin meningkat pada masa pandemi ini. Penulis menggunakan konsep Strukturasi dari Anthony Giddens dan teori konstruktivisme oleh Alexander Wendt guna untuk menganalisis bagaimana konstruksi ide dalam suatu sistem mengenai isu kekerasan seksual terhadap anak. 
ANALYSIS OF THE MOTIVES AND LEVEL OF SATISFACTION OF USERS OF VIDIO.COM AS STREAMING MEDIA IN INDONESIA Muhammad Alfinka Dwiana Putra Pamuji; Daru Purnomo; Seto Herwandito
International Journal of Social Science Vol. 2 No. 6: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v2i6.5584

Abstract

This research is entitled "Analysis of the Satisfaction Level of Vidio.com Users as Streaming Media in Indonesia" and has the purpose of measuring the level of satisfaction of Vidio.com users. In disruption era 4.0, which allows technology to develop rapidly resulting in all forms of change. For example, there is a transition from the usage of television to streaming media or Over-The-Top (OTT) such as Vidio.com. Vidio.com is an OTT service, that offers content delivery directly to consumers who are number 1 in Indonesia. This research uses descriptive quantitative research methods with the theory applied, which is Uses and Gratifications, measured by the motive of use and the motive of satisfaction which can be measured by the motive of need. With 400 respondents, the majority of age between 19-34 years old and domiciled in Jakarta, the research found that the motives of personal integration and social integration provided satisfaction to Vidio.com users. With GS < GO values, the results are 9.8100 < 9.8925 for personal integration and 9.6875 < 9.7850 for social integration. This indicates that Vidio.com has not been able to provide satisfaction to its users because three of the five existing motives have not been fulfilled.
Strukturasi Peran Bappeda Kota Salatiga dalam Aksi Konvergensi Stunting Tahun 2021-2022 Wahyuni Dwi Purwanti; Suryo Sakti Hadiwijoyo; Daru Purnomo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.095 KB)

Abstract

Pemerintah telah merumuskan Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (STARNAS) yang terdiri dari lima pilar berfokus pada kebijakan penurunan stunting. Salah satu pilar yakni pilar ketiga berfokus pada konvergensi melalui koordinasi dan konsolidasi program kegiatan pusat, daerah hingga desa. Bappeda memiliki peranan sebagai leading sectors yang mampu mengkoordinir seluruh komponen agar dapat melaksanakan aksi konvergensi penurunan percepatan stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mendeskripsikan kondisi stunting di Kota Salatiga. 2) mendeskripsikan implementasi aksi konvergensi percepatan penurunan stunting yang dilakukan oleh Bappeda. 3) menganalisis strukturasi peran Bappeda dalam aksi konvergensi stunting di Kota Salatiga. Peneliti menggunakan teori strukturasi Antoni Giddes untuk menganalisis peran Bappeda dalam aksi konvergensi stunting di Kota Salatiga. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa angka prevalensi stunting di Kota Salatiga pada tahun 2021 mencapai 15,2% hal ini berarti angka prevalensi stunting pada tahun 2022 mengalami penurunan yaitu 6,21. Bappeda sebagai leading sektor dalam aksi konvergensi berperan sebagai perencana dan pengarah dalam menjalankan proses pemerintah di suatu daerah. Bappeda berperan sebagai koordinator dan fasilitator untuk memperlancar pencapaian tujuan dengan memberikan bantuan berupa pelatihan, pengadaan sarana dan prasarana, serta komunikasi.
Spatial Transformation Agriculture to Industry and Social Change in the Peasant Community of Noborejo Subdistrict Intan Feranita; Daru Purnomo; Suryo Sakti Hadiwijoyo
PERSPEKTIF Vol. 12 No. 3 (2023): PERSPEKTIF, July
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v12i3.9327

Abstract

The spatial transformation in the Noborejo Subdistrict caused the change from an agricultural area to an industrial one. This transformation impacts society, from assets, and access to social changes in the community. Assets consist of land ownership and income of the farming community, while access is related to access to work for the people of the Noborejo Village community. Spatial transformation is also inseparable from social change, patterns of behavior, and social interaction of people when they experience changes from agrarian to industrial. This study aims to identify the transformation of the agricultural to industrial space in the Noborejo Subdistrict and analyze the effect of the transformation of the agricultural to industrial space on assets, access, and social change in the Noborejo Subdistrict, Argomulyo District, Salatiga City. The problem is focused on spatial transformation and its impact on society to find out what changes and influences have occurred after the change in space. To approach this problem, theoretical references from Marxists are used. The data are collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed qualitatively. This study concludes that the transformation of the agrarian to industrial space that occurred in Noborejo occurred after Noberejo changed from a village to a sub-district and joined the City of Salatiga, this change from an agricultural area to industry greatly impacted the assets, access, and social changes of the Noborejo community.
Strategic Solution Model Revitalization of the Role of Actor Network in Accelerating Stunting Rate Reduce in “Quality Family (KB)” Villages, Salatiga City Daru Purnomo; Sri Suwartiningsih; Jodelin Muninggar; Suryo Sakti Hadiwijoyo
INFLUENCE: INTERNATIONAL JOURNAL OF SCIENCE REVIEW Vol. 4 No. 3 (2022): INFLUENCE: International Journal of Science Review
Publisher : Global Writing Academica Researching and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The city of Salatiga has launched "Rembug Stunting" as a program and at the same time as a stunting prevention movement that is being carried out at all levels of sub-districts in Salatiga City. Including status village as KB Village, including: KB Village, Kelurahan Kauman South, Kelurahan Blotongan, Kelurahan Kecandran, Kelurahan Kumpulrejo, and Kampung KB Kelurahan Thump Lor. Purpose of Research the action is to identify root problem causes of stunting in the five KB Villages, and conduct reinforcement and assistance DASHAT cadres (Kitchen Healthy Overcome Stunting) in the KB Village, Salatiga City. Research results action this show that root problem root causes of stunting from factor pattern care and development family, factor marriage age child, factor economics, diet and intake nutrition in Baduta (Baby lower two years) and Toddlers (infants under five years), Sanitation and other factors such as disease degenerative. Strengthening and mentoring DASHAT cadres through presentation anti stunting snack is strategy for overcome stunting on the level root grass so that motivating DASHAT cadres to practiced in life everyday, besides enhancement capacity from cadre that alone. Strategy role network actors also do through Learning program activities Field Integrated (PLT) through the "PENTING" Student program (Care for Stunting), promotion and branding of Kampung KB through social media accounts and making Kampung KB profile videos, developing them role active various elements in the Kampung KB community through outreach, education and advocacy about prevention of stunting, marriage age children and violence to child, as well develop network collaboration through Free Learning Independent Campus (MBKM).
Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan terhadap Tingkat Kepuasan Masyarakat di Seluruh Puskesmas Kota Salatiga Tahun 2022 Shela Yonanda; Daru Purnomo; Alvianto Wahyudi Utomo
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2770

Abstract

Puskesmas merupakan salah satu sarana kesehatan yang memberikan pelayanan publik dalam bidang kesehatan kepada masyarakat yang memiliki peran strategis dalam mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan memuaskan bagi masyarakat sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Survei Kepuasan Masyarakat perlu dilakukan sebagai tolok ukur dalam menilai tingkat kualitas pelayanan di puskesmas. Kualitas pelayanan kesehatan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap tingkat kepuasan masyarakat di seluruh puskesmas Kota Salatiga tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien korelasi yang kuat sebesar 0,623. Pengaruh kualitas pelayanan terhadap tingkat kepuasan sebesar 38,8% sedangkan sisanya 61,2% dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Dari penelitian ini diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 maka dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan mempengaruhi tingkat kepuasan masyarakat yang mengunjungi dan menggunakan fasilitas puskesmas di Kota Salatiga.
Marapu dan Penyelesaikan Kasus Sengketa Tanah di Kelurahan Mauliru Kabupaten Sumba Timur: marapu dan penyelesaikan kasus sengketa tanah Jeztril u m Kalaway; Elly Esra Kudubun; Daru Purnomo
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i11.3104

Abstract

Sengketa lahan saat ini tidak dapat dihindari karena tingginya kebutuhan akan tanah sementara jumlah bidang tanah terbatas. Penyelesaian sengketa tanah merupakan upaya penyelesaian sengketa tanah antara pihak-pihak yang merasa hak atas tanahnya di langgar Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Mauliru Kabupaten Sumba Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis konflik tanah adat di Kelurahan Mauliru.metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif konstruktivisme, hasil penelitian adalah bahwa kasus sengketa tanah Terjadi mula-mula akibat kedua belah pihak bentrok dengan batas tanah. Penyelesaian ini menggunakan tiga jenis teori konflik Ralf Dahdendrof yakni mediasi, konsiliasi, dan arbitrase. Konsiliasi dibawa atau dilaporkan langsung ke Badan Pertanahan Kabupaten Sumba Timur agar mendapatkan penyelesaian yang diinginkan Namun lembaga yang dituju tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang timbul, oleh karena itu dihadirkan proses mediasi yaitu dilakukan dengan cara adat Marapu yang dimana proses mediasi tersebut dihadirkan kepala adat sebagai pihak penengah. Hasil dari mediasi terkait masalah konflik tanah, diperoleh kesepakatam kedua belah pihak melakukan penyelesaian secara kekeluargaan, dan hasilnya kasus konflik tanah dapat diselesaikan secara adat.
Kemitraan Multi Pihak Dalam Penanggulangan Kemiskinan (Studi Kasus Program Gandeng Gendong Kota Yogyakarta) Rusna Eva Linda; Suryo Sakti Hadiwijoyo; Daru Purnomo .
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 10, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v10i1.14467

Abstract

Gandeng Gendong Program is a program to solve the issue of poverty in the city of Yogyakarta. In the implementation of activities, the governance structure of the Gandeng Gendong program involves 5K which consists of the Village (Yogyakarta City Residents), Campus (Tridarma), Yogyakarta City Government, Corporate (private), and Community. The purpose of research is to analyze Multi-Party partnerships and the implementation of the Gandeng Gendong program in poverty reduction in the city of Yogyakarta. This research uses a descriptive qualitative method. The results of this study show that in Giddens' structural theory, the relationship between "Gandeng Gendong Program" and "5K '' is a social practice. Especially if "Gandeng GendongProgram '' is understood as a structure and "5K" as an agency. The Gandeng Gendong Program uses a structure of legitimacy that can be in the form of social norms, values and standards. The structure formed is an agreement in the form of an MoU and has forums and work mechanisms that have been stated in the Yogyakarta City Regent Regulation No.23/2018. The Gandeng Gendong program for poverty alleviation uses a multi-party join program collaboration. There is a collaborative relationship between 5K partners who run the Gandeng Gendong program. Implementation of the Gandeng Gendong Program through Nglarisi activities in Jogja Smart Service (JSS) for MSMEs providing food and beverages.
Transformasi Pancuran “Kampung Kumuh” Menjadi Tangguh Rukmi, Maurisia Giska Kurnia; Purnomo, Daru; Hadiwijoyo, Suryo Sakti
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 19, No 2 (2023): JPWK Volume 19 No. 2 June 2023
Publisher : Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v19i2.32090

Abstract

Penanganan kawasan kumuh juga dilakukan pada kota sedang dan kota kecil, tidak hanya terpusat pada kota besar. Penanganan kawasan kumuh di kota-kota sedang dan kecil menjadi cukup strategis apabila kawasan tersebut dekat dengan pusat kota, misalnya kawasan perdagangan, jasa dan perkantoran. Seperti halnya Kampung Pancuran yang termasuk Bagian Wilayah Kota I (BWK  I) Kota Salatiga yang merupakan kawasan sentra perdagangan dan jasa, Kampung Pancuran menjadi permukiman padat dan kumuh. Namun, kini Kampung Pancuran berhasil mengubah predikat kampung kumuh menjadi kampung yang tangguh. Transformasi Kampung Pancuran dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu faktor fisik, kependudukan, sosial dan ekonomi. Untuk memahami karakteristik dari faktor-faktor tersebut maka penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan yang mempengaruhi terjadinya transformasi Kampung Pancuran dari “kampung kumuh” menjadi tangguh. Hasil analisis menunjukkan faktor kependudukan, faktor ekonomi, faktor fisik dan faktor sosial merupakan faktor yang berpengaruh secara signifikan. Kampung Pancuran memiliki mobilitas sosial yang tinggi sehingga faktor kependudukan menjadi pengaruh terkuat, diikuti faktor ekonomi yaitu pembukaan usaha rumahan seperti usaha kuliner dan usaha berbasis online, faktor fisik yaitu karakteristik pemanfaatan lahan dan bangunan tempat tinggal menjadi sekaligus tempat usaha dengan menghabiskan lahan horizontal dan membangun rumah secara vertikal, dan faktor sosial yaitu kesadaran masyarakat akan spesialisasi kemampuan yang dimiliki perseorangan.
Dampak Viral Marketing #LifeAtShopee di Tiktok terhadap Brand Awareness dan Citra Merek Shopee Shinta, Gebi Septemberi Putri; Purnomo, Daru; Sampoerno, Sampoerno
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ji.v8i2.15647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Viral Marketing dan Brand Awareness terhadap Citra Merek Shopee, baik itu secara parsial maupun simultan. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada 120 responden dalam rangka memperoleh data primer serta studi literatur pada artikel, jurnal, hingga buku sebagai pelengkap data sekunder. Responden  ditentukan atas dasar teknik non probability purposive sampling. Subyek dari penelitian ini adalah pengguna aplikasi TikTok yang pernah berbelanja pada E-Commerce Shopee pada kelompok usia Gen Z yang berdomisili di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh secara langsung Viral Marketing terhadap Citra Merek Shopee. Hasil uji analisis jalur juga menunjukkan bahwa secara langsung, variabel Viral Marketing (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Citra Merek (Y). Besaran pengaruh langsung Viral Marketing (X1) terhadap Citra Merek (Y) adalah sebesar 0.534. Artinya, tinggi rendahnya Citra Merek hanya mampu dipengaruhi oleh Viral Marketing sebesar 53% sedangkan 47% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitan.
Co-Authors Abraham, Rendy Hermanto Adrianus Bintang Hanto Nugroho Alfa Fadhila Alvianto Wahyudi Utomo Andika Dwiarta Putra Angela Michelle Setiawan Anggriani Dela Sulu Anis Anjarwati Antik Tri Susanti Aurelia Jessica Auria Rizqi Amelia Bening Hesti Maela Benny Kurniawan Carolina Day Chikitta Carnelian Christi, Oktaria Denanda Cornelius Herdita Aries Permana David Samiyono Deny Firmansyah Dewi Kartika Sari Dina Anike Lumendek Dwi Andriani Elly Esra Kudubun Eunike Gratia Supit Eva Kurniawati Fachrur Rozi, Angga Fickny Djody Turangan Fiona Tiurhana Hutasoit Garcian Gracias Purba Gitami, Thesalonika Kezia Gregorius Giri Surya Pratama Intan Duhita Intan Feranita Irene Iriani Pah Jet Sahertian Jeztril u m Kalaway Jimmy Slamet Basuki Jodelin Muninggar, Jodelin John R Lahade Kris Julis Iman Murni Waruwu kris murni waruwu Lifia Monica Christian, Phang Mariasari, Ika Fransisca Maura Kinsa Tsabitha Mileniar, Ribka Pristia Monica Biola Gunawan Mubarokhah, Lailatul Muhamad Dwi Mardiyanto Muhammad Alfinka Dwiana Putra Pamuji N. Daldjoeni Nafiah, Khoirun Nisain Natasya Dwina Sukoco Nevia Imelarosa Nilam Puteri Anggini Ratulia Nona Nona Novia Widyastuti Nurayu Wulandari Ode Kurniawan Pah, Mariana Octaviany Leonora Pratiwi Cristin Harnita R. M. Suryo Sakti Hadiwijoyo Ricadona Priyanti Lim Richard Hartono Wijaya Rizki Amalia Yanuartha Roberth Siahainenia, Royke Roberto Cornelis Seba Rr. Sri Rejeki Anggraeni Kartodinoto Rukmi, Maurisia Giska Kurnia Rulliyanti Puspowardhani Rusna Eva Linda Sally Agustina Raung Sampoerno, Sampoerno Seprisca Elasia Essing Septi Anggi Prawesti Septyan Widya Wardani Seto Herwandito Shavira Maheswari Aryanto Shela Yonanda Shela Yonanda Shinta, Gebi Septemberi Putri Sion br Simamora, Ayu Sri Rejeki Anggraeni Kartodinoto Sri Suwartiningsih Susi Septi Harningrum Thomas Djulianto Lie Timotius Arief Nugroho Tunjung Wijanarka Uray Noor Ramada Wahyuni Dwi Purwanti waruwu, kris murni Wedinda Pratiwi Wendy Wijaya T. Gari Yeremia Sabatani Ari Yoghi Geovano Padjalo Yosua Arya Okta Pratama